Kamis, 31 Januari 2019

Mengejar Impian Bersama Sophie Paris

Januari 31, 2019 20


Kalau ditanya tas atau sepatu, teman-teman memilih yang mana? Kalau saya, entah kenapa lebih menyukai tas dibandingkan sepatu. Koleksi tas saya cukup banyak dengan warna dan model beragam. Semuanya ga beli sendiri, sih. Kebetulan ada yang dari lungsuran, ada pula yang dari hadiah seseorang. Dengan mata berbinar-binar tentu saja saya menyambut dengan senang hati.

baca : barang lungsuran siapa takut?

Kesukaan saya pada tas membuat saya sempat menjadi member Sophie Martin (kini Sophie Paris) sekitar tahun 97-an, kala jaman reformasi. Tujuannya tak lain agar lebih hemat saja membeli produk-produk tas keluaran terbaru Sophie di masa krisis ekonomi melanda. Sayangnya, bisnis saya terhenti karena kurang memotivasi diri untuk sukses. Akhirnya saya melupakan Sophie.

koleksi Tas Sophie Martin saya 


Lama tak mendengar kabar Sophie, ketika mendapat undangan dari Komunitas Emak Blogger untuk menghadiri launching katalog terbarunya jujur saya penasaran seperti apa Sophie sekarang, ya? Wah, tak disangka, rupanya Sophie Paris sebagai social shopping platform pertama di Indonesia sampai kini tetap setia menjadi pendamping orang-orang yang ingin mengubah hidupnya. Dengan taglinenya I am Paris, I am Fashion and I am Digital Sophie menawarkan sistem bisnis penjualan langsung sehingga setiap orang dapat mewujudkan semua impiannya tanpa kecuali.



Dalam keluaran katalog edisi Februari 2019 ini tentu teman-teman sudah mengira-ngira ya kira-kira ada moment apa di bulan ini? Tepat sekali. Dalam rangka hari Imlek yang berdekatan dengan hari Valentine ada berbagai penawaran menarik yang dapat kita temukan dalam katalognya mulai dari produk kosmetik, T-Shirt Couple, Tas Chigy, baju, jam tangan dan ratusan tas berdesain ala Paris yang bikin mupeng seperti berikut :

Untuk yang menyukai motif bunga ada dua pilihan menarik untuk dijadikan koleksi :
Tas punggung berbahan kulit sintesis  RAVANELLI yang dibandrol harga Rp 298.900,- atau tas selempang berbahan kulit sintesis CILIEGIA yang dibandrol Rp 279.900,-. Keduanya menurut saya untuk tampil feminin cocok deh.

Atau bagi yang ingin tampil sporty dengan warna strong ada tas punggung dengan sneakers warna merah hati. Selain itu ada jam tangan, sneakers dan blush on Sophie yang ditawarkan dengan harga menarik selama bulan Februari ini. Awas kalap hehehe...



Rangkaian acara launching katalog Edisi Februari 2019 tak melulu berisi penawaran harga miring lho teman-teman. Saya dan teman-teman disuguhi fashion show model yang bergaya outlook Sophie Paris, tutorial make up ala Sophie  juga pengundian doorprize untuk member Shopie yang juga hadir.

Benefit sebagai member Sophie memang sangat menggiurkan ; untuk pembelian produk kita mendapatkan keuntungan 30% dari harga katalog. Dengan begini kita bisa menghasilkan uang sebanyak-banyaknya, bisa menjalankan bisnis di tengah keluarga. Dan yang terutama, hadiah berupa jalan-jalan ke luar negeri atau Umroh siapa juga yang ga mau?



Tapi tentu saja untuk mendapatkan semua tidak mudah ya teman-teman. Setiap member harus melewati tahapan level tertentu. Namun teman-teman jangan pesimis. Dengan modal terjangkau Rp 175 ribu kita sudah bisa jadi member Sophie dan mendapatkan welcome kit yang berisi panduan untuk memulai bisnis Sophie. Tertarik?

