Selasa, 14 Agustus 2018

Bands Cafe & Resto, One Stop Eating


Kemayoran selama ini dikenal sebagai point area-nya para penggemar otomotif. Coba deh datang ke pasar mobil bekas yang lokasinya persis di depan JIEXPO. Atau coba ke Bursa Mobil di kawasan MGK (Mega Glodok Kemayoran). Pasti betah. Tapi sayangnya, keduanya tidak menawarkan tempat hangout asik yang bisa nongkrong sambil makan minum. Tidak seperti di Bands Cafe & Rest, one stop eating. 


Begitu langkah kaki saya menjejak di depan Bands Cafe & Resto suasana cozy langsung terasa. Tatanan interior di teras dibuat se-homey mungkin. Sulur-sulur tanaman merambat seolah menjadi gorden untuk menutupi terpaan sinar matahari. Bangku-bangku terbuat dari kayu pun ditata sedemikian rupa. Membuat orang betah berlama-lama di sini.




Dan nuansa berbeda saya rasakan ketika membuka pintu kaca memasuki Bands Cafe & Resto. Hembusan AC terasa menyegarkan untuk ukuran suhu Jakarta hari Sabtu 11 Agustus 2018 silam. Bangku-bangku di area ini diatur berkelompok-kelompok. Mau kongkow dalam kelompok kecil silakan pilih kursi dan meja kecil yang diatur melingkar. Atau kalau butuh space yang muat orang banyak, silakan pilih meja panjang yang terbuat dari batang kayu utuh dengan bangku panjang. Nuansa hangat dan akrab jadi kian terasa. Oiya, di sini juga ada sudut untuk menikmati Shisa, lho!




Masih di area ini, selain untuk kulineran ada spot jasa lukis foto dan tatto piercing juga. Dan, di sebelahnya ada galery yang menyediakan aneka asesories kebutuhan otomotif seperti helm, sarung tangan, jaket dan lain-lain. One stop eating, right? Soal kualitas, tenang. Bands Cafe & Resto telah mensortir terlebih dulu kualitas produk sebelum dipajang di sini.



Lantas menunya gimana?
Bands Cafe & Resto tidak berkonsentrasi pada jenis makanan tertentu. Mau western taste ada, Asian taste ada, atau citarasa tradional pun ada. Mau makanan berat ataupun makanan ringan, ada. Mau minuman dingin ataupun hot, ada. Bahkan bir dan wine juga ada, kalau mau hihihih... Namun, sekali lagi catet ya, Bands Cafe & Resto yang baru saja grand launching pada 6 Agustus 2018 lalu menawarkan nuansa konsep yang lain. Sebagai wadah antar anggota komunitas bertemu. Kafe Bengkel tepatnya.



Resto hasil duet bareng Pak Teddy dan Pak Sasmita selaku ownernya ini menawarkan makanan dan minuman dengan citarasa tinggi. Penyajiannya pun ditata amat menarik. Seperti misalnya nasi goreng yang ditempatkan dalam buah Nanas. Atau Burger yang ditata dengan artistik  di atas talenan kayu. Pasti mahal-mahal, nih, tebak saya. Tapi rupanya tebakan saya salah.



Range harga di Bands Cafe & Resto cukup terjangkau koq. Nasi Bakar all variant harganya hanya 29.000 aja. Cocok deh untuk kantong di saat kocek sedang mefett.

Atau kalau mau lebih hemat lagi kenapa ga coba aja paket nasi bakar untuk berdua. Dengan harga 65.000 kamu udah bisa dapetin dua porsi nasi bakar, 1 porsi ayam cabe garam dan dua ice tea. Dijamin wareg :D



Oiya, bay de wey, ayam cabe garam adalah menu andalan di Bands Cafe & Resto, lho. Nah menu andalan lainnya perlu dicoba semua nih yakni Sup buntut, sup buntut bakar, iga bakar dan nasi goreng spesial bands. Appetizernya juga sayang banget kalau ga dicoba yakni ceker mercon. Hmmmm, jadi ngeces kan?

Kalau ada waktu untuk kembali, saya mau pesan menu lunch package promo deh, mumpung promo. Ada beberapa pilihan berikut dengan harga IDR 38.800++ :

Keyboard package : 
Chicken (rica-rica/asam manis/goreng mentega), snack (french fries), desert (fresh fruit/fruit salad), drink (teh tawar/mineral water)

Drum Package : 
Seafood Dori (asam manis/goeng mentega), snack (martabak goreng), desert (fresh fruit/fruit salad), drink (teh tawar/mineral water)

Guitar Package : 
Beef (lada hitam/teriyaki), snack (lumpia), desert (fresh fruit/fruit salad), drink (teh tawar/mineral water)

Bass Package : 
Noodles (mie/kwetiau/bihun), snack (ceker mercon), desert (fresh fruit/fruit salad), drink (teh tawar/mineral water)


Enaknya di sini, bila area smoking di tempat kuliner lain ditempatkan di area outdoor tapi di Bands Cafe & Resto bebas. Mau di ruang outdoor boleh, mau di ruang indoor yang ber-AC pun silakan. "Kami sudah memikirkan bahwa kenyamanan pengunjung adalah hal yang utama. Untuk itu kami sengaja membuat plafon yang tinggi seperti ini sehingga sirkulasi udara dapat mengalir bebas." Begitu penjelasan Pak Teddy yang saya temui di sela-sela acara Blogger Gathering.

Akan tetapi, pengecualian diberlakukan di hari Sabtu Minggu. Pada saat itu ruang indoor tidak boleh menjadi area smoking. Kenapa begitu?

Menurut Pak Teddy, Bands Cafe & Resto kini sedang menggelar program Weekend With Family. Targetnya, setelah seluruh keluarga selesai beribadah di Gereja yang lokasinya berdekatan dengan Bands Cafe & Resto diharapkan akan mengisi wikend di sini, termasuk anak-anak. Nah, demi kenyamanan bersama, itulah sebabnya smoking area tidak diberlakukan saat wiken.

So, bila teman-teman berpikir semua resto itu mahal, lain halnya dengan yang satu ini. Konsep casual dining berkonsep Bengkel Kafe yang ditawarkan membuat kita ingin selalu kembali. Bukan hanya suasana, menunya pun beragam. Ga ada salahnya toh jika sesekali nraktir saya di sini hihihihi...



Note :
Lokasi : Super Blok Mega Kemayoran Jalan Angkasa No. Kav B6, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Jam buka : Senin - Kamis 11.00 - 01.00 dan Jumat - Sabtu jam 11.00 - 02.00

Outdoor space : muat untuk 50 - 100 orang ala prasmanan

Indoor space : muat untuk 200 orang





2 komentar: