Rabu, 29 April 2015

MASIH ADA

April 29, 2015 2
Mbak, mau tanya, maaf ya, Nala and Mom Craft-nya masih aktif ga sih, Mba? Aku mau pesan handuk nama buat kado ulang tahun, tapi ragu. Keliatannya Mba Diah sekarang jadi penulis juga ya? Hehehe…

Waaah… apa iya teman-teman sampai menduga kerajinan tangan Flanel buatan saya sudah gulung tikar? Heeemmm… begini ya, saya masih ada dan Insha Allah selalu ada koq. Ingat ngga, Juni-Juli 2014 lalu orderan toples hias flannel yang musti saya kerjakan sebanyak hampir 7 lusin untuk Idul fitri. Saya sampe kewalahan ngerjainnya tapi Alhamdulillah selesai semua. Kemudian memang sejak September 2014 lalu saya beralih ke dunia menulis. Tau kan gimana sifat saya yang selalu penasaran mengolah berbagai bentuk skill yang saya punya. Itulah makanya, beberapa bulan terakhir ini postingan saya melulu memajang aneka antologi cerpen yang lolos dibukukan. J

Prinsip saya selama ini, saya tidak akan menggunakan jasa Asisten. Jadi kurang lebihnya karya handmade buatan saya adalah murni hasil kreasi tangan saya. Saya pun tetap mencitrakan diri sebagai Crafter bukan industry, jadi saya hanya akan membuat pesanan yang masuk sesuai pesanan, tidak menumpuk stok.

Saya memang tidak rajin promo via online. Buat apa rajin promo lalu banjir orderan tapi akhirnya customer kecewa karena kualitas handmade buatan kita tidak optimal. Saya tidak mau begitu. Saya mau langgeng dalam bermitra dengan teman-teman customer. Kepercayaan Customer benar-benar merupakan sumbu kelanggengan nama Nala and Mom Craft dan saya pribadi.

Jadi jangan khawatir… Nala and Mom Craft masih ada koq dan saya masih akan terus berkarya.

Oiya, ini produk terbaru buatan saya pesanan ibu Fika Jakarta untuk kado ulang tahun keponakan lelakinya. Semoga suka ya bu. Jangan sungkan kalau mau order lagi ya :-)





Jumat, 24 April 2015

Pinternet, solusi baru internetan tanpa pulsa

April 24, 2015 13
Harta, Tahta dan Wanita Kuota merupakan tiga anugerah terindah dalam hidup, ya ngga sih?! :-) 

Yap, sudah bukan hal yang baru jika kuota telah menjadi bagian dari keluarga kita. Jika tanggal tua, kita pasti  memikirkan kelangsungan hidup kuota. Kita rela nahan jajan es doger demi qkuota. Pengalaman pribadi banget deh kalo tiris pulsa… . Sakittt…!!!

Membaca kebutuhan masyarakat (baca : seperti saya) pada internet yang semakin meningkat, dilatarbelakangi pengguna Facebook di Indonesia yang menempati rangking empat di dunia, bertempat di Ballroom Djakarta Theater 17 April 2015 lalu, Indosat dan Facebook resmi meluncurkan produk Internet.org di Indonesia. Yeayyyy… :-D

Apa sih Internet.org itu?
Internet.org adalah sebuah inisiatif dari Facebook yang bertujuan untuk membuat ketersediaan akses internet bagi dua pertiga populasi dunia yang belum terhubung dengan internet hingga kini. Di Indonesia, Indosat menjadi satu-satunya operator pertama yang menyediakan akses internet mudah tanpa pulsa bagi masyarakat Indonesia.

Dalam sambutannya, Alexander Rusli Presiden Director and CEO Indosat mengatakan, “Dalam rangka mendukung Indonesia Broadband Plan (IBP) 2014-2019, Indosat menjadi pelopor untuk mewujudkan kemudahan konektivitas nirkabel bagi semua orang di perkotaan dan menjangkau lebih dari 52% penduduk pedesaan. Oleh karena itu, kami mendorong masyarakat Indonesia memanfaatkan penawaran fantastis dan hanya satu-satunya ini.”