Rabu, 30 Januari 2019

Perkaya Wawasan Hukum Melalui Irma Devita Learning Center Dan Aplikasi Irma Devita

Januari 30, 2019 66



"Gue dapat uang kaget, dong!" Senyum sumringah Azoel disambut kerutan alis di dahi saya. Cerita punya cerita rumah ayahnya yang dijual ke pak Tono (sebut saja namanya begitu) beberapa belas tahun lalu rupanya tidak pernah dibalik nama. Jadi ketika pak Tono menjual rumah itu ke pak Edi dan pak Edi bermaksud melakukan balik nama mengalami kesulitan. Pasalnya ayahnya Azoel sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Jadilah seluruh anak-anak termasuk Azoel dimintai tanda tangan-diperantarai pak Tono-untuk memudahkan pak Edi mengurus balik nama rumah tersebut di notaris.

Terus terang antara mau ketawa tapi koq saya takut dosa. Saya tidak bisa menyalahkan Azoel dan keluarganya meminta sejumlah uang atas tanda tangan persetujuan untuk balik nama rumah tersebut. Menurut saya, kesalahan ada di pihak pak Tono yang sejak awal membeli tidak mengurus balik nama. Mungkin pak Tono tidak paham pentingnya dokumen. Bisa juga karena tidak menyangka ayahnya Azoel meninggal secepat ini. So, mau tidak mau proses balik nama rumah jadi melibatkan banyak orang.



Dalam seminar bertajuk "Identifikasi Risiko Dalam Penyaluran Kredit Perbankan dan Pengikatan Jaminan" yang diselenggarakan IDLC 24 Januari 2019 silam nyatanya persoalan seperti kisah di atas adalah sekelumit masalah umum yang terjadi di bidang hukum yang dihadapi Notaris. Meskipun pekerjaan Notaris terlihat sepele ; hanya menjadi saksi penandatanganan dokumen namun nyatanya tidak sesederhana itu. Peran Notaris sangat penting misalnya saja dalam pembuatan akta penyaluran kredit perbankan. Kehadiran Notaris tak lain untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi debitur dan kreditur.

Karena dalam perjalanan waktu urusan perkreditan tak selalu mulus seperti jalan tol trans jawa yang baru jadi. Ada saja berbagai masalah yang menyertai misalnya saja penjualan rumah yang masih dalam status nyicil di Bank tapi di take over ke pihak lain. Atau bisa saja terjadi perceraian sehingga harta gono gini menjadi masalah baru. Nah, peran Notaris dalam memindai semua dokumen di awal penandatanganan diperlukan sekali untuk menghindari wanprestasi.



Untuk itu Notaris harus memastikan apakah si kreditur di Bank ada masalah pembayaran atau tidak. Apakah tanda tangan si kreditur dipalsukan atau tidak. Nah, masalahnya terkadang pihak Bank tidak kooperatif memberikan data nasabahnya. Hal itu jelas semakin memperlambat pekerjaan Notaris.

Sebagai masyarakat awam, mana kita ngerti kendala-kendala seperti itu, kan? Beruntung saya hadir dalam seminar yang diselenggarakan di Treva Hotel Menteng. Wawasan saya mengenai hukum jadi semakin bertambah. Asiknya lagi saya mendapat informasi mengenai Irma Devita Learning Center (IDLC) dan aplikasinya. Ini menjadi solusi saya untuk mencari tau seluk beluk urusan hukum yang terkait dengan Notaris.


Irma Devita Learning Center
Meskipun terbuka untuk umum nyatanya seminar yang diselenggarakan IDLC dihadiri sekitar 70 orang. Mereka yang datang berasal dari kalangan bankers dari perbankan konvensional dan syariah, notaris, pengacara, mahasiswa dan masyarakat pemerhati hukum. Btw, seminar ini merupakan kegiatan ke dua dan yang pertama kali digelar Desember kemarin. Kedua seminar ini menuai respon positif. Artinya, masyarakat mempercayai IDLC sebagai wadah  mencari informasi mengenai hukum.

IDLC singkatan dari Irma Devita Learning Center merupakan tempat berkumpulnya praktisi hukum yang sangat berpengalaman di bidangnya masing-masing. Praktisi hukum yang berada di bawah naungan IDLC merupakan pakar hukum yang telah mempunyai jam terbang yang sangat tinggi dalam memberikan seminar, pelatihan, dan diklat baik untuk masyarakat umum maupun inhouse training yang sifatnya customize sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Salah satu agenda kegiatan yang bakal rutin diselenggarakan IDLC adalah seminar seperti yang saya hadiri kali ini bersama teman-teman Blogger. Dalam seminar ini sebagai pembicara utama, Irma Devita, SH., MKn. dan Glenna Martin SH., MKn tak membuat acara yang berlangsung dari pagi sampai siang berlangsung garing. Justru pertanyaan bertubi-tubi datang dari peserta seminar menyelingi pemaparan mba Irma Devita yang mudah dipahami. Interaktif sekali.



Sebagai orang yang berprofesi sebagai praktisi hukum, mba Irma Devita juga dikenal sebagai speaker dan trainer selama lebih dari 20 tahun baik di dalam maupun di luar negeri. Beliau pun rupanya aktif menulis di blog pula dan banyak dari tulisannya di blog yang dibukukan menjadi buku-buku hukum populer. Ga nyangka ya?

Berbeda dengan lembaga pelatihan lainnya IDLC lebih mengedepankan sistem pembelajaran yang bersifat going concern (kritis). Namun untuk menunjang kebutuhan masyarakat, dengan memanfaatkan teknologi, maka IDLC meluncurkan aplikasi Irma Devita yang berbasis android dan IOS sebagai media pembelajaran online.

Dalam aplikasi Irma Devita yang saya donload, kesan pertama yang muncul dalam kepala saya adalah 'cherfull'. Warna-warna fitur yang soft pink dan warna muda lainnya mengesankan bahwa pembelajaran hukum itu tidak sulit dan kaku.

Di dalamnya, ada beragam fitur :


  • Infografis
  • Kumpulan berbagai peraturan perundang-undangan terkait materi pelajaran
  • Berbagai putusan yurisprudensi Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi
  • Forum diskusi.


Sedangkan fitur lainnya dapat kita searching melalui akun Instagram. Facebook, Twitter, Infografis, ebook juga melalui video tutorial di kanal You Tube. Akan tetapi IDLC juga menghadirkan informasi melalui hard copy dalam bentuk buku berseri maupun audio buku yang merupakan ulasan dari para pakar praktisi hukum yang ditulis secara praktis dan mudah dimengerti.

Dalam soft launching IDLC dan aplikasi Irma Devita yang berbarengan dengan seminar diakui mba Irma Devita bahwa aplikasi tersebut masih dalam penyempurnaan. "Namun kehadiran aplikasi Irma Devita semoga dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang membutuhkan alat penunjang pembelajaran hukum secara berkesinambungan," pungkasnya.

Nah, bagi teman-teman yang ingin tahu lebih lanjut mengenai IDLC silakan kunjungi :

Telp : 0878 - 0009 - 9149
Email : kontak.idlc@gmail.com




Minggu, 27 Januari 2019

Siapakah Tim Terbaik Yang Mewakili Indonesia Dalam Final Asia Pacific Predator League 2019?

Januari 27, 2019 0




Kalau kita menengok 10 tahun ke belakang, tentu kita tak bakal nyangka kalau profesi sebagai gamers begitu menjanjikan. Dunia esport yang mungkin beberapa tahun lalu dianggap kerjaannya orang malas dan buang-buang waktu aja kini berkembang sangat pesat. Dari hobi, pendapatan sebagai Gamers angkanya sangat fantastis. Sebab itu Gamers kini tak lagi bermain untuk dirinya sendiri tapi juga bergabung dalam dunia game kompetitif seperti ajang Asia Pacific Predator League.

Asia Pacific Predator League merupakan salah satu turnamen esport (elektronic Sport) terbesar yang diselenggarakan pertama kali tahun 2018 silam. Saat itu di Indonesia ada 12 kota yang terlibat dimana  DOTA2 sebagai permainan MOBA terpopuler di PC menjadi satu-satunya game yang dilombakan. 

Untuk tahun ini, penyelenggaraan Asia Pasific Predator League berlangsung lebih megah dan spektakuler. Tahap kualifikasi di 14 kota di Indonesia berlangsung sangat ketat dimana kali ini ada 2 game yang dipertandingkan yakni Dota2 dan PUGB. 

