Senin, 04 Maret 2019

Prudential Dan YOAI Beri Sentuhan Berbeda Dalam Penanganan Kanker Melalui Ruang Rawat Inap Remaja Pertama Di RS Kanker Dharmais




Setiap menjejakkan kaki di RS Kanker Dharmais hawa suram selalu menyambut kedatangan saya. Entahlah. Rasanya di sini seperti mengingatkan saya akan sosok si Malaikat Maut dalam drama korea Goblin. Seolah-olah dia dan teman-temannya ada di sekitar saya sedang mengamati setiap gerak gerik sambil memegang kartu kematian.

Ya, penyakit kanker nyatanya masih menjadi momok sebagian besar masyarakat. Begitupun saya. Dua anggota keluarga saya meninggal dunia hanya berselang 20 hari akibat kanker. Alm mas Bambang (keponakan) dan Kak Amrul (kakak ipar) terpaksa menyerah juga. Sejak diketahui, - sekitar lima bulanan aja - leukimia yang bersarang di dalam tubuh mas Bambang dan  - seminggu saja - kanker kelenjar getah bening yang bersarang di dalam tubuh Kak Amrul akhirnya merenggut kehidupan keluarga saya.

Kalau diingat-ingat, selama mendampingi mereka menjalani pengobatan, Kak Amrul saya amati ikhlas menjalaninya. Beliau menyadari penuh akan makna qada dan qadar di setiap kehidupan manusia. (baca : https://www.mba-diahworo.web.id/2018/07/pelajaran-kecil-soal-kanker.html ) Akan tetapi lain lagi dengan mas Bambang. Awal-awal menjalani pengobatan dia selalu semangat dan yakin akan kesembuhannya. Tapi lama-lama dia bosan menjalani rangkaian kemoterapi. Hanya berdiam di tempat tidur kamar pasien dari hari ke hari merontokkan semangatnya. Pilu hati kami setiap membujuk dia untuk menelan makanan dan menjalani setiap tahap pengobatannya.


Faktor Pendukung Proses Penyembuhan Kanker 
Dalam upaya penyembuhan kanker ada faktor-faktor yang mempengaruhi survivor kanker dalam proses penyembuhannya. Diketahui untuk mematikan penyebaran sel-sel kanker pasien harus menjalani tiga cara dalam pengobatannya yakni operasi, kemoterapi atau terapi radiasi. Tindakan tersebut dapat menyebabkan hilangnya napsu makan. mual, timbul luka (kalau mas Bambang sariawan), lelah (mood swing), rambut rontok, diare hingga kerusakan saraf.



Demikianpun bagi survivor kanker anak. Gejala gangguan psikologis seperti rasa marah, cemas, sakit, depresi dan hilang harapan jika tidak ditangani dengan baik dapat memperburuk kesehatannya.

Agar pasien anak mampu mengatasi kondisi psikologis yang dialaminya maka pendampingan psikologis dari keluarga dapat membantunya menjalani beragam pengobatan dengan nyaman. Peran lingkungan yang kondusif di rumah sakit sebagai rumah keduanya pun memiliki peran dalam membantu mereka untuk sembuh. Sebab itu Prudential bekerjasama dengan YOAI (Yayasan Onkologi Anak Indonesia) berinisiatif memberikan sentuhan lebih di ruang perawatan anak. Bangsal perawatan yang menarik dan pelayanan yang lebih ramah di RS Kanker Dharmais diharapkan membuat anak-anak merasa nyaman menjalani beragam pengobatan yang seringkali tidak nyaman.





Survivor Remaja Pun Butuh Privasi
Akan tetapi dalam pelaksanaannya, perawatan bagi pasien anak dan remaja tidaklah bisa dipukul rata. Boleh dibilang usia remaja adalah masa yang tanggung. Mau dicampur dengan pasien dewasa tidak mungkin apalagi dicampur dengan anak-anak. Remaja punya privasi yang berbeda. Kebutuhan mereka pun jauh lebih kompleks dibandingkan anak-anak. Di usia ini remaja dengan mudah dapat berkomunikasi langsung dengan dokter tanpa melalui orang tuanya terkait penyakit dan pengobatannya. Mereka bisa searching sendiri di internet dan kemudian membahasnya dengan dokter atau orang tuanya.

