Kamis, 31 Desember 2015

Rasa dan Harga Nendang Ayam Bakar Sogo Kalimalang

Desember 31, 2015 15
satu porsi paket B : nasi, ayam bakar, sambal, lalap, es teh manis Rp 18.000,-

Beres urusan perpanjangan STNK yang memakan waktu sampai berjam-jam akibat mbludaknya pengunjung, waktu ngga terasa sudah menunjukkan jam 16.30. Sudah sore banget untuk makan siang ya? Hohhoohoho… Herannya baik anak-anak, suami dan saya sendiri ; semua sepakat ngga mau jajan di kantin Samsat. Kalau saya dan suami sih cukuplah bekal air minum dari rumah dan kurma untuk sekedar pengganjal perut. Sementara alasan anak-anak  lain lagi, mereka sengaja bersabar supaya kepengenannya makan ayam bakar Sogo di Kalimalang dipenuhi.
 
tampak depan RM Sari Rasa yang beken dijuluki Ayam Bakar Sogo 
Siip, saya dan suami setuju. Dari kantor Samsat Kebon Nanas kami belok kiri ke arah Kalimalang. Menyusuri sepanjang jalan raya Kalimalang, ngga perlu waktu lama sampailah kami di Rumah Makan Ayam Sogo di Jalan raya Inspeksi Saluran Kalimalang Blok E No. 28 Jakarta Timur. Wiiyh, tumben lancar. Mungkin akibat pelebaran jalan di sepanjang jalan ini kali ya?

RM Sari Rasa yang lebih dikenal dengan Ayam Bakar Sogo masih sama seperti dua tahun lalu terakhir saya datangi. Susunan meja-meja berbaris dalam empat shaf. Sepi sekali, hanya kami sekeluarga saja. Pesanan favorit kami, ayam bakar dan sambalnya yang manis pedas ala khas Solo masih sama rasanya seperti era 90-an lalu. Dan yang mengagetkan saya, harganya-masya Allah-murah sekali.
 
Kebayang dulu di jaman keemasannya, meja-meja ini ngga pernah kosong lho. 

Berikut rincian harga makanan yang saya bayar :

-          3 paket B : nasi, ayam bakar, sambal lalap, es teh manis @ Rp 18.000 = Rp 54.000,-
-          1 nasi, ayam bakar, sambal, lalap Rp 15.000,-
-          1 Es Jeruk Rp 6.000,-
-          2 porsi Somay @ Rp 9.000,- = Rp 18.000,-
-          1 Ayam bakar, sambal, lalap (untuk dibungkus buat mba Nala) Rp 11.000,-
  

nih, saya kasih daftar haganya :)

Saya membayar hanya Rp 104.000,- untuk makan yang mengenyangkan, rasanya enak, dan tempatnya bersih. Sayang sekali, tempat nongkrong anak sekolah dan mahasiswa Kampus Borobudur di era 90-an sampai era awal 2000-an sudah mulai berkurang pamornya. Dulunya, rumah makan ini pernah menjual Somay Gope sehingga dijuluki SoGo oleh anak gaul Jakarta pada masa itu. Lucu ya, padahal banyak yang mengira nama Sogo diambil dari nama Departement Store, lho.

ini juga :)

RM Sari Rasa yang berfokus pada sajian ayam bakar dan ayam goreng khas Solo ini didampingi sambal bajak dan sambal korek yang sama-sama enak. Bingung pisan milihnya. Menu andalan lainnya tinggal Somay yang harganya sudah ngga gope lagi. Sementara itu Es teler dan mie ayam yang dulu pernah jadi menu favorit sudah menghilang seiring pamornya yang semakin redup. Sayang sekali.

Oh iya sampa lupa, RM ini pernah juga masuk lho di buku berjudul "Kencan Jakarta Tempat Kencan Murah Meriah!" karya Anisa Anindhika terbitan Gagas Media untuk tempat makan di Jakarta kurang dari Rp 50.000,-. Waah, bener-bener tempat makan yang layak direkomendasikan ya, kalau mau makan enak, bergizi, tempatnya bersih, murah harganya dan bebas pengamen. Jooosssss :D

Nah, gimana, penasaran dengan rasanya? Udah nyobain belum makan ayam Bakar Sogo? Yang ngakunya anak gaul Jakarta pada masa 90-an ngga sah deh ngaku-ngaku jadi anak gaul kalau belum mampir ke ayam Sogo hihihihi…


 
Wajah damai sentosa aka. kekenyangan hahaha





Rabu, 30 Desember 2015

Natal Pun Ikut Membawa Rezeki

Desember 30, 2015 0

Pinsil hias Flannel aneka karakter, orderan Natal tahun ini :)

Awal Desember kemarin, tetiba Miss Chrisna Teacher Elokuensi yang juga rekan kerja saya dulu say hello lagi via BBM. Seperti yang sudah-sudah, setiap ada occasion Imlek maupun Natal dia selalu order hadiah kecil untuk diberikan pada murid-muridnya yang rata-rata juga merayakan Natal sepertinya. Jika Natal tahun lalu dia order gantungan kunci Nama murid-muridnya, maka kali ini dia minta yang lain lagi.

