Sabtu, 29 April 2017

Lima Tahun Menghapus Trauma. #SmileinAja Deh!

April 29, 2017 8


Saat itu di tahun 2000. Satu demi satu teman saya mengabarkan kehamilannya. Entah kenapa ya, koq mereka pake rame-rame hamil segala, sih? Bisa jadi, penyebabnya karena pergantian abad kali ya. Anak yang lahir tahun 2000 konon memasuki generasi baru yaitu generasi millennium. Harapan dan doa tersemat dibalik itu.

Mendengar berita bahagia tersebut sudah pasti saya seneng dong. Smilein Aja. Akhirnya saya nambah lagi punya keponakan baru deh. Saking hebohnya menunggu kelahiran bayi-bayi mereka, saya sampai sengaja beli setengah lusin thermometer digital di bilangan Pramuka Jakarta lho. Di kawasan yang terkenal sebagai pusat alat kesehatan dan obat-obatan dengan harga grosir ini, sudah pasti saya pengen cari harga murah tapi berkualitas. Tentunya harapan saya, semoga kado Welcome Baby Born dari saya berupa termoter digital ini pasti lain dari yang lain deh. Spesial.

Dibalik SmileinAja ala saya-saya gembira menyaksikan kehamilan teman-teman saya-ada terselip perasaan kosong dalam dada. Sambil mengelus-elus perut saya yang rata, teringat kembali peristiwa beberapa tahun yang lalu. Saat itu saya melahirkan seorang bayi lelaki pertama saya yang katanya wajahnya mirip suami saya. Tapi baru sekejap dilahirkan, bayi saya harus masuk incubator karena berat lahirnya masih dibawah rata-rata. Apalagi saat melahirkan, kandungan saya baru berumur 28 minggu. Artinya, dari prediksi kelahiran normal, bayi saya maju lebih kurang dua bulan. Setelah bertahan selama 14 jam, akhirnya bayi saya meninggal tanpa sempat saya susui.

Peristiwa yang sama terulang kembali pada kehamilan kedua saya. Setiap detik saya mengkuatirkan keadaan janin di perut saya. Entah karena pikiran atau apa, saya pun harus berkali-kali bedrest di rumah sakit disebabkan adanya bercak lendir darah seperti haid di celana dalam saya. Puncaknya, di usia kandungan 28 minggu, kembali saya melahirkan bayi lelaki berbobot 1,7 kilogram. Sayang, bayi saya ngga mampu bertahan seperti kakaknya juga. Bayi saya hanya mampu bertahan menghirup udara selama 4 jam saja. Pilu hati ini.

Setelah habis obat-obatan untuk menghentikan produksi air susu dan melewati masa nifas saya memutuskan untuk bekerja untuk menetralisir hati. Alhamdulillah, suami saya mengijinkan.

Sampai akhirnya…

Lima tahun berselang setelah kelahiran dan kematian bayi ke dua saya, saya terkesiap. Teman-teman saya bergantian mengabarkan kehamilannya. Dan, respon mereka selalu sama.

“Elo kapan mau punya anak, sih?”

“Ga bosen-bosen pacaran mulu, lo, yee!”

“Eh, say, move on dong. Move on!”

Sudut hati kecil saya berteriak. Issssh, siapa juga yang ngga mau punya anak, sih? Hiekz. Smilein Aja deh!



Hamil lagi…  
Setelah menguatkan mental dan hati, saya dan suami akhirnya memutuskan berkonsultasi dengan dokter kandungan di RS Bersalin. Terus terang saya berani berkonsultasi mengenai kelahiran premature yang saya alami ke dokter kandungan mengingat saya dan suami sudah bekerja mapan. Insha Allah, untuk biaya kesehatan sudah ada yang meng-cover meski musti mengikuti system reimburse di kantor. Alhamdulillah.

Memasuki trimester pertama, saya melewati kehamilan seperti yang sudah-sudah. Ada perasaan enegh dan suka yang asem-asem. Saya juga jadi hobi beli majalah dan buku kesehatan khususnya mengenai kehamilan. Tentu, saya ngga pengen peristiwa menyedihkan itu kembali lagi kan. Enjoy, percaya diri dan dibawa seneng aja deh.


Memasuki trimester kedua, saya mulai panik. Bayang-bayang ketakutan mulai datang lagi. Terlebih di bulan ke-empat kehamilan adalah waktunya saya dipasangi cincin di mulut rahim. Kata Dokter, mulut rahim saya lemah. Jadi  ketika bobot bayi makin bertambah sejalan dengan usia kehamilan, kekuatan otot untuk mencengkram dan menjaga mulut rahim tetap tertutup sampai waktunya melahirkan sangat mustahil. 

Melalui proses operasi dan pembiusan total, proses pemasangan ring Cyrocrat (kalau ga salah, ejaannya seperti ini ya) berhasil dilakukan. Kata dokter, saat tiba waktunya melahirkan kelak, yaitu saat pembukaan jalan lahir sudah lengkap maka ring yang mencengkram mulut rahim saya juga otomatis akan dilepas.

Menjadi Ibu…
17 Oktober 2001, bayi perempuan saya lahir cukup bulan dengan berat 3,250 kilogram dan ngga ada kendala apa-apa yang menyertainya.