Di saat yang sama, dalam akun Facebooknya, Mark Zuckerberg Founder Facebook dan Chief Executive Officer menuliskan launching Internet.org setelah kedatangannya ke kampong cyber Jogjakarta tahun lalu. Ia mengatakan “Internet adalah sarana yang sangat tepat untuk memajukan kondisi sosial ekonomi. Ketika orang memiliki akses ke layanan internet dasar di bidang pekerjaan, kesehatan dan pendidikan, mereka dapat mengubah taraf kehidupan dan komunitasnya.”

Cara mengaksesnya gimana?
Gampil koq. Dengan kartu Indosat, pelanggan IM3 dan Mentari (prabayar) maupun pelanggan Matrix (paska bayar) bisa mengakses layanan ini melalui www.internet.org atau dengan meng-instal aplikasi Internet.org dari playstore Android. Layanan tersedia dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Dengan adanya Internet.org, pelanggan akan mendapatkan kemudahan akses internet GRATIS untuk beberapa layanan, misalnya :
  • Informasi umum di Ask.Com dan Wikipedia,
  • Update berita di Merdeka.Com dan KapanLagi.Com,
  • Berita terkini seputar olahraga di Bola.net,
  • Info pendidikan di Kelase,Info cuaca dan iklim di Accuweather,
  • Menikmati cerita di Wattpad,
  • Memeriksa lowongan kerja di Jobstreet, 
  • Menjual barang di OLX dan Tokopedia,
  • Belajar issue perempuan dalam situs-situs seperti BabyCenter, MAMA, Girl Efect,
  • Akses informasi kesehatan di UNICEF Facts for life,
  • Selain situs-situs tersebut, layanan Facebook pun dapat dinikmati pelanggan agar mudah terhubung dengan orang-orang terdekatnya.
Bagi yang belum menjadi pelanggan Indosat, Kartu IM3 Pinternet sudah bisa ditemukan di gerai-gerai Indosat dan toko-toko. Dalam kartu Pinternet, ada beberapa penawaran menarik yang bisa dipilih yaitu :
  •           Gratis internetan 24 jam sebulan
  •           Gratis Indosat Super Wifi selama 30 hari
  •          Gratis nelpon dan SMS serta paket internet murah 150MB/30 hari Cuma Rp. 10.000,-

Kemeriahan peluncuran Internet.org bertajuk “Internet Tanpa Pulsa untuk Semua” bertajuk KEMUDAHAN TANPA BATAS dibuka oleh penampilan Al Ghazali dengan DJ Performance-nya yang bikin kaki goyang-goyang di kolong meja hihihi…




Setelah Al, Denni Darco yang terkenal dari ajang The Master mengilustrasikan Kemudahan Tanpa Batas melalui Sand Art performance-nya yang memukau.



Sophie Navita Presenter cantik yang juga istri Pongky Jikustik menutup kemeriahan acara dengan penampilan Tulus. Tulus, band akustik yang terkenal dengan lagu Sepatu, Gajah dan Teman Hidup sontak menggiring sebagian besar orang yang tadinya masih malu-malu di kursi untuk ke depan panggung, berselfi ria dan nyanyi bareng (termasuk saya). :-)



 ... Di dekatnya aku jadi tenang... Bersamanya jadi lebih terang... #sing. Iya beneran, Tulus di atas panggung, dan saya di bawah panggung sudah bikin saya tenang *eeaaa... Hiihihih...



Semoga dengan adanya Internet.org, keengganan orang menggunakan pulsa untuk internet selama ini beralih menjadi melek internet. Pengguna ponsel 2G pun sudah tidak perlu khawatir lagi di era 4G ini, karena internet.org dengan mudah bisa diaplikasikan di ponsel berbasis 2G.Yugh aah, tunggu apa lagi..