Imam asal Bekasi yang baru empat hari dirawat menginginkan dirinya segera dipindahkan ke ruang rawat inap remaja. "Kalau di sini saya ga tega denger anak nangis. Saya ngerti mereka lagi kesakitan cuma saya kasian aja denger tangisannya."

Adanya kebutuhan yang berbeda dari pasien usia 0 - 18 tahun mendapat jawaban dengan kehadiran ruang rawat inap untuk anak usia di atas 11 tahun hasil pengembangan dari ruang rawat anak di RS Kanker Dharmais. Ruang rawat inap remaja ini adalah yang pertama di Indonesia.





Ruang rawat inap remaja ini berada di ruangan seluas 1000 meter persegi ada 46 tempat tidur yang didisain unik, khas remaja. Selain itu hadir fasilitas lain berupa ruang untuk bersosialisasi (teen lounge). Di ruang ini juga dilengkapi dengan internet dan televisi besar seperti berada di ruang keluarga yang nyaman. Menariknya, di sini juga ada ruang konsultasi dengan psikolog serta ruang khusus loker untuk pasien dan pendampingnya.

"Kami harap fasilitas tersebut dapat membantu memberikan semangat untuk pasien anak dan remaja agar cepat sembuh," kata Direktur Utama RS Kanker Dharmais Prof. dr. H. Abdul Kadir, PhD., Sp.THT KL (K), MARS yang mengantarkan saya dan teman-teman Blogger serta Media akan fasilitas terbaru di RS Kanker Dharmais, Jakarta.


Peresmian Ruang Rawat Inap Remaja RS Kanker Dharmais 


Dalam peresmiannya pada 27 Februari 2019 silam sekaligus memperingati acara puncak dari peringatan World Cancer Day di auditorium RS Kanker Dharmais hadir pula Jeins Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia, Rahmi Adi Putra, Ketua Umum YOAI (Yayasan Onkologi Anak Indonesia) dan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K) Menteri Kesehatan.

Dalam sambutannya Jeins Reisch menyampaikan, sebagai perusahaan asuransi yang telah berdiri di Indonesia sejak 23 tahun lamanya Prudential percaya bahwa menjalankan bisnis dengan baik harus diikuti dengan memberi kembali kepada masyarakat. Melalui lingkup Community Investment (CSR Prudential) Prudential berfokus pada empat pilar yakni pendidikan, filantropi kesehatan dan keselamatan dan pemberdayaan Indonesia Timur.

Dalam rangka mewujudkan pilar kesehatan dan keselamatan bersinergi dengan taglinenya WE DO GOOD Prudential telah memberikan bantuan pada korban bencana dan memiliki kepedulian pada anak-anak penderita kanker. Sejak tahun 2003 Prudential dan YOAI berkomitmen membantu anak-anak survivor kanker untuk mendapatkan bantuan pengobatan dan ruangan yang memadai di rumah sakit saat perawatan. Dan kini kita bisa lihat, di tahun 2005 bangsal anak-anak telah berdiri dan di awal tahun 2019 bangsal remaja telah dapat dinikmati saat menjalani pengobatan di rumah sakit yang tak sebentar.

"Ini adalah upaya yang dapat kami lakukan dalam menciptakan Indonesia lebih sehat," tegasnya kemudian.



Ucapan senada disampaikan Rahmi Adi Putra Tahir, Ketua Umum YOAI. Beliau menyampaikan, YOAI telah bekerjasama dengan berbagai pihak baik dari pemerintah maupun swasta untuk mendukung pengobatan kanker pada anak di Indonesia.

"Selain itu kami juga berkomitmen terus menyediakan informasi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini kanker dan mengedukasi orang tua tentang kanker pada anak dengan mengadakan berbagai kegiatan. Salah satunya yakni seminar remaja peduli kanker dengan pembahasan seputar penyakit kanker, penyebab dan beban kanker seperti hari ini."



