Rabu, 30 Mei 2018

Kenali Anyang-anyangan, Waspadai Bahayanya




Kenali anyang-anyangan, waspadai bahayanya selalu, karena siapapun kita, baik lelaki, perempuan ataupun anak-anak bisa mengalaminya. Jadi, janganlah mengerutkan kening atau justru tersenyum usil membayangkan bentuk organ vital terkait dengan penyakit ini, seperti sewaktu saya memposting di status Facebook mendeskripsikan rasa sakit ini kemarin. Jangan ya, karena siapapun tanpa terkecuali bisa terkena resiko mengalami anyang-anyangan.

Mungkin teman-teman belum tahu bahayanya meskipun sering mendengar penyakit yang dikenal di masyarakat Jawa dengan nama anyang-anyangan ini? Rasa susah buang air kecil, atau keluar air seninya sedikit-sedikit diiringi rasa nyeri dan panas akrab menyergap kita dari semua kalangan usia. Meskipun dikatakan bahwa lima dari sepuluh perempuan lebih sering terkena penyakit ini akan tetapi lelaki dan kalangan anak-anak juga bisa mengalami infeksi saluran kemih ini.

Apa itu anyang-anyangan?
Beruntung saya diundang dalam acara Blogger Gathering di Hotel Harris, Kelapa Gading, Jakarta, 26 Mei 2018 kemarin. Saya dapat info lebih banyak tentang anyang-anyangan setelah selama ini hanya mencari referensi mengenai penyakit ini di google. Karena beberapa waktu lalu berdasarkan pemeriksaan dalam diketahui ada radang yang harus diobati.

dr. Boy Abidin, SpOG
By the way anyway busway, acara ini diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Combhipar dengan mengundang 50 Blogger Jabodetabek dan menghadirkan Dr. Oz Indonesia yakni dr. Boy Abidin, SpOG. Senang sekali bisa ketemu teman-teman sekaligus mendapat ilmu baru karena kita bisa menjadi pelopor hidup sehat sebagaimana tagline Combiphar di lingkaran kita, nih. Ngabuburit berfaedah namanya, hihihihi...

dress code kita merah tua :)
Kembali ke anyang-anyangan. Anyang-anyangan adalah kondisi dimana terjadi infeksi di saluran kemih akibat koloni bakteri E-coli yang masuk secara hematogen (aliran darah) dan ascending (menjalar ke atas). Proses penyebarannya bisa dari tidak mencuci tangan dengan bersih sebelum dan sesudah berkemih, juga mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri ini.

Jika dirunut dari salah satu kerja sistem eksresi kita, rongga ginjal berfungsi untuk menampung urine sementara sebelum dikeluarkan melalui uretra. Akibat tidak dibuang maka urine yang menumpuk di dalamnya menjadi media yang mudah dihampiri bakteri ini sehingga menyebabkan infeksi.

Bakteri E-coli hidup di tinja manusia dan menyebabkan masalah kesehatan mulai dari diare, muntaber dan infeksi saluran kemih karena sifatnya yang hobi loncat-loncat menyeberang dari rectum (anus) ke saluran uretra (saluran kencing)

Ketika seseorang mengalami infeksi saluran kemih ia akan mengalami rasa ingin buang air kecil terus menerus tapi air seni yang keluar hanya sedikit-sedikit yang diikuti rasa terbakar, nyeri dan sakit luar biasa. Semua gejala tersebut bikin kita ngga nyaman, kan? Bisa dibayangkan deh apa rasanya jika harus bolak balik terus ke toilet di malam hari atau di tempat umum. Mengganggu sekali. Lebih jauh, bila dibiarkan, infeksi saluran kemih dapat naik ke atas- ke kandung kemih- sehingga penderita akan mengalami panas dingin, demam, mual, muntah dan nyeri pinggang. Itu artinya, guess what ... gangguan ginjal akut! Maka, jangan sepelekan anyang-anyangan.


Penyebab anyang-anyangan pada perempuan


tanda yang dilingkari menunjukkan saluran uretra perempuan lebih pendek dari lelaki

Anyang-anyangan bisa menyerang siapa saja. Baik lelaki, perempuan ataupun anak-anak; semua bisa terkena infeksi saluran kemih ini.Penyebabnya adalah kuman bakteri E-coli yang berasal dari kulit atau rectum (anus) dan bakteri yang hobi travelling ke saluran ini.  Berdasarkan data, dibandingkan pria perempuan lebih rentan terkena gangguan ini. Hal tersebut dikarenakan saluran uretra perempuan lebih pendek dari pria. Padahal, saluran uretra -yang merupakan lubang untuk membuang sisa metabolisme dalam tubuh yakni urine, sebagai organ seksual dan untuk mengeluarkan darah menstruasi- adalah media yang disukai kuman untuk menyebabkan infeksi saluran kemih.

Angka kejadian Infeksi Saluran Kemih : 

Berdasarkan data, 80% penyebab anyang-anyangan karena adanya bakteri E-coli yang menempel di dinding saluran kemih atau kandung kencing kita.

50 - 60% terjadi pada wanita

25% wanita mengalami infeksi saluran kemih berulang

Nah, karena potensi resiko terkena anyang-anyangan lebih sering terjadi pada perempuan, dan bisa terjadi berulang maka saya dan teman-teman dari Blogger Perempuan yang semuanya perempuan *yaiyalah* perlu sekali tahu mengenai penyakit ini.

Berikut penyebab anyang-anyangan :
1. Kurang minum
Selama ini kita sering mengira bila sering sakit pinggang tandanya kurang minum, kan? Jujur, belakangan ini saya merasa sering nyeri pinggang kalau duduk lama di depan laptop. Seperti yang sudah saya katakan tadi, siapapun memiliki resiko terkena anyang-anyangan. Duduk lama di depan laptop yang menyebabkan nyeri pinggang saya kira karena kerap lupa minum air putih. Lalu, ketika ingat, saya buru-buru minum air putih. Tapi, apakah minum air putih saja membantu? (pasrah deh kalau begini)

Dokter Boy menggelengkan kepala. "Minum air putih banyak mungkin membantu menghilangkan nyeri tapi tidak menyelesaikan anyang-anyangan. Apalagi yang sudah berulang."

With Waya dan Mba Tanti. Jangan lupa minum dan jangan lupa bahagia, ocee :)

Jadi kita harus gimana? Sebentar, dokter akan jelaskan dulu mengenai pola hidup sehat yang satu ini yaitu minum. Dalam sehari seharusnya kita wajib minum air putih 8 - 10 gelas. Waktunya ketika bangun tidur segelas, sebelum makan segelas, setelah makan segelas dan sebelum tidur segelas. Tapi masalahnya, kita baru minum setelah tubuh mulai mengeluarkan tanda kehausan. Itu tidak benar ya teman-teman. Yang tepat minumlah sebelum haus. Kalau sudah haus artinya sebenarnya kita sudah kekurangan cairan. Coba kita lihat saat buang air kecil, perhatikan warna urinenya. Semakin pekat warnanya semakin kuat pertanda kita kurang cairan.

2. Perjalanan jauh.
Seringkali saat pergi jauh kita kesulitan menemukan toilet umum. Seandainya ada pun kerap menyurutkan niat kita untuk menunaikan hajat mulia ini lantaran tempatnya jorok. Betul apa bener?

3. Honeymoon sisytis
Pada saat bulan madu perempuan yang baru menikah sering mengalami anyang-anyangan. Begitupun dengan ibu yang jarang melakukan aktivitas seksual karena suaminya pergi keluar kota atau luar negeri. Aktivitas seks yang frekwensinya sering karena belum pernah atau jarang melakukannya menyebabkan peradangan di kantong kecing yang kita kenal dengan anyang-anyangan.

4. Menopouse
Kondisi menopouse menyebabkan hormon estrogen wanita menurun.  akibatnya bagian dalam dinding vagina menjadi kering. Gesekan yang ditimbulkan akibat aktivitas seksual menjadi media yang disukai kuman sehingga menyebabkan radang penyebab anyang-anyangan.

5. Pasien Diabetes
Seseorang yang mengalami diabetes kerap terkena anyang-anyangan juga. Pasalnya, penderita diabet ketika insulinnya naik menyebabkannya lebih sering buang air kecil. Bila ditahan-tahan karena malas mondar-mandir ke toilet terus resikonya ya anyang-anyangan.

6. Kehamilan
Ketika kehamilan semakin besar, janin akan menekan kandung kemih sehingga ibu hamil akan sering ingin buang air kecil yang bila ditahan menyebabkan anyang-anyangan. Disamping itu, saat hamil keputihan pun kerap mengganggu yang dipicu oleh bakteri ini, dan itu bisa menyebabkan radang.

"Hati-hati, adanya radang dapat memicu zat oksitosin yang hanya muncul saat kehamilan sehingga menyebabkan bayi lahir prematur atau berat badan lahir rendah.Sedangkan ibu dapat mengalami preeklamasia (tekanan darah yang menyebabkan kejang), hipertensi, gagal ginjal dan yang ditakutkan terjadinya kematian pada janin karena infeksi saluran kemih yang sudah naik ke atas, ke kandung kemih." Astaga, terlihat hanya soal sepele ya, tapi bahayanya bisa seperti itu?!