Minggu, 19 April 2015

TIPS aman naik Taksi dengan Blue Bird Taxi Mobile Reservation

April 19, 2015 16
Belum hilang dari ingatan ketika saya meminta pak supir untuk membuka bagasinya sebelum saya menaiki Taksinya. Bahkan saya sempat pernah memotret wajah pak supir dan mencatat nomor lambung Taksi untuk kemudian meng-sms suami. Rasa takut pada kriminalitas membuat saya seperti orang yang tidak punya sopan santun. Tapi itu dulu, sekarang sejak mengetahui ada Taxi Mobile Reservation, tindakan konyol seperti itu sudah saya tinggalkan.


Apa sih Taxi Mobile Reservation itu?
Dulu kita pasti pernah atau sering ‘bete’ saat menghubungi operator untuk memesan taksi. Hal tersebut bisa dimaklumi mengingat jumlah order yang masuk ke Operator banyak sekali. Belum lagi di jam sibuk atau pas cuaca sedang tidak bersahabat, bisa dipastikan sulit sekali mendapat taksi. Membaca kondisi tersebut, Blue Bird tidak tinggal diam. Mereka terus berinovasi untuk meminimalisasi ketidakpuasan pelanggan khususnya di kota besar. Saat ini Blue Bird telah meluncurkan system pemesanan taksi dengan menggunakan Smartphone namanya BLUE BIRD TAXI MOBILE RESERVATION. Cukup dengan sekali klik, selesai deh ordernya.

Dengan cara singkat aplikasi Taxi Mobile Reservation ini bisa didapatkan dengan Smartphone berbasis GPS teknologi. Aplikasi tersebut bisa didownload gratis lewat app store seperti Google Play, App Store, Blackberry World, Windows Store dan Ovi Nokia Asha. Bisa kan cara mendownloadnya?

Kelebihan Taxi Mobile Reservation dibanding cara biasa.

Praktis
Saat kita mengorder dengan menghubungi operator, kita harus verifikasi data dulu yang memakan waktu sekian menit. Operator akan mencari armada yang berdekatan dengan lokasi tempat penjemputan, selanjutnya kita akan diberitahukan nomor lambung taksi yang akan menjemput kita. Bayangkan step demi step yang harus dilalui untuk mengorder taksi dengan cara biasa. Meskipun kita sudah berulang kali memesan, namun data pelanggan akan bolak bolak mesti kita ulang kepada Operator. Ribet kan… ?

Dengan Taxi Mobile Reservation system, dalam  waktu singkat (tidak sampai lima menit) setelah input data, kita sudah mendapatkan informasi Tracking order seperti ini :





sumber foto : Google 


Untuk lebih detail, kita juga bisa cantumkan ciri-ciri atau pakaian yang kita gunakan untuk mendefinisikan diri kita ke pak Supir. Jadi di tempat ramai pun, kita dan pak Supir sama-sama saling bisa mengidentifikasi. Dalam tracking order ini pun, tertera nomor ponsel pak Supir. Jadi kalau ketinggalan barang dijamin aman deeh... 

Akurasi alamat penjemputan
Dengan cara pemesanan taksi biasa, misalnya lokasi penjemputan kita agak sulit diketahui, kita harus memberitahukan ancar-ancar atau perkiraan arah bagi pak sopir agar mereka mudah menjangkau lokasi penjemputan.

Dengan Taxi Mobile Reservation system, akurasi alamat penjemputan melalui kecanggihan alat Fleety di dashboard sopir memudahkannya mencari lokasi alamat penjemputan. Kita tidak perlu khawatir jika kita sendiri tidak hafal ancar-ancar lokasi dimana kita minta dijemput. It’ so easy…

Jejak akurasi 
Dengan cara pemesanan taksi biasa, kita tidak bisa tau di mana lokasi taksi yang menjemput kita, apakah sudah dekat atau masih jauh. Kita hanya bisa memperkirakan waktu datangnya berdasarkan informasi dari operator saat kita menelpon sebelumnya.