Di tahun kedua diselenggarakannya Asia Pacific Predator League, sebanyak 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA 2 yang lolos kualifikasi final Asia Pacific Predator League 2019 zona Indonesia kembali saling berjibaku untuk putaran final. Babak final yang berlangsung pada 25 Januari - 27 Januari 2019 di Mal Taman Anggrek Jakarta ini sangat penting, karena siapapun yang menang akan mewakili Indonesia untuk final di Bangkok, Thailand pertengahan Februari 2019 mendatang bertarung dengan tim yang dikirim dari 15 negara Asia Pasific lainnya yang berpartisipasi. 




Kali ini dua games populer yakni PUGB dan DOTA2 dipertandingkan dengan total hadiah menembus angka USD 400.000 atau sekitar enam milyar rupiah. Luar biasa. Dalam sambutannya, Herbet Ang selaku Presiden Director Acer Indonesia yakin kalau Indonesia bisa kembali mendapat nomor. Karena menurutnya di penyelenggaraan pertamanya tahun lalu Indonesia yang diwakili tim Boom.id menempati rangking kedua dikalahkan Geek Fam dari Malaysia. 

Sebagai salah satu perusahaan ICT terkemuka di dunia, Acer Indonesia saat ini menjadi pemain utama di industri PC Indonesia.  Berbagai penghargaan yang diterima Acer sebagai merk Notebook dan PC pilihan masyarakat Indonesia semakin diperkuat lagi dengan kiprah Acer membangun ekosistem esport di Indonesia. 

Selain menciptakan produk-produk berteknologi canggih melalui lini gamin-nya yaitu Predator, turnamen gaming berskala internasional Asia Pacific Predator League pun sukses diinisiasinya. Tahun ini ada 16 negara yang berpartisipasi yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Filipina, Singapore, Hong Kong, Macau, India, Australia, Korea, Sri Lanka, Jepang, Myanmar dan Mongolia. 


Selama tiga hari, dari tanggal 25 - 27 Januari 2019 babak final Asia Pacific Predator League 2019 berlangsung. Setiap pengunjung yang datang ke Mal Taman Anggrek akan menjadi saksi terpilihnya dua tim terbaik Indonesia dalam babak final. Didukung oleh CBN Fiber sebagai penyedia internet cepat hingga 1Gbps kita bisa menyaksikan pertandingan dan streaming di Dens TV. Selain itu, setiap pengunjung yang datang juga dapat berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan seru seperti Cosplay Competition, Lelang produk Acer, Fighting mini gamers dan photo contest berhadiah menarik. Dan, jangan lupa juga merasakan serunya pengalaman bermain games yang sangat imersif dan seperti nyata saat duduk di atas kursi Predator Thronos, ya. Singgasana gaming paling mutakhir untuk gamers kelas sultan ini sudah hadir di Indonesia sejak awal Januari 2019 ini. Fresh banget!!!




Nah, kira-kira siapa ya pemenangnya yang mewakili Indonesia dalam adu kekuatan dan strategi para talenta esport terbaik tanah air di Bangkok nanti?? 

Jumat, 25 Januari 2019

Tunjang Kreasi Dan Prestasi Anak dengan Sarapan Bergizi dalam Koko Olimpiade 2019

Januari 25, 2019 21


Orang tua mana yang ga ingin anak-anaknya tumbuh sehat dan berprestasi. Bahkan sejak sebelum lahir tentu berbagai upaya sudah kita lakukan agar anak-anak kita unggul dari anak lainnya. Sayangnya, tak semua anak memiliki ambisi besar untuk berprestasi. Ada aja jawaban tugas sekolahnya yang keliru karena kurang konsentrasi. Ada aja alasannya untuk tidak sekolah, bisa karena sakit ataupun karena lagi malas. Kalau dibiarkan ini tidak baik, kan?