Pencegahan Anyang-anyangan
Menurut dr. Boy karena ujung pangkal penyakit infeksi saluran kemih adalah saluran kemih itu sendiri maka kita harus menjaga kebersihannya. Saat buang air khususnya di toilet umum yang dirasa jorok, kita bisa koq mengantisipasinya daripada ditahan-tahan dengan cara :
a. Menggunakan air mineral untuk cebok. Jangan lupa perhatikan arahnya yakni dari depan ke belakang ke arah anus. Pasalnya, kuman ini lincah juga sih, dia melompat dari saluran anus ke saluran kemih yang jaraknya memang berdekatan.
b. Setelah cebok bersihkan permukaannya sampai kering. Dokter Boy menyarankan menggunakan bahan berbahan katun atau tissue berkualitas baik. Tissue yang kualitasnya rendah saat digunakan kerap gampang hancur sehingga remah-remahnya masih menempel di bibir vagina. Jika diabaikan, remahan tissue yang menempel justru bisa menyebabkan gangguan lain yakni keputihan. Nah lho!

c. Menggunakan pampers penting sekali untuk seseorang yang sudah susah menahan buang air kecil karena faktor usia ataupun penderita Diabetes. Daripada mengompol, ya kan? Bila sudah menopouse, dinding saluran kemih akan lebih kering karena hormon estrogennya sudah menurun. Dengan begitu, saat terjadi gesekan (kaya keparut kali rasanya, ya?) kuman-kuman lebih mudah menempel sehingga orang di usia ini rentan terkena infeksi saluran kemih.

d. Bila diperlukan, boleh koq menggunakan panty liners atas dasar kenyamanan supaya ngga becek. Tapi tidak boleh seharian nonstop, pakai beberapa jam saja misalnya saat sedang pergi ke pesta karena takut nembus di baju.

Nah, ada yang perlu ketahui, nih. Lipatan-lipatan di bibir vagina sejatinya merupakan ciptaan Allah yang berfungsi sebagai katup untuk melindungi bagian dalam organ intim kita ini dari penyebaran bakteri. Bila ditutupi dengan panty liners terus menerus kondisi vagina justru bisa lembab karena pengap. Tau sendiri kan, bakteri itu sukanya sama yang lembab-lembab. Jadi saran dokter, boleh kalau mau memakai panty liner, tapi sekitar 3 - 4 jam saja. Oke dok :)

e. Memakai CD berbahan katun yang tidak ketat. Jika celana dalam sudah lembab segera ganti. Normalnya, sih, pagi dan sore setiap habis mandi ya ganti celana dalam. Jadi jangan pernah memakai CD side A side B, lho! Iyeuuuuhhh ....

f. Minum air putih. Coba diamati, sudah rutin minum air putih dalam sehari belum? Dengan banyak minum air maka nyeri pinggang dapat dihindari. Itu artinya, kita telah menghambat infeksi saluran kemih naik ke kandung kemih yang dapat membuat kita akhirnya gagal ginjal. Mau? Ngga-laah.

g. Hindari menahan buang air kecil.

h. Mengkonsumsi buah Cranberry, karena buah ini mengandung 80% air, 10% karbo dan 10% zat penghambat pertumbuhan bakteri sehingga dapat mencegah perlengketan saluran kemih.

Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus
Buah Cranberry telah lama diteliti dan digunakan di Amerika, efektif mencegah saluran kemih wanita. Buah berair banyak dan bercitarasa agak pahit dan asam ini kaya akan Proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah perlengketan bakteri E-coli pada dinding saluran kemih, dan membuangnya bersama air kencing. Caranya, buah Cranberry dibuat jus dan diminum sehari dua gelas selama 10 hari berturut-turut untuk hasil yang maksimal.

Terkait dengan kegunaan buah Cranberry untuk mencegah dan mengatasi anyang-anyangan, di negara kita ini sulit sekali mencari buah ini, kan? Karena Cranberry hanya tumbuh di negara empat musim saja. Seandainya tersedia di Supermarket yang menyediakan buah import tentu harganya mahal sekali. Akan tetapi kita tidak perlu kecewa karena sekarang kita sudah dapat mengkonsumsi Cranberry dalam bentuk kapsul yaitu Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus.

Prive Uri-cran kapsul biasanya diberikan dokter terhadap pasiennya yang mengalami ISK


Tapi, bila kondisi infeksi saluran kemih sudah berulang, Prive Uri-cran Plus dalam bentuk serbuk dan dijadikan minuman dingin merupakan solusi mengobati anyang-anyangan secara alami, tanpa harus minum Antibiotik.Tau kan bahayanya minum antibiotik tanpa dosis yang tepat bisa menyebabkan resistensi obat lho (tidak mempan) lagi. 

Ketika waktu buka puasa tiba, saya segera minum air putih yang disediakan di meja sampai tandas. Mba Tanti sampai heran, "kamu haus, Di?"

"Harus, Mba. Bukan haus," saya tertawa. "Yuk, minum Uri-cran, ah. Kayanya segar." seraya menunjuk ke ujung meja sana, ke arah sediaan Prive Uri-cran serbuk yang sudah dijadikan minuman segar dingin.



"Ayokkk... ."

Kesimpulannya, infeksi saluran kemih dapat berulang. Itulah sebabnya kita harus mencegahnya dengan pola hidup sehat yakni budayakan minum air putih sebelum haus. Dan sebaiknya kita harus menjaga kebersihan saluran kencing wanita kita ini dengan  kenali anyang-anyangan, waspadai bahayanya terlebih bagi yang beresiko tinggi yakni ibu hamil.

dr. Boy Abidin, SpOK bareng perwakilan Combhipar diantaranya ibu Dyah dan Ferina 





Minggu, 27 Mei 2018

Jangan Coba Emeron Bila Tak Sayang Rambut



Jangan coba emeron bila tak sayang rambut ya. Semua berawal saat belanja bulanan di supermarket, iseng-iseng saya melihat rak produk perawatan rambut. Wah, rupanya bukan cuma gadget saja yang terus meluncurkan produk terbaru. Perawatan rambut juga.

Biasanya, sehari-hari, perawatan rambut alami untuk saya dan Mba Nala cuma mengoleskan air teh yang sudah direndam semalaman saja. Bisa juga dengan mengoleskan lendir lidah buaya yang di tanam rumah. Kadang, kalau pas nemu daun urang aring di pinggir selokan pasti saya tumbuk lalu oleskan di rambut. Sayangnya, itu pun tidak selalu. Kalau lagi iseng dan pengen saja.

Akibatnya, karena tidak rajin merawat rambut (karena tidak punya waktu) maka rambut pun mulai bermasalah. Saya perhatikan, rambut mba Nala sejak memasuki usia remaja ini koq semakin merah. Apalagi kalau dilihat di bawah sinar matahari terlihat sekali kusam dan merahnya. Pasti ini karena sehari-harinya dia sibuk melatih Paskibra adik-adik di SMP-nya dulu. Sementara, rambut saya selain ketombean dan rontok juga warnanya belang-belang. Sehelai rambut separuhnya berwarna hitam dan separuhnya lagi putih. Tak jarang saya menemukan helaian rambut berwarna kemerahan. Mungkin sisa di-bleaching jaman dulu, entahlah.

Okelah, fix. Kemudian saya memutuskan coba Emeron Black & Shine shampo yang botol kemasannya berwarna hitam. Sebelum membayar, mba kassir-nya menawarkan conditioner dan hair vitamin.

"Ngga ah, mba. Kalau dipakein macem-macem merk nanti tabrakan, dong," tolak saya halus.

Kemudian mba kassir-nya menjelaskan kalau conditioner dan hair vitaminnya yang ia tawarkan barusan merknya sama. Ah, iya, benar saja. Emeron Complete Hair Care di tangan saya adalah :

Emeron Black & Shine Shampo
Emeron Black & Shine Conditioner
Emeron Black & Shine Hair Vitamin



Fix. Saya beli ketiganya karena sedang ada potongan harga. Ga mau rugi juga saya, hihihi... . Disamping itu saya juga ga mau tanggung-tanggung merawat rambut karena shampo menurut saya efektif hanya membersihkan rambut dan kulit kepala dari segala kotoran, debu dan sebum yang menempel. Sedangkan fungsi conditioner untuk melindungi rambut dari paparan sinar matahari, radikal bebas dan polusi sekaligus mengembalikan kelembaban rambut yang hilang setelah keramas. Sedangkan hair vitamin sebagai nutrisi tambahan untuk rambut berperan untuk melindungi batang rambut dari bagian dalam rambut agar senantiasa sehat. Jadi, ga cukup hanya dengan shampo saja, kan?

Dari tujuh varian warna shampo, tersedia tiga Emeron Complete Hair Care dengan botol kemasan berwarna pink, hitam dan kuning muda yang dapat kita pilih. Kegunaannya pun berlainan. Kemasan berwarna pink berguna untuk mencegah rambut kusut dan susah diatur, kemasan warna kuning muda untuk merawat rambut rusak sedangkan warna hitam untuk melindungi rambut supaya tetap hitam berkilau.


Emeron Black & Shine mengandung bahan alami urang aring yang penting untuk merawat rambut. Tapi bila selama ini kita cukup direpotkan bila harus menumbuk daun urang aring dan mengoleskannya di rambut lagi, terkadang bau alami daun urang aring kurang disukai sehingga orang enggan memakainya, nah sekarang kita tidak perlu repot lagi. Karena, Emeron Complete Hair Care Black & Shine sudah mengandung urang aring dan formula active provit amino. Adapun kedua formula ini bekerja memperbaiki dan memberikan nutrisi pada rambut untuk menghasilkan warna hitam berkilau juga mampu mengatasi masalah rambut lainnya seperti kerontokan dan ketombe yang mengganggu. Ya, meskipun rambut hitam saya tertutupi dengan jilbab tapi masak iya saya abaikan kesehatan rambutnya? Pokoknya nih jangan coba emeron bila tak sayang rambut, deh!