Ada kejadian lucu saat toples hias Nastar dan Kastengel request Natal tahun lalu itu dipajang di meja tamu rumahnya. Katanya tamu-tamunya banyak yang kecele melihat sajian Nastar asli tapi palsu seperti gambar di bawah ini. Komentar mereka selalu sama, kenapa nastarnya ngga ditutup supaya ngga masuk angin? Hahahaha, saya percaya sih jika banyak yang kecele, secara kue kering bikinan miss Chrisna memang enak banget. 
orderan Natal tahun lalu :)

Heeem, kembali ke orderan ya. Dari beberapa option yang saya tawarkan, Miss Chrisna rupanya kepincut dengan pinsil hias Flanel. Kebetulan rate harganya juga sesuai dengan kocek dia seharga Rp 6 ribu per buahnya. Okelah, deal ya J

Sesuai kesepakatan, sebelum tanggal 22 Desember 2015 waktunya Elokuensi libur, saya harus sudah mengantarkan pesanannya ke dua lokasi, Elokuensi di Green Ville blok AW dan Elokuensi Green Garden blok Y3. Untunglah, dengan manajemen waktu yang sudah saya persiapkan, kelar juga deh pesenannya sebanyak 50 buah pinsil hias flannel aneka karakter.

Pagi-pagi buta, tanggal 19 Desember 2015 jam 5.30 pas barengan dengan agenda keluarga akan liburan ke Pantai Karang Bolong, Anyer saya sempatkan mampir dulu ke kantor Elokuensi Green Ville. Saya ketemu dengan pak Yudi, kurir kantor yang atas kebaikan Bos bisa menempati kantor untuk tempat tinggalnya. Pak Yudi rupanya masih mengenali saya meski sudah 9 tahun saya resign kerja. Alhamdulillah, beginilah jika saat resign kerja dulu meninggalkan kesan baik, pasti akan selalu diingat. *tsaah


Setelah minta tolong pak Yudi untuk memberikan titipan saya ke orang kantor dan mengantarkan sisanya ke Green Garden, saya baru berasa plong. Tugas saya sudah selesai, tinggal nunggu transferannya datang ke rekening. Lho, koq bayarnya belakangan? Gapapalah, khusus Customer Setia macam Miss Chrisna yang sudah saya kenal belasan tahun ini, cincay laaah. 

Gimana hasil karya saya? cantik ngga? :)
Orderan Imlek kemarin :)


Senin, 28 Desember 2015

Surprise Gala Dinner NMW Skin Care

Desember 28, 2015 9
Bersama Juara 2 Kartika Putri dan Juara 3 Ani Berta, senior dalam dunia blog :)


“Daaan, juara pertama Blog Writing Competition NMW Skin Care adalah Diah Woro Susanti dengan blognya Diah woro susanti blogspot dot com. Selamat!”

Haah? Ngga salah dengar tuh. Bengong. Kaget. Senang. Ngga nyangka. Ngga percaya. Begitulah respon pertama saat mendengar MC di atas panggung menyebut nama saya. Gimana ngga kaget, beberapa kali ikut Kompetisi Menulis Blog boro-boro nama saya pernah bertengger jadi finalis. Blas, ngga pernah. Lah ini, sekalinya nembus, koq ya ngga tanggung-tanggung langsung menempati JUARA SATU! Alhamdulillah, Alhamdulillah ya Allah.

Dalam rangka ulang tahunnya yang ke-8 , NMW Skin Care mengadakan dua lomba yaitu lomba foto selfie bersama produk-produk NMW Skin Care di Instagram dan lomba menulis blog. Dari 30 peserta lomba menulis Blog, enam Blogger finalis dan lima finalis lomba foto Selfie Instagram special diundang untuk menghadiri pesta gala dinner sekaligus pengumuman tiga besar masing-masing kategori lomba.

pembuka acara, modern dance :)

Acara yang berlangsung meriah di Sheraton Hotel Gandaria City Jakarta Selatan 14 Desember 2015 kemarin dibuka oleh penampilan modern dance. Penampilan kedua oleh Band Kemlaka menampilkan iringan music tradisionalnya yang menghentak. Diselingi dengan dengan doa dan sambutan dari Owner NMW Skin Care, Dr. Nataliani Mawardi, pengumuman pemenang lomba Foto Selfie dan pengumuman Kompetisi Menulis Blog dibacakan. Selanjutnya, penampilan seni lukis pasir dan music instrument dari Bayang Pasir Orchestra sangat menghibur sekali dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun. Puncaknya penampilan Dewi Gita penyanyi yang juga customer setia NMW Skin Care dan Lucky Idol dengan lagu-lagu hits yang akrab di telinga penyuka music Indonesia.
 
Yeaay, ketemu Dokter Deviana jugak :)

Sungguh, sampai tulisan ini dipublish saya masih ngga percaya dengan kemampuan saya. Euforia kemenangan cukup saya bawa sampai di rumah. Saya bisa buktikan pada ayahnya anak-anak, niat saya untuk nge-blog bukan untuk hura-hura nongkrong di tempat-tempat elit. Bukan untuk sekedar gotong-gotong goodie bag dari panitia event. Bukan, bukan itu. Saya hanya ingin membuat jejak kenangan indah pada anak-anak saya kelak, dari apapun yang saya kerjakan. 
 
ditemani kakak sekaligus sahabat sejati saya yang selalu mensupport langkah saya :)
Saya mengerti sekarang, kunci kesuksesan memenangkan suatu kompetisi sederhana sekali. Cinta pada sesuatu yang dikerjakan, totalitas ketika mengerjakannya, dan tentunya restu dari keluarga. alangkah indahnya ketika semuanya bersinergi menjadi satu. Saya sudah membuktikan, nah gimana dengan kamu?


 
hadiah uang tunai Rp 3 juta, voucher perawatan Rp 1 juta, flazz Card Rp 500 ribu, E Mandiri dan paket kecantikan dari Pixy. Terimakasih ya Allah :)

Minggu, 27 Desember 2015

Traktiran Di My Thai BINUS

Desember 27, 2015 0

IT'S TIME FOR EATING, GUYS!