Kaitan Sarapan dengan Kesehatan dan Prestasi Anak 
Dalam talkshow mengenai gizi bareng Koko Krunch pada 22 Januari 2019 lalu hadir seorang Guru Besar Pangan dan Gizi IPB, Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS. Beliau memaparkan fakta bahwa anak-anak yang bahagia, kreatif dan berpikiran positif memiliki keterkaitan penting dengan kebiasaan sarapan seimbang dan bernutrisi.

Menurutnya, sarapan lebih dari sekedar memulai hari. Sarapan adalah dasar untuk mengejar masa depan yang lebih baik. Perilaku di kelas dan performa akademik siswa ada kaitannya dengan kebiasaan sarapan. Nah, anak-anak yang sarapan seimbang dan bernutrisi cenderung memiliki konsentrasi, energi dan bahagia sepanjang hari dibandingkan anak yang tidak sarapan pagi.



Btw, kalau teman-teman masih kurang yakin, dalam sebuah penelitian diungkapkan bahwa anak-anak yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi sarapan bergizi seimbang memiliki nilai akademis 4,5 kali lebih tinggi dibandingkan yang tidak sarapan.

Jadi, sarapan bukanlah sekedar sarapan ya teman-teman. Sarapan seimbang dan bernutrisi itu bukan terdiri dari nasi uduk dengan perkedel kentang, bihun goreng atau ketupat sayur. Kebanyakan orang-orang yang melakukan kegiatan sarapan masih keliru. Sarapan yang dipilih umumnya yang mengenyangkan dan tidak mencakup karbohidrat, protein, vitamin, mineral dan serat.

"Padahal tujuan sarapan adalah mengisi kembali perut yang kosong selama tidur di malam hari. Jadi tak perlu sampai kenyang karena sistem pencernaan harus bekerja keras," tegasnya.

Sarapan harus diperhatikan jumlahnya juga. Bila sarapan terlalu banyak efeknya akan kekenyangan yang membuat anak mudah ngantuk di sekolah. Efek kekenyangan kedepannya juga membuat anak obesitas. Sementara itu kalau sama sekali tidak sarapan konsentrasi anak dalam menerima pelajaran jadi mudah hilang. Keduanya bukan hal yang baik kalau dibiarkan. Sebab itu biasakan anak-anak sarapan lengkap dan seimbang misalnya mengkonsumsi Koko Krunch.



Pilih Sarapan Sehat Bergizi Yang Mengandung Gandum Utuh
Salah satu sumber nutrisi yang direkomendasikan ahli gizi adalah gandum utuh. Gandum utuh memiliki lapisan luar, lapisan dalam dan tengah yang sangat penting untuk kebutuhan nutrisi seimbang. Karena di bagian ini sumber vitamin, mineral, dan serat yang terkandung tidak ada yang terbuang.

Nah, Koko Krunch adalah sereal yang terbuat dari gandum utuh. Kandungan seratnya tinggi dan dapat membantu menjaga kesehatan usus dan proses pencernaan. Selain itu, serat juga dapat mengurangi risiko diabetes, obesitas dan penyakit jantung koroner, pungkasnya.

Jadi kalau sekarang ini mungkin ada anak-anak kita yang terlihat kurang pandai jangan kecil hati dulu, ya teman-teman. Percaya deh, anak kita adalah anak yang kreatif dan cerdas namun belum terasah aja. Dengan memberikan asupan gizi yang tepat dan menstimulusnya dengan berbagai kegiatan yang mengasah kreatifitasnya tentu akan berdampak pada kebahagiaan di masa depannya nanti.

Ga percaya?


Dampak Positif Kreativitas  
Narasumber selanjutnya Samanta Ananta, M.Psi., seorang psikolog mengatakan, kreativitas adalah hal yang penting dalam tumbuh kembang anak. Kreativitas membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih produktif dan berpikir out of the box. Pola pikir seperti ini menjadikan mereka terlatih untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi. Pun, anak-anak yang aktif membuat karya seni cenderung lebih memiliki banyak ide positif untuk penemuan teknologi.

Berbagai penelitian memaparkan bahwa seni sangat bermanfaat untuk mengaktifkan otak kanan anak. Disebutkan otak kiri manusia membenci aktivitas yang ada hubungannya denan seni. Sedangkan kebalikannya dengan otak kanan. Banyak ilmuwan yang setuju bahwa seni adalah cara untuk mengembangkan kreatibitas anak. Melalui kreatifitas seseorang dapat mengekspresikan emosinya secara non verbal.