6 Juli 2004, bayi lelaki saya lahir maju dua minggu dari prediksi kelahiran. Saya sempat disuntik untuk menjalani pematangan paru berkali-kali untuk jaga-jaga andai si janin tetap nekat minta ‘keluar’. Setelah berhasil dihambat proses kelahirannya selama berhari-hari, bayi saya pun lahir dengan selamat. Bobot berat badannya pas-pasan,  supaya tidak masuk incubator yaitu 2,6 kilogram.

16 Desember 2006, bayi lelaki saya lahir cukup bulan dengan berat 3,2 kilogram. Tapi di usia kehamilan 7 bulan, dari hasil USG saya harus bersiap terhadap kemungkinan Sesar. Kondisinya saat itu namanya placenta praveia, artinya jika saya nekat mengejan melahirkan normal maka yang akan keluar duluan adalah ari-ari bayi. Harusnya kan bayi dulu, baru ari-ari. Kondisi placenta praveia seperti itu bisa  membahayakan jiwa ibu dan bayi itu sendiri.

Ketiga anak saya satu demi satu lahir dengan selamat melalui proses pengikatan leher rahim sejak kandungan menginjak bulan ke empat. Alhamdulillah, hanya itu yang bisa saya ucapkan saat suster menempelkan mulut bayi ke puting payudara saya untuk inisiasi menyusui dini. Rasanya seperti mimpi.  Ya Allah, saya baru aja melalui perjuangan untuk menjadi perempuan sejati yaitu melahirkan.



SMiLe Aja
Kini anak-anak saya sudah beranjak remaja. Jika mengingat ke masa itu saya masih sering takjub. Perasaan takut untuk hamil karena takut ‘kehilangan’ mampu saya lewati. Rasa sakit saat melahirkan merupakan tantangan dalam hidup seorang perempuan. Kita ngga seharusnya takut dan menghindarinya.

Banyak cara untuk membangun kepercayaan diri dan rasa nyaman selama kehamilan. Nah, berikut tips ala saya :
1.      Tukar pikiran dengan ibu hamil lain. Dengan kondisi sama-sama hamil, kita akan mendapat teman berbagi yang memiliki empati tinggi.

2.      Gabung dengan kelas relaksasi. Selama kehamilan, emosi sering naik turun. Dengan mengikuti kelas relaksasasi emosi kita akan lebih teratur.

3.      Konsultasi ke dokter apakah olahraga ringan seperti jalan kaki dan senam hamil diperbolehkan atau ngga. Untuk kasus seperti saya, yang bolak balik harus bedrest karena sering keluar flek ya ngga bolehlah.

4.      Banyak membaca informasi seputar kehamilan akan membuat kita lebih percaya diri dan ngga percaya mitos-mitos yang selama ini kita dengar.

5.      Merangsang perkembangan otak janin dengan iringan music dan rajin mengajak ngobrol. Ingat, janin di dalam perut kita bukan cuma segumpal daging. Ia mampu merasakan apa yang dilakukan mamanya.

6.      Tetap sabar dan tenang. Yakin aja, semua akan segera berakhir. Hadapi aja dengan penuh semangat dan senyuman. SMiLe Aja.

Meninggal bisa kapan aja. Saat tidur kita juga bisa meninggal. Ini bukan semata-mata persoalan kesalahan melainkan takdir. Kita hanya harus berhati-hati dan berusaha untuk mencegah atau mengatasinya. Caranya, SMiLe Aja J

Untuk informasi SMiLe lebih lanjut :
Website : www.sinarmassmsiglife.co.id
Facebook : sinarmasmsig
Twitter : sinarmasmsig
Instagram : sinarmasmsiglife
Youtube : user/SMiLe140485


Kamis, 27 April 2017

Mengenalkan Sosok Kartini Dan Cinta Tanah Air Pada Anak di Kidzania Bersama Belfood

April 27, 2017 4

Kenal ngga dengan Kartini?

Kartini adalah sosok pejuang perempuan yang menjadi pelopor kebangkitan perempuan Indonesia. Tanggal lahirnya, 21 April, diperingati setiap tahun untuk mengenang perjuangannya membela emansipasi wanita. Perempuan berdarah ningrat Jepara ini juga terkenal dengan buku yang ditulisnya yaitu Habis Gelap Terbitlah Terang.

Nah, sekarang coba deh kita tanya ke sekelompok anak munil-munil yang baru lepas dari masa balitanya yaitu anak TK. Kira-kira mereka kenal ngga dengan sosok Kartini? Jangan-jangan, mereka lebih kenal dengan sosok Taylor Swift dan Katty Perry. Tett tooot...

ada empat kategori penjurian yaitu make, percaya diri, cara berjalan (pose) dan baju yang dikenakan 


Berbekal keinginan untuk mengenalkan sosok Kartini pada anak-anak Indonesia sekaligus menumbuhkan cinta tanah air melalu busana adat nusantara, Kidzania sebuah theme park atau kota-nya anak-anak yang mengedepankan unsur edukasi dan hiburan mengadakan lomba fashion show anak-anak. Lomba fashion show dengan mengenakan baju adat nasional yang diikuti seratus anak TK sejabodetabek ini terbagi menjadi dua kelompok, TK A dan TK B. Kegiatan yang diadakan 21 April 2017 kemarin di Main Square Kidzania Pacific Place SCBD Jakarta diikuti secara gratis dan memperebutkan hadiah tabungan jutaan rupiah, Tropi dan Goodie Bag. Asik yaaa..