Gile, udah seharian begini anak-anak koq betah banget di dalam air, berenang. Bersama sepupu-sepupunya dari Cilegon, Ciledug dan Nabire Papua, anak-anak saya sudah kaya panci ketemu tutup, klop. RAME.

Sementara anak-anak berenang, yang nungguin jadi iseng ngemil Happy Tos kemasan guede. Saat Happy Tosnya sudah habis, anak-anak tetep belum mau beranjak dari air. Bisa bayangin kan, seperti apa kondisi perut saya? Lho? Hihihihi..

Beberapa kali kalah sama tatapan memelas bocah-bocah ini, jam 4  sore mau ga mau diambil langkah tegas. Keluar dari kolam atau Ibu tinggalin di kolam renang Apartement Puri Park View selamanya. Hayo, tetap mau jadi anak Ibu atau anak Hantu air? :D

Anak-anak nurut. Tapi bukan ketakutan akan jadi anaknya hantu air sih, tapi karena sepupunya yang di Cilegon memang sudah harus pulang. Satu selesai, semua selesai. Yeayyy...

Habis renang, Budenya yang lagi happy ngajak makan. Asyiik, ditraktir. Makanan hangat apa ya yang ga jauh-jauh dari kawasan Srengseng? Bakso Titoti di Kebun Jeruk? Mie ayam DKI Rawabelong? Atau Tom Yang Kung ala Thailand di Binus?

Waah, boleh juga tuh makan ala Thai.

Cepat Budenya memotong, "Tapiiii, dengan catatan kalau tempatnya ga tutup ya. Kan ini lagi libur Natal siapa tau banyak yang tutup karena Binus kan ngga ada aktivitas akademiknya."

Okee....

Sampai di jalan raya Kebun Jeruk, alhamdulillah restorant My Thai buka. Kebetulan lagi ngga rame pula. Segera Tom Yang Kung dengan kuah dua rasa, rasa pedas dan rasa kaldu diorder. Udang goreng mayonaise, Ayam bungkus pandan, dan Kwetiau goreng tabur mede ala Thai yang saya ga tau namanya juga diorder.

Minumnya juga boleh pilih sesukanya. Yeaayyy.

Wajah-wajah penuh kepuasan terlukis dari tandasnya piring dan gelas di meja. Makasih ya Bude, semoga rezekinya lancar jaya, jadi nanti bisa makin sering nraktir kita lagi. Aamiin.

Hmuaaaah... hmuuaaahh... hhmmuaaahh...

Selasa, 22 Desember 2015

Bakso Legendaris, Bakso Kumis Lapangan Blok S

Desember 22, 2015 14


Bakso Legendaris, bakso Kumis Lapangan Blok S 

Sepulang dari Anyer kemarin, kami mampir ke lapangan Blok S di bilangan Kebayoran Baru untuk ganjal perut dulu. Perjalanan jauh, letih dan dingin akibat hujan sepanjang jalan tadi membuat semuanya kompak untuk memilih kulineran bakso aja. Kenapa memilih ke bakso kumis blok S?

Jadi gini, bakso kumis ini sudah berdiri sejak era 1970-an. Sudah lama ya, saya malah belum lahir lho. Di era 1980-an, jaman saya masih SD, bakso ini ngetop sekali dan menjadi cikal bakal julukan tenar si bakso tenis. Rasanya dari masa ke masa ngga pernah berubah, enak, ngga bikin langit-langit mulut jadi berlemak. Kuahnya pas sekali rasanya, tanpa harus tambahan saus, kecap dan cuka, cukup dengan sambal rawit khas bakso kumis bagi saya sudah enak. Pas deh.

sistemnya prasmanan, ambil mangkok, taburi isian sesuka hati

Selanjutnya, si abang siap menuangkan bakso ke mangkuk kita 

Keunikan makan bakso kumis ini adalah sistem makan prasmanan. Jadi pembeli harus antri satu-satu mengambil mangkok, menaruh seledri, tongcay, bawang goreng, sambal, saus, kecap, cuka sesuka hati. Kemudian keunikan lainnya, bakso kumis tidak menyediakan mie atau bihun, sawi atau toge seperti penjual bakso pada umumnya. Jadi pure, hanya bakso dan kuah saja.

Soal harga, dulu era jaman 90-an masih Rp 2.500-an, kemudian beberapa tahun lalu harganya Rp 8.000 dan sekarang sudah Rp 10.000,- per butirnya. Mahal ya? Relatif ah. Bagi yang pernah ngalamin masa-masa nongkrong jaman muda kaya saya, lapangan blok S memang tempat favorit buat mengenang kembali jaman itu. Jaman lagi norak-noraknya liat bintang pelem nongkrong ya di sini ini, hehehe...