Ditambahkan oleh Ibu  Menkes Nila Moeloek, masalah kanker adalah masalah yang harus diselesaikan bersama. Kehadiran remaja-remaja yang dibentuk YOAI dalam naungan Cancer Buster Community sebagai pionir di lingkungannya diharapkan dapat menghambat penyebaran kanker melalui perilaku sehat sehari-hari melalui program Germas (Gerakan Masyarakat Sehat).

"Jadi kalau ada bapaknya atau teman-temannya yang masih merokok jangan dibiarkan. Cegah, ya?!" pesannya kemudian.


Raksasa Baik Hati itu... 
Jeins mengatakan, Prudential telah berkolaborasi dengan YOAI sejak tahun 2003. Kala itu bantuan berupa pengobatan yang memadai untuk anak-anak penderita kanker diwujudkan dengan pengadaan ruang rawat inap yang nyaman. Prudential memahami kondisi lingkungan yang kondusif melalui desain warna ruang rawat inap yang menarik dapat membangkitkan mood pasien anak-anak setelah kemoterapi atau radiasi. Hal ini diharapkan dapat mengatasi tekanan psikologis pasien serta dapat meningkatkan kualitas hidupnya.

Pada awalnya, RS Kanker Dharmais memiliki ruangan khusus untuk anak-anak seluas 500 meter persegi saja. Pasti rasanya ga betah ya kalau pasien menumpuk di ruangan tersebut? Akhirnya diperluas menjadi 1000 meter persegi dengan biaya total mencapai 4,5 miliar.


Nini Sumohandoyo, Corporate Communications & Sharia Director Prudential Indonesia yang juga hadir mengatakan, "dana yang disalurkan Prudential Indonesia didapatkan perusahaan dari setiap pembelian polis PRUSyariah pada 2017. Dalam rangka memperingati sepuluh tahun kehadiran Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia dananya dialokasikan untuk renovasi ruang rawat inap remaja yang berada di lantai empat RS Kanker Dharmais Jakarta.

Satu pertanyaan muncul, atas alasan apa sehingga RS Kanker Dharmais ini kembali dipilih Prudential untuk menerima bantuan dana renovasi ruang rawat inap anak dan remaja? Sederhana saja jawabannya teman-teman. RS Kanker Dharmais adalah pusat rujukan rumah sakit di seluruh Indonesia. Terlebih sekarang ini penderita kanker semakin meningkat saja, dan sebagian besar anak-anak menderita leukimia seperti anaknya Denada.


Dari data KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) pada 2015, di Indonesia terdapat sekitar 4.100 kasus kanker anak-anak per tahun, dimana sebagian besarnya adalah leukimia. 

Hasil Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) pada 2013 menunjukkan prevalensi kanker anak umur 0 - 14 tahun sebesar sekitar 16.291 kasus. Sedangkan data dari Kemenkes mengungkapkan bahwa setiap tahunnya ada lebih dari 175 ribu anak di dunia didiagnosis mengidap kanker dan sekitar 90 ribu diantaranya meninggal dunia. Kurangnya deteksi dini membuat kanker sulit disembuhkan. 


Hal ini menyebabkan terjadinya antrian panjang yang melelahkan untuk bisa menjalani perawatan. Ga terbayangkan gimana rasanya kalau pasien berasal dari luar kota. Pendampingnya pun mau tinggal di mana? Berapa biayanya lagi yang keluar? Belum lagi masih harus memikirkan kondisi psikologis pasien. Pasti hal itu amat sangat melelahkan jiwa raga semuanya.




Syukur alhamdulillah, peresmian renovasi ruang rawat remaja ini merupakan kelanjutan komitmen perusahaan asuransi Prudential Indonesia dengan YOAI, yayasan yang diinisiasi beberapa orang tua yang anak-anaknya pernah menderita kanker dan telah sembuh.

Selain merenovasi ruang rawat inap, sejak tahun 2002, untuk menunjang pengobatan kanker pada anak-anak Prudential juga menyediakan tujuh mesin apheresis yang dialokasikan ke tujuh rumah sakit diantaranya RS Kanker Dharmais. Kegunan mesin ini untuk memisahkan sel-sel darah baik untuk terapi pasien maupun donasi komponen darah dari donor ke pasien yang membutuhkan transfusi. Dengan alat ini pasien kanker anak lebih cepat penanganannya dan tentu bisa lebih cepat proses penyembuhannya.

