Salmon Guriru Bikin Hati terharu Biru



Teman-teman yang ngakunya sahabat saya pasti tahu kalau saya sebenarnya kurang suka makan ikan. Ya mau gimana lagi. Sejak kecil ibu saya - yang perempuan Jawa pegunungan - juga ga terbiasa makan ikan, sih. Bisa dimaklumi kalau dirinya kurang rajin mengenalkan  rasa ikan buat anak-anaknya. Jadi beginilah saya sekarang. Kalau tidak ada alternatif hidangan lain saya ga masalah koq ga makan sama sekali hehee..

Ikan itu bau amis. Bikin enegh. Durinya bikin trauma kalau tak hati-hati. Sakitnya luar biasa (Saya ga tau namanya apa kalau tersangkut duri di tenggorokan).Tapi meskipun bau dan berduri ikan juga mengandung banyak manfaat bagi kesehatan. Apalagi ikan Salmon. Kan sebel 😤

Ikan Salmon merupakan sumber protein berkualitas yang kaya lemak sehat omega 3, vitamin dan mineral, yang baik untuk kesehatan kulit dan daya ingat.

Bicara soal ikan Salmon, kata teman-teman yang suka makan sushi rasanya itu enak. Mau diolah apa aja juga gampang karena sifat dagingnya yang lembut dan lunak. Mau dikukus atau ditim sama enaknya dengan dijadikan sushi atau onigiri. Mau direbus untuk dijadikan sup atau dipanggang untuk dijadikan steak juga sama menggodanya.



Namun, tenang, saya belum tertarik  menikmati Salmon sampai karma itu datang. Jadi benar banget ya, kalau ga suka akan sesuatu ya biasa saja begitupun kalau suka ya jangan terlalu memperlihatkannya. Saya mendapat undangan dari Hokben untuk mencicipi menu barunya Salmon Guriru. Apa itu ya?

Dari namanya Salmon Guriru kalau diterjemahkan artinya Salmon Panggang. Dalam launchingnya di Hokben PIM 1 Jakarta Selatan pada 26 Juli 2019 silam Communication Department Head PT Eka Bogainti - Irma Wulandari memaparkan, Salmon Guriru adalah Salmon fillet yang dipanggang dengan saus teriyaki dan disajikan dengan salad dan irisan jeruk lemon sebagai garnishnya. 



Irisan jeruk lemon ini, sih, terserah mau dikucurkan di atas Salmon Guriru atau dicampur dengan salad. Dua-duanya sama enaknya. Segar.

Mendengar penjelasan Mba Irma, lidah saya langsung kemecer membayangkan rasa segarnya. Tak menunggu waktu lama, seporsi Salmon Guriru  dihantarkan ke meja, siap diserbu saya dan teman-teman food blogger. Menariknya, seporsi Salmon Guriru rupanya tak sendiri. Ada nasinya juga. Ingat kan bagaimana khasnya rasa nasi Hokben yang empuk, wangi dan pulen. Ngangenin deh hihi...



Mba Irma menjelaskan lagi, untuk menikmati seporsi Salmon Guriru harganya Rp 80 ribu sudah termasuk pajak. Namun untuk memperkenalkannya di masyarakat, Salmon Guriru disajikan dengan nasi. Ini free teman-teman sampai 1 Agustus 2019. Info penting lagi, menu Salmon Guriru hanya dapat kita beli sementara ini di 23 store Hokben di Jabodetabek. Dalam waktu dekat menu ini semoga dapat dinikmati di banyak store, tutup mba Irma. 

Oke baiklah kita serbu... 

Di atas piring tergeletak pasrah ikan salmon berukuran 100 gram yang sudah dipanggang dengan saus teriyaki dalam keadaan hangat. Ada irisan jeruk lemon. Ada salad khas Hokben (yang akhir-akhir ini lebih royal dalam penyajiannya. Ga cuma sekedar pemanis aja). Tiga bungkus saus salad yang dapat kita pilih sesuai selera ; Shiza (rasanya ngeju banget), original mayones khas Hokben, atau japannese dressing (rasanya kayak bumbu gado-gado dan gurih wijennya terasa banget). Dan nasi. 



Dengan hati campur aduk, saya tusuk pelan-pelan Salmon Guriru dengan sumpit. Minyak Salmon terlihat meleleh keluar dari badannya. Dagingnya terlihat lembut. Warna pink mudanya masih terlihat. 

Hati saya kemudian tergerak untuk mengucurkan irisan lemon ke atas badan Salmon Guriru lalu menyuapkan pelan-pelan ke dalam mulut. Koq ga amis? Koq lembut banget meluncur mulus digoyang lidah saya. Koq enak ya? Hmmmm....

Runtuh deh segala kenangan menyakitkan makan ikan selama ini. Dengan irama beraturan, saya menyuapkan ke dalam mulut seiris Salmon Guriru - nasi, - salad yang saya coel dengan salah satu saus. Ritual itu saya ulangi. Ulangi lagi. Tetiba saya baru sadar kalau piring saya sudah bersih. Tandas.

Ahahahaha... prestasi ini. Saya tepuk tangan sambil tertawa. Wichan yang duduk di depan saya sampai bengong. "Segitu girang amat, sih, lu, mbak?" 

Enak banget ya Salmon? Baru tau saya hahaha....



Kemudian saya ingat, kali pertama mencicipi tiga macam dressing Hokben itu saat peluncuran Furi Furi Salad dan Tokyo Salad Bowl beberapa bulan lalu. Jujur saya akui, dari seluruh restoran cepat saji yang ada di Indonesia saya memang lebih menyukai kulineran di Hokben. Sederhana saja alasannya karena di sinilah saya bisa menutupi guilty feeling dengan bisa makan salad. Biar gimanapun lezatnya suatu makanan, alam bawah sadar saya tetap mengarahkan untuk selalu makan makanan yang sehat. 

Tampaknya keinginan masyarakat yang menyukai makanan sehat mendapat respon positif dari Hokben. Berbagai inovasi terus diluncurkan dengan menghadirkan menu akan gaya hidup sehat seperti Furi Furi Salad, Tokyo Salad Bowl, Sukiyaki, juga Shirataki Soup. Selain itu menu set kayak Teriyaki, Sukiyaki, Yakiniku dan aneka gorengan kayak Ekkado, Shrimp Roll dan lainnya juga aneka soup tahu atau dumpling pun menjadi favorit. 

FYI, seluruh makanan yang disajikan di Hokben sudah terverifikasi kehalalannya di MUI. Demikian pun dengan menu terbarunya yaitu Salmon Guriru. Memang, sih, namanya ikan pasti halal, dong. Tapi bahan-bahan lainnya yang digunakan juga harus dipastikan kehalalannya. 

"Disamping halal, seluruh sajian Hokben juga terlah teruji sesuai dengan standar keamanan pangan (food society)," jelas Fransisca Lucky, Marketing Communication Group Head PT Eka Bogainti. 

Jadi gimana teman-teman, masih ga kemecer nih liurnya mencoba menu sehat dan oishii Salmon Guriru di Hokben? Ajak-ajak saya ya 😍













Komentar