Rabu, 30 Agustus 2017

Hobi Jadi Profesi, Siapa Takut!

Agustus 30, 2017 6

Bagi orang yang tidak mempunyai naluri kreatifitas tinggi, tumpukan kertas mungkin tidak punya arti apa apa. Tinggal cegat tukang rongsokan, kiloin dapet duit deh seketika. Nah, lain halnya bagi seorang Crafter, kertas koran yang biasa digunakan untuk membungkus cabe di pasar bisa lho diolah menjadi benda-benda yang mempunyai daya jual tinggi. Siapa yang nyangka,  koran yang dilipat-lipat lalu dianyam seperti tikar bisa disulap menjadi box untuk menaruh alat tulis. Dari koran yang dilinting-linting menjadi gulungan panjang pun bisa dianyam seperti rotan untuk dijadikan keranjang buah. Cantik deh.

Sewaktu saya datang menghadiri undangan dari Astragraphia di Sedayu Hotel di kawasan MOI Kelapa Gading, 23 Agustus 2017 lalu saya takjub sekali dengan hasil karya Evelyn Gasman seorang young entrepreneur yang sering membuka kelas craft karena passion-nya yang kuat dalam seni, crafting dan desain. Dua tahun lalu sebelum dia merintis usaha yang bergerak di bidang papercraft dia adalah seorang karyawan biasa. Namun karena hobinya yang senang berimajinasi dengan kertas membuatnya tidak ragu lagi memutuskan untuk resign dan serius menekuni bidang yang sesuai dengan passionnya itu yaitu membuat objek-objek dari bahan dasar kertas.




Evelyn mengakui, tantangan bagi seorang Crafter adalah bagaimana membuat produknya mempunyai sentuhan berbeda dibandingkan dengan kompetitornya. Terlebih sekarang ini industry kreatif nasional tengah berkembang pesat. Fakta tersebut didapat dari data BEKRAF pada tahun 2016, produk-produk industry kreatif Indonesia bisa meraih pemasukan hingga 852 trilyun rupiah. Jumlah tersebut menunjukkkan bahwa industry kreatif berpotensi memberi kontribusi yang besar terhadap kemajuan ekonomi negara.


Dipertegas oleh Bapak King Iriawan selaku Chief of Bussines Planning and Marketing Astragraphia dalam sambutannya memaparkan, “Industry kreatif di Indonesia berkembang sangat pesat beberapa tahun ini. Perkembangannya setiap tahunnya mencapai kenaikan sebesar 10 persen. Sehingga dengan kenaikan tersebut menjadi indicator atau tanda bahwa kenaikan ekonomi juga semakin maju.”
Seiring dengan berkembang pesatnya usaha dalam industry kreatif tentu saja membuat kompetisi antar pelaku usaha pun semakin sengit. Pelaku usaha industry kreatif dituntut untuk serius mengembangkan ragam jenis produk yang dihasilkan. Selain itu, pelaku usaha ini juga harus terus berinovasi untuk membuahkan produk yang unik dan menarik agar bisa mencuri ‘pasar’ dan sanggup bersaing dengan kompetitornya.

Keseriusan Evelyn Gasman dengan usaha yang dirintisnya ini lalu dibuktikannya dengan tanpa ragu menginvestasikan dananya untuk membeli perlengkapan pendukung pekerjaannya sebagai asset bisnisnya. Mulai dari detil peralatan yang kecil-kecil seperti gunting, alat penggulung kertas, alat penghancur kertas, lem berkualitas, hingga mesin-mesin besar.



Evelyn menyadari, sebagai seorang Crafter di bidang papercraft sudah seharusnya jika mempunyai pengetahuan untuk memilih jenis kertas yang berkualitas hingga pemilihan mesin besar yang harganya cukup menguras modal. Jika salah pilih bukan lagi keuntungan yang didapat tapi justru kerugian besar.

Nah, perangkat handal pilihan Evelyn Gasman adalah mesin dengan kualitas terdepan di kelasnya yang mampu meng-copy, mengeprint, men-scan dan mengirim Fax namanya Fuji Xerox DocuCentre VI C Series tipe 2271.