Samanta mengatakakan, di dalam otak ada yang namanya kortisol (hormon stress) dan endorfin (hormon bahagia). Dengan mengamati dan menciptakan seni, kortisol dapat berkurang sekaligus hormon endorfin (hormon bahagia) pun terlepaskan. Ini tentu saja berdampak positif terhadap tekanan yang kerap dihadapi dan bagaimana ia menyelesaikannya.

Untuk merasakan efek positif dari karya seni, saya dan teman-teman kemudian diajak mewarnai dengan cat air. Iringan lagu yang diputar saat menyapukan warna-warna yang dicampur ke kanvas membuat hati tenang, deh. Persis seperti makan coklat. Menenangkan. Adem. Damai. Ga grusa-grusu bawaannya. Menurut Samanta, ketika kita melakukan kegiatan mencampur warna dan memilih warna yang akan disapukan ke kanvas sejatinya itu merupakan cara untuk mengasah kreativitas kita.

Koko Olimpiade 2019 
Nah jadi bukan cuma kita aja yang pengen bahagia, kan? Anak-anak pun sama. Sebab itu, untuk mendorong kebahagiaan anak Indonesia, dengan mewujudkan potensi terbaik mereka, Nestle Koko Krunch kembali menggelar kegiatan tahunan Koko Olimpiade.

Alaa Shaaban, Business Executive Officer Nestle Breakfast Cereals Indonesia mengatakan rasa bahagianya bahwa Koko Olimpiade nyatanya telah 17 kali diselenggarakan. Pertama kali digelar tahun 2001 lalu hingga sekarang Koko Olimpiade telah menjangkau lebih dari 200 ribu anak di Indonesia.


Di tahun 2019 Koko Olimpiade akan diselenggarakan di 36 kota di Indonesia dan diperkirakan akan menjangkau lebih dari 45 ribu peserta. "Kami bersyukur atas sambutan serta semangat anak-anak Indonesia yang luar biasa terhadap kegiatan Koko Olimpiade selama ini. Sesuai komitmen kami, semoga semangat dan kreativitas tersebut dapat terus berkobar di Koko Olimpiade 2019."

Sebagai wadah untuk mengasah kreativitas anak, Koko Olimpiade juga menggelar kegiatan edukasi untuk orang tua dan anak-anak dengan kemasan yang menyenangkan dan menghibur. Ada lomba menggambar dan mewarnai untuk anak berusia 6 - 12 tahun. Kegiatan ini berguna untuk merangsang kreativitas dan bakat anak.

Ada juga seminar gizi untuk para orang tua. Seminar ini dimaksudkan untuk memberdayakan orang tua dengan memberikan pengetahuan mengenai pentingnya sarapan seimbang dan bergizi pada anak. Karena fungsi sarapan itu penting sekali untuk menunjang kreativitas serta mendorong kebahagiaan anak.


Ditambahkannya, kami berharap dapat mendorong generasi anak Indonesia yang lebih sehat dan bahagia. Kami percaya sarapan yang seimbang dan bernutrisi seperti Koko Krunch membantu memberi energi pada anak-anak dan memupuk pola pikir bahagia untuk mencapai potensi penuh mereka.

So, bagi teman-teman jangan sampai ketinggalan informasinya ya. Pendaftaran peserta Koko Olimpiade 2019 dapat dilakukan mulai bulan Februari 2019. Formulir pendaftaran dapat teman-teman dapatkan dengan melakukan pembelian minimal 1 produk Nestle Koko Krunch 170 gram dan 1 Nestle Koko Krunch Combo Pack 32 gram di berbagai pusat perbelanjaan misalnya minimarket, supermarket dan hypermarket. Tunjukkan struk pembelian pada saat pendaftaran.