Jadi, tidak salah ya, bila Rahmi Adi Tahir mengatakan kalau Prudential adalah raksasa yang baik hati. Love you Prudential!








58 komentar:

  1. Uuh... Jadi lebih colorful ya mbak diah yang sakit juga jadi gak bosan saat rawat inap kalau interior nya bagus dan bisa jd penyemangat juga tentunya. Keren ya Prudential terharu jdnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. jadi nambah semangat dan ceria ya mba, semoga anak2 dan remaja semakin bersemangat menjalani tahapan pengobatannya ya aamiin

      Hapus
  2. Memang Priludential rajanya asuransi selalu memberikan pelayanan terbaik

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg kusuka adalah program community investment atau CSR seperti ini mba. ketulusan dan ketotalan Prudential memberi bantuan bener2 bikin terharu

      Hapus
  3. Sampai dipikirin banget kenyamanan pasien gitu ya.. Jadi terharu..

    Semoga fasilitas yang diberikan menambah kenyamanan pasien, empercepat kesembuhan mereka..

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin ya Allah. ga nyangka ya peran kamar yg ceria bikin semangat mereka utk sembuh bisa bangkit lagi

      Hapus
  4. Senang dengarnya :) jadi ingat dl pernah tranfusi trombosit untuk anak usia 15 tahun yg dirawat di dharmais. Entah bagaimana kondisi anak itu sekarang :"

    BalasHapus
    Balasan
    1. hiekz, sedih aku pas melihat anak2 di ruang perawatan mba. ada yang masih umur empat tahun lho

      Hapus
  5. Pastinya gak ada satupun yang ingin sakit. Tetapi, memang akan bagus banget kalau suasana rumah sakit terkesan ramah bagi pasien. Seperti ruangan di rumah sakit ini ya, Mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener, dengan ruangan yang terkesan ramah seperti ini anak2 jadi ga drop

      Hapus
  6. Setuju mbak, Prudential adalah raksasa yang baik hati. Saya selalu takjub dengan komitmen Prudential yang selalu berperan aktif membantu masyarakat, baik itu berupa dana pendidikan maupun kesehatan. Dan kanker memang penyakit yang menakutkan. Perlu pendampingan dan motivasi dr orang terdekat bagi penderitanya. Bahkan butuh support dana agar pasien terbebas dr penderitaannya. Dan Prudential mampu memberikan dukungan kpd survivor kanker. Semoga kiprah Prudential membawa dampak kearah kebaikan bisa mengurangi jumlah penderita kanker di Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin terimakasih mba yuni. Jujur aku banyak tertampar melihat support Prudential dengan program community investment atau CSR seperti ini. SEluruh karyawan diajak bekerja sekaligus bersumbangsih pada sekitar. Ga banyak lho perusahaan seperti ini ya

      Hapus
  7. Bener banget, biasannya ruangan untuk penderita kanker itu kesannya suram. Sepupuku dulu nginapnya di ruang vip, tapi tetep aja muram suasana ruangannya. Karena sepupuku sakit leukemia.

    Kalo di RS Kanker Dharmais ini suasana ruangan nya xeria, apalagi ada teen lounge. Sesama penderita bisa bersosialisasi dengan kawannya yang juga sakit kanerk, bisa saling support juga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, semoga semakin banyak rumah sakit yang menyediakan kamar perawatan utk penderita kanker lebih ramah dan cheerful seperti kamar perawatan baru di dharmais ini ya

      Hapus
  8. Kamar-kamarnya lebih menarik ya buat anak-anak remaja. Semoga para remaja penyintas kanker itu menjadi lebih nyaman menjalani perawatan di RS Kanker Dharmais.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, harapan aku juga semoga mereka lekas sembuh dan ga bosan menjalani tahapan pengobatan

      Hapus
  9. Perhatian sekali Prudential dengan anak-anak yang sakit dan mneuurtku ini bagus sekali. Smoga mereka jadi terbantu dan anak anak itu pun diberikan kesebaaran dan kesembuhan. aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, betul sekali semoga anak2 dan remaja yg dirawat lekas sembuh ya lid

