Senin, 15 Oktober 2018

SIPINDO, Sahabat Petani Zaman Now



"Itu berapaan ya, Yah?" bisik saya kepada suami sambil menunjuk ke ujung. Ke arah rak tanaman sayuran yang terbuat dari pipa pralon bersusun-susun. Melihat bayam dan kangkung yang tumbuh subur seperti itu koq saya jadi pingin menanam sayuran sendiri di rumah, deh.

Sebagai ibu rumah tangga yang sayang keluarga *kibasjilbab saya berfokus pada apapun yang dikonsumsi keluarga. Apalagi sekarang ini harga bahan pangan semakin tinggi aja. Lumayan berat juga pengeluarannya. Saya harus putar otak untuk mengatur uang belanja. Andai bisa menanam sendiri kan enak, jadi lebih irit. Ga perlu menanam yang ribet-ribet perawatannya. Sayuran atau cabe, tomat dan daun bawang kan bisa ditanam di pekarangan rumah. 

Dipikir-pikir tampaknya teori menanam itu mudah, ya? Kita hanya butuh pot-pot kecil aja, misalnya botol air minum kemasan bekas. Kita juga perlu tanah dan benih atau tunas muda. Dalam beberapa waktu kita bisa memanen hasilnya. Bisa hemat, kan, ga perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli kangkung, cabe, tomat, sawi, atau pok coy.




Tapi asal teman-teman ketahui, dalam prakteknya bercocok tanam ga semudah itu rupanya. Buktinya, tanaman sayuran saya banyak yang tidak tumbuh atau gagal tumbuh sama sekali. Ada yang busuk dan ada yang mati. Pernah juga dimakan hama. Duuh, sedih banget liat kemangi kemarin sore masih indah eh paginya sudah diacak-acak binatang. Entahlah, mungkin tangan saya yang 'panas' kali ya, sehingga tanaman sayuran impian saya selalu gagal dipanen. Atau mungkin karena saya ga paham perawatannya, entahlah. 

Dalam peluncuran fitur terbaru aplikasi SIPINDO di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta 12 Oktober 2018 lalu, jujur, saya termasuk orang yang paling seneng. Karena meskipun aplikasi ini ditujukan untuk petani-petani di seantero Indonesia tapi namanya ilmu-ya siapa tau-bisa juga mengatasi permasalahan saya dalam hal bercocok tanam.

Aplikasi SIPINDO
SIPINDO adalah singkatan dari Sistem Informasi Pertanian Indonesia. Kehadiran aplikasi ini sangat ditunggu-tunggu petani. Ini menjadi solusi atas berbagai masalah yang sering dihadapi petani-petani. Diantaranya cuaca yang tidak menentu, kurangnya informasi terhadap hama tanaman, sulitnya akses pasar hingga harga panen yang tidak stabil. Kurangnya informasi membuat petani sulit mengatasi masalah-masalah tersebut.



Melalui aplikasi SIPINDO setiap petani bisa memperoleh informasi seputar tata cara penanganan hama dan penyakit tanaman, pola dan musim tanam, estimasi waktu panen dan perkiraan jumlah produksi, prakiraan iklim dan cuaca hingga forum jual beli hasil panen dari pedagang pasar tradisional serta ritel modern untuk mengantisipasi permainan harga oleh para tengkulak.

Untuk mendukung kemajuan di sektor pertaniandi Indonesia produsen benih sayuran PT East West Indonesia (EWINDO) yang dikenal dengan Cap Panah Merah bersama mitra konsorsium G4AW lainnya meluncurkan aplikasi SIPINDO powered SMARTSeeds.

Adapun konsorsium Smartseeds terdiri dari enam lembaga publik dan swasta dengan keahliannya masing-masing yaitu ICCO Cooperation, East West Seed Indonesia (EWINDO), Akvo, IPB, Nelen & Schuurmans (N&S), Univrsity of Twente - Faculty for Geo - Information Science & Earth Observation (UT - ITC).

Project Smartseeds ini merupakan satu dari 17 project yang dikembangkan di dunia oleh Geodata for Agriculture and Water (G4AW) perusahaan konsultan untuk meningkatkan keamanan pangan di negara berkembang dengan menggunakan data satelit. Dimana dana untuk mendanai didapatkan dari Netherland Space Office (NSO) kantor luar angkasa Belanda.