Kidzania adalah sebuah tempat bermain anak berusia 2 – 16 tahun. Di sini, anak-anak bisa memainkan peran sebagai orang tua dan meniru lebih dari 100 profesi yang ada. Di kota yang mengedepankan unsur edukasi dan hiburan ini merupakan tempat bermain pertama di Asia Tenggara. Kidzania yang bertempat di Pacific Place Mall lantai 6, kawasan niaga terpadu Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta ini dirancang dan dibangun menyerupai replika kota sesungguhnya namun dalam skala ukuran anak-anak. Bangunan gedung, Bank, Hotel, perkantoran, supermarket, salon, theater dan lain-lain menjadi tempat mereka bekerja. Kota Kidzania dinamakan juga kota malam, sehingga sapaan selamat malam dan sapaan kepada anak-anak kita bukanlah adik-adik atau anak-anak melainkan bapak dan ibu. Anak-anak seketika merasa benar-benar menjadi orang dewasa deh hehehe...

habis kerja, gajinya ditabung di bank dan diambil di ATM kalau perlu aja ya :)


menjadi dokter gigi :)

Di Kidzania anak-anak belajar mewujudkan cita-citanya dengan menjadi apa yang diinginkan. Yang ingin menjadi Dokter Gigi bisa langsung bekerja dan bertugas mencabut gigi pasien yang terbuat dari boneka. Yang ingin menjadi Polisi bisa langsung bekerja dan bertugas menangkap penjahat yang melarikan diri di sepanjang jalan kota. Yang ingin belajar sekolah kuliner di Belfood pun sama. Di establishment ini, anak-anak akan belajar langsung proses pembuatan nugget mulai dari membuat adonan, mencetak sesuai keinginan, melumuri dengan tepung roti sampai menggoreng nugget yang mereka buat hingga siap disantap.  

wiiyh, udah banyak ya uang kidzos-nya? hahahah... 

Menariknya, seperti profesi pada umumnya, setiap selesai mengakhiri aktivitas, setiap peserta akan mendapat gaji berdasarkan mata uang Kidzania yaitu Kidzos. Uang ini bisa digunakan untuk ditabung di bank, melakukan penarikan uang di ATM hingga berbelanja. Asyik ya... 

Bapak Addyono H. Kolloway, GM Marketing Belfood 

Kembali ke event spesial lomba fashion show anak-anak baju adat nusantara. Kegiatan ini juga didukung Belfood lho. Dalam konperensi Pers yang diadakan selepas acara, Bapak Addyono H. Koloway, General Manager Marketing, Belfoods Indonesia menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang bersifat positif dan mengedukasi buat anak-anak seperti lomba ini. Perusahaan yang membuat makanan beku olahan seperti nugget dan sosis ini selama ini kita ketahui berperan penting membantu ibu-ibu Indonesia seperti saya untuk memberi makanan bergizi kepada anak-anaknya.




“Mendukung anak berprestasi juga sebagai tujuan Belfoods yaitu dengan asupan gizi yang cukup. Di Belfoods,kami sangat memperhatikan gizi yang terkandung dalam setiap produk makanan yang kami sediakan bagi konsumen. Belfoods mendukung anak Indonesia sehat,” Addyono H. Koloway.

Beliau memberi contoh, saat memakan 5 potong nugget yang setara dengan sepotong ayam goreng renyah memiliki kandungan protein sebanyak 30 persen. Artinya, kebutuhan anak-anak akan protein dalam sehari sudah terpenuhi cukup hanya dengan makan 5 potong nugget atau sepotong ayam goreng renyah Belfood.

Waya, saya dan Sally contoh mamah-mamah cantik yang peduli dengan asupan gizi anak-anak kita. Cieeeh hahaha
Anak Indonesia sehat, berprestasi, percaya diri dan cinta tanah air memang tidak didapat secara instant. Sebagai orang tua, banyak cara melatih anak untuk menjadi generasi terbaik. Dengan memperhatikan faktor intern seperti memberi asupan gizi terbaik dan faktor luar seperti mengikuti kegiatan lomba fashion show baju adat ini merupakan sebagian cara yang bisa kita lakukan. 



Selamat hari Kartini, semoga generasi milenium dapat meneruskan semangat emansipasi RA Kartini.

Minggu, 23 April 2017

Suzuki IGNIS, Mobil Sporty Untuk Yang Berjiwa Muda

April 23, 2017 18

Sudah menjadi hal yang lumrah jika kita lihat banyak sekali mobil dan motor keluaran terbaru yang sliweran di jalan raya. Hal tersebut merupakan pertanda laju ekonomi di Indonesia tumbuh dengan pesat. Berbagai macam pilihan yang ditawarkan produsen kendaraan dan kemudahan proses pemilikannya membuat orang membeli kendaraan yang disesuaikan dengan karakter masing-masing. Boleh dibilang, membeli mobil saat ini bukan lagi berdasarkan fungsinya sebagai alat mobilitas.

Bagi kaum urban waktu sangat berharga sekali, kebutuhan akan kendaraan mau tidak mau harus menjadi prioritas utama. Terlebih di kota besar seperti Jakarta, kemacetan dimana-mana membuat pengendara harus lihai mencari jalan tikus agar segera sampai tujuan. Untuk itu, kendaraan berkemampuan mumpuni yang berukuran kecil menjadi daya tarik tersendiri untuk menembus padatnya kota.


