Rabu, 28 Januari 2015

Arisan Ilmu KEB ; Etika Job Review

Januari 28, 2015 13


Aku mau sharing nih cerita mengenai arisan ilmu kolaborasi KEB Komunitas Emak Blogger dan idBlogNetwork selaku tuan rumahnya. Muup bingitz aku baru bisa posting sekarang nih ;-)

Oke deh kita mulai dari arti ARISAN dulu ya. Menurut KBBI, arisan merupakan kegiatan mengumpulkan uang atau barang yang bernilai sama oleh beberapa orang yang dilakukan selama periode tertentu. Kemudian untuk menentukan siapa pemenangnya, maka nama-nama anggota akan diundi di setiap pertemuan. Pemenang berhak memiliki uang atau barang yang telah dikumpulkan seluruh anggota, dan nantinya semua anggota akan bergiliran memenangkan dengan system pengundian tersebut.

ARISAN ILMU merupakan agenda terbaru KEB Komunitas Emak Blogger. Karena begitu besarnya apresiasi member yang mau ikut, maka pengundian mau ngga mau dilaksanakan. 20 pemenang terpilih berhak hadir dalam Sharing yang diselenggarakan secara periodik. Sesi Sharing sendiri diisi oleh narasumber Blogger yang sudah mumpuni di dunia per-blog-an. Untuk periode selanjutnya, akan dibuka pendaftaran lagi dan seluruh anggota mempunyai kesempatan sama lagi untuk hadir. Asyik banget kan? Siapa yang ngga mau mendapat ilmu gratis sambil nyemal nyemil bawaan kita masing-masing lalu dimakan bareng. Sluurrppss…. Yeaayyy :-)

Oiya, dengan pembatasan jumlah peserta Arisan Ilmu, diharapkan ilmu yang didapat anggota arisan nantinya akan lebih terserap. Program ini sudah berjalan sejak bulan lalu, November 2014. Bulan Desember ini temanya mengenai “BAGAIMANA MENDAPAT JOB REVIEW” dengan nara sumbernya mak Isnuansa Maharani yang sudah sering sekali mendapat job review dari perusahaan besar. Wuuiiihhh :D

Nah, berikut ini adalah hasil catatanku.

Percantik ‘inner beauty’ blog kita. Caranya :
1.       Buat design blog yang sederhana/jangan yang ribet-ribet atau kekanak-kanakan.
Jangan menggunakan widget yang tidak perlu seperti lagu-lagu, blink-blink ngga jelas yang bikin mata sakit, atau widget statistik pengunjung. Ingat, pengunjung blog akan merasa dimata-matai kita lho. (Oalaah.. aku kirain selama ini, pake widget ini itu bikin keren blog aku, ngga taunya malah kliatan ‘alay’ kali yee.. mangut-mangut deh aku.)

2.       Pasang alamat email dan nomor kontak yang bisa dihubungi.
Cara paling mudah, membuat label kontak tersendiri di widget about me. Jangan sampai ketertarikan klien untuk mengajak kerja sama dengan kita menjadi batal, karena kita sulit dihubungi. Amsyong deeh 

3.       Rajin memposting blog.
Rating Alexa itu kan dihitung berdasarkan kunjungan orang ke blog kita dan berapa kali orang membuka blog kita. Jadi tentunya dengan rajin mengisi blog, Alexa kita ratingnya akan meningkat. (Oia, bagi blogger pemula kaya aku yang malu-malu meong mau nanya, bayangkan rating Alexa dengan ranking kelas sekolah, rangking satu jauh lebih baik dari rangking dua, rangking dua jauh lebih baik dari rangking tiga, dan seterusnya. Ngerti kan ?)

Nah, setelah memperbaiki inner beauty blog kita. Selanjutnya kita tinggal menunggu waktu saja, ada perusahaan yang meminang kita dan memberi job review. Yeaayyyy… !!

Di tahap berikut, misalnya Blog kita mendapat job untuk mereview sebuah produk. Apa yang kita lakukan? Bagaimana etikanya?
Mak Isnuansa membagikan empat form contoh, yaitu : rate card/port folio, surat penawaran dan surat perjanjian kerja sama untuk kita pelajari. Jadi, untuk menunjukkan kebonafidan kita, maka 

1. kita harus membuat rate card. 

