Sabtu, 25 Agustus 2012

WISATA MURAH MERIAH DI PULAU UNTUNG JAWA, KEPULAUAN SERIBU

Agustus 25, 2012 0
Sudah lama aku cari-cari info untuk berwisata keluarga yang aman, nyaman, murah dan meriah tapi asiiik. Kemana tujuannya ga penting, asal dengan budget terbatas gimana caranya semua item itu terpenuhi dengan mengambil risiko yang paling minimal. Pulau Untung Jawa lah akhirnya yang jadi pilihan dan paling sesuai dengan kriteria yang aku mau itu. Pertama, lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta dengan waktu tempuh penyebrangan menggunakan kapal kayu itu AMAN untuk pemula atau orang yang takut mabuk laut seperti aku dan anak-anak. Yang kedua MURAH dari segi biaya jadi sangat cocok lah untuk yang ingin berwisata dengan biaya terbatas (trmasuk aku lho). Yang ketiga pastinya NYAMAN dan MERIAH laaah.. J
Untuk mencapai pulau untung jawa ini, dermaga tanjung pasir di kawasan teluk naga tangerang menjadi alat penyambung untuk sampai di pulau untung jawa. Untuk mencapai tanjung pasir ini, rute yang paling gampang ditempuh adalah jalan raya daan mogot Jakarta Barat dan belok ke kanan ke arah bandara SOETTA. Atau kalau dari arah Tangerang ambil jalan yang ke Daan Mogot lalu belok kiri ke arah bandara SOETTA. Ikuti jalan terus menuju kawasan teluk naga, ketika sampai di perempatan pasar kampung melayu tangerang, belok ke kanan menuju tanjung pasir. Perjalanan agak macet di perempatan pasar kampung melayu ini karena banyaknya angkot-angkot dan motor yang menghalangi dan menyumbat di pusat perempatan itu.
Secara keseluruhan untuk mencapai tanjung pasir ini ga ada kesulitan sama sekali, rambu-rambu penunjuk arah banyak bertebaran koq. Di sepanjang jalan juga banyak bertebaran rumah makan khas hidangan laut, warung-warung kecil yang menyajikan minuman segar seperti es kelapa dan soft drink ada, bahkan lapak-lapak penjual hasil tangkapan nelayan pun berjejeran baik ikan basah maupun ikan asin dan terasi. Pssttt… jadi kalo mau beli oleh-oleh dari tanjung pasir ini berupa hasil  laut (ikan, kepiting, rajungan, kerang, udang,cumi) , ikan asin dan terasi yaa..

Sampai di daerah tanjung pasir, ada tulisan besar-besar untuk belok kiri yang mau nyeberang ke pulau. Sebenarnya untuk parkir kendaraan resmi masih jauh di depan lagi, tapi apa boleh buatlah daripada ga bisa parkir. Ternyata disini pun mau parkir juga susah, mobil-mobil dan metromini juga udah desak-desakkan parkirnya. Namanya juga liburan Idul Fitri, kayanya yang parkir disini bukan Cuma yang mau nyeberang ke pulau aja deh, yang berwisata di pantai tanjung pasir juga parkir disiniL. yaaaahh, mungkin karena sampe di tanjung pasir ini udah siang, udah jam 12an jadi ga nyalahin juga deh kalo udah penuh sesak gini ya ngga, abis kalo ga dinikmatin bisa kacau deh wisatanya J

Stelah nurunin barang-barang berupa baju ganti dan perlengkapan mandi juga logistik makan siang, aku dan rombongan langsung disambut beberapa bapak-bapak (nelayan) yang nawarkan kapal kayunya untuk nyeberang. Harga udah nett ga bisa ditawar lagi, dewasa 10ribu per orang dan anak-anak 5ribu per orang.  Hadeeeh,  untuk naik ke kapal kayu itu sumpah bikin deg-degan jantung deh, jadi kaki kita harus naik ke papan kayu yang berfungsi sebagai tangga dengan sebilah bambu untuk pegangan tangan kita. See..?? :D
Kapal kayu ini bermesin diesel dengan kapasitas penumpang maksimal 50 orang katanya. Seperti prinsip angkot, nunggu penuh baru jalan, kapal ini pun juga sama. Ongkos ditagih pun di perjalanan, abang kondekturnya keliling dari sayap kiri kapal sambil colak colek nagih ongkos J. Kondektur dan nakhkodanya (halaagh koq nakhoda? ) cukup perhatian menurut aku lho yaa, dengan suka rela mereka bantuin bawain barang-barang yang berat dan cukup membantu kita untuk menaiki tangga kayu itu. Hal ini juga aku liat dari kapal kayu di kiri kanan kapal kami, jadi ini mungkin service dari mereka J


Di perjalanan berlayar, dari sisi kanan tampak pantai Ancol dengan keramaiannya. Sesekali jet ski dari Ancol pun berseliweran di dekat kapal yg aku tumpangi. Tampak burung-burung camar terbang menghiasi langit, sesekali ikan-ikan berloncatan dari air bikin anak-anak jadi semakin gembira. (pssttt… ga bisa dibayar dengan uang berapa pun kan pemandangan yang seperti ini?)
Setelah menempuh waktu selama lebih kurang 15 – 20 menit, sampailah kami di pulau untung jawa. Sempat aku menengok ke belakang, ternyata pantai tanjung pasir langsung berhadapan dengan pulau untung jawa ini. Aiiihhh, kenapa tiba-tiba teringat film kartun ‘sponge bob’ dengan pulau bikini bottomnya itu yaa..:)


Sampai di dermaga, terdengar sambutan suara dari loud speaker yang mengatakan bahwa di pulau ini tidak dikenakan tanda masuk, jadi pengunjung bebas berekreasi air seperti olahraga air dan memancing. Sementara para ibu-ibunya cari lokasi untuk gelar tikar, anakku dan sepupu-sepupunya langsung nyebur di air, dan bapak-bapak juga langsung cari lokasi mancing di bibir karang di sepanjang pantai. Sekitar 2 jam mancing, dengan umpan udang yang tadi dibeli di sepanjang jalan teluk naga, suamiku lumayan lah strike ikan kerapu 6 ekor dan beberapa ikan lainnya J. Setelah bosen nyebur, anakku dan sepupu-sepupunya lanjut snorkeling ke pulau rambut dengan biaya 35ribu per orang. Waaah cukup murah juga ya dengan biaya 35ribu udah bisa nyobain snorkeling seperti yang sering mereka lihat di tv ya ngga? J
Biaya-biaya lain yang terlihat adalah bilik untuk mandi bilas 3 ribu, pop mie seduh 10ribu, gado-gado 10ribu, nasi goreng 15ribu, baju-baju pantai (kaos  dewasa, atas bawah anak-anak, kain pantai) kisaran harga dari 30 -50ribu, sewa banana boat 15ribu per orang. Ooh iya di pulau ini juga ada homestay dan bumi perkemahannya juga lho, jadi langsung  ‘tring’ di kepala deh, suatu hari nanti pasti bakal kembali lagi ke pulau ini, haruuuss…
Sore menjelang, sebelum pulang kami sempatkan untuk berfoto-foto sejenak mengambil pemandangan sunset.. aaaiiiihh cantiknya panorama senja dari pulau untung jawa ini, batinku, duuuh waktu kenapa ga berhenti sebentar ajaa… ;)



Sampai di dermaga, kami diharuskan untuk membeli tiket lagi untuk menyeberang, bedanya kali ini harga tiket dewasa 13ribu dan anak 7ribu. Tiket yang dibeli pun harus ditunjukkan sebelum naik ke kapal. Tampak pak polisi juga ada untuk perlindungan keamanan, ia menyarakankan rombongan kami yang ada anak-anak kecilnya untuk memilih kapal kayu dengan buritan yg besar untuk meminimalisasi hantaman ombak yang cukup keras di sore dan malam hari. Hari sudah mulai gelap, waktu menunjukkan pukul 17.30 wib dan kami pun berangkat meninggalkan pulau yang memberikan berjuta inspirasi ini.