Mengerti kebutuhan konsumen akan mobil yang bisa bergerak lincah di gang sempit dan mampu menanjak di jalan terjal, salah satu produsen kendaraan asal Jepang PT Suzuki Indomobil Sales mengeluarkan genre terbarunya yang berkelas SUV (Sport Utility Vehicle). Kebetulan saya dan teman-teman Blogger diundang khusus ke Mal Kota Kasablanka Jakarta Selatan untuk merasakan test drive dan mencari tau lebih dalam mengenai keunggulan Suzuki IGNIS dibandingkan dengan keluaran sejenis.


Sporty modelnya, sehingga Suzuki IGNIS sangat pas sekali menyasar segmen anak muda atau yang berjiwa muda kaya saya.  Eeh… hehee…


Eksterior Suzuki IGNIS
Nah, sekarang kita ulik keunggulan Suzuki IGNIS mulai dari eksteriornya ya.


kekuatan karakter SUV pada Suzuki IGNIS ditampilkan melalui kotak-kotak kecil pada bagian grill. 

Dari depan kita bisa lihat fitur komponen terkini yaitu lampu LED Projector and Day Time Running Light (Type GX). Selain itu sudah tersematkan lampu kabut yang dihiasi chrome untuk tipe GX. Bagi yang belum tahu, lampu LED berfungsi untuk memaksimalkan pandangan pengendara ke depan dengan menyetel secara manual ketinggian sorotannya sehingga memberi perasaan aman saat berkendara di malam hari. Penggunaan lampu LED juga mengirit biaya karena konsumsi listriknya lebih kecil dibanding lampu halogen. Jadi ga usah heran jika masa pakainya lebih lama dan awet.

Lampu LED yang digunakan membuat cahaya lebih terang, fokus dan tidak menyilaukan

Selain di depan, penggunaan lampu LED juga digunakan pada bagian high mount stop lamp yang ada di bagian belakang mobil. Di bagian belakangnya kita bisa lihat keunikannya pada sensor lampu saat parkir dan rear combination lamps yaitu lampu rem, lampu sign dan lampu mundur.

Nah sekarang kita lihat body-nya. Menggunakan body material yang ringan dan memperhitungkan desain aerodinamika maka saat berkendara dengan laju kecepatan tinggi, udara bukan lagi hambatan yang bisa membuat mobil oleng. Konstant terus.

di bagian belakang terdapat parking sensor juga untuk mencegah tabrakan 

Suzuki IGNIS juga memiliki air intake setinggi 700 mm dengan high ground clearance 180 mm sehingga tetap bisa menerobos genangan air ketika musim penghujan atau jalan berlubang. Kekokohannya semakin terlihat dari ban mobil  yang berukuran cukup besar 175/65 R15, sehingga saat jalan terlihat gagah apalagi saat melaju di permukaan yang tidak rata tetap terasa nyaman.


Pada type GX, Roof rail berbahan dasar material aluminium ditambahkan di bagian atas untuk menampung beban barang yang tidak muat di bagasi. Dari segi fungsi maupun style, penambahan roof rail membuat tampilan IGNIS semakin sporty aja.

Interior Suzuki IGNIS



Sekarang kita lihat bagian interiornya. Dari bagian kabin, kesan lapang, modern, futuristic, unik dan nyaman langsung saya rasakan. Kursi pengendara dengan desain yang mengutamakan estetik ergonomic membuat posisi badan saya terasa ‘pas’ berada di tengah jok. Jok pengendara dan penumpang depan dibuat dengan tampilan sporty model bucket seat dan tetap tampil mewah dengan adanya head rest yang bisa disetel ketinggiannya.

desain head unit yang unik dengan fitur CD player, USB, AUX & Bluetooth Connection
Di bagian kemudi, lingkar kemudinya sudah tersemat control tombol untuk multi information display (MID), audio serta terkonektsi dengan panggilan untuk menerima dan menolak panggilan telepon. Dengan menggunakan electric Power Steering, pergerakan lingkar kemudi memudahkan pengendara supaya lebih ringan bermanuver dan tingkat respon kemudi bisa lebih presisi. Asik ya.

Di balik kemudi, kita bisa melihat kondisi kendaraan karena terpantau melalui meter cluster. Dengan alat ini kita bisa mendapat informasi mengenai keadaan baterai aki, immobilizer, power steering, ABS, hand brake, indicator oli, RPM  meter, speedometer, safety belt hingga airbag.

cutting edge meter cluster denga tampilannya yang atraktif dan sporty. Keren ya :)
Just info aja, Immobilizer merupakan sebuah fungsi keamanan untuk meminimalisir terjadinya pencurian. Pada anak kunci memiliki sinyal sendiri dan tidak dapat dihidupkan tanpa kunci asli.
Suzuki IGNIS merupakan satu-satunya jenis urban SUV yang futuristic dan modern. Dengan system touch screen pada lingkar kemudinya, kita bisa mengakses radio dan pemutar music CD atau USB dengan format MP3 atau WMA. Kita juga bisa mengontrol volume suara dan tidak kesulitan saat mengganti music. Pada tipe GX dilengkapi juga dengan Bluetooth.