Mesin buatan Jepang berjenis Product Of Bussines ini rupanya tidak hanya bisa digunakan untuk perkantoran yang membutuhkan layanan copy print scan dan fax sebagaimana biasanya. Namun untuk pelaku bisnis industry graphic art seperti Evelyn pun mesin ini sangat membantu sekali untuk menuangkan ide-idenya untuk diaplikasikan di seluruh produk buatannya.




Dengan kecepatan cetak 25 halaman permenit dan sudah ada memori 4 gigabite dengan hardisk sebanyak 160 gigabite mesin ini mempunyai kemampuan printing 1200 X 2400 high resolution poto sehingga setiap pencetakan tidak pecah-pecah hasilnya.

Menariknya, ukuran kertas yang bisa digunakan dengan mesin ini bisa sampai long banner yang panjangnya 1200 mm X 297 mm dengan fitur warna atau black and white. Tinggal disesuaikan saja.
Jenis kertas pun bukan saja bisa diaplikasikan di kertas berjenis A3 dan A4 yang sering digunakan untuk mencetak dokumen seperti biasanya, namun kertas berjenis kalkir yang tipisnya 52 gsm sampai ketebalan 300 gsm pun bisa.



Uniknya, transaksi di Astragraphia ada dua jenis yaitu sewa atau beli. Jika sewa kontraknya adalah dua tahun sementara jika beli kontraknya 5 tahun. Menurut Fitri Marketing Communication Departement Head Astragraphia, “mesin Fuji Xerox buatan Jepang ini rata-rata masa pakainya adalah 8 sampai 10 tahun.”

Jika masa kontraknya setelah 5 tahun habis, maka secara otomatis pelanggan dapat memperpanjangnya lagi atau jika mau trade in alias tukar tambah dengan mesin baru pun dengan welcome pihak Astragraphia akan membantu.  

Sebagai seorang konsumen yang juga pelaku bisnis craft, tentu saja agar efektivitas pekerjaan tidak terhambat kita tidak mau direpotkan lagi dengan urusan mesin ngadat, toner macet atau kering dan lain-lain. Untuk itu kita tidak perlu kuatir karena Astragraphia berkomitmen penuh dengan menawarkan layanan 3 hours down time.

Apakah itu?

Apabila ada kerusakan mesin maka dalam tempo 3 jam kerusakan sudah dapat diperbaiki. Tiga jam tersebut dihitung dari saat kita melaporkan bukan dihitung saat Teknisinya datang. Untuk melaporkan bisa melalui telpon ke Call Centrenya di 1500345 atau melalui email ke ccc@astragraphia.co.id.
Sebagaimana dikatakan Fitri, komitmen adalah janji. Janji adalah value yang diberikan Astragraphia pada pelanggannya. Jika dalam tiga jam bila kerusakan belum dapat diperbaiki maka pelanggan akan mendapat diskon 10 persen dari pemakaian bulanannya.



Lah pemakaian apa? Jadi begini, mesin-mesin Fuji Xerox tidaklah dijual putus. Oleh sebab itu tidak ada garansi berjangka waktu seperti kalau kita membeli produk elektronik lainnya. Namun meski tidak ada kartu garansi, Astragraphia akan memberikan layanan purna jualnya berupa perbaikan mesin, perawatan mesin dan pengisian toner.  

Setiap bulan teknisi akan datang ke lokasi untuk mencatat angka pemakaiannya, ya seperti petugas PLN gitu deh. Nah, kira-kira sudah berapa banyak kertas yang digunakan untuk mencetak, kira-kira sudah berapa banyak toner yang terpakai. Jadi sebagai customer kita tidak perlu direpotkan lagi untuk biaya perawatan, perbaikan atau pengisian toner. Semua sudah ditangani langsung oleh Astragraphia, kita hanya cukup menelpon ke Customer Servicenya saja.


