Sabtu, 25 Mei 2019

PRUPrime Healthcare Plus dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah ; Komplit dan Fleksibel Seperti Memilih Outfit



Berapa outfit, lo? 

Teman-teman, ada yang ingat ga dengan viralnya tayangan video tersebut di media sosial? Dalam tayangan yang menampilkan anak millennials dari kalangan hypebeast, dengan santainya mereka bilang kalau topinya aja sekian juta, kacamatanya sekian juta dan sepatunya sekian belas juta. Itu belum outfitnya yang bikin nyengir kering membayangkan total keseluruhan harga OOTD-nya. 

Ga mau kalah saya ikutan share ootd di media sosial tapi dengan versi mis-queen ala saya. Niatnya ga lain untuk lucu-lucuan aja dan langsung disambit mesra teman-teman sejagad maya. 😅

Sebagai perempuan saya menyadari kalau saya adalah tipe yang selalu merasa ga punya baju. Mata rasanya sensitif banget melihat warna. Sudah punya outfit warna biru tapi untuk dipadu padankan rasanya warna biru navy, biru turkish, biru BCA, biru dongker harus ada dong. Oya, itu belum assesories penunjangnya seperti kalung, tas dan sepatu, lho. Makanya bahagia banget kalau bisa mix and match outfit. Jadi irit pengeluaran, yegasih?😘


Komplit dan fleksibel seperti memilih OOTD 
Bicara soal bujet rupanya bukan hanya soal outfit aja yang bisa diirit dan di mix and match. Produk asuransi pun ada misalnya aja dari Prudential Indonesia.  Nah, Prudential Indonesia diketahui memiliki lima jenis asuransi. Asuransi pendidikan, asuransi penyakit kritis, asuransi kesehatan, asuransi jiwa dan produk asuransi investasi. Dari lima jenis produk asuransi tersebut masih dikelompokkan lagi ke beragam varian manfaat yang cukup kompleks. Tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan kita. 

PRUPrime Healthcare Plus dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah dikelompokkan ke dalam jenis asuransi kesehatan yang bersifat premium. Artinya, produk ini dirancang khusus untuk yang terkena penyakit kritis dengan berbagai manfaat pembayaran biaya rawat inap, rawat jalan, tindakan bedah dan manfaat lainnya. Tinggal disesuaikan saja dari enam pilihan santunan (plan) yang ada. Intinya, seperti halnya mix and match outfit of the day, produk asuransi ini memberikan kita kebebasan untuk menyesuaikan manfaatnya dengan kebutuhan kita sendiri. Komplit dan fleksibel!

FAKTA : Biaya Pengobatan Setiap Tahunnya Terus Meningkat
Dalam peluncuran PPH Plus dan PPH Plus Syariah di Prudential Center Jakarta pada 20 Mei 2019 silam dr. Rheisa Broto Asmoro mengatakan, sebagai praktisi kesehatan tentu dirinya ingin dapat memberi pelayanan kesehatan maksimal bagi pasiennya. Namun karena terkendala faktor biaya amat disayangkan bila pengobatan pasien tak bisa optimal. Menurutnya, penyakit kritis seperti kanker, gagal ginjal, stroke, thalasemia, leukimia dan hemofilia adalah penyakit-penyakit yang membutuhkan biaya yang sangat besar serta meningkat dari tahun ke tahun. 



Tingginya biaya pengobatan dikarenakan pasien harus menjalani setiap tahapan pengobatan yang makan waktu dan biaya misalnya terapi, kemoterapi, obat-obatan, atau cuci darah untuk menangani gagal ginjal. Meskipun sudah dibantu BPJS tapi jumlah pembiayaan terus saja meningkat dari 2016 - 2018. Total pembiayaan yang ditanggung negara sebesar Rp 14,7 trilyun pada 2016  meningkat di tahun 2018 menjadi Rp 20,4 trilyun. 

Ia berpesan, mengingat biaya pengobatan semakin tinggi alangkah baiknya bila masyarakat harus mulai menaruh perhatian atas kesehatannya. Karena dampak keuangan akibat risiko penyakit tersebut dapat mempengaruhi kondisi keuangan. Bisa-bisa rencana keuangan di masa depan bakal berantakan. 



Dokter cantik yang suka wira wiri di acara Dr. Oz ini kemudian mengingat pengalamannya ketika putrinya sempat kehilangan kesadaran dan sempat henti nafas dalam perjalanan ke UGD. Syukurlah berkat kesigapan tenaga medis putrinya selamat. 