Manfaat SIPINDO
Dalam peluncurannya, beberapa fitur terbaru aplikasi SIPINDO yang dapat kita gunakan antara lain prediksi cuaca dengan resolusi spasial hingga 5 km, rekomendasi kandungan hara tanah berdasarkan hasil test laboratorium dan rekomendasi pemupukan. Informasi yang diberikan berbasis lokasi (location spesific data) sesuai dimana lahan petani berada.

Ki - ka : Glenn Pardede, Sri Wijayanti Yusuf, Kees de Ruiter


Sebagaimana disampaikan Kees de Ruiter, Regional Manager dari ICCO Cooperation Asia Tenggara, "sebelum aplikasi SIPINDO berbasis Smartseeds ini diluncurkan kami sudah melakukan berbagai test. Berbasiskan data yang akurat dari satelit dan data di lapangan berdasarkan lokasi lahan tanam tidak ada kendala sama sekali saat aplikasi ini digunakan. Justru layanan informasi ini jadi acuan petani untuk meningkatkan produksi secara lebih efektif sekaligus lebih efisien dalam merespon tantangan baru seperti perubahan iklim akhir-akhir ini."

Hihih, iya juga sih. Katanya sekarang sudah bulan berakhiran ber-ber-ber artinya sudah masuk musim hujan. Tapi nyatanya sekarang ini panasnya masya Allah. Menyengat banget.



Untuk dapat merasakan berbagai manfaatnya pertama-tama kita hanya menginstall dulu aplikasi SIPINDO melalui appstore di android kita. Setelah itu registrasi dan update informasi melalui aplikasi SIPINDO. Berikut manfaatnya :

1. Dapat mengetahui peta penanaman sayur di Indonesia
2. Dapat mengetahui informasi harga sayuran di daerah kita maupun wilayah lain di Indonesia
3. Dapat mengetahui rekomendasi pemupukan untuk lahan yang ingin ditanam
4. Dapat melihat prediksi curah hujan enam bulan di lokasi lahan kita
5. Melihat perbandingan prediksi curah hujan dengan data CH 30 tahun.
6. Dapat berkonsultasi soal budi daya tanaman, pengendalian hama penyakit dan lain sebagainya. 

Selain bermanfaat untuk petani, SIPINDO juga bermanfaat untuk penyuluh pertanian dan pedagang. Keuntungan bagi mitra penyuluh adalah mendapatkan informasi yang dibutuhkan petani sehingga dapat meminimalir kesalahan dalam menganalisa suatu masalah kemudian segera memberikan solusi serta penyuluhan dengan cepat dan tepat kepada petani. Sedangkan untuk pedagang bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk mencari dan membeli produk pertanian sesuai kebutuhan mereka dari si pedagang langsung.


Sejak diluncurkan pada April 2017 lalu aplikasi SIPINDO telah digunakan lebih dari 14 ribu petani. Diharapkan dengan diluncurkan fitur-fitur baru ini akan lebih banyak digunakan petani supaya produktivitasnya terbantu dalam upaya menuju pertanian yang lebih baik. Targetnya, pada akhir tahun 2019 dapat membantu sekitar 100 ribu petani lagi.

"Bahkan ga sampai tiga bulan, target itu saya yakin akan terpenuhi," tutur optimis Ir. Sri Wijayanti Yusuf selaku Direktur Perlindungan Tanaman Direktorat Jendral Hortikultura Kementan RI. Dalam kesan pesannya ia menyambut baik kehadiran aplikasi SIPINDO ini.

Untuk mensosialiasikan penggunaan aplikasi ini beliau membawa 10 orang perwakilan dari petani supaya bisa segera mempraktekkan cara menggunakan aplikasi ini. Setelah dari acara ini, ke sepuluh orang tersebut supaya dapat menularkan ke teman-temannya yang lain bagaimana penggunaannya terkait susahnya mendatangkan penyuluh ke desa-desa.

Dalam sambutannya, Glenn Pardede, Managing Director EWINDO mengatakan, "hari ini kami meluncurkan beberapa fitur baru dalam aplikasi SIPINDO. Fitur baru ini diharapkan membantu petani untuk memprediksi cuaca lebih detil, memberikan informasi rekomendasi pemupukan sebagai dasar pemupukan dan juga panduan memilih jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi tanah."