Dari 33 kantor cabang dan 93 titik layan yg mencover seluruh kota dan kabupaten di seluruh Indonesia dimana jumlahnya ada 514, sebagai pemimpin di bidang solusi cetak segala bentuk layanan dengan standar kualitas Astragraphia merupakan kontribusi penuh yang diberikan kepada seluruh pelanggannya untuk memperkuat daya jual dan pelayanan kepada pelanggannya. Bermitra dengan Fuji Xerox, Astragraphia memberikan solusi dokumen cetak dengan menyediakan 4 portofolio produk, yaitu office, production, printer dan global services.

Nah, kembali lagi ke hobi. Mengerjakan hal yang disukai sambil menghasilkan uang tentu mengasikkan ya. Namun, langkah besar untuk banting setir meninggalkan karier yang sedang dijalani pun memerlukan banyak konsiderasi sehingga masih banyak yang ragu mengambil keputusan seperti Evelyn.

Untuk itu, coba deh kita telisik lagi apa sih hobi kita? Jika hobi kita dijadikan peluang bisnis apakah kita mau berkomitmen dan serius menjalankannya? Waktu, tenaga dan uang gimana? Siapkah kita? Wuiiih alamat bakal panjang kali lebar deh pembahasannya. Oke next saya ulik lagi yaa.. J


Senin, 07 Agustus 2017

FWD Hackathon 2017, Ajang Adu Kreasi Anak Muda Dalam Dunia Digital Asuransi

Agustus 07, 2017 11


Event Hackathon tak pernah berhenti berinovasi. Sukses mencuri perhatian lewat berbagai kejuaraan yang diadakan selama beberapa tahun terakhir ini, dalam event FWD Hackathon 2017, Hackathon bekerja sama dengan FWD Life dan Founder Institute. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengajak kalangan anak muda dari seluruh penjuru Indonesia untuk berkreasi dalam pengembangan program digital media di bidang asuransi.

FYI, Hackathon merupakan singkatan dari kata HACK dan MARATHON yang berarti kegiatan pemrograman secara marathon. Dari Wikipedia, saya kemudian menyimpulkan, Hackathon adalah sebuah acara kolaborasi antar orang-orang yang melek teknologi seperti programmer, desainer grafis dan desainer antar muka untuk melakukan pengembangan proyek perangkat lunak yang bermanfaat.


Bertempat di Barbados Room, Kasablanka Hall, Mal Kasablanka Jakarta, Jumat 4 Agustus 2017 lalu kelar sudah peluncuran program FWD Hackathon 2017. FWD Life di bawah bendera PT FWD Life Indonesia adalah perusahaan asuransi dengan visi misi mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi. Meski baru berdiri tiga tahun berkat jajaran kepemimpinan di industry asuransi dengan pengalaman yang solid tidak heran jika nama FWD Life telah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Melalui pendekatan berbasis passion FWD Life merasa prihatin dengan pergeseran sosial yang terjadi sekarang ini. Generasi muda sekarang cenderung kurang peduli dengan kesehatan finansialnya di masa depan. Karakteristik generasi yang sering disebut dengan generasi milenial alias generasi nunduk salah satunya adalah gadget. Cirinya, tidak bisa lepas dari gadget sama sekali.

Sayangnya, untuk sebagian kalangan anak muda, fungsi gadget hanya sebatas untuk bermain game, narsis atau untuk sekedar curhat saja. Padahal, ide-ide dan kreasi inovatifseringkali bermunculan namun karena tidak ada media penyaluran yang tepat maka ide dan kreasi sebagus apapun menguap begitu saja.

Bapak Rudi Kamdani

Dalam peluncuran FWD Hackathon 2017 kemarin, Bapak Rudi Kamdani selaku Vice President FWD Life menjelaskan latar belakang diselenggarakannya ajang adu kreasi bakat inovatif anak-anak muda untuk mengeksplorasi ide-idenya melalui inovasi digital.


Dijelaskannya, sesuai data OJK, penetrasi asuransi di Indonesia angkanya masih sangat rendah yaitu hanya 2,7 persen saja. Angka ini menunjukkan bahwa nasabah asuransi di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara-negara Asia lainnya seperti Singapura, Malaysia dan Thailand yang sudah berada di level 5 persen.