Info lebih lanjut silakan mengunjungi :

Facebook Page Nestle Breakfast Cereals Indonesia , atau
Hotline Nestle di 0800 - 1821028

Jumat, 18 Januari 2019

Cegah Resiko Sakit Kritis Dengan #JalaninBareng PRUCritical Benefit 88

Januari 18, 2019 16

Sosial media diviralkan lagi dengan hastag 10 years challenge. Pesertanya wuih banyak deh, sampai pesohor-pesohor pun meramaikan. Ga mau kalah saya ikutan, dong. Sekedar merefleksikan aja foto 10 tahun lalu dengan sekarang seperti apa. Ahaaa, rupanya perubahan berat badan saya kelihatan banget selain makin cantik. Uhukkk...

Kalau diingat-ingat, sepuluh tahun lalu berat badan saya masih 45kg. Sedangkan sekarang ini sudah mencapai 58kg. Kalau dihitung dengan tinggi badan saya yang hanya 155cm tandanya sekarang berat badan saya sudah di atas berat badan ideal yakni 55kg. OVERWEIGHT 3 KILO,  braaaayyy!!! 

Meskipun ada yang bilang kalau "big is beautiful" namun saya tidak sepenuhnya menyetujui. Ada hal-hal yang membuat pergerakan saya jadi lamban sejak berat badan makin bertambah. Pernapasan juga makin pendek. Lebih cepat cape. Jujur, saya tidak nyaman begini.

Ancaman Penyakit Tidak Menular  
Dalam talkshow kesehatan bareng Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Vito Anggarino Damay. SpJP (K), M.Kes, FIHA, FICA, 14 Januari 2019 lalu dipaparkan,"kesibukan dan tuntutan pekerjaan merupakan tantangan dalam menerapkan pola hidup sehat. Kebiasaan seperti merokok, jarang olahraga, kurang makan sayur dan buah serta kebiasaan makan tidak teratur dapat menyebabkan obesitas. Obesitas itu sendiri adalah faktor resiko utama penyebab PTM (penyakit tidak menular) diantaranya penyakit jantung."

WHO mengungkapkan, Penyakit Tidak Menular diperkirakan menjadi penyebab 73% kematian di Indonesia. Berdasarkan hasil Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) 2018 Kemenkes dikatakan prevalensi PTM terus meningkat. Dari 1000 orang dewasa hipertensi naik dari 25,8% menjadi 34,1%, stroke naik dari 7% menjadi 10,9% dan kanker naik dari 1,4% menjadi 1,8%. 

Akibat kurangnya penerapan pola hidup sehat, saat ini usia muda bahkan tidak menjamin seseorang terbebas dari ancaman penyakit kritis. Ancaman stroke merupakan penyebab kematian tertinggi disusul prevalanse yang semakin meningkat pada hipertensi, diabetes, kanker, jantung dan paru.


source : pixabay

Penelitian ASEAN Cost in Oncology (ACTION) pada tahun 2014 - 2015 mengungkapkan bahwa dari 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, hampir 50% mengalami kebangkrutan, dan 29% meninggal dunia. 

Dokter Vito menegaskan, masyarakat seharusnya mulai menaruh perhatian pada kesehatan karena dampak dari penyakit kritis bukan saja kematian dan kecacatan, namun beban keuangan berupa biaya rumah sakit dan biaya hidup juga semakin meningkat. Saya kemudian teringat kisah-kisah selebriti tanah air. Satu demi satu harta miliknya dijual untuk biaya berobat dirinya atau anggota keluarganya yang terkena sakit kritis. Ini nyata sungguhan, Bukan cerita sinetron. #Sigh.
Kalau selama ini kita menganggap keliling-keliling jalan kaki sudah merupakan olahraga, itu salah besar. Indikasi kalau kita sudah berolahraga dengan benar adalah napas, Kalau belum ngos-ngosan dan keringat keluar tandanya belum dikatakan olahraga. ~ Dr. Vito Anggarino Damay 
Nah ada cara yang disarankan dokter Vito untuk mencegah resiko terkena penyakit kritis yakni dengan dektrasi otak : 
1. Makan sayur dan buah sebelum makan makanan utama.
2. Kunyah makanan yang lama.
3. Minum air yang banyak sebelum makan
4. Mengurangi makanan dan minuman yang manis-manis.