Tak ingin orang lain bernasib sama ia berpesan untuk menyiapkan asuransi. Asuransi itu ibarat payung sebelum hujan yang dapat mencegah kebasahan terkena air hujan. Maka kesiapan finansial itu penting untuk melindungi diri sewaktu-waktu.

PRUPrime Healthcare Plus dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah 
Tingginya biaya kesehatan sudah pasti menjadi beban masyarakat. Sebab itu Prudential Indonesia kembali meluncurkan inovasi terbarunya yakni PRUPrime Healthcare Plus (PPH Plus) dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah (PPH Plus Syariah). Produk asuransi kesehatan yang ditujukan atas pengobatan penyakit kritis ini termasuk ke dalam jenis tambahan (rider) bagi nasabahnya yang telah memiliki asuransi dasar PRULink Generasi Baru dan PRULink Generasi Baru Syariah. 

Diungkapkan Luskito Hambali - Chief Marketing Officer Prudential Indonesia, "sejalan dengan fokus We Do Health kami merasa bahagia dapat menghadirkan solusi inovatif PPH Plus dan PPH Plus Syariah untuk membantu biaya perawatan rumah sakit. Ini merupakan wujud dari komitmen kami untuk terus mendengarkan, memahami serta mewujudkan perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia akan tingginya biaya perawatan kesehatan. 



Himawan Purnama - Head of Product Development Prudential Indonesia pun menambahkan, "sebagai produk asuransi tambahan dari Prudential Indonesia, PPH Plus dan PPH Plus Syariah menawarkan fitur yang komplit dan fleksibel."

Keunggulan PRUPrime Healthcare Plus dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah 

PPH Plus dan PPH Plus Syariah memiliki beberapa keunggulan yang dapat dipilih secara fleksibel sesuai kebutuhan setiap individu yang beragam, diantaranya : 

1. Fleksibel menentukan pilihan kamar rawat inap. Mau berdua atau sendiri, bisa. Batas harga kamar juga bisa kita pilih sendiri. 

2. Fleksibel dalam menentukan coverage perlindungan, mau di dalam negeri bisa, mau di luar negeri juga boleh. Btw, Amerika ga termasuk ya. 

3. Fleksibel dalam menentukan masa perlindungan, mau usia tertanggung berusia 55, 65, 75, 85 atau 99 tahun silakan ditentukan sendiri aja. 

4. Selain benefit di atas masih ada lagi fitur PRUPrime Limit Booster yang dapat menambah manfaat tambahan hingga Rp 65 milyar. Asik kaan

5. Untuk perawatan pasien kanker darah dan cuci darah tagihan rawat jalan dibayarkan sesuai tagihan. Bisa saya bayangkan deh untuk mondar mandir ke rumah sakit berasa sekali ngeluarin biayanya. Apalagi biasanya untuk perawatan rawat jalan yang dicover rumah sakit ga full ye kan? Double pengeluaran atulah.  

6. Demikianpun bagi pasien yang menjalani bedah. Dia akan mendapat manfaat perawatan 30 hari sebelum dan 90 hari sesudah tindakan hingga rawat jalan. Dan asiknya lagi, untuk biaya pengeluaran keluarga yang mendampingi pasien selama dirawat juga ditanggung. Jadi pasien dan keluarga dapat tenang dan fokus pada kesembuhannya. 

7. Bila biasanya dokter visit hanya sekali sehari tapi dengan asuransi PPH Plus dan PPH Plus Syariah setiap pasien berhak mendapatkan kunjungan dokter umum dan dokter spesialis per jenis spesialisasinya (kalau ada komplikasi penyakit) hingga dua kali perhari.



8. Bahkan bagi pasien yang mendapat perawatan fisioterapi, terapi okupasi dan terapi wicara bagi pasien/tertanggung yang terkena stroke tetap akan dibayarkan sesuai tagihan. 

9. Bagi pasien/tertanggung yang mengambil PPH Plus Syariah juga akan mendapat manfaat tambahan berupa santunan dana marhamah atau santunan kasih sayang bila meninggal dunia. 

Masih belum cukup, untuk kemudahan transaksi-bila pasien sedang travelling di LN dan membutuhkan layanan kesehatan mendadak ataupun bagi pasien yang ingin mendapat layanan medis di luar negeri-Prudential Indonesia menerapkan system cashless kepada mitra PRUMedical Network dan rekanan lainnya. Jadi pasien hanya cukup menunjukkan kartu saja tanpa harus mengeluarkan dana pribadi lagi. Infonya, rumah sakit dan klinik yang bekerjasama jumlahnya ada lebih dari 600.



Tentang Prudential Indonesia 
Kehadiran produk terbaru PPH Plus dan PPH Plus Syariah tentu menjadi sebuah seberkas harapan bagi masyarakat. Dengan beragam keunggulan yang ditawarkan menjadikan masyarakat leluasa memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhannya. 

Apalagi nama besar Prudential sebagai perusahaan asuransi papan atas di Indonesia juga dipercaya masyarakat. Ini tak lepas dari eksistensinya sejak dulu. FYI, tidak banyak yang tau, lho, kalau 292 penumpang kapal Titanic yang karam di tahun 1912 adalah nasabah Prudential. Atas musibah tenggelamnya Titanic Prudential membayarkan klaim sebesar 12.834 poundsterling pada ahli waris penumpang yang meninggal saat itu.  

Di Indonesia sendiri, Prudential telah berdiri sejak tahun 1995. Dan empat tahun berikutnya, di tahun 1999 ketika krisis ekonomi masih melanda, Prudential telah menjadi pemimpin pasar untuk kategori produk asuransi terkait investasi (unit link). Komitmennya untuk terus mengembangkan bisnis yang sejalan dengan misi berbagi menjadikan Prudential kembali dipercaya sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia sejak pendiriannya pada tahun 2007 lalu.

So, bila teman-teman ingin berasuransi sebaiknya konsultasikan dan diskusikan mengenai kebutuhan dan kemampuan dana yang kita punya kepada agent marketing Prudential. Tujuannya tak lain agar kita mendapat layanan manfaat yang sesuai dari banyaknya jenis manfaat yang ditawarkan. Jangan ditunda lagi ya 😘



Minggu, 19 Mei 2019

Hindari Hipertensi. Ketahui Tekanan Darahmu



Kesimpulannya, masa golden periode ibu saya sudah berakhir. Ada beberapa syarafnya yang tak dapat berfungsi dengan baik. Kami, anak-anaknya, ga menyangka akibat serangan stroke sampai begini. Ibu sempat lumpuh total. Makannya dialiri dengan selang sonde. Buang air besarnya pun sampai dibantu alat pencahar atau ventilasi mekanik lain. Sedih luar biasa. Namun gimana, penyesalan selalu datang belakangan, kan? 

Boleh dibilang kami masih beruntung. Ibu cukup tangguh untuk pergi begitu saja meskipun kerusakan otak ibu parah sekali. Namun pelan-pelan ibu kembali pulih. Satu-demi satu organ tubuhnya bisa berfungsi lagi. Sekarang ibu sudah bisa jalan meski masih tertatih-tatih. Hanya saja untuk bicara dan fungsi alat gerak tangan kanannya masih belum bisa berfungsi sampai sekarang. Rusak permanen. 



Namun kami menyadari saat serangan stroke terjadi, kematian bisa saja mengancam nyawa ibu. Hipertensi yang dideritanya selama bertahun-tahun bak bom waktu. Hampir tak ada gejala selain sakit kepala hebat yang sering bikin ibu marah-marah. Dan itu konyolnya kita anggap lumrah-lumrah aja. Namanya juga lagi kumat dartingnya. Padahal saat itu sang silent killer ini sudah mengintai ibu saya, hieekz...


Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) merupakan masalah kesehatan utama di negara maju maupun negara berkembang dan menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat. 


Bertepatan dalam rangka hari Hipertensi sedunia yang jatuh pada 17 Mei, saya dan teman-teman Blogger kembali menghadiri event kesehatan yang digelar Kemenkes RI. Mengambil tema "Know Your Number, Kendalikan Tekanan Darahmu Dengan Cerdik" diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi dan mendukung dalam upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi. 




Mengapa penyakit hipertensi perlu dikendalikan? 

Diketahui dari data WHO tahun 2015 menunjukkan ada sekitar 1,13 milyar orang di dunia yang menyandang hipertensi. Artinya, 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosa penyakit kardiovaskular ini. Yang memprihatinkan, jumlah penyandang hipertensi terus meningkat setiap tahunnya. Diperkirakan tahun 2025 akan ada 1,5 milyar orang yang terkena hipertensi dan diperkirakan setiap tahunnya 10,44 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. 