Keyless entry & push start/stop button untuk type GX yang praktis sekali dan bermanfaat untuk meningkatkan segi keamanan
Saat duduk di depan kemudi, untuk mengaktifkan mesin berukuran 1250 cc ini kita cukup hanya menekan tombol start/stop saja. Jadi tanpa memasukkan anak kunci, fitur Keyless Entry pada tipe GX ini-yang penting jarak anak kunci berada tak lebih dari 80 cm- memudahkan kita bisa mencapai kabin.

berbagai fungsional dihadirkan untuk memuat barang melalui glove box seperti ini. Selain itu ada center console tray dan dua cup holder serta ruang untuk menyelipkan majalah di pintu depan
Untuk jok penumpang belakang, busanya yang empuk dengan bahan seat cover yang stylish memberi kenyamanan dan suasana yang tidak kaku. Di pintu kanan dan kiri belakang terdapat bottle holder serta terdapat front seat back pocket di bagian lunggung jok penumpang belakang untuk meletakkan berbagai kebutuhan kita. Di bagian pintu depan juga terdapat ruang untuk menyelipkan majalah dan ada  bottle holder juga. Waah, Suzuki IGNIS benar-benar memperhatikan utilitas ya.

di jok penumpang belakang disediakan fitur child seat juga untuk keluarga yang masih memiliki bayi. Jadi kata siapa IGNIS ga nyaman untuk bawa keluarga ya? hihii


bibir pintu bagasi tingginya 715 mm dan lebar 995 mm sehingga akses barang yang dapat ditampung bisa ditumpuk hingga setinggi 950 mm dan lebar 1160 mm. Muat banyak deh :)

Kenyamanan dan Keamanan Berkendara Dengan Suzuki IGNIS
Suzuki IGNIS menghadirkan system pengereman darurat berkat system ABS (Anti Breaking System). Dengan system ini, mencegah roda mengunci saat pengereman mendadak yang bisa membahayakan keselamatan berkendara. Selain itu, dengan adany Electronic Brake-Force Distribution, besaran gaya pengereman dibagi rata ke semua roda. Adanya fitur tersebut, menjamin pengemudi merasa lebih merasa aman dan nyaman berkendara dan saat melakukan pengereman darurat saat mendadak menghindari situasi di depannya.


Bila terjadi hal di luar dugaan, keselamatan pengendara dan penumpang depan sudah disiapkan dual SRG airbag. Alat ini akan mengembang ketika mengalami benturan serta menggunakan sabuk pengaman.

nah ini yang saya maksud, perpindahan transmisi mau yang manual atau matic cukup dengan memindahkan tuas ini aja :)

Suzuki IGNIS menawarkan dua tipe transmisi berkendara. Bagi pengendara yang menuntut efisiensi bakan bakar, jenis transmisi manual dengan lima percepatan bisa jadi pilihan. Sedangkan bagi pengendara yang menuntut kepraktisan ada pilhan perpindahan AGS. Transmisi ini memungkinkan pengendara melaju di kepadatan lalu lintas tanpa perlu cape lagi gonta ganti gigi dan menginjak kopling dan bisa juga digunakan secara manual.

injakan kopling, rem dan gasnya empuk lho, ga kaya yang dirumah saya hahaha... 


bahan bakar yang digunakan sangat efisien dengan mesin bensin empat silinder K12M berkapasitas 1.197 cc didukung juga oleh Variable Valve Timing (VVT) dan juga DOHC 
Nah gimana, kumplit kan serba serbi Suzuki IGNIS yang sporty lincah trendy dan dinamis ini. Dengan bandrol harga mulai dari  Rp 139,5 juta untuk tipe GL MT, Rp 159,5 juta untuk tipe GX MT dan Rp 169,5 juta untuk tipe GX ABS ada banyak paket program cicilan mulai dari dengan bunga rendah, cicilan ringan, uang muka murah dan tenor sampai dengan 7 tahun kita bisa mendapatkan mobil Suzuki IGNIS ini dengan cara indent.
tombol hitam kecil di pegangan pintu pengendara berguna untuk membuka pintu tanpa menggunakan anak kunci. Misalnya dalam keadaan ribet mencari kunci di tas, apabila jarak anak kunci ga lebih dari 80 cm maka sensor berkerja dengan baik. 

Pilihan warna yang tersedia ada enam yaitu Silky Silver, Arctic White Pearl, Midnight Black Pearl, Uptown Red Pearl, Tinsel Blue Pearl Metallic dan Glistering Grey Metallic.

Sedangkan untuk tipe GX ada tujuh pilihan warna menarik yaitu Silky Silver, Midnight Black Pearl, Arctic White Pearl, Glistering Grey Metallic, Dual Tone Uptown Red Pearl and Midnight Black Pearl, Dual Tone Tinsel Blue Pearl and Midnight Black Pearl, dan yang terakhir Dual Tone Tinsel Blue Pearl and Arctic White Pearl.

Yang penasaran dengan keunggulan Suzuki IGNIS mampir deh ke IIMS di Kemayoran minggu ini ya. Ya, siapa tau ketemu saya hehee.. 

thank you Suzuki IGNIS (source : FB Suzuki)

Kamis, 20 April 2017

Masak Jadi Mudah Berkat Honestbee

April 20, 2017 0
Setiap pagi rumah saya selalu heboh. Bisa bayangin kan, saat anak-anak adu cepat rebutan kamar mandi sementara itu saya juga lagi rempong nyiapin sarapan dan bekal sekolah mereka. Semua sibuk, semua riweuh, senua pengen buru-buru. Hadeuuh, ibu-ibu pada umumnya ngalamin hal kaya saya ga sih?