Jumat, 25 Mei 2018

Cara Generasi Milenial Membangun Indonesia Bangkit Dan Berdaya



Cara Generasi Milenial membangun Indonesia bangkit dan berdaya. Terminal penting dalam perjalanan negara-bangsa ini adalah tahun 2045. Di tahun tersebut negara Indonesia tepat akan berusia 100 tahun. Semestinya, di tahun tersebut dimensi pembangunan sudah mandiri sehingga kepincangan ekonomi seperti yang ada sekarang bukanlah ilusi belaka.

Namun setidaknya saat ini kita boleh berbesar hati. Selama empat tahun terakhir ini pembangunan infrastruktur berjalan dengan pesat. Sebanyak 225 proyek infrastruktur termasuk bendungan, jalan tol, pembangunan kawasan industri, pelabuhan, prasarana kereta api, bandar udara, serta proyek lain telah dapat kita nikmati hasilnya setahap demi setahap. Targetnya, di tahun 2019 proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh Kementrian BUMN telah selesai. Goal targetnya tentu supaya dapat memperbaiki kesejahteraan masyarakat secara mendasar tercapai.



Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh tanggal 20 Mei, di Ice Palace Mal Ciputra Kuningan saya dan teman-teman Blogger diundang langsung untuk menghadiri sharing dan diskusi terbuka bertema Anak Muda Bangkit dan Berdaya Untuk Indonesia. Acara yang diselenggarakan tanggal 23 Mei 2018 kemarin merupakan sebuah kerja bareng Kementrian BUMN, Bank Mandiri, Telkom dan Sinergi Muda. Adapun Sinergi Muda berisi lulusan sekelompok mahasiswa dalam Citizen Jurnalist Academy beberapa waktu lalu.

Dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama, hadir 3 orang CEO muda untuk sharing mengenai start up yang dirintisnya. Didahului oleh William Utomo founder majalah online IDN Media berikutnya Adamas Belva CEO and Co-Founder Ruangguru dan yang terakhir Heni Sri Sundani Founder Smart Farmer Kids in Action.

Menariknya, ketiga CEO muda tersebut berasal dari tiga kalangan berbeda; kalangan atas - menengah - miskin. Dengan demikian kita bisa melihat bahwa untuk bisa mencapai seperti sekarang ini maka harta, latar belakang keluarga, ras dan gender tidak bisa dijadikan tolak ukur kesuksesan start up yang mereka rintis.



Seperti misalnya William Utomo, sepulangnya dari belajar di luar negeri saat kembali ke Indonesia ia berdua kakaknya merintis start up media online yang mungkin kita kenal dengan nama IDN Times.

Sedangkan Adamas Belva pun beruntung bisa kuliah di luar negeri tapi melalui program beasiswa. "Kalau dibiayain orang tua mana bisa, keluarga saya tidak mampu untuk itu," jelasnya sambil tersenyum.

Dengan niat agar pendidikan di Indonesia semakin baik ia mendirikan ruang guru sehingga orang bisa belajar secara masif secara online sehingga tidak perlu menunggu guru datang ke kelas. Jadi siapapun yang belajar di ruang guru tetap bisa menanyakan pelajaran ke guru secara online.

Virus tawuran is cool, digantikan menjadi studying is cool ~ Adamas Belva

Serupa dengan Adamas Belva yang berfokus pada bidang pendidikan, Heni Sri Sundani justru mengabdikan dirinya untuk membangun Indonesia dari kampung melalui Gerakan Anak Petani Cerdas. Dengan tagar #SarjanaKampung, berdua suaminya ia ingin semua orang pintar yang selama ini berfokus di kota besar jadi obor besar (tapi menerangi kota itu) saja mau kembali ke kampung untuk membangun dari desa sebagai obor-obor kecil (tapi sinarnya rata menyinari seluruh kegelapan).

Ketiga CEO muda serempak mengatakan, bahwa membangun start up tidak mudah apalagi di awal-awalnya. Dengan komitmen yang kuat menurut Heni semestinya kita harus menemukan alasan (why) untuk melakukan perubahan sosial lalu menjaganya. Karena menjaga komitmen adalah bukan hal yang mudah dijalani.

Apapun yang kita inginkan, tergantung dari seberapa kuat pondasinya ~ Heni Sri Sundani 



Terkait dengan pencapaian kesuksesan ketiga founder start up yang hadir, berikutnya hadir ibu Siti Choiriana selaku Direktur Consumer Service, pak Kartika Wirjoatmodjo selaku Dirut Bank Mandiri dan ibu Rini M. Soemarno Mentri BUMN. Sebagaimana kita ketahui Telkom dan Bank Mandiri adalah bagian dari BUMN yang reputasinya oke. Kedua BUMN tersebut omzetnya sama seperti BUMN lain digunakan untuk kesejahteraan rakyat dengan memajukan dan mengembangkan perekonomian negara.

Seperti tadi di awal saya jelaskan, selama empat tahun terakhir ini proyek pembangunan infrastruktur telah berjalan dengan pesat dari Aceh hingga Papua. Oleh sebab itu kesempatan kerja bagi penduduk angkatan kerja pun terbuka luas. Mengingat angkatan kerja sekarang rerata berada di usia yang berada di generasi Z, maka tentu pekerjaan yang terkait dengan karakter generasi yang lahir di tahun 1995 ke atas berhubungan dengan internet.

Seperti halnya ketiga founder CEO tadi yang merintis bisnis dengan berbasis online maka PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (TELKOM) menghadirkan Telkom Indigo Creative Nation sejak tahun 2015 lalu. Adapun latar belakang dibentuknya program ini adalah menjawab tantangan pemerintah yang menginginkan adanya 1000 technopreneur di tahun 2020.

Inspirasi kemudian datang dari Silicon Valey yang menyebarkan semangat kolaborasi dan berbagi yang berasal dari komunitas untuk komunitas. Sehingga targetnya akan makin banyak technopreneur yang lahir dari pembinaan start up melalui Indigo.id yang memiliki semangat membangun perusahaan digital dan ke depannya bisa mendorong kemajuan ekonomi di Indonesia.

Begitupun dengan Bank Mandiri yang mengakui bahwa anak-anak dari generasi milenial telah menjadi bagian terbesar di bank Mandiri sekarang ini. Menyikapi karakter generasi ini yang akrab dengan gadget maka Bank Mandiri pun berinovasi dengan program enterpreneurship misalnya Wirausaha Muda Mandiri, Mandiri Young Technopreneur, Mandiri Hackathon dan Mandiri Capital.



Tidak terasa dari jam 14.00 hingga menjelang Adzan Maghrib berkumandang diskusi dan sharing bermanfaat di bulan Ramadhan ini telah mengisi hari para peserta yang hadir. Sebelum ditutup dengan kentongan bambu sebagai simbolis pemanggilan ANAK MUDA BANGKIT DAN BERDAYA UNTUK INDONESIA, perwakilan dari sinergi muda membacakan deklarasi Sinergi Muda.

Kami generasi muda Indonesia,
Bertekad untuk bangkit dan bekerjasama untuk berdaya

Mengisi kemerdekaan Indonesia, menentang hoax dan 
bersinergi untuk membangun Negeri. 

Tekad kami, menjaga persatuan bangsa dari usaha
untuk memecah belah bangsa. 

Bergandengan tangan bersama menghargai perbedaan
dan mencintai keberagaman agar selalu tercipta persatuan 
untuk bersama-sama membangun Indonesia

Jakarta 23 Mei 2018
Sinergi Muda Jakarta 

Selamat Hari Kebangkitan Nasional. Mari kita mencari cara generasi milenial membangun Indonesia bangkit dan berdaya supaya percepatan pembangunan dan kesejahteraan Indonesia dapat diwujudkan.

Kamis, 24 Mei 2018

Gerakan Anti Hoax Bisa Ditumbuhkan dari Rumah, Bagaimana Caranya?



Gerakan anti hoax bisa ditumbuhkan dari rumah, bagaimana caranya? Tapi nanti dulu bahasnya ya. Sekarang pertanyaannya, sadar tidak, sih, selama ini kita telah dicekoki dengan berita bohong yang banyak beredar di akun media sosial kita?

Seperti tadi pagi misalnya.

Ada beberapa teman di beberapa grup Whatsapp mengedarkan broadcast bahwa dengan meng-klik url resto cepat saji favorit anak-anak maka kita akan mendapatkan kupon gratis. Nah, siapa yang tidak senang ya, lagi puasa begini bisa dapat gratisan. Alhamdulillah.

Tidak lama kemudian, beredar kembali broadcast lain bahwa share kupon resto cepat saji tersebut adalah hoax. Namanya click per pay. Jadi, setiap kita mengklik url resto tersebut maka websitenyalah yang dapat duitnya sedangkan kita cuma mendapat iklan situsnya, bukan kupon gratisnya. Zonk.

Saya bisa memahami bila banyak yang jadi korban dengan ikut-ikutan men-share broadcast seperti itu. Maksudnya, sih, baik. Karena peduli dan ingin berbagi kebahagiaan saja di bulan Ramadhan. Tapi sayangnya tidak dicek dulu kebenarannya, hoax atau tidak. Untungnya tidak kena UU ITE lho, karena mereka yang membagikan informasi atau konten hoax, ujaran kebencian, konten bermuatan isu SARA, kesusilaan dan pencemaran nama baik bisa dijerat dan dikenakan hukuman.