Ini dia tiga butir Bakso Tenis Kumis, seharga Rp 30.000,- 

Sayang, kalau mau makan di sini ngga bisa lama-lama. Ngga bisa nongkrong cantik lagi. Pelayannya yang rata-rata keluarga sendiri dari si empunya cuek bebek aja ngangkat mangkok yang baru aja disantap. Baru juga neguk Jeruk hangat, sang pelayan juga cuek aja ngelap-ngelap meja. Mungkin karena ramai banget, jadi mereka sengaja bersikap begitu. Saya maklum sih, tapi tetep jadi ga enak makannya, keburu-buru. 

Deretan surga kuliner lapangan Blok S

Nah, penasaran sama si bakso kumis lapangan blok S? Paling gampang nih ancer-ancernya, dari arah Trans TV Mampang jalan lurus aja sampai ketemu lampu merah. Setelah itu belok ke kanan,lalu ikuti jalan sekitar beberapa ratus meter. Lokasi lapangan blok S ada di sebelah kiri, patokannya kalau di kanan jalan ada Abuba Steak. Gampang koq nyarinya. Kalau masih bingung, saya juga mau nganterin koq heheh... 

Liburan Tiga Generasi di Pantai Karang Bolong Anyer

Desember 22, 2015 4
agenda di mobil : ngobrol, bercanda, tidur, ngobrol lagi, bercanda lagi, tidur lagi hahaha

Setelah anak-anak UAS (Ujian Akhir Sekolah) kembali kami mencuri start liburan. Mau ngga mau voucher menginap gratis di Wisma Kompas Gramedia Anyer dari mba Tria, sepupunya anak-anak, harus segera digunakan minggu ini, karena masa berlakunya habis Desember ini dan tidak berlaku saat liburan Natal dan Tahun Baru nanti. Ya sudahlah, daripada hangus ngga digunakan sama sekali jadilah anak-anak mengalah ambil raportnya setelah liburan usai aja.

Kebetulan Mbah putrinya anak-anak mau juga dibujuk untuk ikut have fun bersama kami. Setelah terkena serangan Stroke bulan Mei lalu, Ibu saya belum pernah sama sekali keluar teras rumah. Menginjak undakan anak tangga di teras rumah saja Ibu saya masih takut. Tapi saya tau dia bosan juga dengan suasana rumah. Hal itu membuatnya labil beberapa waktu, antara pengen ikut tapi masih trauma. Antara excited tapi takut menyusahkan anak-anaknya. Begitulah Ibu dari dulu sifatnya, mandiri. 

Hari Sabtu…

Sesuai perjanjian, selepas Subuh, Sabtu kemarin 19 Desember dari Cileungsi kami berangkat menjemput Ibu, mbak Wati kakak saya dan mas Teguh kakak sepupu mereka di Rawabelong sebelum meluncur ke Anyer. Perjalanan agak terhambat setelah kawasan industry Chandra Asri sampai Pasar Anyer karena ada perbaikan jalan, jadi kondisi jalan dibuka tutup bergantian. Selepas itu sih lancar jaya.

Kami melewati beberapa Resort seperti Mambruk Anyer, Sol Elite Marbela dan Pesona Krakatau, baru deh sampai di lokasi Wisma Kompas Gramedia Karang Bolong, di jalan raya pantai Carita Km. 144 Karang Bolong Anyer Banten sekitar jam 11 siang. Lama ya? Maklumlah saya nyetirnya ngga ngebut sama sekali koq, kan bawa orang tua, sudah sepuh pula. Anak-anak juga enjoy selama perjalanan. Mereka ngobrol, becanda, tidur, ngobrol lagi, becanda lagi, tidur lagi hahaha…
 
Formasi pertama, tanpa neng aya dan mas dipo :)
Sementara Mbak Wati langsung check in ambil kunci di kantor Wisma, anak-anak langsung cus ke pantai ditemani ayahnya, ngga sabar lagi untuk main air, sementara itu saya harus buru-buru parkir mobil dan memapah Ibu ke kamar. Biar beliau istirahat dulu, kasihan. Masing-masing me time deh, saya mau masak untuk makan siang aja.



Baru datang saya langsung buru-buru masak untuk makan siang :)

Sore jam 3, kakak saya, Mas Jito dan keluarganya dateng juga. Yeaay, seneng deh makin rame jadinya. Ibu saya terlihat seneng liat anak cucunya ngumpul. Syukurlah, meski jatah gratis kami Bungalow dengan dua kamar menghadap pantai sudah full book tapi kami justru mendapat bonus. Win-win solution sih. Lokasi hunian kami tidak menghadap pantai tapi kamarnya tiga. Jadi puas deh ga umpel-umpelan hihihi…


Pesta Duren :)

Lucunya, nama-nama di Wisma Kompas Gramedia, jenis dan nama huniannya diambil dari berbagai tabloid dan majalah terbitan Kompas Gramedia juga. Langsung kebayang deh nama majalah Bobo, tabloid Citra, Majalah Hai, Tiara, Bola, dan Nova seperti apa hehehe


Rate Bungalow Wisma Kompas Gramedia Karang Bolong terbaru :)

Fasilitas Wisma tempat kami menginap ini jika lihat di brosur selain tiga kamar luas dengan dua bed di setiap kamarnya dan ber-AC, ada peralatan masak (kompor, ceret, panci, wajan dll), perlengkapan makan (piring, sendok, garpu, gelas), dispenser air minum panas dan dingin, TV kabel dan free Wifi. Sayangnya, free wifi tidak bisa digunakan. Entahlah, apakah lemah sinyal atau sengaja dimatikan dari sananya.