Perkara nyiapin masakan khususnya sarapan, sebenarnya bukan soal yang susah. *Cieeeh.. Hihi....* Untuk mengisi kulkas, setiap hari minggu saya belanja sayur mayur di pasar Cileungsi. Sebelumnya trelebih dulu saya sudah menyusun menu seminggu. Jadi ga ada istilah 'bingung mau masak apa' sih. Tempe, tahu atau ayam misalnya langsung saya ungkep, nanti tinggal goreng saat mau dimakan. Sayur mayur juga dibersihkan dan disiangi, jadi saat mau masak ga perlu waktu lama lagi.

Nah, yang jadi soal, kalau stok bumbu dan sembako seperti kecap, garam, minyak dan terigu yang habis. Waduh, mendadak jadi bingung deh. Saya harus mikir kilat, dengan bahan baku yang seadaanya gimana caranya harus jadi sesuatu yang bisa dimakan. Deuuhh...

Padahal nih, bahan-bahan tersebut dibelanjakan setiap suami habis gajian. Belanja bulanan namanya. Dan tentunya, sebelum belanja juga sudah dicek apa yang kira-kira mau habis barulah dibeli. Tapi, kembali lagi, namanya juga stok, bisa cepat habis bisa juga lambat habisnya. Wis nyengir aja deh, saatnya sim salabim, abrakadabra... hahahaha...

Seperti kemarin... 

Tadinya saya mau masak tumisan tapi sayur mayur di kulkas sudah layu. Untung aja masih ada ikan bandeng di kulkas. Awalnya saya bingung juga masak ikan bandeng secara anak-anak kurang suka ikan dikarenakan ribet dengan durinya. Apalagi ini untuk sarapan dan bekal sekolah. Hmmm, ketar-ketir juga deh. 

Kemudian saya longak longok persediaan bumbu, alhamdulillah saya masih menemukan bumbu ikan goreng instant, maka jadilah menu Oseng bandeng garing ala dapur saya. Berikut resepnya : 



Oseng Bandeng Garing

Bahan :

2 ekor bandeng ukuran sedang, potong serasi
1 sdt garam
2 sdm cuka masak

Iris halus :
6 siung bawang merah
5 siung bawang putih
1/2 buah bawang bombay

2 cabe merah (iris menyerong)

1 bungkus kecil asam jawa
100 ml air

1 sdt kaldu bubuk
Minyak goreng untuk menggoreng dan menumis

Cara Membuat :

Cuci ikan bandeng, pegang kepala dan buntut ikan lalu tarik sampai bunyi 'kretek' tanda terpisah duri-durinya. 
Potong-potong lalu baluri garam dan cuka, sisihkan.
Rendam dan larutkan asam jawa dengan air, sisihkan.
Panaskan minyak goreng (jangan sampai terlalu panas), goreng ikan dengan api kecil hingga garing, sisihkan.
Panaskan minyak goreng, tumis bawang merah, bawang putih dan bawang bombay hingga matang dan wangi.
Masukkan cabe iris, air asam jawa dan kaldu bubuk, aduk rata, biarkan hingga mendidih.
Masukkan ikan bandeng yang telah di goreng, aduk rata.
Angkat, hidangkan.

Catatan :
1 bungkus kecil asam jawa setara dgn 18 gr atau 6-7 mata asam jawa

Honestbee
Yeaayy, ngga nyangka, anak-anak suka lho. Malah katanya, temen sebangkunya ikut cuil-cuil dibantuin ngabisin bekalnya. Okelah, besok-besok dibawain yang banyakan yaaa...

Ngomong-ngomong soal bumbu ikan goreng instant, kebetulan saya membelinya melalui aplikasi Honestbee. Nah, bingung kan apa itu Honestbee? 

Honestbee merupakan aplikasi layanan belanja online yang nyaman untuk kebutuhan rumah tangga kita. Berbagai kebutuhan fresh meat and seafood, dairy, eggs and chilled food, food cupboard, snack and sweets and frozenfood.  ada lebih dari 60 ribu produk yang bisa kita pesan. Shopper dari Honestbee akan membelanjakan order pesanan dan mengantarkan ke rumah kita dengan cepat. 

Untuk merasakan kenyamanan berbelanja pertama-tama terlebih dulu kita harus instal aplikasi honestbee melalui playstore. 








Setelah proses install selesai, kita harus registrasi dulu sebelum melakukan proses belanja. 



Jika proses registrasi selesai, kita mulai sign in dan memberitahukan lokasi kita di mana. 

Setelah selesai langkah ini dikonfirmasi, lalu kita bisa mulai memilih pesanan belanja kita lalu lanjut ke fitur add chart untuk ditambahkan ke keranjang belanja kita. 




Setelah selesai berbelanja, kita kita bisa mengecek kembali daftar belanja kita sebelum check out. Ya kali aja namanya abis add chart terus menerus ga sadar belanja kita jadi bablas hehehe... 




Selesai tahap ini, kita lanjut ke pembayaran. Kita harus mengisi kembali alamat pengiriman yang jelas, hari dan jam pengiriman kapan, nomor kontak yang bisa dihubungi dan pilihan system pembayaran, apakah cash on delivery atau melalui credit card. 







Jika sudah di step ini, ada pemberitahuan order sekaligus track order kita dan akan tertera foto dan nama Shopper alias asisten belanja dan delivery atau pengirimnya. 