Dengan Taxi Mobile Reservation, kita bisa dengan mudah melihat jejak posisi Taksi (Tracking position Taxi) yang akan menjemput kita sudah sampai di mana.

Kondisi lalu lintas
Dengan cara pemesanan taksi biasa, kita tidak bisa tau bagaimana kondisi jalan raya saat itu, apakah lancar atau macet.

Dengan Taxi Mobile Reservation, kita bisa melihat kondisi lalu lintas untuk melihat jejak posisi taksi (lihat atas) yang kita pesan. Cara ini sangat membantu sekali jika kita sedang dalam kondisi dikejar waktu dan membutuhkan jalan alternative agar cepat sampai tujuan.

Mudah memesan taksi 
Masih banyak kelebihan yang bisa kita dapatkan dengan aplikasi system Taxi Mobile Reservation ini lho. Di pusat keramaian seperti Mal atau gedung perkantoran, kita bisa memesan taksi di lobby atau ruang tunggu ber-ac daripada berdiri panas-panasan atau hujan-hujanan di pinggir jalan menyetop taksi lewat.

Dengan system ini, kita tidak perlu ikut berbaris antrian memesan taksi di area pesan taksi gedung tersebut. Untuk itu, saat taksi pesanan kita datang, pelanggan lain tidak bisa menyerobot seenaknya. Asyiik kaan..

Tentunya dengan system Taxi Mobile Reservation ini, resiko kriminalitas bisa diminimalisasi. Tidak perlu parno lagi untuk memotret wajah pak supir, mencatat nomor lambung taksi atau mengecek bagasi, karena semua sudah ada datanya di history order kita.  Semua terlacak jelas. Amaan…

Caranya gimana?

- Instal aplikasi Taxi Mobile Reservation di smartphone.
- Registrasi nomor telephone


Setelah selesai memasukkan nomor telepon, tunggu verifikasi sms di nomor telepon yang telah didaftarkan tadi.


Langkah berikut, memasukkan ulang kode verifikasi sms. Dalam waktu singkat, di layar tertera seperti ini. Input kembali nama, tanggal lahir dan alamat email kita. 

Sumber foto : dokumen pribadi

Selanjutnya, di layar akan ada penampakan seperti ini. Artinya proses registrasi telah selesai dan kita siap membooking taksi. Yeeayyy... :-) 



sumber foto : Google 

Seperti iklan motor, Blue Bird memang selalu terdepan dalam pelayanan dan kualitas. Meskipun banyak armada taksi lain yang meniru warna biru Bue Bird untuk mengecoh pelanggan, namun dengan adanya system BLUE BIRD TAXI MOBILE RESERVATION ini,  tindakan pengecohan tersebut bisa kita minimalisasi.  

Saat ini Taxi Mobile Reservation telah menjangkau beberapa kota besar seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Semarang dan Bali. Dalam waktu dekat, kota-kota lain pun akan bisa menikmati system layanan ini. Tunggu saja ya…

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, mampir di Blue Bird Mobile ya... :)







Selasa, 14 April 2015

TIPS MENGHINDARI MENTOK IDE

April 14, 2015 18

sumber foto : Google 

Pernah kan mengalami hal seperti ini? Mau menulis tapi buntu ide. Tema kelihatannya mudah, tapi tetap ngga menemukan sesuatu yang unik dan ga pasaran untuk diangkat menjadi tulisan. Jika dipaksakan, tulisan jadi seperti sayur kurang garam, ngga gereget, bahkan mbulet, muter-muter ngga jelas bahasannya.

Saya sendiri pernah lho, sering malah. Pernah dalam tiga minggu, saya sempat buntu ide. Ide-ide yang saya punya garing semua, melayang-layang ngga ada ‘the power of unique’ sama sekali. Waduuh.. bahaya ini kalau terus-terusan begini.