Dengan melakukan salah satu dektraksi otak tersebut potensi obesitas yang berpotensi terkena PTM dapat dicegah sedini mungkin. Karena sehat itu mahal, tapi sakit jauh lebih mahal, tegasnya.

ki - ka : dr. Vito Anggarino - Himawan Purnama


Namun ada cara lain juga yang disampaikan Himawan Purnama, Head of Product Development Prudential. Namanya PRUCritical Benefit 88. Ini adalah solusi jalanin bareng  yang melindungi tidak hanya untuk pasien yang terkena penyakit kritis. Namun keluarganya juga terlindungi.

PRUCritical Benefit 88 
Dalam launching PRU Critical Benefit 88 14 Januari 2019 silam, Jeins Reich, Presiden Director Prudential Indonesia yang juga hadir mengatakan bahwa produk Prudential Indonesia terbaru ini diharapkan dapat memberikan ketenangan pikiran pada nasabah dan keluarganya.

Jeins Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia


Menurutnya, perjuangan pasien melawan penyakit kritis tentu sangat menguras emosi fisik dan materi. Melalui kehadiran PRU Critical Benefit 88 Prudential berharap nasabahnya dapat memanfaatkan uang perlindungannya untuk membantu biaya pengobatan rumah sakit yang tidak sedikit. Demikianpun biaya hidup yang sudah pasti berdampak besar mempengaruhi kestabilan ekonomi keluarganya.

Melalui Proteksi Terjamin, Uang Kembali PRU Critical Benefit 88 menawarkan beragam manfaat sebagai berikut :

1. Proteksi Terjamin.

  • Perlindungan komprehensif untuk meninggal atau 60 kondisi kritis tahap akhir, tanpa periode masa bertahan hidup (survival period).
  • 10% Uang Pertanggungan (UP) untuk angioplasty (prosedur untuk membuka pembuluh darah (arteri koroner) yang menyuplai darah menuju jantung) tanpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88 dengan maskimal Rp 200 juta. 
  • 200%  tambahan UP akan dibayarkan jika tertanggung meninggal karena keccelakaan sebelum usia 70 tahun. 
  • Perlindungan sampai dengan usia 88 tahun dengan jangka wakt pembayaran premi yang dapat dipilih yakni selama 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun atau premi tunggal.



2. Uang Pasti Kembali

  • 100% Uang Pertanggungan akan dibayarkan bila tertanggung utama masi hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun, atau
  • Jaminan manfaat 100% pengembalian premi pada tahun polis ke-20. Jika nasabah memilih pengembalian premi, maka polis berakhir. 

Selama lebih dari 170 tahun, Prudential plc, yang berpust di London telah melayani lebih dari 26 juta nasabah di dunia. Dan Prudential Corporation Asia (PCA) yang berpusat di Hongkong, selama 95 tahun beroperasi telah membantu 15 juta nasabah di 12 pasar di seluruh wilayah Asia. Sedangkan di Indonesia sendiri, Prudential telah beroperasi selama 23 tahun dan melayani lebih dari 2,3 juta nasabah.

Melalui berbagai inovasi dan solusi yang ditawarkan banyak orang yang mempercayakan Prudential sebagai tempat untuk mendapatkan perlindungan terbaik. Demi mengejar mimpi dan minat mereka Prudential menjadi tempat untuk menjaga hal-hal penting dalam kehidupan mereka : melindungi keluarga, menjaga agar tetap sehat, membangun tabungan dan kekayaan, serta membantu perencanaan keuangan di masa pensiunnya.

"Kehadiran PRUCritical Benefit 88 sejalan dengan komitmen brand baru Prudential yaitu Listening, Understanding, Delivering, serta fokus We Do Health, Wealth, Teech and Good. Ini menjadi komitmen baru kami untuk mempertegas tujuan perusahaan untuk selalu mendampingi nasabah dalam setiap tahap kehidupannya," pungkas Jeins Reisch.

Dalam perjalanan pulang saya terus terngiang-ngiang kata-kata dokter Vito, bahwa sehat itu mahal. "Makanya jangan banyak makan gorengan dan rutin olahraga fisik, ya. Jangan jempol aja yang olahraga di depan laptop atau hape." pesan saya buat sambil nyentil perut hihihi...