Gimana, gampang kan? Belanja jadi mudah, masak jadi mudah juga berkat Honestbee. Dengan garansi one hour delivery, delivery man atau kurir Honestbee akan datang ke lokasi pengantaran yang kita minta. Asisten belanja Honestbee pun telah melalui training ketat terlebih dulu untuk memberi layanan maksimal kepada pengguna aplikasi Honestbee.

Lomba Masak Online Honestbee
Nah, ada info asik nih...
Honestbee dan Kriya Indonesia akan mengadakan lomba masak online lho, dimana lomba tersebut berlangsung selama 6 periode dari tanggal 26 April sampai 20 Juni 2017.
Periode 1 dan 2 berlangsung selama dua minggu sedangkan periode 3 sampai periode 6 masing-masing berlangsung selama satu minggu.

Untuk tema lomba akan diumumkan setiap Kamis, dan lomba dimulai setiap hari Jumat, lalu pengumuman pemenangnya akan diumumkan setiap hari Senin.

Setiap periode lomba akan dipilih 5 pemenang yang akan mendapat hadiah voucher belanjad Honestbee masing-masing senilai 250 ribu rupiah. Woowww, aseeekkk...

Berikut ini mekanisme lomba masak online ya :
Setiap peserta wajib memfollow akun Ig dan Fanspage @Honestbee_id dan @KriyaIndonesia.
Peserta wajib membagikan info lomba dan mention lima orang temannya.

Peserta boleh mengikuti semua periode lomba tapi teman yang dimention dalam share tidak boleh sama ya.

Peserta wajib belanja bahan masakan yang dilombakan melalui aplikasi Honestbee, lalu screen shoot bukti share info lomba dan bukti belanja. Kirimkan via email untuk kemudian mendapatkan voucher belanja Honestbee senilai 50 ribu rupiah (free ongkir) sebagai pengganti bahan belanja.

Hasil masakan berikut resepnya diposting di Instagram dan Facebook dengan hastag @MasakJadiMudah, jangan lupa mention ke IG dan Fanspage @honestbeeid dan @kriyaindonesia.

Pemenang akan ditentukan berdasarkan kreatifitas dan cara memasak yang mduah. Jumlah like juga akan menjadi nilai tambah tersendiri.

Juri lomba dari pihak Honestbee dan Resep Dapur Ayah.

Catatan, peserta lomba masak online Honestbee diikuti oleh peserta yang berdomisili di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Yuk ah leyeh-leyeh dulu. Saya lagi nunggu mas Bee dateng nih. Jangan lupa install Honestbee dan ikutan lomba masaknya.



Sabtu, 01 April 2017

Villa D’roemah Hampor, Nuansa Jawa Di Tanah Pasundan

April 01, 2017 1

Minggu lalu saya ke Garut lagi. Ngga ada acara spesial sih, cuma jalan-jalan biasa aja. Pas kebeneran kakak saya lagi ada urusan di kota ini dan mobilnya kosong. Hayulaaah, ikooottt. Pucuk dicinta ulampun tiba,  hehee..

Pagi jam setengah tujuh, saya dijemput di mulut tol Cikampek, Halim. Melewati Tol Cipularang, kami sempat tertahan di sekitaran kawasan industry Cikarang. Macet. Selepas itu, jalanan lancar dan sesuai dengan asumsi waktu, sampailah kami di Rancaekek bertepatan dengan adzan Dzuhur. Di sini kami istirahat makan siang dulu sebelum melanjutkan perjalanan lagi ke Garut yang sudah ngga jauh lagi.

source : http://www.roemah-hampor.com

Sampai di Garut karena ngga ada urusan apa-apa saya langsung ke tujuan yaitu Villa D’Roemah Hampor untuk lonjoran kaki. Nah, pasti penasaran ya kenapa saya milih Villa D’Roemah Hampor ini. Terus terang sewaktu searching di aplikasi pemesanan hotel, yang pertama kali yang saya lihat adalah tempatnya yang bersahaja sekali. Etnik banget. Instagramable nih batin saya.

teras depan 

Harga sewanya menurut saya juga terbilang cukup murah untuk ukuran hotel berbintang dua. Kebetulan saya mendapat harga Rp 225ribu di weekday padahal di tempat lain sudah mencapai lima ratusan ribu rupiah. Penting ini menurut saya lho *kekepdompetkuatkuat

teras depan 
Lokasi Villa yang berada di wilayah Hampor ini dekat kemana-mana karena ada di pusat kota Garut dan ada di tengah destinasi wisata Garut.  FYI, sekitar 1,4 kilometer dari villa ada sumber pemandian air panas Cipanas dan Pemandian Darajat dari gunung Guntur lho yang layak kita kunjungi selama di Garut. Situ Bagendit dan Candi Cangkuang juga dekat dijangkau dari sini.