Di Indonesia sendiri, pada tahun 2016 dari total kematian sebesar 1,5 juta orang justru penyebab kematian terbanyak adalah penyakit kardiovaskular 36,9%, kanker 9,7%, penyakit DM dan endokrin 9,3% dan Tuberkulosa 5.9%. Dari angka tersebut diketahui faktor risiko yang menyebabkan kematian berasal dari tekanan darah (hipertensi) sebesar 23,7%, hiperglikemia sebesar 18,4%, merokok sebesar 12,7% dan obesitas sebesar 7,7%. 

Ngeri yaaa 😱

Akan tetapi kita tak perlu cemas karena nyatanya tingginya angka hipertensi disebabkan penderitanya tidak mengetahui kalau dirinya terkena Hipertensi. Dan kelompok yang dinamakan hipertensi primer ini jumlahnya ga main-main, teman-teman. Ada 90 persen lho. Sedangkan 10% nya lagi masuk ke dalam jenis penyebab hipertensi sekunder. Kalau ini diketahui penyebabnya diantaranya orang yang mengalami kelainan pembuluh darah, ginjal, gangguan kelenjar tiroid, penyakit kelenjar adrenal dan lainnya. 

Kuncinya, Pola Hidup Sehat 

Dalam pemaparannya dr. Cut Putri Arianie, MHKes - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular mengatakan akibat pengaruh gaya hidup masa kini yang serba instant membuat kebanyakan orang jadi malas melakukan aktivitas fisik. Contohnya saja untuk bepergian. Tak perlu jalan kaki tapi orang lebih suka pesan ojol. Demikianpun makanan. Daripada memasak atau membeli sendiri orang lebih suka pesan antar makanan. 

Padahal itu tak dibenarkan. Bandingkan aja, pola hidup sehat orang jaman old dengan jaman now. Sehat-sehat orang jaman dulu kan? Nah untuk itu mari lakukan kembali pola hidup sehat seperti yang orang tua-tua dulu lakukan. Karena artinya kita telah mencegah dan mengontrol hipertensi. 



Berikut pola hidup sehat yang dianjurkan :

1. Gizi seimbang dan pembatasan gula, garam dan lemak. Direkomendasikan dalam sehari jumlah penggunaan garam ideal tak lebih dari satu sendok teh kecil, gula tak lebih dari empat sendok makan dan lemak tak lebih dari lima sendok makan. 

2. Mempertahankan berat badan dan lingkar pinggang ideal. Direkomendasikan hitungannya 18,5 - 22,9 kg/m2 dengan melakukan diet sehat di atas. 

3. Gaya hidup aktif dengan olahraga teratur. Dianjurkan olahraga teratur dengan jalan kaki 30 - 45 menit (3km)/hari setiap dua hari sekali. 

4. Stop merokok dan

5. Bagi yang suka dianjurkan untuk membatasi konsumsi alkohol. Untuk laki-laki batasannya 2 unit minuman perhari sedangkan untuk perempuan batasannya 1 unit minuman perhati. 

Dokter Cut menegaskan, dengan menghindari faktor risikonya maka Hipertensi dapat diobati dan dicegah dengan mengukur tekanan darah secara berkala, koq! Yang penting kita menghindari penyebabnya. 



Tapi gimana, susah pasti dong ya menghindari gorengan. Jujur, cemilan ternikmat di sore hari apalagi kalau bukan gorengan dan segelas teh manis panas 😕 Silakan aja, sih, asalkan siap minum obat seumur hidup. 

Ingat... Pengobatan hipertensi tak sebentar, teman-teman. Pengobatannya lama dan terus menerus sepanjang hidup. Tak boleh lupa minum obat seperti ibu saya. Sekali lupa bisa berbahaya. Tekanan darah bisa saja naik sewaktu-waktu pun serangan stroke berulang. 

Terkait dengan tingginya prevalensi Hipertensi di Indonesia dr. Tunggul Situmorang, SpPD-KGH,FINASIM - Perhimpunan Hipertensi Indonesia mengatakan, "beban negara yang disebabkan tingginya pengobatan hipertensi terus meningkat setiap tahunnya. Ini menjadi PR besar. Karena nyatanya faktor resiko Hipertensi ada yang dapat diubah dan tidak." 

Nah bertambahnya umur, jenis kelamin dan genetik merupakan faktor genetik yang tidak dapat diubah. Hipertensi jenis ini cenderung muncul secara bertahap selama bertahun-tahun. Inilah yang kerap tak dicurigai karena tak ada gejala yang ditimbulkan. 




Sedangkan faktor resiko yang dapat diubah yakni perilaku tidak sehat antara lain merokok, diet rendah serat, konsumsi garam berlebih, kurang aktivitas fisik, kegemukan, alkohol dan tingkat stress yang berlebihan. 

Upaya atasi Hipertensi

Ada berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi, diantaranya : 

1. meningkatkan promosi kesehatan melalui KIE dalam pengendalian hipertensi dengan perilaku CERDIK dan PATUH. 

2. Meningkatkan basis masyarakat dengan self awareness melalui pengukuran tekanan darah secara rutin. 

3. Penguatan layanan kesehatan khususnya hipertensi. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya seperti meningkatkan akses ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dengan cara optimalisasi rujukan, dan peningkatan mutu layanan. 




4. Di FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) upaya pencegahan komplikasi hipertensi khususnya jantung dan pembuluh darah juga terus ditingkatkan melalui Pelayanan Terpadu (PANDU) Penyakit Tidak Menular. 

5. Pemberdayaan masyarakat dalam deteksi dini dan monitoring faktor risiko hipertensi melalui Posbindu PTM yang diselenggarakan di masyarakat, di tempat kerja dan institusi. 

Satu-satunya cara untuk menentukan secara yakin adanya hipertensi atau tidak adalah melalui tes tekanan darah secara berkala. Karena bisa saja kita mengalami gejala berikut yang mengindikasikan hipertensi yakni : 


sakit kepala,
pusing berputar,
nyeri dada,
mimisan,
penglihatan berkunang-kunang, 
mudah lelah,
kesemutan pada tangan dan kaki.


Jika mengalami gejala di atas jangan ditunda lagi untuk mengunjungi layanan kesehatan terdekat, teman-teman. Jangan sampai organ tubuh kita ikut rusak, ya. Dengan mengadopsi gaya hidup sehat diharapkan terjadi penurunan tekanan darah. 

Adapun pemeriksaan dilakukan secara berkala setiap 1/2 - 1 tahun sekali. Dokter Cut menyarankan, supaya tak lupa jadwal sesuaikan saja dengan tanggal lahir atau bulan lahir. Dengan begitu kita dapat mengontrol tekanan darah atau melanjutkan pengobatan jika kita terkena hipertensi. 

Algoritmanya sebagai berikut. Bila tekanan darah kita lebih dari 140/90 - 159/99 mmHg artinya kita sudah masuk ke dalam hipertensi derajat satu. Bisa diupayakan dengan pencegahan dan modifikasi perbaikan pola hidup dengan menerapkan CERDIK yakni : 

Cek Kesehatan secara teratur
Enyahkan asap rokok
Rajin aktivitas fisik dan olahraga
Diet sehat gizi seimbang
Istirahat cukup 
Kelola Stress

Namun bila tekanan darah kita lebih dari 160/100 mmHg artinya kita sudah masuk ke dalam Hipertensi derajat dua. Untuk mengendalikan hipertensi ada baiknya jadilah orang yang PATUH yakni : 

Periksa kesehatan secara berkala
Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat
Tetap diet sehat dan gizi seimbang
Upayakan berakvitas fisik dengan aman
Hindari merokok, minum-minuman beralkohol dan zat karsinogenik 



Nah sampai di sini apakah teman-teman masih berat hati melakukannya? Saya tidak. Terus terang dari apa yang ibu saya alami saya kuatir dengan faktor risiko yang sama. Apalagi dari genetiknya ada kemungkinan saya punya bakat hipertensi juga dan kemudahan zaman yang serba memudahkan menjadikan saya malas bergerak. Takut ahh.. Yuk cek tekanan darah kita sesegera mungkin. Sebelum terlambat. 











Jumat, 10 Mei 2019

Kiat Pinter Bener Pilih Aja Mitsubishi Xpander



Kalau dipikir-pikir, buat saya, yang namanya kendaraan pribadi itu bukan lagi sekedar bagian dari gaya hidup borjouis. Tapi lebih ke arah kebutuhan. Aktivitas sehari-hari utama saya di pagi hari apalagi kalau bukan ngantar tiga anak sekolah yang dilanjutkan mampir belanja dapur ke pasar. Lumayan ngirit, sih, dibandingkan kalau anak-anak harus naik jemputan atau kendaraan umum lain. 