Apa itu hoax?
Sebelum membicarakan apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari jeratan hukum, kita perlu memahami dulu apa itu hoax. Kata hoax berasal dari bahasa Inggris yang artinya tipuan, menipu, berita bohong atau berita palsu. Jadi bila diartikan hoax adalah ketidak benaran suatu informasi.

Berita hoax memang meresahkan publik dengan adanya informasi yang tidak jelas keabsahannya. Terlebih di jaman digital seperti sekarang ini segala pemberitaan mudah sekali tersebar luas dalam waktu singkat. Misalnya saja sewaktu kejadian teror bom di Surabaya kemarin yang dilanjutkan dengan kabar info ancaman bom lagi di Duren Sawit Jakarta. Banyak orang jadi panik sehingga tanpa pikir panjang, demi untuk mengingatkan orang-orang terdekatnya, lalu men-share info ancaman bom yang nyatanya adalah hoax.

Buku Anak Muda & Masa Depan Bangsa


Dimas Oky Nugroho, Editor sekaligus pemilik Cafe Diskusi Kopi Ruang Berbagi
Bertempat di Diskusi Kopi ruang berbagi di bilangan Halimun, Guntur, Jakarta Selatan pada 5 Mei 2018 lalu saya dan teman-teman Blogger berkesempatan hadir dalam launching buku Anak Muda & Masa Depan Bangsa yang dirangkum Dimas Oky Nugroho. Dalam buku yang memuat buah pikiran anak muda dari Aceh sampai Papua berisi 60 tulisan yang terbagi dalam 5 bab ini merupakan sebuah apresiasi terhadap tantangan sosial yang cukup besar di Indonesia, mengingat sejarah perekonomian Indonesia mengalami masa genting di masa reformasi lalu. Melalui #suarakaderbangsa buku ini penuh ide-ide menarik dari generasi yang bangga akan warisan untuk jadi bagian dari sebuah bangsa yang besar yang layak dibaca.



Kembali bicara soal anti hoax. Dalam buku terbitan Mizan, Maret 2018 ini saya mengutip paragraf yang diambil dari tulisan Wahyu Dhyatmika berjudul PERAN MEDIA DIGITAL DI ERA HOAKS DAN DISINFORMASI sebagai berikut :

Di tengah arus perubahan cepat ini, justru peran individu yang akan semakin besar. Semua orang tanpa terkecuali sekarang memiliki akses pada sebuah platform untuk bersuara : media sosial. Pendapat, keresahan, keberpihakan, kegembiraan, sudut pandang, bisa diekspresikan oleh siapa saja dengan terbuka. Siapapun yang membaca, jika setuju dan menyukainya - atau menolak dan membencinya - bisa merespons seketika itu juga. 


Oleh sebab itu sebelum menentukan ada di mana posisi kita ; setuju atau tidak, menolak atau membenci, sebelum merespon informasi yang masuk ada baiknya kita menahan diri sebentar agar tidak mudah terprovokasi berita yang belum jelas kebenarannya. Apalagi bila terkait dengan isu SARA dan politik yang makin syedep digoreng supaya jadi viral. Padahal bisa jadi itu berita hoax yang belum jelas kebenarannya sehingga dapat memicu rasa curiga, salah paham dan berujung dengan pertikaian.

Minuman kopi nyatanya punya banyak manfaat. Selain berguna untuk mengatasi stress dan depresi, kopi pun bisa meredakan sakit kepala. 

Terlebih di tahun terakhir politik seperti ini, hawa panas sudah menyelimuti media sosial dari kemarin-kemarin. Tidak jarang ada yang jadi bermusuhan hanya karena berbeda tokoh pilihannya nanti. Bila dibiarkan, bukan tidak mungkin kita terpecah satu sama lain. Padahal di balik itu, bisa jadi para tokoh politik yang terlihat bersiteru nyatanya sedang asyik ngopi bareng. Kalau begini yang rugi sebenarnya siapa, coba?

Mari memulai dari rumah


salah satu sudut cafe Diskusi Kopi Ruang Berbagi

Terkait dengan beragam karakter orang, sejatinya rumah adalah tempat awal mula seseorang mendapat asah, asih dan asuh. Melalui sosok ibu yang berperan penting dalam tumbuh kembangnya seorang anak mendapat ilmu, pengalaman dan kasih sayang di dalam rumah. 

Oleh sebab itu, karena ibu adalah sosok yang memegang peran penting dalam pembentukan karakter anak maka ibu harus memberikan contoh positif pada anaknya. Karena anak ibarat spons busa yang mudah menyerap apapun informasi; baik perbuatan maupun perkataan yang baik ataupun buruk. Jadi, kita tidak usah heran bila melihat orang yang hobinya nyinyir tentu bermula dari rumah awalnya.

Perilaku orang yang hobi nyinyir, berkata pedas dan menuduh tanpa alasan dengan mudah kita temukan di media sosial. Bukan tidak mungkin ada di antara teman kita yang hobinya julid-in sosok publik figur, atau hobi men-share hal-hal yang membuat gerah. Akan tetapi, haruskah kita menyalahkannya?

Mari makan nasi goreng kambing di Cafe Diskusi Kopi Ruang Berbagi. Otak boleh ngebul, tapi jempol tetap harus adem. 

Fruit Punch Cafe Diskusi Kopi Ruang Berbagi, rasanya rame seperti ramenya silang sengkarut dunia media sosial. Biar begitu, jangan lupa bahagia, yes. 

Berikut saya kutip paragraf dari buku yang sama tulisan Wijayanto berjudul HOAX DAN TRADISI KRITIS KITA sebagai berikut :

Filosofi pendidikan yang diajukan Prof. Yohanes Surya perlu diterapkan di sini. Profesor fisika yang telah melahirkan generasi peraih medali emas dalam olimpiade fisika itu berkeyakinan: "Tidak ada siswa yang bodoh, yang ada hanya siswa yang tidak mendapat kesempatan belajar dari guru yang baik dan metode yang benar." Dia membuktikan anak Indonesia pun bisa bersinar sejajar dengan putra terbaik dari bangsa lain. 

Pada akhirnya, hoaks hanyalah ekses dari sebuah era kelimpahan informasi sebagai dampak tak terhindarkan dari kemajuan teknologi komunikasi. Ibarat virus, hoaks hanya dapat dilawan dengan serum kekebalan berupa kemampuan berpikir secara kritis. 

Dari situ kita bisa mengambil benang merahnya, bahwa rumah sebagai madrasah pertama anak maka ibu mempunyai peran penting sebagai guru terbaik terhadap karakter anaknya kelak. Untuk itu, dengan serum kekebalan berupa kemampuan berpikir secara kritis maka gerakan anti hoax bisa ditumbuhkan dari rumah, bagaimana caranya?






Emeron Complete Hair Care Mengatasi Masalah Rambut Kusut dan Susah Diatur



Emeron Complete Hair Care mengatasi masalah rambut kusut dan susah diatur. Saat saya masih kecil, ibu saya kerap melakukan perawatan rambut alami dengan mengolesi kepala saya dengan teh basi. Sisa irisan daun teh yang telah diseduh, diminum, esok paginya dibalurkan ke seluruh kulit kepala dan rambut saya. Katanya, biar rambut saya tumbuh hitam dan lebat.

Sejalan dengan waktu, rambut saya mulai menunjukkan hasilnya. Tadinya rambut saya teksturnya tipis dan berwarna merah seperti anak kebanyakan kena panas matahari perlahan-lahan menghitam dan tumbuh subur. Meskipun begitu, saya belum memahaminya sampai saya beranjak remaja.

Ketika remaja, saya sering dijadikan pagar ayu di acara pernikahan kerabat. Maklumlah, namanya juga lahir dari keluarga besar sehingga jika ada kerabat yang menikah langsung menunjuk saya anak gadisnya Bude Situk. Sudah tentu, girang dong saya, bisa cantik didandanin hihihih...

Nah, demi menjadi pagar ayu dandanan Solo sudah barang tentu rambut saya sering disasak untuk disanggul. Sehingga lama-lama rambut yang sering disasak dan kena semprot hair spray membuat rambut saya jadi kusut. Sedih deh setiap menyisir, helai rambut saya banyak sekali yang berguguran karena dipaksa.


Masalah rambut kusut akhir-akhir ini kembali saya hadapi. Tapi pemicunya bukan lagi karena sering disasak tapi mungkin karena banyak pikiran. Atau bisa jadi karena sering diikat kuat atau bisa jadi karena sering ditutupi hijab. Entahlah.

Yang pasti, setiap habis keramas saya malas sekali menyisir rambut. Toh tidak ada bedanya disisir ataupun tidak karena rambut saya ditutupi dengan jilbab. Jadi setiap habis keramas saya biarkan setengah kering kemudian saya ikat dengan karet. Tapi lama-lama koq rambut saya jadi semakin kusut, huuhh!

Memang sih beberapa bulan ini saya menggunakan shampo Emeron. Itu juga gegara kakak saya yang sudah lebih dulu memakai shampo Emeron yang kemudian saya pinjam 'eh minta sedikit buat keramas.

Nah, selain shampo rupanya Emeron juga ada varian lainnya lagi  yakni conditioner dan hair vitamin yang harus saya coba. Dari tujuh varian warna shanpo yang tersedia, ada tiga warna Emeron Complete Hair Care  yang dapat kita pilih sesuai dengan kondisi rambut. Saya memilih warna pink yang berkhasiat untuk membuat rambut halus dan mudah diatur, yakni :

Emeron Nutrieve Shampo
Emeron Nutrieve Conditioner
Emeron Hair Vitamin soft and smooth

Mengandung Active Provit Amino dan sunflower yang bekerja untuk menutrisi rambut dari akar dan melembabkan di setiap helainya varian yang berisi shampo, conditioner dan hair vitamin ini telah disempurnakan dengan teknologi Jepang.