Malamnya, kami barbequan di saung-saung menghadap pantai area Wisma Kompas Gramedia, sebelumnya tadi siang Mas Jito sudah belanja ikan kue dan udang yang baru turun dari laut di pasar Carita lengkap dengan bumbu bakarannya. Nah, saya jadi penasaran dengan pasar Carita ini, surga ikan laut fresh from the sea! Lain waktu kepo-in ah :)

Sooal makan, ini memang suasananya yang asyik jadi enak makan, atau memang enak ikan bakarnya ya, manis banget ikannya, fresh. Lain deh rasanya. Semua terlihat mengunyah makannya lahap sekali. Pete bakar, sambel pedes bikinan Teh Tuti istrinya mas Jito juga nampol banget. Dega seperti biasa masih takut sambal, beda dengan neng Aya-sepupunya-bontotnya mas Jito, doyan banget makan pete dan sambal. Aduh si eneng, kecil-kecil doyan pete, hahaha…

Hari Minggu…

Dermaga tempat memancing, banyak kepiting batunya yang keliaran di sekitar saya :)

Menunggu matahari terbit, sementara yang lainnya masih tidur, saya dan si sulung Mba Nala memilih jalan-jalan pagi menyusuri pantai menghirup udara segar. Rupanya meski nama pantainya berbeda-beda, tapi kami bebas menyusuri sepanjang pantai meski bukan di area tempat menginap kami. Ada sih bapak-bapak yang menunggu di dua dermaga yang berdekatan ini untuk memancing, tapi dia hanya mengawasi saja, bukan untuk meminta bayaran. Sepertinya dia hanya menjaga lokasi jika ada kecelakaan aja.

Dari kejauhan saya melihat beberapa Bapak-bapak penduduk asli sedang menebar jala. Saya mendekat, penasaran. “Ada ikannya, pak?”

“Ada, Bu. Belanak lagi musim nih.” Bapak penebar jala melanjutkan, kalau sedang hoki dia bisa mendapat sekarung ikan lho. Woww, asik banget ya.

Saat hendak kembali ke Wisma, kami berpapasan dengan Ibu dan kakak saya, mbak Wati. Katanya, Ibu ingin berjemur di pinggir pantai. Ah, iya, benar, jadilah saya batal kembali ke Wisma. Saya temani Ibu berjemur sambil cerita-cerita ringan. Ibu sekarang sukanya begini, leyeh-leyeh sambil tukar cerita. 
 
pagi-pagi sudah ga sabar pengen main air berdua 

siangan dikit lomba bakiak 
jadi anak pantai sesekali ya :)
Main volley pantai, menangnya suka-suka aja :)

apa aja jadi bisa buat mainan, dari yang gratisan sampai yang berbayar yang penting rame-rame :)

Yeayyyy, judulnya main air lagi pokoknya deh :)

Anak-anak herannya ngga bosan-bosan main air dari kemarin. Kali ini banana Boat jadi incaran mereka. Paket Banana Boat isi 6 orang seharga Rp 150.000,- tuntas memuaskan penasaran anak-anak dan sepupu-sepupunya. Neng Aya dan Dega yang itungannya masih anak bawang, ngga mau diceburkan saat main Banana Boat. Mereka memilih ikut motor boat penarik Banana Boatnya, takut tenggelam katanya. Usut punya usut, rupanya mas Dipo iseng menjahili adiknya, neng Aya. Saat Banana boat dijungkirbalikkan, dia teriak-teriak pura-pura ketakutan, “tolong-tolong, kaki mas Dipo ngga ada. Kaki Mas Dipo dimakan Hiu.”

Sontak, neng aya ketakutan. Halaah, ada-ada aja memang kisah lucu anak-anak ini.. hahaha…  

Dua hari satu malam melewatkan liburan di pantai Karang Bolong rasanya masih kurang aja. Baik Dega, Neng Aya maupun Mbah putrinya, masing-masing dengan bahasanya berusaha menahan-nahan supaya tetap kumpul, jangan pulang. Ah, tapi besok kan ayahnya anak-anak masih kerja. Mas Jito dan mas Teguh juga masih kerja, lagipula neng Aya juga belum libur sekolah, pula. Jadi, kita tetap pulang ya. Beberapa hari kan libur Natal bablas Tahun Baru, kita kumpul lagi, okeee :)











Jumat, 18 Desember 2015

Perawatan Kulit Wajah Secara Alami Untuk Remaja Putri

Desember 18, 2015 14
Peringatan Hari Kartini, dandan sendiri :)

Si sulung mba Nala bulan Oktober kemarin genap berusia 14 tahun. Duduk di bangku kelas IX SMP 1 Cileungsi, selain harus mempersiapkan diri untuk UN dia pun masih harus melatih Paskibra adik-adik kelasnya. Syukurlah, prestasi mba Nala memang jempol, nilai prestasi akademiknya dari SD selalu menggembirakan. Kekuatiran saya jika nilainya anjlok sama sekali ngga terbukti dengan kegiatan Paskibranya itu. Selain itu, ekskul Paskibra SMP 1 Cileungsi yang sempat melempem, selama dipimpin olehnya justru melesat tajam dengan kemenangannya di berbagai kejuaraan LKBB (Lomba Keterampilan Baris Berbaris). Good girl J