Note :
·         sampai di tanjung pasir lebih baik sekitar jam 8-9 pagi biar ga susah parkir, bersenang-senangnya pun bisa lebih lama di pulau untung jawa.
·         Pulang sekitar jam 3 sore, karena ombak belum tinggi, anak-anak ga takut diombang ambing ombak dan meminimalisasi mabuk laut juga jika ombaknya tenang.
·         Untuk keluarga, lebih baik membawa bekal makanan sendiri selain sehat, irit, tentunya lebih enak rasanya daripada jajan.FYI,  Harga aqua 500ml disini 5ribu sementara di indomaret aja ga nyampe 3ribu yak an?
·         Jangan lupa bawa minyak kayu putih atau balsam utk yang mabuk laut, dan plester luka jika terkena karang tajam ketika berenang.
·         Jangan lupa juga bawa baju ganti dan perlengkapan mandi, daripada beli ya ngga? FYI, Shampoo sachet harganya seribu perbungkus, bra wanita yang di pasar kaget harganya 15ribu dapet dua, disini 15 ribu satu.
·         Untuk rombongan besar, untuk nambah-nambah perbekalan lrbih baik beli aqua se kardus dan pop mie sekardus, tinggal bawa termos air panas, kalo kurang air panasnya tinggal beli 10ribu setermos. Irit kan?
Yugggh aah, sekarang mulai deh rencanain liburan pintar dengan biaya terbatas mendapatkan hasil yang tak terbatas.. salam penuh inspirasi friends..^_^








Selasa, 21 Agustus 2012

Manisan Belimbing Wuluh

Agustus 21, 2012 2
Sebelum libur panjang Idul Fitri kmarin, tiga orang teman datang berkunjung ke rumah. Dari hasil obral obrol  panjang lebar sampai-sampai ngebahas soal belimbing manis dan belimbing sayur/wuluh yang sebegitu lebatnya tumbuh dengan damai sentosa di teras rumah, akhirnya timbul ‘ide’ untuk bikin manisan.
 Haaaaahhh… Manisan?? Yuppsss…ga salah ga bukan.. manisan.. manisan yang kaya di toko-toko sepanjang pinggir jalan Cianjur itu..bukan manisan wajah dikau ataupun manisan wajah daku..tapi MANISAN..makanan atau cemilan khas Sunda kali ya (mentang2 yg jual manisan kbanyakan org cianjur jd ksimpulannya diragukan) yang rasanya manis kaya dodol itu yang tentunya rasanya manis ya kan...hehehe….
Naaahhh, Ini adalah wajah pohon belimbing wuluh yang numbuh di depan pagar rumahku. Oiya jadi ini sebenernya pohon milik umum ya karena adanya di luar pagar bukan di dalam pagar..hehe.. whatever deeh.. pokoknya orang-orang kalau mau minta belimbing pasti kulonuwun ke rumahku koq, jadi tandanya ini pohon belimbing punyaku yaaahhh.. haalaaghh dibahas lagi..hehehe..




Setelah diambilin belimbingnya aku kebagian setampah gini niiih… padahal cuma dari 1 batang yg menjulur aja lhooo..hehee… sementara itu Rani, Eka dan Reyhan masih berjibaku dengan bambu penjolok dan tangga untuk metikin belimbingnya.. dan tarrraaaa… Alhamdulillah masing-masing masih pada kebagian 1 kantong kresek besar. Gileeee.. ternyata banyak juga ya buahnya, itu aja di atas pohon pun masih banyak yang bergelayutan ngerayu-rayu minta dipetik, apa daya tangan tak sampai, bamboo penjolok pun tak sampai, masih ditambah dengan bangku pun juga tak sampai.. apa boleh buat lah, tau diri aja dulu kita ya teman-teman, secara tinggi  badan kita ga sama dengan anak jaman sekarang yang gizinya full (maksoood looo…???hahhaa..)


Setelah kursus kilat dengan Eka dan Reyhan yang katanya pernah bikin manisan belimbing dan katanya berhasil, aku juga harus “bisa” dooong… mereka aja bisa masa aku ngga siiih..hhehee.. Intinya dulu juga aku pernah bikin manisan papaya yang buahnya masih setengah matang dan prinsipnya ternyata sama dengan bikin manisan belimbing wuluh ini..jadi why not we start it now..? hahhaaa…
Hari kesatu :
1.       Potong ujung dan pangkal buah belimbing wuluh, lalu cuci bersih.
2.       Buah belimbing di gulir-gulirkan di atas parutan atau ditusuk-tusuk pake garpu,tapi jangan sampai hancur ya, maksudnya disini biar air belimbingnya keluar lalu cuci bersih lagi.



3.       Siapkan baskom yang di isi air dan garam kurang lebih 3 sendok makan, lalu belimbingnya di rendam di air garam selama 2 jam lalu cuci bersih lagi, tiriskan
4.       Siapkan baskom yang diisi air dan kapur sirih sebanyak 2 sendok makan, aduk rata lalu belimbingnya di rendam lagi selama 12 jam, lalu cuci bersih lagi.




Hari Kedua :
1.       Siapkan wajan besar yang diisi air ukuran 1 liter atau 1 gayung, rebus dengan gula pasir sebanyak 1 kilogram (terserah siiih menurut ku untuk ukuran gulanya tapi yang ideal ya diatas 500 gram sampai 1 kilogram udah cukup koq)
2.       Setelah airnya mendidih, masukkan belimbing dan di rebus dengan api sedang sampai air gulanya mulai mengental.

3.       Matikan api. Diamkan 1 hari lagi supaya belimbingnya meresap  ke dalam air gula.

Hari ke tiga :
1.       Panaskan lagi wajan berisi belimbing, masak kembali sambil sesekali diaduk sampai airnya menyusut. Matikan api. Diamkan kembali sampai besok.

Hari keempat :
1.       Panaskan kembali wajan berisi belimbing, dan di masak sambil diaduk-aduk sampai airnya kering dan gula mulai lengket. Naaah, sampai tahap ini manisan belimbing sudah matang dan siap dimakan.
2.       Kalau cara mertuaku dulu, sampai di tahap ini, lalu manisannya dijemur sampai kering di matahari sekitar 2 hari baru siap dimakan.



3.       Kalau cara Eka dan Reyhan, sampai di tahap ini, manisannya langsung di pindah ke wadah untuk selanjutnya di simpan di kulkas dan siap dimakan.



Oiya, dari belimbing yang banyaknya setampah itu ternyata hasilnya cuma 1 wadah Tupperware lebih dikit lhoo.. jadi jangan kaget kalau hasilnya menciut abis yaa..
Naaaah, begitu aja sih, sebenernya ga ada yang rumit koq bikin manisannya, simple banget bahannya cuma belimbing, gula pasir, kapur sirih dan garam. Gampang kan..? yuggh aaah dibikin, jangan cuma direalisasikan di kepala aja tanpa bukti nyata..halaaggghh…hehehehe…
Kalau mau tanya-tanya monggo silakan.. insya allah aku bisa bantu jawab.. jadi jangan sia-siakan apa yang ada di sekitar kita yaa, inspirasi bisa datang dari mana saja dan siap untuk direalisasikan.. salam penuh inspirasi teman.. ^_^




Kamis, 16 Agustus 2012

assesories untuk nala my princess ;)

Agustus 16, 2012 1
Saat itu lagi rame-ramenya dunia perflanelan dengan bikin cake flanel. Aku mah cuma ngiler aja kalo liat teman-teman crafter yang sebegitu perfectnya demi bikin topping atau hiasan utk kuenya tersebut. Gimana ngga ngiler, irisan-irisan buah itu koq ya mirip banget sama aslinya ya..hehee...

Si sulung Nala (11thn) pun ceritanya juga ikut-ikutan menyulut api semangat dalam jiwaku yang mulai berkobar-kobar pada saat itu..halaaaghh.. hahaa.. Dia bilang "ayolah buuuu bikinin aku.. masa ga bisa siih.. tuuuh liat teman-teman ibu aja pada bisa..."

iya yaaah.. masak sih ga bisa yaa..? apa sih yang ga bisa sejauh emang kita mau berusaha ya ngga? oke deeeh mbak Nala, ibu bikinin assesories utk rambut kamu aja deh yaa.. tapi bentuknya cake aja mau ngga? Karena ibu mikir kan kalo untuk assesories bisa kamu pakai sendiri jadi pasti bermanfaat terus nanti promo in ya naak ke teman-teman sekolah kamu...ahahahahaayyyy... ujung-ujungnya cari income dweeeeh..hahaha...

niiih dia frens.. assesories berupa Bando untuk si buah hati Nala hehehe..

betewe kalo berminat kolang kaling akyu yaaawwhh.. :)

Rabu, 15 Agustus 2012

Goddie bag ulang tahun

Agustus 15, 2012 0
Ketika dapet sms dari mbak Kiky Dwi Hapsari yang saat itu lagi bingung cari goodie bag utk acara ulang tahunnya, buteeet deh, girangnya aku ga ketulung-ketulung.. hehehe... Pokoknya terseraaaah katanya.. Iyaaaaa siiiipppp... kata aku waktu itu sambil ngebatin, Wadooohh, kalo pake kata terserah malah jadi bikin ga pede alias minder bin deg-deg an niiih..hehehe...

Bismillahirohmanirrahim.. niatnya bikin yang terbaik semampu  kekuatan jiwa ragaku halaaaghh.. hahaha...

dalam tempo 2 minggu (on schedule nih ceritanya) tarrrraaaaaa......seperti ini hasilnya mbak Kiky.. semoga puas ya.. yang nerima goodie bagnya juga seneng.. jadi kita semua senang.. halaaaghh.. hahahaa...



gimana.. so sweet kaaan? ciiieee... hhehehee...






betewe kalau berminat dengan handuk nama aplikasi flanel ini bisa kolang kaling aku yaa...ditunggu lhoo.. ^_^  




kaus anak aplikasi flanel

Agustus 15, 2012 0
kaus-kaus nama anak dengan aplikasi warna warni flanel yang cerah dipercantik dengan motif aplikasi yang disukai anak-anak, tentunya membuat mereka merasa 'spesial' sekali.







apalagi motif aplikasi dan warna kaus yang bisa mereka pilih sendiri bisa membangkitkan sifat percaya diri mereka jika mereka diajak untuk memilih apa yang mereka suka, bukan apa yang kita sebagai orang tua suka..bukan begitu frens..? hehee...


jadi kalau berminat hubungi aku yaaa..
















 
betewe ini semua order by request yoooo...
dan proses pengerjaan sekitar 2 sampai 7 hari..
jadi mau tunggu apo seeehhh..?? 
yuuugggh aaah di lanjut kolang kaling aku untuk pemesanan.. :)

Senin, 13 Agustus 2012

Chicken soup for the kiddoes

Agustus 13, 2012 0
Ketika belanja ke fresh market, sebuah pasar modern di perumahan Kota Wisata dekat rumahku, aku mampir di toko sembako, rencananya mau beli stok gula, kopi dan telur. Sambil nunggu belanjaanku di hitung sama ngkohnya, koq aku liat deretan dus2 kecil dengan merk mama suka variannya chicken cream soup, mushroom cream soup, corn cream soup dan beef cream soup. Semakin diliatin kenapa juga jadi tertarik pingin nyicipin rasanya yaa..hehehe..
Akhirnya dengan muka tegar (ditegar-tegarin), ketika narik sepuluh ribuan dari dompet aku pun bisa dapet cream soup mama suka dengan varian rasa chicken cream soup dan corn cream soup…cihuuuyyy…
Sampe rumah, si kecil degha (5thn) bilang kalo dia kepingin buka puasa hari ini dengan sup krim. Okelah kalao begeto anakku.. ibu siap bikin cream soup enak seperti buatan KFC..hahhaa…
Betewe mau tau caranya..?? kasih tau ga yaa..? hahaha…

Bahan :
1 bungkus cream soup merk mama suka
1 bh sosis potong bulat2 tipis atau dadu
1 bh bakso sapi potong kecil kecil
1 btng wortel di potong dadu
1 btng daun bawang di iris halus
½ bh bawang Bombay di cincang
1 bh bawang putih di cincang
Sedikit merica halus




Cara bikinnya :
1.       Pertama, tumis bawang Bombay dan bawang putih sekaligus dengan 1 sdm mentega sampe wangi.  Lalu masukkan bakso dan sosis, aduk aduk supaya ga gosong dan matangnya rata.

2.       Di panci kecil, campurkan sebungkus cream soup dengan 3 sampai 3,5 gelas air, aduk rata supaya ga nggrindil (baca: menggumpal maksudnya ).

3.       Campurkan tumisan tadi ke dalam panci lalu rebus sambil di aduk aduk terus dengan api sedang aja ya. Ketika sudah mendidih, masukkan potongan wortel dan daun bawang iris tadi, merica halus dan garam kalau kurang asin. masak sampai wortelnya cukup empuk. Nah matang deehh...

4.       ... This is it.. (gaya chef Farah Quinn) jadi deeeehh cream soupnya.. hhhmmmmm… wangiiii… selamat berbuka puasa anak-anakku..:)




 Tips :
1.       Karena cream soup ini rasanya udah pas menurut aku lho ya, jadi ga usah ditambahin garam dan penyedap rasa lagi deh, malah ga karuan nanti rasanya deh L
2.       Supaya cream soupnya agak kental hasilnya,tambahin sedikit tepung terigu ketika menumis bawang Bombay dan bawang putih, aduk rata agar tercampur dan warnanya kecoklatan.