Selanjutnya, sehari-hari, perawatan rambut saya hanya menggunakan Emeron Complete Hair Care saja. Jadi tidak perlu nyalon deh. Jujur, saya memang paling malas berlama-lama di salon, sih, hehehe...

Dan hasilnya, akhir-akhir ini bila rambut saya mudah sekali kehilangan kelembaban dan menjadi kasar serta tidak berkilau sehingga susah diatur, kini saat dibelai terasa halus dan mudah diatur saat disisir. Tidak kusut lagi dong. Dan yang baru saya sadari, karena tekstur rambut terasa ringan sehingga saya merasa koq beban yang menggelayuti pikiran saya hilang entah kemana. Mungkinkah itu karena Emeron Complete Hair Care mengatasi masalah rambut kusut dan susah diatur? Yuk ah coba Emeron :)










Rabu, 23 Mei 2018

3 Tempat Instagrammable di Aceh yang Penuh Sejarah

Setiap tempat punya cerita. Karena itu, traveling menjadi sebuah kemewahan tersendiri untuk menemukan cerita-cerita baru melalui selembat tiket pesawat, orang-orang asing yang tak sengaja bertemu, kuliner sedap dengan resep warisan, dan bangunan modern yang gemerlap menjulang maupun bangunan yang telah menjadi puing dan menyisakan sedikit wujud untuk histori yang panjang.

Aceh, seperti tempat yang lainnya, juga memiliki banyak cerita. Kamu bisa menemukan banyak tempat-tempat yang menyimpan cerita panjang di provinsi ini. Tak hanya itu, arsitekturnya yang menakjubkan juga membuat tempat-tempat berikut layak menghuni feed instagram kamu. Nah, supaya tidak kehabisan, kamu bisa segera pesan tiket pesawat Lion Air ke Aceh sebelum membaca artikel ini kok.

Masjid Raya Baiturrahman

source : kanalaceh

Tempat ini berada di jantung kota Banda Aceh dan menjadi titik sentral seluruh kegiatan di Nangroe Aceh Darussalam. Gaya rancangan kontruksinya menyerupai Taj Mahal dengan luas mencapai sekitar 4 Ha dan 7 kubah serta 4 menara di samping 1 menara induk.

Masjid Raya Baiturrahman dibangun pada tahun 1612 oleh Sutan Iskandar Muda Mahkota Alam. Selain pernah menjadi salah satu pusat pembelajaran agama Islam yang dikunjungi muslim dari seluruh penjuru dunia, masjid ini juga pernah menjadi markas perang dan benteng pertahanan rakyat Aceh melawan kolonialisme Belanda.

Objek wisata religi yang megah dengan kolam pancuran bergaya Kesultanan Turki Utsmani ini juga pernah dibakar saat agresi militer ke dua. Perlawanan rakyat Aceh pun semakin sengit. Untuk meredam kemarahan tersebut sekaligus merebut simpati, empat tahun kemudian Masjid Raya Baiturrahman kembali dibangun oleh pemerintah Belanda.

Museum Rumah Cut Nyak Dhien

source : triptrus
Dalam catatan sejarah, perjuangan sepasang suami istri Teuku Umar dan Cut Nyak Dhien sempat diwarnai oleh pembelotan yang dilakukan Teuku Umar terhadap pihak Belanda. Rakyat banyak yang menentang lantaran sikap Teuku Umar dianggap sebagai bentuk pengkhianatan. Padahal sesungguhnya, hal tersebut merupakan taktik Teuku Umar agar dapat mengakses persenjataan koloni. Sebuah rumah kemudiah dihadiahkan kepada Teuku Umar dari pihak Belanda karena menganggap pahlawan tersebut telah berada di pihaknya. Namun di tahun 1896 Belanda mengetahui bahwa Teuku Umar hanya berpura-pura. Rumah tersebut lantas dibakar sampai habis oleh sekutu dan kembali dibangun replikanya oleh pemerintah di tahun 1987 dan menjadi Museum Rumah Cut Nyak Dhien.

Tempat instagrammable di Aceh ini pun berbentuk rumah panggung dengan 65 tiang kayu penyangga. Dindingnya terbentuk dari papan kayu, sedangkan bagian atap menggunakan pelepah daun kelapa tua. Sekelilingnya dipenuhi tanaman hijau yang sangat terawat sehingga membuat udara begitu sejuk.

Museum Tsunami Aceh

source : tripadvisor

Bangunan ini dibuat untuk mengenang peristiwa besar dan memilukan yang terjadi di tanah Aceh pada tahun 2014 silam. Melalui desain arsitek asal Bandung, Ridwan Kamil, Museum Tsunami Aceh menjadi semacam pengingat sekaligus simbol kekuatan masyarakat Aceh terutama dalam menghadapi kejadian Tsunami.

Museum dibentuk dengan struktur empat lantai seluas 2.500m2 dan dindingnya berbentuk melengkung yang ditutupi relief geometris. Eksterior bangunan ini sangat unik dengan menggunakan ornamen dekoratif unsur transparansi dan berbentuk seperti kapal lengkap dengan sebuah mercu suar yang berdiri tegak di atasnya.

Interiornya pun tak menakjubkan. Sebuah lorong sempit dan gelap dengan dua dinding air di sisi kanan dan kiri harus dilalui untuk memasuki museum. Ruang ini dibuat untuk mengingatkan kepanikan dan 'gelap'nya suasana saat tsunami. Puluhan standing screen yang ditemui setelah lorong ini menunjukkan potret pasca tsunami yang hancur lebur. Selain itu, Museum Tsunami Aceh juga memiliki perpustakaan, dinding-dinding berisi nama korban tsunami, jembatan, dan berbaai hasil kreativitas lainnya yang impresif.

Itulah tiga tempat instagrammable di Aceh yang juga menjadi destinasi penuh kisah. Masing-masing lokasi dapat dikunjungi setiap hari, tetapi dengan jam tertentu untuk Museum Rumah Cut Nyak Dhien dan Museum Tsunami Aceh.

Tak lupa, gunakan Airy Tiket Pesawat untuk menemani perjalanan kamu ke Aceh kali ini. Beragam harga tiket penerbangan terbaik bisa kamu dapatkan dengan lebih cepat dan mudah melalui aplikasi mobile maupun situs web Airy. Let's find stories with Airy!




Selasa, 22 Mei 2018

Cinta Terencana Elakkan Keluarga Dari Bencana



Cinta terencana elakkan keluarga dari bencana. Ketika remaja, saya pernah memimpikan hal-hal romantis saat menikah nanti. Di pagi hari, saya bayangkan ciuman selamat pagi dari belahan hati yang membangunkan dari tidur lelap saya. Saya bayangkan ia mengulurkan kopi hangat yang aromanya sanggup membuat saya terjaga sambil mengatakan, "bangun dong sayang, hari sudah siang cucian sudah nunggu tuh." :D

Tapi kenyataan tidak seindah mimpi. Suami saya tidak ada romantis-romantisnya sama sekali. Tumbuh dalam keluarga broken home suami saya membuat hatinya seolah beku, datar, tanpa emosi dan cenderung dingin. 

Namun sekian puluh tahun membina rumah tangga, pahit getir dalam pernikahan sudah dilewati bersama-sama. Ujian demi ujian datang membuat cinta semakin teruji kualitasnya. Apakah mampu bertahan atau menyerah sampai di sini saja.  

Biarpun terseok-seok membina rumah tangga tapi saya masih cukup beruntung dibandingkan teman saya perempuan, sebut aja Kiki. Di usianya yang jelang 40 tahun ia masih asyik dengan dunianya yang muter itu aja, rumah - kerja - hang out - rumah. Tidak bisa dibayangkan bagaimana kesepiannya hatinya tanpa tawa anak-anak yang menghangatkan rumah. Saat saya usul untuk menikah, ia menggeleng. "Ngga ah, ntar laki gue bogemin gue kaya emak gue dulu. Sorry ye!" 

Atau bila dibandingkan dengan cerita teman lelaki saya, M, yang mendapat kabar dari mantan istrinya, Rani anak sulung perempuan mereka minta kawin. Saya kaget mendengarnya, bukankah umurnya hanya selisih setahun dengan mas Tsaka anak saya yang masih kelas dua SMP. Saya hanya sesalkan jika ia dikawinkan apapun alasannya. Benar saja, tiga bulan berikutnya saya mendengar Rani sudah diceraikan suaminya. Antara senang sekaligus sedih perasaan saya campur aduk. Untungnya dia belum hamil, ucap syukur saya. Miris.





Saya bisa memahami mengapa Rani nekat minta kawin muda. Kurang kasih sayang dari kedua orang tuanya yang sudah cerai ditambah dengan kehadiran adik tiri dan masalah komunikasi menyebabkan ia berpikir pendek. Dia kira menikah akan menyenangkan, padahal tidak begitu. Ada rentetan realita kehidupan yang menuntut kesiapan secara emosional, finansial dan kesehatan. 

Bila melihat latar belakangnya, gadis berkulit langsat ini tidak memiliki figur ayah, karena sosok ayah tirinya tidak memiliki ikatan batin dengannya sementara ayah kandungnya tinggal di luar kota dan kerjanya serabutan saja. Sosok ibu yang seharusnya paling dekat dengan dia hanya mengajaknya bicara untuk menyuruhnya melakukan ini itu karena sibuk mengurus kerjaan rumah tangga yang tidak ada habisnya. Bisa kita bayangkan bagaimana hambarnya hidup dia, karena ia sekalipun tidak pernah terlibat komunikasi menghangatkan misalnya seperti begini, "gimana hari kamu sekarang, sayang? Sedih atau bahagia? Ibu peluk, ya!"