Fitur-fitur baru yang disajikan SIPINDO menghadirkan informasi yang dibuat secara khusus untuk setiap petani. Berdasarkan lokasi lahan pertanian aplikasi ini mampu memberikan data mengenai cuaca secara akurat. Hal tersebut dapat dilakukan berkat penggunaan satelit yang bisa mengumpulkan beragam data lapangan sehingga dapat memberikan solusi yang disesuaikan dengan kondisi di wilayah petani tersebut berada. Misalnya, petani di Malang dan Lampung tentu akan mendapatkan solusi berbeda meskipun sama-sama menanam tomat.

Kendatipun sama-sama menggunakan aplikasi SIPINDO tapi hasilnya tidak bisa disamakan. Lokasi lahan dan unsur hara tanah di setiap wilayah tidak sama. Ada yang produksinya meningkat dengan presentase bervariasi. Ada juga yang hasilnya tetap sama akan tetapi ada penghematan dari pemakaian pupuk. Tetap ada benefitnya, sih.

Pak Jaman, seorang petani dari Malang yang hadir dalam peluncuran SIPINDO mengatakan, ia adalah orang yang beruntung bisa mengenal SIPINDO dari awal. Saat itu, ia mendapat saran dari penyuluh lapangan dari EWINDO untuk mencoba menggunakan aplikasi SIPINDO supaya produksinya meningkat. Ia mengakui sempat kesulitan saat pertama kali menggunakan aplikasi tersebut. Namanya juga orang desa, katanya. Setelah mengaplikasikan apa yang dia dapat melalui aplikasi SIPINDO, betul saja panen cabenya meningkat 20% dibandingkan cara konvensional. Dari 60% menjadi 80%. Woww, luar biasa.

Nah, petani zaman now siapa bilang masih kudet? Petani zaman now itu gadget minded, lho. Saya pun mau jadi petani di pekarangan rumah sajalah kalau begitu. Pengen membudidayakan cabe, tomat, ketimun misalnya untuk dikonsumsi keluarga. Bisa lebih hemat kan pengeluarannya. Caranya gampang banget, donload aja dulu aplikasi SIPINDO. Gratis koq!


49 komentar:

  1. Generasi milenial dan aplikasi memang kudu mensupport petani yak. Supaya semua makin sejahtera.
    kindly visit my blog: bukanbocahbiasa(dot)com

    BalasHapus
  2. wah baru tahu ada aplikasi ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, saya jgua baru tau padahal aplikasi ini udah realese dari tahun kemarin lho haha

      Hapus
  3. wah baru tahu ada aplikasi ini

    BalasHapus
  4. wah baru tahu ada aplikasi Sipindo yang sangat membantu petani

    BalasHapus
  5. Wah aplikasinya keren banget.
    Berguna buat pak petani dan calon petani ya.
    Semoga subur tanamannya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya inovasinya bener bener semakin maju ya.jadi kata siapa petani atau petani wannabe kaya saya kudet kudet ahaha

      Hapus
  6. jaman semakin berkembang, semakin mudah juga ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul kak, kemudahan berbasis digital di zaman sekarang juga menjangkau dunia pertanian juga

      Hapus
  7. gileeeeeeeeeeeeeeeee,
    aplikasi buat tani aja ada ya sekarang.
    bener-bener udah nunjukkin gelagat milineal banget nih semua kalangan. hahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. tukan tukan tukan saya pun bener bener acungin jempol deh buat sipindo dengan aplikasi yg menyasar ke petani ini

      Hapus
  8. petani pasti senang dengan aplikasi ini, tapi petani juga harus belajar dan tidak gaptek

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, semoga petani di seluruh indonesia bisa mengaplikasikan ke lahan pertaniannya ya dengan menggunakan aplikasi sipindo ini

      Hapus
  9. jadi SIPINDO ini aplikasi buat para petani gitu ya? wihh keceh lah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, buat petani tapi buat kita yang pengen tau serba serbi penanaman juga bisa koq

      Hapus
  10. Aplikasinya bermanfaat nih buat para petani. Petani zaman now juga harus mengimbangi kemajuan zaman dengan mengikuti perkembangan teknologi

    BalasHapus
    Balasan
    1. bermanfaat banget kak secara sampai sekarang kan petani sering masih ada kendala kalu mau menjual komoditinya karena udah dimainkan harganya sama tengkulak. nah pake sipindo ini bisa jadi acuan harga juga nih. semoga makin banyak petani yang bisa mengaplikasikan sipindo ya

      Hapus
  11. petani harus go Digital dong. dengan aplikasi Sipindo ini petani Indonesia bisa makin baik dan mudah untuk menggarap pertanian mereka deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, jadi makin terstruktur semuanya ya

      Hapus
  12. Wah keren! Ini harusnya disosialisasikan ke petani2 yang di desa-desa yah supaya hasil panen lebih melimpah dan lebih banyak lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, ini oleh kementrian pertanian mau disosialisasikan ke seluruh indonesia melalui penyuluh2 yang disebar biar semua petani ga kudet lagi dengan aplikasi sipindo

      Hapus
  13. Perkembangan teknologi bendera-benar banyak manfaat ke segala bidang, salah satunya berguna untuk para petani 👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, keren banget fen sekarang sudah menjangkau ke petani.

      Hapus
  14. Keren yah di jaman digital ini aplikasi SIPINDO sangat membantu para petani yang ada di Indonesia

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul. sanagt membantu banget bukan cuma menanam biar panennya melimpah tapi juga bisa mengetahui harga pasaran komiditinya berapa jadi ga dimainin sm tengkulak

      Hapus
  15. Zaman makin canggih semua jenis pekerjaan punya aplikasi biar memudahkan ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, jadi sekarang kalau yang profesinya jadi petani ga usah kecil hati dulu, kenalan dulu dong dengan sipindo hahah

      Hapus
  16. Keceee banget! Biar petani juga melek teknologi nih. Semoga bisa sampai ke para petani di pelosok Indonesia

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin. iya rencananya departemen pertanian akan menugaskan penyuluh2 ke seluruh pelosok indonesia agar petani petani dapat mengenal aplikasi sipindo ini

      Hapus
  17. Yeayyy petani Indonesia nggak takut lagi dengan kondisi cuaca. Sudah bisa diprediksi dengan aplikasi SIPINDO ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, bener. sekarang ga perlu kuatir kalo musim kemarau mau nanam apa

      Hapus
  18. Wiiih aku baru tau ada aplikasi buat petani, makin canggih ya skr bnyak startup yg membangun

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak aku juga baru tau kalo ada aplikasi ini. makin canggih emang deh petani zaman now

      Hapus
  19. Cakep nih Sipindo. Sangat bermanfaat buat petani nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak lis, sangat bermanfaat banget buat yang menyukai dunia bercocok tanam juga

      Hapus
  20. Wah kere ada aplikasinya juga ya sekarang, mantap!

    BalasHapus
    Balasan
    1. mantaapppp, jadi buat petani wannabe latihan jam terbangnya bisa dari aplikasi sipindo kak

      Hapus
  21. Petani zaman now semakin di depan! Seneng banget ada aplikasi yang super useful ini, meskipun aku bukan petani tetapi sedikit banyak hidup aku kan bergantung pada hasil produksi para petani. Jadi kalau dengan bantuan aplikasi ini bisa membantu petani meningkatkan produksi mereka ya aku ikut senang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget kak, kebayang ya selama ini sudah susah payah menanam dan hasil panennya ga seberapa masih dicekek juga harganya sama tengkulak

      Hapus
  22. Sekarang semua profesi jadi makin praktis kerjanya berkat teknologi yaa. Keren nih!

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul kak, jadi semakin mudah buat melacak yg dibutuhkan lahan pertanian kita karena basisnya langsung pake satelit gitu utk mendeteksinyaa.akurat deh

      Hapus
  23. Ini yang aku cari nih. Aplikasi buat bertanam ya. Soalnya mau nyoba nanam2 nih di rumah biar ijo dan asri. Hemat lagi ya tinggal metik heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. toss kak hahaha... cari di fitur urban farming kak buat kita nih

      Hapus
  24. Petani jaman now pakainya aplikasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. harus kak, biar akurat dan hasil panennya bisa melimpah. tujuannya kan biar sejahtera

      Hapus
  25. Kereeennnnn... Sekarang semakin dimudahkan saja ya mbak, untuk para petani saja sudah dibuatkan aplikasinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. inovasinya bener bener luar biasa nih buat petani petani ya

      Hapus
  26. akh ini keren banget, jadi gak usah repot2 lagi beli buku tentang pertanian tinggal dl aplikasi sipindo aja yah buat yang senang bertanam...

    BalasHapus