Setelah lama mengamati, merasa dan menerawang maka saya akhirnya berkesimpulan jika kondisi ini lebih sering saya alami jika sedang dalam masa Pre Menstruasi Syndrom. Tapi biar bagaimanapun, itu bukan alasan. Sepertinya saya harus cari cara untuk mengatasinya.

Maka, ini adalah sedikit tips agar tidak stuck mode on ala saya :

1.      Stok tulisan
Ya, bukan hanya sembako rumah tangga yang harus selalu ada stoknya. Tulisan pun harus ada. Jika kita suka menulis untuk even lomba menulis fiksi ya perbanyak naskah tulisan fiksi kita dengan berbagai jenis tema. Untuk yang suka menulis di blog pribadi saja, maka ga mau tulisan harus rajin diposting agar keberadaan seorang Blogger ga didepak semena-mena oleh Alexa Rank. Triknya, setelah membuat tulisan, setel jadwal tayang postingan Blog. Voilaa… secara otomatis tulisan kita akan dipublish dengan sendirinya, jadi kita ga akan merasa dikejar-kejar Debt Collector eeh Dead Line… J


2.     Asah panca indera.
Tulisan itu datang dari berbagai “pintu” tanpa kita sadari lho. Dengan mengasah panca indera, ide bisa kita tangkap dengan mudah, lalu segera buat draft agar idenya ga hilang, selanjutnya kita tinggal menyempurnakannya menjadi tulisan. Gimana caranya? Lihat sekeliling, misal pagi-pagi saat berbelanja sayur, obrolan mengenai harga cabai yang selangit bisa dijadikan tulisan lho. Kemudian, dari cabai itu sendiri kita bisa kembangkan lagi, misal : menu masakan minim cabai yang bisa kita olah, aneka manfaat cabai buat kesehatan, mengenalkan cabai buat si kecil, dan lain-lain. See, itu baru satu lho. J


3.      Membaca.
Jangan salah, untuk menulis kita juga harus membaca kan. Jadi jangan pernah malas membaca aneka bacaan yang berhubungan dengan topic minat kita. Dengan membaca, secara ga langsung kosa kata yang kita miliki akan bertambah tanpa kita sadari. Penguasaan EYD pun tanpa kita sadari, akan melekat dengan sendirinya. Ga percaya? Buktikan aja J

4.      Nonton film.
Ini trik dari pengarang Novel Teenliit Gramedia Luna Torashyngu yang karyanya sering nongol dijadikan film di Trans TV. Kenapa saya berani mensontek tips ini? Dia kan tetangga depan rumah, jadi kalau mau melenggang ke XXI, dia pasti cengar cengir di depan pagar sambil bilang, “cari ide mbak, maklum kejar setoran nih!” 

5.      Jangan pelit.
Mau membaca, ya beli dong bacaannya. Mau menonton di bioskop, ya beli tiket dong. Mau pintar? Ya ikut pelatihan dong. Gabung di komunitas-komunitas yang sesuai dengan minat kita, pasti ada aja koq teman yang ga pelit membagi ilmunya, tapi kan quota tetap kudu beli. Jadi, ya jangan pelit deh, semua yang kita keluarkan pasti kembali ke kita juga. Jangan khawatir ya.
nah, itulah sedikit tips dari saya, monggo kalau mau nambahin. 

Selamat mencari ide dan jangan lupa ucapkan bye bye stuck mode on #lambai-lambai ala Miss World atau Mas World. Semoga bermanfaat ya J









Minggu, 12 April 2015

(REPORTASE) FILM ADA SURGA DI RUMAHMU : MENGAPA MENCARI SURGA YANG JAUH JIKA ADA YANG DEKAT?

April 12, 2015 5

27 Maret 2015 lalu merupakan hari yang saya tunggu-tunggu. Bayangkan, saya akan menjadi bagian dari bertaburnya kegembiraan para pendukung film Ada Surga Di Rumahmu dalam Gala Premierre di XXI Epicentrum HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Film drama keluarga religi ini diproduksi oleh Mizan Production, PGN, Nava Production dan disutradarai oleh Aditya Gumay pemilik Teater Ananda yang telah mengorbitkan banyak Selebriti terkenal seperti Olga Syahputra, Ruben Onsu dan lain-lain.


Tidak ingin mengecewakan pihak pengundang dan  tidak ingin melewatkan sedikitpun acara tersebut, saya telah hadir di tempat sejak pukul 15.30 WIB. Setelah mengisi daftar hadir, saya dari komunitas Blogger Reporter dikelompokkan dengan teman-teman dari berbagai Media dan diajak menghadiri Konferensi Pers sebelum menonton film tersebut.

Dalam Konferensi Pers yang berlangsung singkat, Sutradara Aditya Gumay mengenalkan satu demi satu Aktris dan Aktor pendukung seperti Husain Alatas atau lebih dikenal Hussain Idol sebagai Ramadhan, Elma Theana sebagai Umi, Zizi Shahab sebagai Kirana, Nina Septiana yang terkenal lewat ajang Miss World Muslimah 2012 sebagai Nayla, Reyhan Khan sebagai Ramadhan cilik, dan Oka Aurora sang penulis skenario. Selanjutnya, saya baru mengetahui dari salah satu goodie bag yang diberikan panitia-sebuah buku berjudul sama-bahwa Oka Aurora selain menjadi penulis Skenario ia juga merupakan penulis buku yang  didasari kisah pengalaman pribadi Ustad Al Habsy.





Aditya Gumay mengatakan, ada dua kandidat saat memilih casting yang pas dengan tokoh Ramadhan, yaitu Irwansyah dan Hussain Alatas. Dengan pertimbangan wajah khas Timur Tengah yang dimiliki Hussain itu sangat pas, lalu didukung kemampuan acting Hussain yang natural, maka setelah menonton film ini, memang tidak salah pilih jika Aditya memilih Hussain. Salut dari saya, tanpa menjual banyak nama aktris dan actor beken, film ini menjadi tontonan yang sangat menginspirasi hati.

Dalam film berlatar belakang Palembang Sumatera Selatan ini banyak adegan menggunakan dialek khas Palembang. Namun, jangan khawatir, meskipun ada beberapa dialek yang tidak ditranslate, saya masih bisa mengerti dan menikmati jalannya cerita. 

Sempat saya menitikkan air mata saat Ramadhan menangis hebat tanpa suara-agar tidak didengar kedua temannya-rindu pada uminya saat menumpang tinggal sementara di Mesjid. Di scene lain, saya ikut tergelak ketika Nayla dan Kirana dalam waktu hampir bersamaan datang ke rumah Ramadhan untuk menjenguk Umi yang sedang sakit. Saya bisa merasakan kecemburuan Nayla pada Kirana, apalagi buah tangan yang dibawa Nayla hanya seplastik tomat untuk dibuat juice sementara Kirana membawa sekeranjang buah-buahan.

Awal kisah, setelah lulus SD Ramadhan (Hussain Alatas) berpisah dengan kedua saudara kandungnya Raina dan Raihan. Agar bisa terus sekolah, ia harus melanjutkan pendidikannya di pesantren milik Ustad Atthar (Ustad AL Habsy), sahabat/kakak Ayahnya yang letaknya jauh dari rumahnya di tepi sungai Musi.

Di lingkungan barunya ini, Ramadhan bertumbuh dengan dua teman sekamarnya. Seperti botol ketemu tutup, mereka saling melindungi satu sama lain. Setiap ada kesempatan, mereka bertiga kerap mencuri waktu menonton tayangan televisi di warung dekat Pesantren. Ramadhan pun sesumbar dan diamini kedua sahabatnya, suatu hari nanti ia pun akan tampil di televisi, lihat saja katanya.