Ya, jika dikembalikan memang sih manusia tidak ada yang sempurna. Sosok suami saya, Kiki, maupun Rani adalah contoh anak-anak yang menjadi korban atas chaos yang terjadi dalam pernikahan orang tuanya. Mereka terjebak dalam pilihan yang tidak mengenakkan. Namun memilih tidak menikah bukanlah solusi, sementara menikah apalagi di usia dini pun rupanya tidak seindah cerita dongeng Cinderella. Karena bukan pernikahannya yang jadi masalah tapi justru pribadinya itu sendiri yang punya masalah. 

Mari kita menelisik di sekitar kita, banyak bukan anak-anak yang hidup dalam keluarga timpang? Ada anak yang diasuh oleh salah satu orang tuanya akibat bercerai atau mencari nafkah di kota lain. Ada juga yang diasuh oleh kerabatnya. Kurangnya touch feel dari orang tua sehingga anak-anak tidak merasakan kehangatan dan ikatan keluarga, menyebabkannya mudah melarikan diri ke dunia yang membuatnya nyaman jika imannya kurang. Contohnya seperti free sex, narkoba, merokok, LGBT atau kawin muda *sigh

Konsep Keluarga

Dalam rangka Hari Keluarga Nasional yang jatuh pada 29 Juni, ibu Eka Sulistya Adiningsih selaku Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN RI mengatakan, "keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat sebagai landasan negara yang kuat. Untuk itu peran keluarga harus kuat."

Ibu Eka Sulistya Adiningsih

Paparnya, berkeluarga adalah fase terbesar dalam hidup setiap orang. Dimana dua individu yang berbeda akan berbagi peran dan tugas yang melekat yakni sebagai suami dan istri dan sebagai orang tua dari anak-anaknya. Namun pada faktanya, banyak peran yang tertukar di keluarga. Suami yang bertugas sebagai pencari nafkah digantikan istrinya. Atau ibu justru memindahkan tugasnya untuk mengayomi anaknya dengan memaksanya bekerja mencari uang. 

Faktor penyebabnya adalah kemiskinan dan kurangnya wawasan sehingga mendidik anak kerap diabaikan. Nah, mendidik yang saya maksudkan bukanlah yang membiarkan anak meniru hal-hal di sekelilingnya tanpa bimbingan, mau baik ataupun buruk. Bukan pula yang sekedar menemani anak dalam mengerjakan pelajaran sekolah untuk mendapatkan ranking saja. Akan tetapi budi pekerti, kesantunan dan rasa sayang antar anggota keluarga haruslah ditanamkan. Bahkan jika salah satu anggota keluarga ada yang sakit semuanya pun akan merasakan sakit. Itulah empati yang seharusnya ada dalam keluarga. 


Kematangan berpikir setiap individu mengenai konsep pernikahan dan berkeluarga tentu saja adalah hal yang mustahil dilakukan anak remaja. Karena masa remaja adalah masa transisi dari masa anak-anak menuju dewasa. Postur tubuhnya boleh jadi layaknya orang dewasa. Tapi naluri, daya tangkap dan emosinya tetaplah masih anak-anak.

Untuk itu, jika terjadi pernikahan dini seperti Rani sangatlah disayangkan. Karena akibat pernikahan dini adalah kesengsaraan yang dimulai dari putus sekolah yang menyulitkannya mendapat pekerjaan yang layak. Kemudian akibat menikah muda maka faktor peluang resiko terhadap kesehatan dan kehamilannya semakin tinggi karena di usia remaja organ reproduksinya masih dalam pertumbuhan. Ke depannya, akibat kesulitan ekonomi yang bertumbukan dengan biaya pasca melahirkan menyebabkan ibu yang masih remaja mudah depresi lalu akhirnya bercerai karena tidak mengira bakal menghadapi realita tersebut. 

Mengapa harus remaja? 
Sebagai penerus generasi bangsa ke depannya, merencanakan keluarga nyatanya tidak hanya merencanakan kapan pergi ke KUA dan merencanakan jumlah anak idealnya berapa. Tapi juga merencanakan semua hal tentang persiapan membangun keluarga yang berkualitas.

Adapun untuk membentuk keluarga berkualitas dasarnya adalah perkawinan yang sah dan bercirikan sejahtera, sehat, maju, mandiri, memiliki jumlah anak yang ideal, berwawasan ke depan, bertanggung jawab, harmonis dan bertakwa pada Tuhan YME.



Bukan tanpa alasan mengapa BKKBN mengintervensi remaja, karena di usia ini adalah fase labil dalam hidup individu untuk membentuk jati dirinya seperti apa di masa depan nanti. Untuk itu dengan adanya program untuk membina ahlak dan ketahanan remaja diharapkan dapat mencegah pernikahan dini dan target keluarga berkualitas akan tercapai sehingga bangsa yang maju, kuat dan besar tercapai juga. 

Nah, masalahnya sekarang, ada dimana posisi kita? Sebagai orang tua dari anak-anak kita, tentu kita tidak ingin anak-anak kita mengalami peristiwa tidak mengenakkan yang pernah kita alami bukan misalnya menjadi korban broken home? Oleh sebab itu mari kita dukung kampanye Cinta Keluarga Cinta Terencana yang digalakkan BKKBN untuk mencegah pernikahan dini pada anak kita dengan pembekalan ahlak dan ketahanan di masa remaja anak kita untuk membentuk keluarga yang berkualitas.




Gap Komunikasi 
Disamping itu, bagaimana cara mengatasi masalah yang selama ini terpendam dengan pasangan kita? Bukan tak mungkin lho ya saat terbenam dalam masalah bukannya mencari solusi bersama yang ada kita justru jadi terbawa godaan setan hingga akhirnya memutuskan bercerai. Ujungnya tetap anak-anak lagi yang jadi korban. Muter gitu aja terus siklusnya. Lalu kapan benang kusut ini terurai jika tidak dimulai dari diri sendiri?

Nah, umumnya masalah yang terjadi dalam keluarga adalah komunikasi. Gap komunikasi antar pasangan misalnya yang terjadi pada saya dengan suami ataupun komunikasi antar orang tua dan anak misalnya Rani dengan kedua orang tuanya.

Roslina Verauli, Psikolog

Ibu Roslina Verauli seorang psikolog yang wajahnya dulu kerap kita lihat di televisi dalam tayangan Cerita Perempuan kemudian angkat bicara. Dalam pemaparannya bertemakan Kiat Membangun Keluarga Sehat Dan Terencana ia mencontohkan beberapa keluarga dalam film yakni Keluarga Simpson, Keluarga Incredible, Keluarga Cemara dan Keluarga Si Doel. Manakah diantara keluarga tersebut yang memiliki chemistry? 

Semua sepakat mengatakan bahwa sinetron keluarga Cemara merupakan contoh keluarga berkualitas. Sosok abah yang digambarkan pailit sejak di-PHK namun tetap mampu bertahan dalam getirnya kehidupan didukung anak istrinya. Begitupun dengan keluarga Si Doel yang terlihat begitu crowded namun komunikasi antar keluarga terasa hangat dan kuat. 

Persoalan komunikasi adalah hal krusial dalam keluarga. Karena pada awalnya, sebelum terikat pernikahan, setiap individu terlahir dari keluarga yang memiliki kebudayaan dan karakter berbeda sehingga sifat dan karakter pun menuruninya. Tidak heran bila selama ini orang tua selalu memakai pakem bobot, bibit dan bebet untuk memilihkan calon yang tepat untuk anaknya.



Untuk menjembatani miss communication dalam keluarga ibu Roslina mengajak kita untuk selalu kontak mata dengan yang diajak bicara. Dengan melakukan touch eyes maka chemistry antar keduanya makin kuat. 

Dalam melakukan komunikasi pun sebaiknya kita menghindari kata-kata penuh tuntutan. Misalnya menanyakan soal makan. Daripada bilang, "sayang, udah makan?" maka sebaiknya kita berikan sentuhan perasaan dengan menanyakan begini, "sayang, gimana tadi makannya? Enak?"  

Gimana, lain kan rasanya? 

Begitupun bila kita mengeluh soal uang belanja dapur. Daripada nanyanya pake nuntut, kmudian gas pol pula, misalnya begini, "mas uang belanja udah habis, nih. Gimana dong?"

Nah ada dua tipe lelaki yang harus kita ketahui, tipe protektif dan agresif. Suami kita termasuk yang manakah dari dua tipe tersebut?

Tipe protektif ketika dituntut dia memilih diam mutung sedangkan tipe agresif justru bakal meledak emosinya. Jadi lebih baik beri penekanan bahwa kita sedang tertekan dalam kondisi tersebut. Lalu ajak dia memikirkan jalan keluarnya.

Gimana rasanya, asik dan romantis, kan? hihihi... 

Satu semangat yang berkobar dalam hati saya kemudian mengatakan, tidak ada kata terlambat untuk memulai lagi cinta terencana saya dengan suami dari nol. Life is never flat, rite?

Dan untuk anak-anak, mari kita sepakat mengkampanyekan Stop Pernikahan Dini. Mari bangun wawasan pikiran anak kita bahwa berkeluarga urusannya bukan cuma sumur dan kasur saja, bukan cuma persoalan cinta semata tapi di atas cinta ada tanggung jawab finansial, psikologis, emosi dan komitmen. Dengan cinta terencana elakkan keluarga dari bencana, jadi buat apa buru-buru? Nikmati saja progressnya, toh kalau jodoh juga tidak lari kemana.











