Jumat, 28 September 2018

KIN Fresh Milk, Susu Murni Yang Ga Bikin Mual Lagi



Zaman kecil setiap ditanya mau minum apa saya pasti dengan lantang menjawab : susu coklat! Alasannya sederhana, sih, bau amis susu jadi tersamarkan oleh wanginya coklat. Dan lagi saya lebih suka minumnya waktu siang hari. Susu coklat yang dingin rasanya itu 'nyessss' di tenggorokan. Enak banget. Kalau boleh minum lagi, saya pasti ngacung!

Saya minum susu coklat berawal ketika saya pernah mengalami muntah-muntah setelah minum susu putih. Sebelumnya lagi, saya juga pernah mengalami kembung yang dibarengi rasa enegh serta diare setiap habis minum susu. Saya pikir, namanya masih anak-anak waktu itu, rasa susunya koq amis banget. Apa ini yang bikin saya jadi muntah-muntah? Apa jangan-jangan karena souce pan untuk merebus susunya yang masih kotor? Apa karena waktu proses pemanasannya belum sempurna sehingga bakterinya masih hidup dan menyebabkan perut saya jadi ga karuan rasanya? Entahlah. Pokoknya sejak saat itu saya ogah minum susu putih.

Syukurnya hingga kini susu masih jadi minuman favorit di rumah. Anak-anak saya juga suka. Mau susu murni, susu bubuk, susu cair semuanya suka. Saya juga sering mencampur susu dalam masakan. Misalnya bikin puding susu, es mambo atau bikin kue-kue.

Oh iya, ada yang pernah bikin bakwan jagung tapi adonannya dicampur dengan susu? Woww enak lho, lebih gurih rasanya daripada santan. Pikir saya, daripada anak-anak jajan yang aneh-aneh seperti es sirop atau minuman bersoda lebih baik susu aja, deh!

Terus terang saya masih terus berusaha sebisa mungkin untuk minum susu dengan rutin sampai kini. Asalkan ga terlalu manis aja. Enegh. Saya menyadari susu adalah cairan kaya manfaat. Kandungan nutrisi lengkap yang terdiri dari protein, lemak dan karbohidrat sebagai sumber energi, mineral, dan vitamin dalam susu berguna untuk mendukung fungsi tubuh.

Sayangnya, yang terjadi di negara kita, berdasarkan data Kementerian Pertanian tahun 2016, konsumsi susu saat ini masih lebih rendah dibandingkan negara ASEAN lainnya. Kisarannya 11,09 liter per kapita per tahun sedangkan negara lainnya di kisaran 20 liter per kapita per tahun. Kenapa bisa rendah sekali, apa penyebabnya?

Dari berbagai sumber yang saya baca, salah satu penyebab orang Indonesia kurang suka minum susu dikarenakan adanya rasa ga nyaman di perut setelah mengkonsumsi susu. Ada yang mual seperti saya, ada yang kembung, muntah, sembelit atau malah diare. Tapi teman-teman ga usah panik dan heran. Penduduk Asia yang mengalami ini presentasinya banyak koq.

Gejala mual, kembung, dan atau diare setelah mengkonsumsi susu terjadi karena kandungan protein beta casein A1 dalam susu yang bereaksi dengan protein pencernaan lainnya di dalam tubuh. Sehingga memicu gejala yang menyerupai intoleransi laktosa seperti ketidaknyamanan perut, flatulensi (akumulasi gas berlebih dalam perut dari usus besar), kembung dan diare yang terjadi setelah mengkonsumsi produk susu ~ dr. Rizal Alaydrus, MSC

Jadi kalau kita, sebagai orang Indonesia-yang juga termasuk ke dalam ras Asia-sering merasa ga nyaman habis minum susu itu adalah hal wajar. Yang ga wajar, mosok gara-gara itu jadi ga mau minum susu? Duh, koq, saya jadi ingat sama teman saya yang bermasalah dengan berat badan, tekanan darah maupun kadar gula darahnya. Ada juga yang mengalami osteroporosis akibat tidak mau minum susu. Ngeri.




Bicara soal susu, saya jadi ingat waktu kecil, setiap loper susu mengantarkan susu sapi perah di kemasannya ada tulisan susu murni dari bla bla bla. Entah benaran murni atau bukan tapi awalnya sapi di seluruh dunia memang  hanya menghasilkan protein A2 saja. Murni. Namun seiring dengan berjalannya waktu dan adanya mutasi genetik juga kawin silang, dari banyaknya jenis sapi di seluruh dunia lama-lama semakin banyak sapi yang menghasilkan susu dengan kandungan protein A1. Masalahnya,  protein A1 inilah yang justru menjadi penyebab masalah ga enak di perut setelah seseorang mengkonsumsinya. Ini bukan hal yang normal.

Untuk mengembalikan kemurnian susu sapi ahli-ahli dari dunia kesehatan kemudian melakukan berbagai percobaan dan riset. Akhirnya ditemukan bahwa susu A2 mempunyai potensi kelebihan dibandingkan susu A1. Kandungan protein A2 pun nyatanya sama dengan yang ada dalam ASI. 

Teman-teman tahu kan, ASI adalah makanan pertamakali yang kita kenal yang anti alergi dan kaya manfaat untuk tumbuh kembang bayi. 

Para ahli kemudian memilih sapi A2 dari proses seleksi alam dengan seleksi test DNA, tanpa rekayasa genetik. Sapi-sapi A2 tersebut kemudian diternakkan dan diambil susunya.



Salah satu peternakan yang memelihara jenis sapi A2, yang menghasilkan susu dengan kandungan protein A2 adalah peternakan KIN. Sebagai satu-satunya peternakan sapi terintegrasi yang menghasilkan susu dari sapi A2 secara eksklusif di Indonesia, seluruh sapi di peternakan KIN menjalani proses pemeriksaan ketat. Dimulai dari kualitas kesehatan, kondisi hidup, hingga pemeriksaan DNA untuk memastikan susu yang dihasilkan murni mengandung protein A2 saja. Sama sekali tidak mengandung protein A1.




KIN FRESH MILK adalah 100% susu segar dari sapi A2 yang hanya mengandung protein A2 (tanpa protein A1) sehingga lebih mudah dicerna dan nyaman di perut. 

Ketika mendapati produk Kin Fresh Milk dari peternakan KIN saya langsung mencobanya. Kebetulan dari tiga produk Kin Fresh Milk yaitu original, chocolate dan coffee yang saya pilih rasa chocolate (lagi). Rasanya beneran ringan, ngga bikin enegh dan beneran ga ada rasa tambahan seperti garam dan gula. "Nah ini dia susu murni asli," kata saya dalam hati. Ternyata ya susu berkelas dari sapi teratas ini memang diproduksi dari sapi yang terawat baik di peternakan KIN.


Dan yang jadi nilai tambahnya lagi adalah sebagai berikut :

  • KIN Fresh Milk merupakan satu-satunya produk susu yang dikemas dalam botol dengan UV light barrier untuk menjamin kualitas produk tanpa pengawet. 
  • Tutupnya gampang dibuka meskipun oleh anak-anak sekalipun. Ukurannya pun pas untuk sekali minum, yaitu 200 ml. Pas untuk sekali minum. 
  • Ada tiga varian rasa yaitu original, coffee dan chocolate yang dapat kita pilih sesuai dengan favorit kita.
  • Dalam setiap kemasannya terkandung nilai energi total 130 kkal dan energi dari lemak 60 kkal. Berdasarkan rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kemenkes RI, kebutuhan energi rata-rata dalam sehari adalah 2150 kkal. Bisa lebih bisa kurang tergantung aktifitas dan ukuran tubuh. Jadi kalau kita mengkonsumsi Kin Fresh Milk dengan energi 130 kkal maka saya tetap perlu makan makanan utama diselingi snack untuk mencukupi AKG sebesar 2150 kkal tadi supaya ga kekurangan atau kelebihan lemak yang tersimpan di dalam tubuh. Cocok untuk teman-teman yang lagi diet, nih!