Isi rate card sebagai berikut :
·         Cantumkan nama blog kita. Lengkapi dengan page rank kita, alexa rank, total visits/month, total unique visitors/month, toal pageviews/month dan average time on site.

·         Cantumkan akun social media kita, seperti Facebook, Twitter, Klout Score. (klout score apa ya? Baru mudeng juga aku sama yang ini.. hiekz)

·         Jika kita sudah pernah bekerja sama, cantumkan nama-nama perusahaan klien kita.

·         Yang terakhir, cantumkan rate blogger dan buzzer. Missal fee per blogspot sekian rupiah, fee per blogspot untuk hadir ke event sekian rupiah, harga paket posting blog sekian rupiah dan fee per tweet sekian rupiah.

Jangan takut memasang tarif di port folio kita, kata mak Isnuansa. Asal kita tau aja, fee blogger itu besar lho, jadi jangan sampai kita ‘terjebak’ mau aja menerima fee sekitar $2 (dua dollar aja. Ga tega nyebut 20 rebong). Pernah memang belum lama, ada kejadian bahwa blogger menerima fee sebesar angka di atas. Mungkin saja, sang blogger memang ngga ngerti harga pasarannya, atau memang ada alasan tersendiri makanya blogger tersebut mau menerima fee sekian rupiah itu. Wallahu alam.

2. Yang kedua mengenai surat perjanjian dan surat kerja sama. 
Karena yang membuat surat tersebut adalah pihak klien, maka kita harus perhatikan dan baca baik-baik syarat ketentuannya sebelum menanda tangani perjanjian tersebut. Apa saja sanksi-nya jika ada pelanggaran.
Pernah ada contoh kasus, dimana blogger yang terikat kerjasama dengan klien melakukan pelanggaran, hingga ia mendapat sanksi membayar kerugian sekian lipat dari fee yang disepakati bersama. Ugghh.. serem yah?

3. Isilah review apa adanya. 
Jika blog kita isinya bahasa sehari-hari tetap gunakanlah. Tetap menjadi diri sendiri, itu akan menjadi ciri khas blog kita. Noted 

3. Jujur. 
Bila misalnya kita paranoid naik pesawat terbang, dan pernah mengulas mengenai keparnoannya itu. Lalu mentang-mentang mendapat job review dari penerbangan, dengan bangga kita menunjukkan asyiknya naik pesawat ini bla bla bla.. pasti malu deh kalo ketahuan.. nah, etika kejujuran itu jlebb banget tuh. 

4. Positif dan negatif isi review. 
Berhubungan dengan kejujuran, sebaiknya kita isi review dengan jujur juga. Hal positif dan negatif sebaiknya sama-sama diulas dengan seimbang. Ada memang klien yang meminta kita mengulas hal positifnya aja, tapi sebagian besar klien menyerahkan penuh kepada kita untuk pengisiannya. Biasakan juga, sebelum kita mempublish isi review, kita kirimkan kepada klien dulu, setuju atau tidak dengan isi review kita. Itu penting, untuk meminimalisir resiko.

5. Terima job dengan image dan branding yang sudah dikenal. Jangan lupa, pasang isi review dengan klien-klien  di label tersendiri. Kalau mak Isnuansa, mengelompokkannya ke dalam label advertorial. Kalo aku nanti mau bikin label-nya apa ya namanya? #mikiirrr…

6. Etika kerja sama. Jika telah deal dengan salah satu brand name, pantang bagi blogger menerima job review dari brand name yang produknya sama, misalnya ponsel dengan spesikasi sama tapi keluaran pabrikan berbeda. Nah, misalnya kita belum deal dengan salah satunya, kita berhak mengambil mana yang lebih menarik. Cieee… 

Itulah sekelumit catatanku, kurang dan lebih mohon dimaafkan ya (kecup satu-satu). Oiya, ada bisik-bisik juga nih saat sharing, dunia blog akan makin dilirik untuk menjadi alat promosi tidak langsung perusahaan-perusahaan ternama. Sekarang kita percantik inner beauty blog kita dulu yugh, sebelum klien melirik dan tertarik sama kita.. ahahahyy.. :D


Selasa, 20 Januari 2015

Rekam Jejak-Antologi Kedua

Januari 20, 2015 5



Ikutan lagi event lomba menulis cerpen ah. Kali ini dari Goresan Pena Publishing dengan tema Masa Lalu Yang Membekas Di Hati. Bersama dengan puluhan penulis lainnya, naskah cerpen saya ada di Antologi buku ke-2 dari empat yang diterbitkan. Alhamdulillah.