Merasa ikut bertanggung jawab atas penetrasi asuransi yang masih rendah tersebut, untuk itu FWD Life ingin memberikan edukasi sekaligus meningkatkan inovasi asuransi berbasis digital agar memudahkan siapapun untuk memperoleh asuransi sekaligus pemahaman asuransi dengan lebih baik lagi.

Ibu Poppy Safitri 


Dalam acara tersebut ikut hadir pula perwakilan dari BEKRAF (Badan EKonomi Kreatif) yaitu ibu Poppy Safitri. Dalam sambutannya, beliau mengatakan kegembiraannya dengan dilibatkannya anak-anak muda Indonesia dalam event bergengsi FWD Hackathon 2017 ini. Menurutnya, sekarang ini banyak sekali start up bermunculan di Indonesia. Dipicu oleh kebiasaan masyarakat Indonesia yang menyukai segala sesuatu yang bersifat online maka tak heran jika banyak bermunculan start up digital.
“Saya berharap ajang ini bisa diikuti oleh banyak anak muda di seluruh Indonesia agar mereka bisa mengasah kreatifitas dan juga membangun start up dalam bisnis digital di ajang FWD Hackathon 2017 ini,” ujar Ibu Poppy.

Bapak Andi Zain


Di sesi terakhir Bapak Andi Zain selaku Direktur Founder Institute ikut angkat bicara. Beliau mengungkapkan rasa bangganya bisa bekerjasama dengan perusahaan asuransi khususnya FWD Life. Terlebih ini adalah kali pertamanya.

Dengan visi “Help founder launch their dream company – easier”, Founder Institute merupakan sebuah lembaga untuk membimbing dan mendampingi secara langsung calon-calon  wirausaha yang penuh talenta untuk mengembangkan bisnisnya. Berlokasi di Silicon Valley, mentor-mentor berpengalaman mensupport langsung berbagai strategi marketing, mengenalkan produk hingga menghasilkan uang melalui usaha baru yang dikenal dengan istilah start up.

“Kami berharap FWD Hackathon 2017 dapat memberi manfaat untuk membangun industry asuransi yang lebih baik dengan ide dan inovasi dari anak-anak bangsa”, pungkas Andi.


Lomba FWD Hackathon 2017 resmi dibuka pendaftarannya mulai 4 Agustus 2017 berbarengan dengan launching acara yang saya hadiri kemarin melalui microsite FWD. Road show pun akan digelar di Jakarta, Surabaya dan Bandung dengan acara puncaknya pada 22 – 24 September 2017.
Memperebutkan beasiswa belajar selama 4 bulan penuh di Founder Institute, pemenang FWD Hackathon 2017 pun berhak mendapatkan dana usaha sebesar 100 juta dan berkunjung langsung ke tempat lahirnya Founder Institute di Silicon Valley selama seminggu full. Waaah asiknya..


Yuk, ikutan FWD Hackatahon 2017

saya dan sebagian teman-teman Blogger yang hadir dalam acara launching FWD Hackathon 2017

Minggu, 06 Agustus 2017

Rawat Jerawat Dengan Hamotugi Skin Conditioner

Agustus 06, 2017 3





Saya bête. Jerawat datang lagi. Meskipun jerawat hampir setiap bulan rajin nyamperin saya berbarengan dengan tamu bulanan saya tapi tetap saja saya bête. Rasanya itu lho; sudah senut-senut, perih, bengkak-bengkak dan kadang ada nanahnya. Saya jadi ga pede.

Kata dokter klinik kecantikan langganan saya, salah satu factor yang dapat memicu timbulnya jerawat adalah ketidak seimbangan hormon. Nah, jerawat yang datang setiap menjelang dan selama menstruasi ini kata dokter diakibatkan dari perubahan tingkat dan rasio hormone seks di tubuh kita. Cirinya gampang dikenali. Perhatikan aja, setiap bulannya di rentang waktu yang sama, biasanya jerawat cenderung hanya muncul di dagu dan rahang aja. Pantesan!



Waktu saya konsultasikan ke dokter, ngga ada cara lain untuk mencegah datangnya jerawat yang diakibatkan ketidak seimbangan hormone. Paling diminimalisasi aja. Caranya, dengan mengatur gaya hidup untuk mengelola tingkat stres melalui yoga atau olahraga. Dan cara ke dua adalah dengan rajin menjaga kebersihan kulit supaya ngga terjadi penumpukan minyak dan kotoran yang bisa ngundang pertumbuhan bakteri.