  • Kin Fresh Milk aman dikonsumsi semua usia, di atas 2 tahun.
  • Harganya terjangkau. Dengan modal duit berapa ribu rupiah saya bisa mendapatkan Kin Fresh Milk di minimarket dekat rumah. Susu bukan minuman mewah lagi, kan, jadi ga ada alasan sebenarnya kalau masih enggan minum susu juga. 

KIN Fresh Milk merupakan susu segar pertama di Indonesia yang berasal dari sapi A2 yang hadir sebagai pilihan yang lebih baik bagi konsumen. So, buat yang masih enggan mengkonsumsi susu karena merasakan gejala enegh, mual atau diare setelahnya jangan kuatir. Sekarang ada Kin Fresh Milk yang bersahabat untuk perut, sehingga lebih mudah dicerna dan diserap tubuh. Mau kapan saja dan di mana saja ga ada alasan lagi untuk enggan minum susu. Yuk, budayakan minum susu.

Untuk info lebih lanjut mengenai Kin Fresh Milk silakan kunjungi:
website : www.kindairy.com
Instagram : @kindairyid



28 komentar:

  1. Sama dong, mba. Saya juga suka KIN Fresh Milk yang coklat. Manisnya dan kentalnya tuh pas, ga encer juga ga terlalu thick.

    BalasHapus
  2. Suegeerr banget ini susunya mbaaa

    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyq, kan dari susu murni dong heheeh

      Hapus
  3. Aku udah coba susu Kin ini dan enak2 yess terus suka sama yang rasa kopi nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku suka semuanya mel, tergantung mood aja. Tapi enakan dingin ya hihihi

      Hapus
  4. Masih kecil sukanya susu coklat gak sk susu putih eh dah dewasa malah kebalikannya..susu slh satu minuman favorit nh

    BalasHapus
  5. Mau dunk kaka bakwan jagung susunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk cobain bikin res, lebih enak lho heheh

      Hapus
  6. Aku belum pernah minum susu ini, sudha ada di seluruh Indonesia belum?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepertinya sudah kak, karena susu ini ada di minimarket juga koq

      Hapus
  7. Aku suka yang kopi. Asli gak manis kaya kopi sachetan, aman buat yang diet

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, rasa kopinya terasa ya sal tapi ga kemanisan kaya kopi sachetan heeheh

      Hapus
  8. Balasan
    1. beli dong kak kin fresh milknya hehehe

      Hapus
  9. Ooh intoleransi laktosa yang bisa bikin orang mual minum susu ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, dan ini umum terjadi pada orang asia kaya kita

      Hapus
  10. Ehh..baru tau ada susu rasa kopi
    Udah gitu bahan produksinya dari susu sapi perah asli ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi iya, jadi susu kopi apa kopi susu ya namanya tie? heheheh

      Hapus
  11. Aku baru tahu ada produk ini, jadi pengen juga nyobain produk ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. enak koq mba, murah pula harganya sekitaran 6 ribuan aja koq hehe

      Hapus
  12. Aku juga suka Kin fresh milk ini. Rasa cokelatnya juara banget deh. Ternyata intoleransi laktosa itu berasal dari jenis protein A1 ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha iya, enak banget ga bikin enegh. rupanya dari protein A1 itulah rul yang bikin rasa enegh ini muncul. Dan rupanya bangsa Asia mayoritas intoleransi laktosa lambungnya

      Hapus
  13. Lihat si kin jadi inget klo dulu pernah ngira ini produk bedak. Haha liat temen beli susu kin, dan botolnya tergeletak. Saya pikir itu bedak . Ternyata susu toh. Saya sempet ikutan beli dan enak sih emang. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, iya botolnya kecil kaya bedak talek ya. Padahal bedak talek mah ada juga kali id yang gede hahaha...

      enak ya susu Kin, ga kemanisan juga rasanya

      Hapus
  14. Ooo aku baru tau lho soal susu ada protein A2 ini kirain ya sama aja.
    Jd penasaran nih mau nyobain Kin susu. Suka liat di minimarket :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya beli aja pril biar tau rasanya hehe.. gampang dicarinya kow, di minimarket juga ada hehe

      Hapus