Sepuluh tahun berselang gayung pun bersambut, pesantren tempat Ramadhan bernaung menjadi lokasi shooting film dimana Kirana (Zhizi Shahab) seorang perempuan asli Palembang turut membintangi film tersebut. Mengetahui kemampuan bela diri yang dimiliki Ramadhan, maka ia ditawari seorang kru film untuk mengikuti casting film laga di Jakarta.

Berbekal tabungan seadanya, ketiga sahabat ini nekat berangkat ke Jakarta untuk menjemput impian mereka meskipun tanpa ijin dari Ustad Atthar. Malang tak dapat ditolak, jadwal casting ditunda. Kebingungan melanda, bagaimana mereka melewatkan beberapa hari dengan uang yang kian menipis. Pergilah mereka menuju mesjid, dan seketika masalah mereka terjawab. Dengan sopan, Ramadhan memohon ijin kepada pengelola mesjid untuk menumpang sementara di Mesjid dan sebagai balas jasanya Ramadhan dan teman-temannya membantu membersihkan Mesjid.

Di malam hari Ramadhan memimpikan Umi, mendadak ia terbangun dengan suara tangis anak lelaki yatim piatu yang sedang bermunajat di mesjid. Anak lelaki itu menceritakan jika waktu bisa berputar kembali, ia ingin bisa berbakti pada orang tuanya, sayang semua itu terlambat, orang tuanya telah tiada akibat kecelakaan lalu lintas.  Ramadhan pun hanya bisa menangis tanpa suara, nalurinya sebagai anak tidak mampu dibohongi. Meski sudah menelpon Abuya pun, ia tetap mengetahui ada yang tidak beres pada Umi. Esok harinya, Ramadhan memutuskan kembali ke Palembang. Kedua temannya sempat menghalangi, namun Ramadhan tetap kukuh pada keinginannya untuk pulang.

Suatu hari, dalam keadaan terbaring sakit, ustad Atthar memberi tahu Ramadhan bahwa Abuya, ayah Ramadhan adalah sosok yang sangat berjasa. Abuya rela mendonorkan sebelah ginjalnya agar Ramadhan bisa melanjutkan pendidikan yang sesuai untuk menjadi Dai. Flash back ke awal cerita, rupanya Abuya melihat bakat Ramadhan menjadi Dai ketika beliau meminta Ramadhan kecil memberi ceramah di mesjid disaksikan teman-temannya dan didengar sepenjuru kampung.

Ustad Atthar berkata untuk yang terakhir kalinya, “Seorang ayah akan berkorban untuk kesuksesan lima orang anaknya, namun lima orang anak belum tentu mau berkorban untuk sang ayah”. Kata-kata tersebut begitu membekas hingga Ramadhan memutuskan menguburkan cita-citanya menjadi Artis dan melunaskan niat Abuya yang ingin menjadikannya seorang Dai.

Cerita yang begitu sederhana namun sarat pesan saya temukan di film ini. Kadang kita sibuk mengejar surga  di tempat yang jauh. Kita pergi berhaji ke Mekkah berkali-kali, menyantuni fakir miskin dan anak yatim, sedekah berjuta-juta rupiah sampai kita lupa bahwa surga terdekat itu ada di rumah kita, yaitu orang tua dan keluarga.

Aditya Gumay berkata saat Konferensi Pers, “setelah nonton ini, ada lho yang langsung pengen pulang, ketemu ibunya.” Ya, saya setuju dengan ucapannya, setelah menonton film ini saya ingin segera ke rumah Ibu. Kapan ya terakhir kali saya mengunjungi ibu? #cry

Film Ada Surga Di Rumahmu telah ditayangkan serentak 2 April 2015 lalu di bioskop-bioskop. Film yang wajib ditonton karena mengandung banyak hikmah yang bisa didapat. Film ini pun didapuk layak untuk tontonan segala kalangan usia karena non adegan tidak pantas.