Ngomong-ngomong soal pengobatan jerawat memang membutuhkan kesabaran ekstra. Siapa yang tahan ga megang-megang jerawat ya? Hahahaah… tapi rupanya kebiasaan megang-megang atau mencet-mencet jerawat ga boleh lho. Takutnya ada komplikasi lain. Tangan yang kotor saat megangin jerawat bisa mengundang infeksi. Serem aah..

Hamotugi Skin Conditioner


Beberapa hari yang lalu, saya menerima kiriman sebuah paket ekslusif warna pink. Ahaa, seperti diingatkan dengan warna khas situs belanja produk make up, skincare, hair & beauty dan suplemen benar aja paket cantik pinky itu dari www.perfectbeauty.id. Makasih yaaa :)




Setelah saya buka, isinya Hatomugi Skin Conditioner. Waaah, apa ini ya? 

Kemasannya berbentuk botol plastic berukuran 500 ml. saya goncang-goncang, cairannya encer dan warnanya ngga berubah sama sekali, tetap seperti warna air cucian beras. Putih keruh.

Hatomogi skin conditioner merupakan produk yang terbuat dari bahan alami dan tidak mengandung pewarna dan aroma. Hatomugi skin conditioner merupakan produk import dari Jepang dimana PT Pias Intercosmex Indonesia adalah pemegang lisensinya dan sudah ada sertifikat BPOM-nya.



Penasaran dengan kandungannya, tertera di kemasannya ada kandungan ekstraks biji Coix. Biji Coix itu apa sih? Saya googling sebentar, taraaaa rupanya biji Coix adalah biji jali-jali yang mudah sekali kita temukan di Negara tropis kita ini. Jali-jali adalah tanaman yang sekeluarga dengan padi. Jali-jali sering digunakan sebagai herbal obat china karena manfaatnya yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Mempunyai efek bisa mendinginkan kulit seperti halnya orang Jawa jaman dulu yang hobi maskeran dengan beras atau cuci muka dengan air cucian beras untuk memutihkan kulit maka jali-jali diyakini mempunyai manfaat juga di dunia kecantikan. 



Masih penasaran dengan jerawat, kira-kira bisa ngga ya Hatomugi Skin Conditioner membantu mengurangi jerawat hormonal saya supaya ngga semakin meradang? Ahaaaa, di ingredientsnya tertera ada kandungan citric acid. Waah, pucuk dicinta ulam pun tiba. Kalau baca dari Wikipedia, Citric Acid adalah nama asam organic yang memberi rasa asam pada bahan makanan dan minuman ringan. Zat ini juga dapat digunakan sebagai zat pembersih yang ramah lingkungan sebagai ANTIOKSIDAN. Yesss, that’s it!!!


 
Water, Dipropylene Glycol, Butylene Glycol, Glycerin, Dipotassium Glycyrrhizate, Coix Lacrima Jobi (Job's Tears) Seed Extract, Styrene/Acrylates Copolymer, Alcohol, Citric Acid, Sodium Citrate, Methylparaben, Propylparaben


Cara menggunakan Hatomugi Skin Conditioner ada beberapa cara :
1.       Tuangkan sedikit cairan Hatomugi Skin Conditioner di tangan lalu oleskan langsung di jerawat. Diamkan sampai mongering sendiri.
2.       Basahi kapas dengan Hatomugi Skin Conditioner lalu kompres jerawat dan biarkan sampai mongering. 




3.       Selain untuk mengurangi radang jerawat, Hatomugi Skin Conditioner juga berguna sebagai masker wajah untuk melembabkan dan merawat kehalusan kulit. Caranya, tuangkan sejumlah kapas yang dibasahi dengan Hatomugi Skin Conditioner lalu tempelkan di wajah selama kurang lebih 10 menit. Lakukan cara ini setiap hari untuk mendapatkan efek maksimal. 




 Di kemasan tertera juga bahwa Hamotugi Skin Conditioner pun berguna untuk menenangkan kulit setelah terbakar matahari. Efeknya yang bisa mendinginkan kulit pasti akan lebih maksimal jika cairan ini didinginkan dulu di kulkas. Caranya, tuang Hamotugi Skin Conditioner di tangan lalu tepuk-tepuk ringan area wajah, tangan atau kaki yang terasa panas supaya meresap. Boleh juga dikompres sebentar dengan sejumlah kapas yang dibasahi Hamotugi Skin Conditioner. 





Hamotugi Skin Conditioner merupakan produk yang dipercaya mampu melembutkan kulit, merawat kehalusan dan mengurangi kekasaran kulit. Saya sudah nyoba juga untuk mengurangi kekasaran kulit akibat kulit di area tangan dan kaki. Di area tersebut keriputnya terlihat jelas banget dan terkadang ada sisik-sisiknya jika saya garuk. Itu menandakan kulit saya kering bangeddd.
Tips terakhir dari saya  yaitu gunakan Botol Spray kecil. Kenapa begitu?

Saat travelling, Hamotugi Skin Conditioner dalam botol spray kecil memudahkan kita banget untuk mengaplikasikannya di bagian tubuh yang diinginkan saat diperlukan. Lagipula, kan jadi enteng dengan memindahkan isinya ke botol spray kecil mengingat ukuran Hatomogi Skin Conditioner yang berukuran 500 ml alangkah ribetnya jika dibawa kemana-mana kan?  


Untuk mencegah pemborosan. Dengan memindahkan Hamotugi Skin Conditioner dalam botol spray atau botol bermulut kecil mencegah kita menuangkan isi cairan terlalu banyak. Mubazir yesss…
Untuk kesehatan. Botol yang seringkali dibuka tutup mengandung factor resiko yang bisa mengundang datangnya bakteri. Dengan memindahkan isinya ke dalam botol-botol kecil maka peluang buka tutup botol bisa diminimalisir kan? 

Kesimpulan dari aku, Hamotugi Skin Conditioner merupakan produk yang rekomend buat segala tipe kulit. Untuk si pemilik kulit kering, produk ini bisa membantu mengurangi kekeringan. Untuk si pemilik kulit berminyak, produk ini juga bisa membantu balancing minyak sekaligus melembutkan kulit. Produk ini kerennya bisa digunakan juga bukan hanya untuk bagian wajah aja tapi juga bagian tubuh lainnya seperti tangan dan kaki yang sering kena paparan sinar matahari. Dan, Harganya yang terjangkau dengan kemasan besar plus segudang manfaat tentunya bikin ibu-ibu macam saya seneng banget dong. Nah, buat yang penasaran dengan Hamotugi Skin Conditioner, bolehlah mampir ke www.perfectbeauty.id atau ke facebook.com/pbeauty atau ke akun Instagram @perfectbeauty_id :)



Jumat, 04 Agustus 2017

Goesar Coffee, Tempat Nongkrong Baru Pecinta Kopi Jakarta

Agustus 04, 2017 9




Yeayyyyy, upacara pengguntingan pita tanda peresmian gerai pertama Goesar Coffee House usai sudah. Congrats yaaaa… 


diresmikan oleh Bapak Christman Desanto Goesar (komisaris) dan Ibu Lina Patricia Goesar Ritonga (Dirut)


Tanpa buang waktu lagi, saya dan tamu undangan dipersilakan memasuki gerai Goesar Coffee yang dari luar suasananya terlihat hangat sekali. Sehangat senyum ramah para Crew dan Barista berkaus merah maroon. Sehangat sambutannya dengan sapaan khas, “selamat dataaaang.”


Menyapu seluruh ruangan, dalam sekejap pandangan mata saya tertumbuk pada kap lampu di atas Coffee Bar yang terbuat dari kayu panjang yang tengahnya dilubangi seperti perahu. Ooww, rupanya itu namanya Lesung Opung antic yang terkenal di wilayah Toba. 


Lalu, apa hubungannya antara Toba, Lesung Opung dan kopi? 


lihat deh ukiran khas Batak di border dinding berwarna merah menyala, unik ya :)

Menurut Ibu Lina Patricia Goesar Ritonga selaku Direktur Utama Goesar Coffee, salah satu varian kopi yang tersedia di Goesar Coffee House adalah kopi yang berasal dari Lintong. Tumbuh di daerah pegunungan bukit barisan dekat danau Toba, kecamatan Lintong Nihuta merupakan daerah penanam kopi favoritnya para penggila kopi di Eropa. Katanya lagi, tekstur kopi Lintong rasanya kuat dan aromanya khas dengan aroma sedikit pedas manis sehingga disukai di daerah dingin seperti Eropa sana. 


ki - ka : kopi sebelum digiling dan setelah digiling

Karena kopi terbaik yang disukai pencinta kopi di Eropa adalah kopi Lintong, Goesar Coffee tidak ragu untuk mengusung atmosfer Toba sebagai bentuk penghormatan pada kopi Lintong dengan menonjolkan Lesung Opung yang sering digunakan masyarakat Toba untuk menumbuk kopi. Jelas ya hehehe… 








Ornament khas Batak memang kental sekali auranya di gerai kopi yang berdiri di lahan seluas 265 meter persegi-di luar area parkirnya. Di atas tembok lantai satu dan lantai dua, ada dua kepala singa jabu bolon yang dimodifikasi dengan motif  gorga dipasang berdampingan. Ukir-ukiran khas Batak yang dijadikan border dinding bisa kita lihat menonjol sekali dengan warna merah khasnya. Wiiyyhh, eye catching deh. 


ada 12 seri tumblers yang bisa dikoleksi dengan mengambil kearifan lokal dari berbagai daerah di indonesia



free gantungan kunci keren lho untuk 50 struk pembelanjaan di bulan agustus ini :)

Di lantai dua lain lagi. Di bagian teras yang merupakan smoking area, pemasangan dekorasi bata di bagian dinding dengan penambahan tanaman hias yang menggantung cantik membuat mata saya jadi ‘melek’. Belum lagi awning berwarna garis-garis merah hitam yang menaungi area tersebut, wah keren deh. Komposisi warna di area ini menurut saya instragamable banget buat memenuhi kebutuhan eksistensi diri agar terpenuhi. You know what I mean, rait? Hahaha..





Bukan café namanya jika tidak ada sofa yang nyaman diduduki. Goesar Coffee House sangat mengerti kebutuhan pelanggannya yang suka menghabiskan waktu sampai berjam-jam untuk ngobrol dengan teman, menikmati sarapan pagi yang asik, meeting bahkan untuk yang pengen menyepi dengan gadget atau laptopnya. 


Di Café yang berada di di area ruko Transmart Kalimalang Jakarta Timur tepatnya di Green Terrace No. 88 ini sofa kulit berwarna hitam ditempatkan menempel di dinding. Dipasangkan dengan meja kayu berkaki besi, di seberangnya ditempatkan stole bundar single juga yang asik buat duduk muter-muter ((apa sih)) hahaha.. Dengan suasana store Goesar Coffee seperti ini, saya pastikan bakal jadi tempat nongkrong favorite warga Kalimalang dan sekitarnya deh. 


ini tim Goesar Coffee House

Bersama dengan teman-teman Blogger dari tim Squad Blogger Crony, kami diajak untuk mengenal lebih jauh mengenai Goesar Coffee. Goesar Coffee berada di bawah bendera PT Goesar Global Pariwisata. Hingga saat ini, meski jumlah gerai Goesar Coffee baru ada di Kalimalang tapi bakal ada kota-kota besar yang rencananya akan menjadi lokasi gerai Goesar Coffee House selanjutnya. Kabarnya, sih, Bali menjadi salah satunya. Tungguin aja ya… 


Dan ini Tim Squad Blogger Crony yang senyumnya semanis kopi yang disajikan Barista Goesar Coffee

Ngomong-ngomong soal kopi, apa bedanya sih kopi di Gerai Goesar Coffee dengan gerai kopi lainnya? Sebagai pecinta kopi sachetan (ah melas banget ya hahaha) saya baru tau bahwa kopi yang saya minum bersama masyarakat  seantero jagat Indonesia adalah kopi kualitas nomor sekian. Walahh, kenapa begitu? Hiekkkzz… 