Juara 2 Lomba LKBB Bogor Kota di SMANSA Bogor, Mei 2015

Tapi begitulah namanya remaja, situasi hati mba Nala mudah sekali berubah-ubah. Semenit terlihat gembira, beberapa saat kemudian berubah jadi jutek. Urusan kulit wajah pun jadi masalah yang besaaaaar sekali buatnya. Dunia seolah mau kiamat kayanya, jika jerawat nempel di wajahnya. Atau bisa jadi, sering berpanas-panasan di bawah terik matahari untuk latihan Paskibra membuatnya jadi galau, takut kulitnya bakal kusam dan menghitam. Begitu mungkin ya polah tingkah semua anak remaja? Hehehee…

Atas saran temannya, pernah suatu kali dia membeli produk yang katanya bisa memutihkan kulit. Belum lagi dipakainya, saya langsung ngoceh-ngoceh. Terus terang saya ngga mau kulitnya malah jadi rusak akibat pemakaian kosmetik yang ngga sesuai dengan kebutuhannya. Terus terang saya buta informasi juga sih mengenai indikasi produk yang dibelinya itu ; cocok atau ngga untuk kulit remajanya. Duuh, untung saja ngga jadi kecolongan, huhuhuh… *nyesek

Belajar dari Ibu
Sebagai wanita Jawa, ibu saya selalu menggunakan bahan-bahan alami untuk perawatan kulit wajah dan tubuhnya. Misalnya aja minum kunyit asam saat haid. Begitupun saat saya melahirkan dulu, ibu saya membuat tapel untuk perut, pilis di pelipis dan ramu-ramuan jamu godok untuk saya minum, agar tubuh saya segera pulih dan singset langsing kembali. Untuk bedak dingin, ibu saya membuatnya dari rendaman beras yang ditumbuk lalu dioleskan di kulit wajah. Konon katanya bedak dingin berguna untuk memutihkan kulit secara alami.

Tanpa disadari rupanya saya meniru kebiasaaan ibu pada remaja putri saya, karena saya mengetahui bagaimana manfaat bahan-bahan alami tersebut pada tubuh saya selama ini. Dalam beberapa hal mba Nala juga saya bebaskan untuk mengatur dirinya sendiri, tapi mengenai personal care tetap saya harus ikut terlibat. Sayalah yang memutuskan untuk membeli atau tidak suatu produk untuknya.

Gizi Super Cream
Nah, senangnya hati saya ketika mengetahui dari http://www.giziindonesia.co.id, Gizi Super Cream yang dulu pernah populer hadir kembali. Ketika saya masih remaja, saya masih ingat saat Ibu memberikan kemasan bulat putih dengan tutup hijau yang sering dipakainya yaitu Gizi Super Cream untuk saya pakai sehari-hari.

Kini dengan kemasan tube yang praktis, Gizi Super Cream yang telah ada sejak tahun 1972 hadir dalam tiga varian. Berikut ini variannya :  

1.       Daily Nutrition Cream. Digunakan sehari-hari untuk membantu menutrisi kulit wajah, menjaga kelembaban kulit secara optimal, membantu mencerahkan wajah, serta membantu mencegah penuaan dini.

2.       Daily Nutrition Cream dengan SPF 18. Diperuntukkan bagi orang yang aktif di luar ruangan pada siang hari untuk melindungi dan merawat kulit wajah dari sinar UV dengan SPF 18.

3.       Daily Natural Lightening Foam. Sabun pembersih wajah untuk membantu membersihkan kotoran serta sisa kosmetik, mebantu mengangkat sel kulit mati, membantu mencerahkan kulit kusam, mengurangi kadar minyak berlebih sekaligus menjaga kelembaban kulit lebih lama.  


Tujuh bahan alami tradisional yang dikandung Gizi Super Cream sudah ngga diragukan lagi manfaatnya dalam kehidupan saya sehari-hari. Berikut ketujuh bahan alami tersebut :  

Rumput laut yang kaya akan vitamin dan mineral berguna untuk membantu menutrisi dan melembabkan kulit lebih lama, membantu meremajakan kulit secara alami.

Beras berguna untuk membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UV sejak dulu.

Bligo memiliki kandungan yang dapat membantu mencegah timbulnya jerawat dan mengurangi peradangan akibat jerawat.

Kedelai membantu mencegah dan mengurangi efek penuaan dini seperti flek hitam di wajah.

Lidah buaya membantu melembabkan kulit lebih lama, menyejukkan kulit da membantu mencerahkan wajah.

Jeruk nipis yang mengandung flavanoid dan vitamin C berfungsi sebagai antioksidant alami yang membantu mencegah penuaan dini.
Papaya membantu mengangkat sel kulit mati dan meremajakan sel kulit juga bisa melembutkan dan mencerahkan kulit.



Selain manfaat bahan alami tersebut, inovasi Gizi super Cream juga disempurnakan dengan teknologi nano yang mampu meresap ke dalam kulit dan menutrisi kulit dengan lebih efektif. Sertifikat HALAL dari MUI dan NO ANIMAL TESTING menguatkan saya memilih Gizi Super Cream untuk digunakan remaja putri saya.



Semalam, saya katakan pada mba Nala. “Kecantikan bukan berasal dari kulit wajah yang putih, namun kecantikan sesungguhnya berasal dari kulit yang sehat dan dirawat dengan produk alami asli Indonesia.”

Sambil memandang saya, mba Nala tersenyum dan berkata, “kecantikan sesungguhnya juga berasal dari ini ya, Bu” Tangannya menunjuk kepala dan dadanya.

“Yes, it's named inner beauty, dear.” Saya tersenyum lega.

















Selasa, 15 Desember 2015

Perekat Cinta Kakak Adik Berkat Morinaga Chil-Go!

Desember 15, 2015 18

Kata siapa punya dua anak lelaki yang selisih umurnya hampir 3 tahun tidak ada masalah. Mas Tsaka meski sudah berumur 11 tahun masih sering saja bertengkar dengan Dega adiknya yang bulan ini genap 9 tahun. Ada saja bahan pemicu keributan mereka. Tapi namanya juga anak-anak, semenit bertengkar, semenit kemudian mereka sudah bercanda lagi.

Selain urusan beda pendapat yang sering berakhir dengan keributan, soal makanan dan minuman pun saya sering dibikin pusing kepala oleh mereka. Untuk camilan, Mas Tsaka lebih suka goreng-gorengan yang asin-asin sementara Dega lebih suka puding atau kue-kue manis. Untuk minuman Mas Tsaka lebih suka Teh hangat sementara Dega lebih suka Susu dingin. Bentrok semua.

Terus terang saya agak galau dengan berat badan Mas Tsaka yang agak kurus untuk anak seusianya. Apalagi hobinya yang suka naik sepeda sangat tidak sebanding dengan ketidaksukaannya minum susu. Dari susu bubuk, susu sapi murni hasil peternakan, susu kental manis bahkan susu UHT tetap saja dia ngga doyan. Pernah saya mengakali dengan mencampur aneka olahan berbasis susu tapi tetap ketahuan. Wah, mumet sekali deh.

Mumet saya makin bertambah saat Mas Tsaka dan Dega dua-duanya terkena gejala Thypus. Alhamdulillah mereka tidak sampai dirawat di Rumah Sakit. Tapi ini merupakan sakit kedua Mas Tsaka setelah pernah kena gejala Thypus juga sewaktu kelas 2 SD beberapa tahun yang lalu. Sementara Dega baru sekali ini sakit yang agak mengkuatirkan, biasanya  hanya demam atau radang tenggorokan saja.
Sambil main sepeda, Dega minum susu Morinaga Chil-Go! katanya, "aku boleh ngga nambah satu lagi, Bu?"

Gara-gara sakit bareng itu, mereka jadi makin akur. Bisa jadi dua-duanya merasa senasib sependeritaan. Akurnya pun sama, sama-sama susah minum susu. Enegh katanya. Hufth.
 
Sambil utak atik sepeda, Mas Tsaka minum susu Morinaga Chil-Go! katanya, "Enak ya, ngga bikin enegh!"
Tapi meski mereka sudah pulih saya tidak mau kecolongan lagi. Saya semakin tertarik mencari berbagai informasi seputar kesehatan dan variasi makanan sehat untuk anak-anak. Disamping itu saya juga makin bawel mewaspadai camilan yang mereka konsumsi. Duh, jangan sampai sakit lagi deh.

Morinaga Chil-Go!



Senangnya hati saya saat mengetahui Kalbe menghadirkan susu cair Morinaga Chil-Go! Susu cair pertumbuhan untuk anak usia 1 – 12 tahun. Setelah membaca indikasinya, keistimewaan susu cair Morinaga Chil-Go! ini adalah nutrisi tepat yang bersinergi antara faktor kecerdasan dan pertahanan tubuh ganda untuk generasi platinum multi talenta.



Kecerdasan


Berdasarkan grafik tumbuh kembang periode emas anak diketahui fungsi kognitif perkembangan otak anak berlangsung hingga usia 12 tahun.


Susu cair Morinaga Chil-Go! mengandung :


Kolin dan Inusito
Berperan dalam penyimpanan memori, berfikir, berbicara dan gerakan sadar.
Vitamin B Kompleks, Zat besi dan Yodium
Berperan penting pada system saraf dan konsentrasi anak


Pertahanan tubuh ganda
Dengan nutrisi penunjang daya tahan tubuh, susu cair Morinaga Chil-Go! juga mengandung :
Prebiotik Inulin 1000 mg
Berguna untuk membantu kesehatan saluran cerna.
Zinc
Membantu meningkatkan system imunitas.
Tinggi Kalsium
Membentuk tulang dan gigi.
Vitamin A, C dan E
Melindungi sel tubuh agar dapat berfungsi dengan baik.

Hmm, cocok buat anak-anak nih, pikir saya. Harapan saya, mereka bisa lebih berkonsentrasi saat belajar ketika system imunitasnya masih rentan karena baru pulih dari sakit sementara cuaca juga sedang tidak bersahabat pula. Lagipula susu cair Morinaga Chil-Go! sangat praktis sekali diminum di segala kesempatan. Bisa untuk bekal sekolah atau bermain di luar rumah. Yes. Eh, Alhamdulillah, dua-duanya suka. Tidak enegh. Yeayyy.

Masak Bareng Anak-anak
Pemilihan makanan dan minuman yang diasup anak-anak masih merupakan konsentrasi terbesar saya sekarang. Di masa pemulihan ini, saya memilih menghindari makanan dan minuman bercitarasa pedas dan agak keras untuk anak-anak.




Untuk itu disela kesibukan, saya luangkan waktu mengolah makanan dan minuman berbasis susu untuk anak-anak. Saya juga mengajak mereka masak bareng. Niatnya sih agar mereka menghargai masakan yang mereka buat dengan mau memakannya. Eh, rupanya aktivitas masak bareng anak-anak ini bikin mereka senang juga.  



Ngomong-ngomong, aktivitas memasak bareng anak-anak juga mempunyai manfaat lho.

1.       Mereka bisa belajar membaca dengan teliti resepnya, menghitung takaran resep dan mengenal bahan-bahan masakan yang akan diolah

2.       Mereka juga bisa belajar tentang nutrisi dan makanan sehat.

3.       Mempererat bonding (keterikatan emosi ) dan terjalin komunikasi dengan keluarga.

4.       Mereka jadi semangat makan karena  ikut berperan saat mengolah masakan.

5.       Membangun rasa percaya diri mereka.

6.       Mendorong kerja sama tim.

7.       Mengembangkan kemampuan motorik dan mengasah kepekaan indera perasa dan penciumannya.

8.       Membiasakan budaya bersih dengan cara mencuci tangan dan mencuci bahan masakan.

Waah, banyak sekali rupanya manfaat aktivitas memasak bareng anak-anak. Semoga mereka bisa mengambil sesuatu dari aktivitas memasak ini deh.

Kalbe


Berdiri sejak tahun 1982 Kalbe Nutritional atau lebih dikenal dengan PT. Sanghiang Perkasa adalah sebuah divisi makanan sehat (food health division) dari PT. Kalbe Farma Tbk. Dengan latar belakang keahlian dan reputasi tinggi di bidang farmasi, produk makanan sehat berkualitas memenuhi kebutuhan konsumennya. Selain makanan sehat, seiring kinerjanya, berbagai produk
Kalbe Nutritional telah menjadi pilihan tenaga medis maupun konsumen untuk meningkatkan taraf kesehatannya.














Minggu, 13 Desember 2015

Tiga Minggu Setelah Perawatan Kulit Di NMW Skin Care

Desember 13, 2015 4
Ancyur ya, banyak jerawat dan fleknya. Tapi ini foto sehari setelah treatment pertama di NMW Skin Care. 

Huuh, beberapa kali batal lagi batal lagi untuk kontrol dengan dokter Deviana. Janji lagi janji lagi. Akhirnya pas berbarengan dengan meet up blogger di daerah yang sama, saya bisa luangkan waktu juga untuk control kulit di NMW Skin Care. Begitulah, janji memang tinggal janji. Memang sulit sekali untuk disiplin deh ya.

Di NMW Petogogan suasananya lebih ramai dari kedatangan saya pertama, dua minggu lalu. Bisa jadi karena tanggal muda, bisa jadi ketika saya datang dulu memang pas sedang tidak ramai, entahlah. Aura Natal juga terlihat meriah sekali dengan adanya pohon Natal di sudut meja Customer Service dan topi-topi Santa Claus yang dikenakan beberapa pegawai NMW Skin Care.

Setelah melalui antrian sekitar 12 customer (ngga lama koq, cuma satu jam lebih L) akhirnya saya ketemu dokter Deviana juga. Eladalah, dokter yang murah senyum itu mengenali saya lho. Amazing deh. Kebayang Customernya yang begitu banyak, prestasi banget apabila bisa mengenali saya yang baru sekali datang temu muka dengannya. Apa jangan-jangan saya begitu istimewanyakah? *tsaaah… ge-er aja.. hihihi... 

Setelah tanya jawab singkat, ada keluhan atau tidak selama menggunakan produk NMW Skin Care kemudian Dokter Deviana meraba kulit wajah saya. Baca yang ini ya  .Sambil mencubit-cubit pipi saya dia bilang, “Wah, sudah mengecil ya pori-porinya.”

Ah, yang benar Dok? Asyiikkk…

Memang sih, setelah dua minggu lebih kulit wajah saya dirawat memang ada kemajuan sedikit. Koq sedikit? Ya bagus itu, kalau kemajuannya cepat justru harus waspada, siapa tau ada kandungan merkurinya. 

Melihat kulit pipi yang mulai timbul jerawat, Dokter Deviana menyarankan saya untuk memakai cairan anti acne sementara produk yang saya gunakan kemarin tetap diteruskan sampai habis. 

Berikut cara pakainya :
 
Sabunnya irit. Pakai dikit aja udah cukup menyabuni seluruh area wajah. 
Pemakaian malam hari, Facial foam digunakan setiap pagi dan sore/malam hari seperti biasa. Toner digunakan dengan cara ditepuk-tepuk di kapas, jangan diusap langsung agar kulitnya ngga iritasi. Lotion anti acne digunakan dengan cara sama seperti toner. Dua macam Krim malam digunakan selang seling, malam ini yang A, malam besok yang B, dst.  Untuk siang hari : langkah-langkahnya sama seperti di atas. Facial Foam - Toner - Cairan anti acne - Sunblock. Namun penggunaan sunblock hanya diaplikasikan saat terpapar matahari atau ada kegiatan di luar rumah. Jika di rumah saja, abaikan penggunaan Sunblock. Siiippp :)


Dokter Deviana juga bilang untuk control kembali nanti jika creamnya sudah habis. Yugh, kita lihat habisnya sampai kapan ya?

Ngomong-ngomong berapa harga yang saya keluarkan tadi? Percaya ngga, saya cuma beli lotion acne aja seharga 45 ribu. Biaya konsul Dokter, tetap free. Gratis. Asyik banget kan pelayanan di NMW Skin Care hehehe



setelah tiga minggu perawatan, pori-pori sudah lebih mengecil. kulit lebih kenyal, dan kliatan agak cerah :)