      Hapus
  10. Maju terus prudential dan jangan lelah untuk terus melahirkan inovasi baru yang menunjang penyembuhan banyak orang, terutama anak-anak dan remaja Indonesia :)

    BalasHapus
  11. Iyaa, kondisi kejiwaan remaja memang perlu perhatian khusus yaa, Mba. Dengan memahami kondisi kejiwaan mereka, insyaallah pengobatan bisa dilakukan secara maksimal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. remaja udah bisa searching soal penyakitnya di internet. dengan adanya fasilitas internet di teen lounge mereka bisa searching sekaligus sosialisasi dengan teman2nya yang juga sedang menjalani pengobatan jadi bisa saling menguatkan ya

      Hapus
  12. Emang harus dipisah ya penanganan anak dan remaja ini. mereka sudah berjuang, sudah seharusnya diberi kenyamanan biar tetap semangat menjalani hidup dan bertahan untuk keluarga tercinta :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kasihan yang remaja kalau dicampur dengan anak2. mereka ga tahan denger anak2 nangis padahal mereka sendiripun lagi drop dan butuh privacy

      Hapus
  13. Duh, Mbk, Aq sedih baca prolognya T.T

    Semoga dengan adanya bantuan ini, tujuan mencapai Indonesia yg lebih sehat tercapai, Aamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. begitulah mba, sampai sekarang masih sedih aja dan ga nyangka penyakit kanker ini menjadi ancaman keluargaku rupanya

      aamiin doa sama aku terus panjatkan agar ke depannya Indonesia mampu melawan kanker

      Hapus
  14. Suka dengan Progam Prudential ini. Survivor remaja yang terkena kanker itu butuh ruang privasi biar mereka nyaman menjalani pengobatan. Semoga keluarga kita juga bebas kanker

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin semoga kita semua terbebas dari ancaman kanker

      Hapus
  15. Alhamdulillah dibuatkan tempat yang lebih nyaman, semoga dengan banyaknya perhatian dari Purndetial dan YOAI bisa menambah semangat pasien kanker remaja berjuang melawan sakitnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, meskipun keliatan sepele tapi kesembuhan pasien ga melulu dari obat tapi support melalu kamar yang ramah juga diharapkan membantu mereka mengatasi masa masa sulitnya dalam tahap pengobatan ya

      Hapus
  16. As one of the breast cancer survivors, I know exactly the feeling when we were going through tough treatments like chemotherapy and radiation. I cannot imagine how hard it is for teenagers. So I really appreciate the extra effort and attention given through this specially designed teen section at the hospital. Semangaat terus lawan kanker

    BalasHapus
    Balasan
    1. i feel you mba, makanya aku sedih ketika keluarga aku ada yg terkena kanker juga.

      Hapus
  17. Aku jadi teringat lagunya MCR yang judulnya Cancer, mbak. Btw ruang perawatan untuk pasien yang lebih muda juga disesuaikan ya nuansanya.. bagus!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, jadi tadinya ruang anak dan remaja dicampur tapi dipisahkan sekarang dan disesuaikan dengan usianya. colorful ya

      Hapus
  18. Dengar kata kanker aja udah bikin kita merinding ya apalagi ada di rumah sakit yang memang khusus menangani penyakit tersebut.
    Pasein-pasien tersebut perlu banget didampingi agar lebih semangat menjalani pengobatannya ya. Pas lah kalau gitu YOAI bisa membantu anak-anak yang terkena kanker agar tempat perawatannya lebih nyaman dan tidak menyeramkan sehingga mereka bisa lebih cepat sembuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pendampingan dari keluarga juga perawatan yang ramah dan lingkungan yg ceria diharapkan dapat membantu proses penyembuhan penderita kanker

      Hapus
  19. Iya juga ya mbak, pasien remaja emang ga seharusnya digabung Ama pasien anak karena secara psikologis juga beda ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya nat, remaja ga tega kalau denger adik adiknya nangis di sebelah padahal dia sendiri lagi drop dan butuh privacy makanya dipisah ruangannya. semoga mereka lekas sembuh ya

      Hapus
  20. Penyakit kanker memang bikin kita ngeri ya, apalagi kalo yang kena itu anak-anak. Kalau fasilitas rumah sakitnya ramah anak gini, setidaknya bisa sedikit meringankan sakitnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. agree, kalau fasilitasnya ramah anak setidaknya bisa meringankan sakitnya dan mempercepat kesembuhannya

      Hapus
  21. Ya Allah semoga keluarga kita bebas dari kanker, dan yang sedang mendapatkan cobaan penyakit tersebut segera diangkat oleh Allah aamiin.
    Prudential memang keren ini, memang banyak programnya dia. Salut

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, semoga penderita kanker diberikan kesembuhan

      Hapus
  22. Bagus juga ya mba idenya untuk menciptakan ruang rawat inap khusus remaja dengan perlengkapan dan suasana yang khas banget untuk anak usia melek gadget gitu. Diharapkan, ketika pasien remaja dalam kondisi hati yang baik, proses penyembuhan pun akan lebih cepat tercapai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga kepikir sama kita ya bahwa ruangan juga jadi faktor penentu kesembuhan atas penderitaan kanker

      Hapus
  23. Alhamdulillah ada yg peduli dg pasien remaja ini ya. Bagus nih idenya semoga ada lebih banyak lagi RS yg dibuatkan tempat yg nyaman. Agar banyak pasien bisa ditangani dan segera pulih dan sehat kembali

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, semoga semakin banyak rumah sakit yang menyediakan fasilitas yg ramah anak utk penderita kanker anak dan remaja

      Hapus
  24. Alhamdulillah ya akhirnya di RS Dharmain punya bangsal khusus remaja. Secara psikologis emang bagus ya mbak, remaja kumpul remaja bisa saling support dan bisa kasi semangat utk lekas sehat jg

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul pril, bisa konsultasi juga di teen lounge

      Hapus
  25. Tidak salah lagi klu Prudential sampai dijuluki Raksasa yang baik hati wong untuk kenyamanan pasien penderita kanker khususnya Remaja saja sampai dibuatkan kamar khusus gitu. Kerenlah Prudential ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. akupun salut dengan berbagai bantuan yg prudential salurkan. semoga raksasa baik hati ini semakin membesar dan menjadi tempat terhangat siapapun yg membutuhkan bantuan aamiin

      Hapus
  26. Kalau lihat foto-fotonya, kayaknya ruangannya nyaman ya untuk pasien anak dan remaja, semoga dengan adanya fasilitas iki, pasien kanker anak dan remaja lebih nyaman dalam perawatan dan cepat sembuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin,akupun salut banget dengan support Prudential yg sampe mikirin fasilitas yg bisa menjadi harapan kesembuhan bagi pederita kanker

      Hapus
  27. Ruang nginapnya bagus banget ya, smeoga pasien remaja betah dan membantu masa penyembuhannya ya. Kalau tempatnya nyaman gitu insya Allah membantu ya pasien kanker remaja

    BalasHapus
    Balasan
    1. insha allah harapan kesembuhan mereka semakin tinggi ya mba dengan hadirnya kamar yg colorful seperti ini

      Hapus
  28. Senin kemaren dapet kabar salah seorang temen ngaji saya disini positif kanker payudara. Ya allah anta syifa a'ilasyufa ukasyifa yughodirrussakomma.

    Mudah2an dg suasana baru khusus remaja ini bikin anak2 remaja survivor kanker lebih optimis menjalani kehidupan ya mba ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, semoga suasana baru dapat menjadi pemicu semangat atas kesembuhan mereka

      Hapus
  29. keponakan temen deketku ada juga yang kena leukimia. usianya baru 5 tahun. sedih lihatnya, masa anak-anak dia dihabiskan di rumah sakit. Alhamdulillah di Dharmais bekerjasama dengan YOAI dan Prudential membuat bangsal khusus ini ya. semoga kondisi psikologis pasien makin baik dan berdampak positif juga untuk kesembuhan mereka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, dan aku mikirin pendampingnya juga lho mba. pasti yg drop ga hanya si pasien tapi pendampingnya juga kalau dihadapkan pada suasana kamar yg suuram terus menerus

      Hapus