Tidak banyak ide yang saya tuangkan di buku ini selain murni pengalaman sendiri mengenai  susahnya punya anak dengan sedikit tambahan bumbu agar menarik.  Jangan Ambil Anakku merupakan judul naskah cerpen saya yang ketiga yang lolos untuk dijadikan Antologi selama beberapa bulan aktif di dunia literasasi. 

Berikut saya kutip sedikit paragraph terakhir cerpen Jangan Ambil Anakku :

Samar-samar kudengar tangis bayiku. Tak seperti bayi lain, tangisnya terdengar lirih. Lemah, seperti tak bertenaga.

Kudengar percakapan dokter Rizal dan mas Tito. Ya Allah, ada apa? Selamatkan anakku. Aku hanya bisa berdoa dalam hati. Aku lelah. Berat sekali kelopak mata ini membuka.

Aku percaya mereka akan melakukan yang terbaik untuk bayiku. Aku hanya ingin memejamkan mata saja. Sebentar saja…

Kamis, 15 Januari 2015

TAK KENAL MAKA TAK SAYANG

Januari 15, 2015 12
Pepatah ini memang pas banget buat aku deh. Gimana ngga, ceritanya gini nih,, cekidot yaa :-)

Februari 2014 awal mula aku gabung di KEB setelah jalan jalan di blog orang dan lihat banner cantik KEB yang bikin aku penasaran. Komunitas apa ini? Orangnya rese-rese ga ya kaya group yang onoh? Komunitas jualan ngga nih ya, ujung-ujungnya kaya group yang ituh?

Hemm.. Kesan pertamanya Biasa aja. Ngga butuh waktu lama, resmilah sudah aku menjadi emak blogger di KEB. Walaupun sudah resmi jadi emak (julukan yang ga ada duanya di komunitas lain deh) di KEB, aku belum berani share di wall KEB. Malu pisan deh, tulisanku da apa atuh mah, cuma printilan hobby jaitan sama nguplek dapur aja. Ga istimewa bingits..

Dua bulan berikutnya, ada ajakan untuk memeriahkan event besar Srikandi Blogger di Museum Nasional Jakarta. Saat itulah aku baru mengenal lebih jauh tentang KEB, emak emak inspiratif di dalamnya dan juga ramah-ramah. Aku ngga bisa bayangkan, ketika event tersebut ada yang datang dari jauh/luar kota pun tetep saling kenal satu sama lain. Masya Allah, ngga ada gap sedikit pun di komunitas ini. hellooo, aku mulai jatuh hati nih :-)

Kembali aku 'mak jlebb' di hati ketika nanya nanya via inbox ke emak-emak soal blog (ya eyalah masa PR matematika :-) ), ngga ada yang pelit transfer ilmunya. Sampe step by step harua begini begitu dengan telaten emak emak ngajarin. Lop yu maaakkk :-)

Hal lainnya yang juga 'jlebbbbbb' yaitu ada beberapa cipratan rezeki berkat event-event undangan dari perusahaan besar yang dipublish di KEB lho. Seneng bingitlah, namanya juga emak-emak. Dan aku ngaku ya, bahwa aku makin ngga bisa ke lain hati :-)

Setahun bergabung di KEB, begitu banyak manfaat yang aku dapat dari ilmu blog dan niat berbagi sesama emak di sini. Ada sih pertanyaan yang selalu mengusik hati, 'apa kontribusimu selama ini? Balasan apa yang bisa kau beri untuk KEB atas segala manfaat yang aku terima?' Apa ya?

Semoga di usia KEB yang ke tiga ini KEB makin berkibar menjadi payung perempuan-perempuan yang mau berbagi lewat tulisan. Semoga arisan ilmu yang penuh manfaat ini bisa selalu berjalan tanpa hambatan ya maak.. Aamiin... :-)