Susahnya Memilih Gamis Anak Remaja Putri

Source : pixabay

Susahnya memilih gamis anak remaja putri ​untuk mba Nala saya alami ketika
ia duduk di kelas 6 SD. Waktu itu dalam pesantren kilat Ramadhan yang
diselenggarakan sekolahnya ia diwajibkan mengenakan baju muslim pribadi,bukan seragam muslim dari sekolahnya. Jujur saya risih melihatnya.

"Mba, emang kamu ga ada baju lain apa, koq baju sudah sesak begitu masih
dipake?" Tanya saya dalam mobil dalam perjalanan menuju rumah.

"Baju yang mana lagi, Bu? Kan yang penting tangannya lengan panjang sama pake celana jeans panjang. Udah nutup ini, kan?

"Ya ga gitu juga, mba. Memakai baju muslimah tetap ada pakemnya. Jadi ga
sekedar tangannya lengan panjang dan mengenakan celana panjang menutupi mata kaki saja, sayang. Tapi juga pilih yang ga ketat. Nah, kenapa tadi ga milih pakai kemeja aja sih daripada pakai kaos begini?" Saya sempat menyesalkan diri saya juga yang ga ngeh dengan pemilihan baju anak sulung saya ini.

"Mba ga tau, Bu. Mba mikirnya kalo pake kaos kan enak, ga gerah. Ga ribet kaya
pakai kemeja yang kudu masangin kancing satu-satu," jelasnya sambil merengut.

Ah iya, tipikal anak-anak yang mulai beranjak gadis salah satunya begini, nih.
Umumnya, masih belum memahami secara real perubahan pada bentuk tubuhnya. Layaknya anak-anak sehingga naluri untuk tampil cantik dan modis belum ada. Di pikirannya hanya gimana supaya ia dapat bebas bergerak makanya kaoslah yang dipilihnya. Noted.

Sampai di rumah, saya ajak ia membongkar lemari bajunya. Menyortir baju-baju yang masih bisa dikenakan juga cukup menyulitkan. Karena kriteria baju anak remaja dalam kacamata saya berbeda dengan dia. Kata saya ini sempit, kata dia masih enak dipakai. Kata saya ini udah jelek, kata dia warna dan motifnya ia sukai. Akhirnya saya ambil jalan tengah. Ia boleh memakainya tapi hanya di rumah saja Kalau keluar rumah ia harus mengenakan baju pilihan saya khusus untuk acara di luar rumah yang kemudian saya taruh di rak paling atas lemarinya.

"Mba, mba tau kan kenapa ibu minta Mba Nala pakai baju yang ini?" tanya saya
seraya menunjuk ke rak bagian atas lemarinya. 

"Karena, sebagai muslimah kita harus menjaga pandangan orang lain ke arah kita. Caranya yakni dengan ga
memakai baju yang ketat dan warna yang terlalu mencolok. Dengan begini, selain
dapat melindungi diri dari orang yang berniat jahat ke kita, kita sendiripun
berperan mengurangi orang yang mungkin awalnya ga ada maksud apa-apa jadi timbul niat jahatnya melihat kita. Ngerti kan, maksud, Ibu?"

"Terus besok buat pesantren kilat, Mba pakai baju yang mana?" Ia masih merajuk.

"Sementara pakai kemeja panjang aja seperti biasa. Mba kalau mau pake rok
panjang yang itu juga gapapa, tapi tetap pake legging ya, biar ga keliatan kakinya.
Jangan kaya emak-emak majelis taklim juga kali yang pakenya baju pengajian
kaya ibu," sambil memencet hidungnya saya tertawa yang diikuti tawanya.

Misi selesai. Akan tetapi tetap saya harus membelikannya baju lagi yang sesuai
untuk anak seusianya. Pilihan saya adalah gamis anak​ agar kesan feminin juga ada diantara lautan koleksi bajunya yang berkesan tomboy hihihi...

Berikut tips saya dalam memilih baju gamis anak​ remaja :

1. Pilih yang berbahan katun. Bahan katun diakui selama ini karena sifatnya yang
adem. Karakter anak remaja yang hobi bergerak tanpa henti membuatnya gampang keringatan sehingga baju yang adem di kulit dapat membuatnya nyaman bergerak.

Source : pixabay


2. Pilih bahan kaos. Bahan kaos selama ini merupakan pilihan favorit dari berbagai kalangan. Bukan anak-anak dan remaja saja yang menyukai bahan kaos kita pun orang dewasa juga menyukainya. Sayangnya, bahan kaos hanya pas dikenakan saat acara santai saja. Jadi, pastikan anak remaja kita mengenakan baju berbahan kaos hanya untuk bersantai saja, ya.

3. Motif. Untuk anak remaja pemilihan motif bunga kecil-kecil menurut saya
menjadi pilihan yang tepat dibandingkan kita memilihkan motif salur-salur atau
bermotif bunga besar yang membuatnya terlihat seperti ibu-ibu.

4. Warna. Terkadang saya sendiri sering gatal memilih baju berwarna gonjreng
untuk mba Nala. Tapi saya paham karakter anak remaja umumnya ingin menonjoldibandingkan temannya tapi bukan dalam arti menonjol yang ditunjukkan dengan mengenakan baju berwarna mencolok di keramaian juga sih hehehe... Untuk itu saya memilihkan warna-warna aman seperti putih dan warna-warna pastel seperti pink muda, kuning muda atau biru muda.

5. Pernak pernik. Anak remaja adalah anak yang hobi bergerak. Staminanya seolah tidak pernah habis. Untuk itu, pernak pernik yang menempel di gamis anak remaja sebaiknya yang tidak membuatnya ribet bergerak. Hindari baju gamis yang ada sentuhan pita-pita, renda-renda berukuran besar atau manik-manik. Hal itu justru membuatnya terlihat seperti anak-anak atau justru seperti emak-emak lagi.

6. Hijab. Pasangan baju muslimah adalah jilbab. Pilih warna yang senada lebih tua
atau lebih muda dari warna gamis anak​. Atau jika bajunya bermotif pilih jilbab
berwarna polos. Sebaliknya jika bajunya bermotif polos pilih jilbab bermotif yang
warna motifnya ada di baju gamis juga agar terlihat senada. Tidak ada salahnya
memiliki jilbab hitam yang mudah dipadukan dengan warna baju apapun. Nah, modelnya saran saya bila anak kita masih di usia pra remaja di kisaran usia SD kelas 5 - 6 pilihkan bergo yang praktis penggunaannya. Tapi jika anak kita sudah di usia remaja sesungguhnya yakni di kisaran usia SMP -SMA ia bisa bebas memilih menggunakan bergo atau jilbab segi empat ataupun pasmina.

Susahnya memilih gamis anak remaja putri tentu kerap dialami ibu-ibu seperti
saya. Tapi dengan memahami karakter anak remaja putri kita yang masih labil
bersikap dan membantunya memilihkan baju yang tepat tentu akan membantunya menemukan jati dirinya. Bukan begitu?

Source : dokumen pribadi

Selasa, 15 Mei 2018

Lowongan Pekerjaan Di Danone Indonesia Minta Sejumlah Uang, Hoax Atau Fakta?


Lowongan pekerjaan di Danone Indonesia minta sejumlah uang, hoax atau fakta? Membaca headline saya begini pasti teman-teman akan bilang, wow, sebagai tanda kaget, gitu kan? Apalagi kalau teman-teman membayangkan perusahaan sekelas Danone masak iya sampai hati, sih, meminta sejumlah uang pada calon pelamarnya.

Pernahkah teman-teman mengalami saat butuh kerjaan tapi ditolak sana sini? Giliran diterima bekerja tapi ada syarat yang tidak bisa ditolak, yakni ijazah harus disandera. Akhirnya, daripada menyandang status pengangguran, ibarat jual diri, terpaksa teman-teman mengambil pilihan tersebut.

Saya pernah mengalami kejadian tersebut. Namanya juga anak baru lulus. Tentu saja saya girang sekali ketika lamaran kerja saya dipinang juga oleh perusahaan Madu. Wooh, katanya lowongan pekerjaan di Jakarta itu susah nyarinya. Buktinya gampang, koq. Aiih, sombong benar saya waktu itu.

Setelah melalui proses wawancara dan psikotest kemudian saya dipanggil lagi oleh HRD dan diminta membawa ijazah asli. Katanya, karena saya membawahi bidang sales dimana waktu itu saya bertanggung jawab terhadap sejumlah madu yang saya bawa untuk dijual, jika ada yang hilang atau pecah saya harus menggantinya.

Okelah, karena di kepala saya cuma ada dua yakni bisa bekerja dan mendapat gaji saya pun menganggukkan kepala sebagai tanda menyetujui hak dan kewajiban saya sebagai karyawan. Hari demi hari saya bekerja bak anak ayam dilepas di belantara. Saya yang belum paham bagaimana memprospek orang atau perusahaan agar dealing bisnis dan tidak ada tuntunan dan panduan sama sekali dari atasan membuat saya kelimpungan. Intinya lakukan apa saja yang menurutmu bisa asalkan target penjualan terpenuhi. Tapi dari mana memulainya? Caranya bagaimana? Akhirnya, dalam sebulan saya mengundurkan diri karena kebingungan dengan atmosfer bekerja seperti itu.



Lagi-lagi feeling saya terbukti. Nyatanya tidak mudah mengambil ijazah saya yang disandera perusahaan. Saya harus membayar sejumlah uang untuk menebus ijazah saya. Katanya, saya melanggar aturan perusahaan yang menyatakan sebelum tiga bulan bekerja tidak boleh resign. Saya kaget. Sewaktu wawancara dan menandatangani Surat Perjanjian Kerja tidak ada pasal mengenai itu, lho.

Apa yang saya alami adalah sekelumit cerita suka dukanya anak fresh graduated dalam bekerja.  Banyak obrolan yang saya dapatkan dari teman-teman seputar susahnya mencari lowongan kerja. Apalagi persaingan dalam mencari kerja semakin ketat saja. Tidak heran event jobs fair kerap membludak pengunjungnya. Bahkan, sampai ada yang pingsan dan terinjak-injak karena kapasitas tempatnya tidak sebanding dengan jumlah pelamar. Saya bisa memahami fenomena tersebut.

Oleh karena ada peluang yang bisa diambil pihak-pihak yang berniat jahat untuk mencari uang, maka penipuan terhadap pencari kerja yang mungkin sudah putus asa karena belum berjodoh pun marak terjadi. Misalnya ada yang meminta transfer uang untuk biaya DP akomodasi seperti hotel dan pesawat bila calon korbannya tinggal di luar kota. Atau ada juga yang meminta transfer uang untuk pembelian seragam kerja calon korbannya. Ada-ada aja, deh modusnya.

Benarkah Danone meminta sejumlah uang pada calon pelamar?


Beberapa hari yang lalu saya dan teman-teman Blogger berkunjung ke kantor Danone di bilangan Kuningan Jakarta Selatan. Ibu Dewi Suryani selaku Management Trainee and Employer Branding Manager Danone Indonesia menegaskan bahwa bila ada pertanyaan mengenai lowongan pekerjaan di Danone Indonesia minta sejumlah uang, hoax atau fakta, maka jawabannya adalah HOAX.

Ibu Dewi menuturkan, bukan sekali dua kali kantor Danone didatangi pencari kerja dari daerah. Umumnya mereka menanyakan kepastian diterima tidaknya mereka bekerja di perusahaan ini karena mereka sudah mentransfer sejumlah uang untuk biaya ini itu. Padahal Danone sama sekali tidak pernah meminta uang. Proses rekruitmen berjalan dengan normal melalui tahapan alur seleksi dari mulai test sampai wawancara.

Berikut cara menghindari penipuan lowongan pekerjaan Danone Indonesia :


1. Umumnya penipu menggunakan alamat email gratisan seperti yahoo, gmail atau hotmail. Padahal perusahaan resmi umumnya menggunakan domain berbayar yang ujungnya .com atau .co.id. Untuk mengecoh calon korbannya penipu kerap menggunakan nama email dan logo perusahaan yang dimirip-miripkan dengan yang asli. FYI, dalam gambar tersebut, logo orang yang menghadap ke kiri nyatanya tidak digunakan lagi oleh Danone.

2. Website gratisan misalnya saja www.aqua.wordpress.co.id atau www.aqua.blogspot.co.id sebagai alamat website perusahaan abal-abal pun kerap dijadikan penipu untuk menggaet calon korbannya. FYI, Danone menggunakan website resmi www.aqua.com. So, cermati perbedaannya ya.



3. Penawaran gaji yang tidak wajar dan janji kenaikan gaji yang berlipat-lipat yang diumumkan di awal proses rekruitment apakah wajar? Penipu menyadari bahwa calon pelamar kerja pasti merasa senang dengan iming-iming yang ditawarkan. Padahal, perusahaan besar manapun hanya akan membayar gaji sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki calon tenaga kerjanya. Disamping itu, urusan dalam negeri yakni masalah gaji sifatnya rahasia dan tidak mungkin dijembreng saat pengumuman penerimaan lowongan pekerjaan.

4. Amati ciri-ciri isi email yang tidak profesional. Karena dibuat oleh penipu kerapkali kaidah penulisan dan tanda baca yang digunakan tidak tepat. Seperti dalam gambar berikut tertera kata RekruitmenKaryawan yang ditidak dipisah antara kata rekruitment dengan kata karyawan dan dua-duanya menggunakan huruf besar. Sepele kelihatannya, bukan? Tapi jelas, seseorang yang kapatible dalam menulis surat resmi tidak mungkin abai terhadap kaidah penulisan dan tanda baca.

5. Minta uang. Nah, dengan berbagai muslihat ujung-ujungnya penipu bakal meminta sejumlah uang pada calon korbannya. Tapi sebelumnya penipu akan menjaring calon korbannya dulu. Umumnya dia akan memilih calon korban yang tinggal di luar kota sehingga sulit untuk datang ke lokasi wawancara. Untuk memaksa calon supaya tidak bisa berpikir panjang penipu kerap memberi batasan waktu untuk segera datang ke tempat wawancara kalau tidak kesempatannya bakal diserahkan ke calon pelamar lain. Atau bisa juga dengan motif meminta sejumlah uang untuk down payment akomodasi calon pelamar. So, hati-hati ya.

Tipe Karakter Karyawan Seperti Apa Yang Direkrut Danone? 


Menempati lantai 9 hingga lantai 16 Gedung Cyber 2 di Kuningan Jakarta Selatan sedikit banyak saya bisa meraba bagaimana karakter orang yang bekerja di kantor pusat Danone Indonesia. Dimulai dari MC mas ganteng yang saya kenal jago ngocol ini rupanya sering jadi MC juga di luar jam kerjanya. Mau acara nikahan, sunatan, launching buku, talkshow, oke. Mau acara santai atau resmi, hayu. Mau pake bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, mangga. Saya simpulkan, untuk bisa menjadi karyawan Danone  talent unik yang seperti dimiliki Mpang alias Mas Novan ini menjadi point plusnya, deh.



Begitupun saat diajak keliling kantor Danone oleh Cika selaku Management Trainee Danone. Umurnya memang masih muda tapi asyik banget melihat cara dia menghandel saya dan teman-teman yang tidak berhenti bertanya. Bahkan saat skip sebentar terhadap pertanyaan saya karena harus menjawab pertanyaan teman yang lain, tapi Cika masih ingat lho. "Sampe mana tadi mba Diah?"



Melihat gaya Cika yang cekatan dan Mpang yang punya talent unik adalah contoh karakter karyawan yang disukai untuk direkrut Danone. Bapak Arif Mujahidin juga menegaskan, terkait dengan visi misi Danone yang mensinergikan bisnis dan sosial tentu saja dalam perekrutan karyawan Danone akan terbaca bagaimana karakter calon pelamar saat wawancara. Apakah orientasinya bekerja adalah mencari uang yang banyak saja?

Dipaparkan oleh Pak Arif, project sosial Danone melulu mengenai pelestarian alam dan kesehatan. Silakan baca tulisan saya sebelumnya berjudul kerja di danone, apa kelebihannya?  Oleh sebab itu karena namanya proyek volunteer maka tidak ada fasilitas gaji.

Lalu ada sebersit pertanyaan di hati saya, koq mau ya kerja ga dibayar? Nah, ini yang bakal jadi kuncinya saat wawancara (baca : karakter calon karyawan)

Danone tempat nyaman untuk bekerja 





Kesimpulan saya mengenai keunikan karakter karyawan yang kerja di Danone semakin jelas sewaktu mendengar cerita tiga orang MT Star Batch. Adapun program MT Star Batch merupakan proses rekruitment karyawan Danone yang diperuntukkan untuk kalangan milenial yang fresh graduated. Seperti halnya Cika yang menjadi teman saya keliling kantor head office Danone demi melihat berbagai fasilitas yang ada, ia pun telah melewati proses rekruitment menjadi seorang Management Trainee melalui program MT Star.






Dalam kesempatan tersebut hadir tiga orang karyawan Danone yang baru kembali dari masa tugasnya di luar negeri. Dwinta Astarini selaku Senior Brand Manager Nutricia dan Jovita Anggraeni selaku Supply Chain Network Optimation keduanya sama-sama melalui proses rekruitmen melalui program MT Star Batch di tahun yang sama yakni tahun 2014. Selain itu hadir pula Dedy Suwartono selaku Head of Comercial Finance.







Yang menarik, mereka ini masih muda-muda tapi sudah dikirim ke luar negeri. Asyik sekali tampaknya ya? Tapi teman-teman perlu ketahui bahwa hal ini bisa terjadi bila semua lini bersinergi. Danone selalu menawarkan tantangan pada karyawannya yang memiliki potensi, karakter, passion dan komitmen yang baik. Tipe karyawan seperti ketiga orang ini akan lebih mudah menerima skill baru dari mentor dan leader Danone daripada orang yang tidak punya komitmen.

Disamping itu, lingkungan kerja di kantor pusat Danone juga memahami bahwa karyawan pun perlu have fun di dalam kantor untuk menuangkan ide dan kreasinya. Untuk itu berbagai fasilitas misalnya main PS, Tussball (sepak bola meja), karaoke menjadi tempat untuk recharge pikiran karyawannya. Sebagai rumah kedua kantor yang nyaman tentu membuat karyawan betah berlama-lama di sana yang akhirnya produktifitasnya pun meningkat.

Nah, sudah siapkah teman-teman jadi MT Star Batch selanjutnya? Untuk info lebih lanjut silakan kunjungi http://www.dancommunity.com/career-opportunity/ karena lowongan pekerjaan di Danone Indonesia minta sejumlah uang, hoax atau fakta? jawabannya adalah hoax.