Dega dan sepupunya santai-santai di depan kolam ikan

Garut memang merupakan kota kecil yang pernah menjadi daerah kepemimpinan tetangga saya Dicky Chandra yang memang sangat menarik. Meskipun hanya kota kecil, jangan salah, kota ini mempunyai banyak sekali daya tariknya lho. Kerajinan dari kulit domba seperti jaket dan dompet banyak tersebar di sepanjang jalan. Oleh-oleh khas Garut yang terkenal dengan dodol ini juga punya varian lain namanya Chocodot. Lucu deh membaca setiap kata-kata nyleneh yang ada di kemasan Chocodot. Oya, dalam perjalanan pulang ke Jakarta saya sempat mampir ke sentra oleh-oleh di jalan Otista membeli Chocodot dan menyicipi Dorogdognya. Ga berenti cemal cemil.

ruang terbuka berupa taman yang memisahkan bangunan joglo dan bangunan limas, pemisah Cafe dan penginapan

Villa D’Roemah Hampor berada di pusat kota Garut yaitu di jalan Jl. H. Husein RT 01 RW 15 Tarogong Kidul, Garut dan lokasinya dekat sekali dengan Universitas Garut. Jadi ngga heran jika di sekelilingnya berderet-deret rumah kos-kosan untuk mahasiswa. Lokasinya yang berada sekitar 100 meter dari mulut jalan membuat nuansa khas kampung Garut bisa ikut saya rasakan. Sore-sore, saya sengaja beli es podeng di sebelah penginapan, malamnya ngopi di warkop. Sempat ngobrol basa basi juga sih soal rumah kos-kosan dengan masyarakat sekitar hahahaha… #kelakuan

nyobain kopinya di sini. Enak deeh, cuma 10 ribu untuk kelas Cafe :)

cantik kan spotnya untuk foto foto? hehee

Di homestay yang bagian depannya dijadikan ruang kumpul sekaligus Café ini lagi-lagi bertemakan khas Jawa. Banyak sekali properti pajangan dari benda-benda jadul yang bikin saya jadi iseng mengkhayal ke masa jadul hehehe…

ruang cafe 

ruang cafe 

ruang cafe 
rumah Mbah saya dulu pernah punya ini lho. Namanya apa ya?

lucuk, koper mesin jahit Singer jadul ada di sini juga :)

Buffet piranti makanan yang waktu saya intip ada rantang belang belang ijo kaya punya Ibu saya jaman dulu :)

Villa D’Roemah Hampor mempunyai empat kamar tidur yang disewakan. Kecil ya? iya, sih, tapi jangan salah, meskipun kecil, buat yang mengidamkan suasana personal cocok deh nginep di sini. Undak-undakan yang memisahkan area Café dengan hunian menginap menjadi batas massif dengan kolam ikan berlantai kayu yang menyegarkan mata dengan suara pancuran airnya.




Bangunan Café merupakan bangunan beratap joglo yang dibuat terpisah dengan bangunan hunian kamar beratap limas yang disewakan supaya privacy tamu terjaga. Café sendiri memiliki ruang indoor dan outdoor yang berhadapan dengan taman belakang. Tinggal pilih mau di spot yang mana. Cantik sekali.

setiap pintu khas Jawa mempunya tinggi yang terbilang cukup rendah. filosofinya supaya orang yang masuk menundukkan kepala sebagai bentuk penghormatan 
Bangunan hunian yang disewakan semuanya berdinding dan berlantai yang terbuat dari kayu. Suasana temaram dari lampu teplok di kamar bikin jiwa romantik saya mendadak kumat lho. Ahaaayyy… #kenapa ga bawa rantang dari rumah

ruang makan besar dengan TV LED dan Musholla di tengahnya 

Sekarang saya mau telisik kamarnya. Di setiap kamar tidur disediakan kamar mandi yang lagi-lagi unik, karena terbuat dari batu alam di dinding dan lantainya. Tapi, meski berfokus pada keetnikan khas Jawa nuansa modernitas demi memanjakan tamu juga disiapkan. Water Heater dalam kamar mandi bisa dijadikan pilihan untuk yang mau mandi tapi ngeri udara dingin Garut kaya saya. Iyyyhhh…



Ranjang tidur dari kayu berukuran 160 x 200 cm menyesuaikan dengan luas kamar yang ukurannya kurang lebih hanya 3 kali 4 meter aja. Jangan membayangkan ada fasilitas Televisi di setiap kamar ya, saya ngga ngerti kenapa LED televisi besar dengan tayangan TV kabel hanya ada di ruang makan besar di depan kamar aja. Namun, biarpun begitu, saya sih asik-asik aja secara fasilitas WIFI-nya kenceng sih. Seneng banget saya.

Di Villa D’Roemah Hampor juga disediakan Mushola di sebelah ruang makan besar di antara keempat kamar yang disewakan. Mukena bersih, sarung, sajadah dan Al-quran yang telah disediakan di Musholla ini membuat nyaman tamu untuk berlama-lama munajat kepada sang pemilik.

wuiih, airnya dingin banget deeh 

untung ada water heater :)

Saya yang sempat kecewa dengan fasilitas toiletries yang tidak disiapkan pengelola akhirnya bisa memaklumi juga mengingat Villa D’Roemah Hampor masih dalam tahap pengembangan sehingga membutuhkan banyak masukan dan saran. Lokasi Villa yang berada sekitar 100 meter dari jalan raya saya sarankan untuk dibuatkan plang di mulut jalan supaya memudahkan tamu mencapai lokasi villa. Masih kurang, saya usul, gimana kalau disediakan jasa antar jemput juga di titik yang sudah ditentukan, misalnya di alun-alun Garut gitu #yanamanyajugausaha


Nah, bagi yang menginginkan suasana khas Jawa di tanah pasundan dengan harga terjangkau ngga salah pilih deh untuk menginap di Villa D’Roemah Hampor. Ajak-ajak saya ya kalau ke sana J