Ibu Lina mengatakan, kopi Indonesia adalah kopi terbaik yang disukai di seluruh dunia dimana salah satu penghasil kopi terbaiknya adalah wilayah Sumatra. Namun sayangnya, kopi dengan degree number 1 alias kualitas premium justru dikonsumsi oleh orang luar negeri dan kita malah menikmati kopi kualitas di bawahnya. Atas alasan tersebut, Goesar Coffee ingin kita masyarakat Indonesia, juga bisa ikut menikmati kopi premium karena apa? Karena kopi terbaik harus dibagi *cieee. Hayoo, ingat ga jargon film yang menceritakan tentang kopi bilang seperti itu? Tau kan film apa yang saya maksud? Hihihihi… 


Atas perjuangan dan kerja kerasnya tidak heran jika Goesar Coffee telah beberapa kali menjadi wakil Indonesia dalam pameran kopi mancanegara. Seperti Taiwan Tea Coffee and Wine Expo 2016 di Taiwan, Seoul Coffee Expo 2017 di Korea dan baru-baru ini World of Coffee 2017 di Budapest Hongaria. “Bahkan untuk akhir tahun kami sedang mempersiapkan diri untuk pameran kopi di  Jepang dan London,” pungkas Ibu Lina. 


Luxurious of Taste and Love


Yup, dengan tagline tersebut Goesar Coffee hadir dengan segala kemewahan citarasa dan melayani dengan cinta. Ada enam varian menu minuman racikan kopi yang ditawarkan di Goesar Coffee House yaitu classic hot, signature hot, manual brewing, classic ice, signature iced dan house blended coffee. Jadi bagi yang ingin kopi panas atau kopi dingin silakan tinggal pilih aja sesuai seleranya. Karena, Barista handal dengan ilmu meracik kopi rahasianya bakal mencampur dua atau tiga jenis kopi andalan Goesar Coffee sehingga menghasilkan komposisi rasa yang pas membelai lidah. Aaaakk.... 


Ke enam varian menu racikan kopi ala Barista Goesar Coffee yang sudah mengantongi berbagai piagam kejuaraan meracik kopi tidak lepas dari jenis kopi yang digunakan di Goesar Coffee. Adapun selain kopi Lintong yang menjadi sumber filosofi berdirinya Goesar Coffee maka kopi Mandailing, kopi Gayo, kopi Toraja, kopi Manggarai Flores dan kopi Java jadi andalannya. 




Nah, namanya ngopi ga sah dong kalau ga ada temannya. Jangan kuatirlah. Di Goesar Coffee House tersedia beragam jenis pastry lezat. Mulai dari Croissant, Quiche sampai Brownies semua ada. Setiap harinya akan disajikan berbeda-beda sehingga pelanggan Goesar Coffee House ga akan bosen ngopi cantik dan ngopi ganteng di sini. 



Untuk makanan berat juga ada. Semuanya halal. Goesar Coffee House menyediakan aneka menu Breakfast, Lunch dan Dinner dengan harga terjangkau. Bahkan, set menu untuk anak-anak juga ada lho. Variasi menu baru setiap bulannya juga akan selalu dihadirkan agar pelanggan selalu menemukan warna baru dan rasa berbeda setiap berkunjung ke Goesar Coffee House. Ckckckck, ga heran ya jika Goesar Coffee pantes banget buat tempat ngumpul berbagai kalangan.  



Nah, hari ini sudah ngopi belum? Yuk ah kita ngopi-ngopi cantik atau ngopi-ngopi ganteng di Goesar Coffee House. Mumpung di bulan Agustus ini lagi ada diskon free parking satu jam pertama dan bisa dapetin gantungan kunci keren lho. Saya tunggu ya, karena di Goesar Coffee saya bakal betah berlama-lama berkat jaringan wifi dan ada iringan live music yang genrenya saya bangeddd… Mau tau? Makanya ke Goesar Coffee aja. Saya tunggu yaaaaa....