Apalagi perumahan saya lokasinya ada di pinggiran Jakarta. Cari apa-apa ya musti jalan keluar rumah. Lumayan juga kalau jalan kaki, ga papa lah hitung-hitung olah raga. Beda urusannya kalau lagi kepepet di malam hari, duuh baru terasa deh kalau ga ada kendaraan. 

Mobil menjadi pilihan keluarga saya mengingat kapasitasnya yang muat banyak orang. Ga bisa dibayangin kalau tiap hari harus boncengin tiga anak sekolah naik motor. Mengendarai mobil juga minim resiko kebasahan kena hujan atau kecelakaan yang mungkin aja bisa terjadi. Makanya, punya mobil biarpun seken sudah bersyukur sekali saya. 




Namun sejalan dengan waktu mobil lama saya sepertinya sudah tak memadai lagi. Anak-anak sudah semakin besar badannya, demikianpun saya. Namanya juga jenis offroad, bukaan pintu yang cuma ada dua jadi menyulitkan siapapun yang mau duduk di bangku belakang. Nah, sampai di sini perjuangan masih belum usai, teman-teman. Duduk berhimpitan masih ditambah dengan dengkul yang mau beradu dengan jok bangku depan tambah bikin senewen. Buat perjalanan jauh malah bikin pegel akibat kakinya nekuk terus. Beuugh rasanya kini memang sudah waktunya untuk ganti mobil, deh. 

IIMS 2019
Beruntung saya berkesempatan hadir dalam pameran mobil Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Pameran mobil yang digelar dan sudah menjadi agenda rutin tahunan masih menempati lokasi sama di JIEXPO Kemayoran. Ahaa, waktunya stalking gebetan eh mobil baru, deh. 😍 




Memasuki ruang pameran IIMS fokus saya langsung tertuju ke arah jam 1 di depan saya. Tampak ada satu mobil yang tergantung seolah sedang menukik di jalan curam. Wiiyh mobil apa itu ya? Segera saya mendekat dan semakin mendekat *kamera, zoom plis* kemudian baru ngeh, "ohh, kaya gini mobil Mitsubishi keluaran baru. Mantep nih." Mata saya berbinar-binar dong haha.. 

Lagi terpana untung ga ngeces Mas Giri dari sales penjualan menghampiri saya dan langsung nawari test drive Mitsubishi Xpander incaran saya. Saya sampai neguk ludah. Gila, tampilannya memang sporty dan gagah banget. Kesukaan saya sama mobil 'tinggi' dibanding jenis sedan, kaya botol ketemu tutup nih saat ketemu Mitsubishi Xpander. Pas bangettt... 



Keunggulan Xpander 
Selama pameran berlangsung, booth Mitsubishi menggelar dua type mobil unggulannya, salah satunya yakni Mitsubishi Xpander Limited Edition. Namanya juga limited edition jadi diproduksinya hanya 1000 unit saja. Setiap mobilnya diberi nomor produksi untuk limited edition yang ke berapa. Nah, tapi teman-teman ga usah kuatir, karena perbedaan Xpander Limited Edition dan Ultimate ga jauh. Cuma ditambahkan assesories aja agar terlihat futuristik dan makin gagah aja. 

Berikut keunggulan Mitsubishi Xpander yang saya rangkum dari penjelasan mas Giri ya teman-teman. 

1. Mitsubishi Xpander jenisnya LMPV atau singkatan dari Low Multi Purpose Vehicle. FYI aja, mobil MPV sering disebut sebagai mobil keluarga dengan konfigurasi tujuh penumpang. Nah, ini yang penting, bisa ngangkut saya dan suami juga tiga anak saya, ye kan?

2. Sesuai dengan jenisnya, Mitsubishi Xpander punya beberapa fitur keunggulan diantaranya mesin bertenaga yang disalurkan melalui transmisi otomatis 4 percepatan atau manual 5 percepatan ke roda depan. Silakan pilih yang mana yang paling sesuai dengan kita. 




Untuk bahan bakar Mitsubishi Xpander menggunakan bensin dengan kapasitas 1500 cc. Jadi cocok banget deh untuk kondisi jalanan di Indonesia yang lebih banyak digunakan di kecepatan rendah. Apalagi buat ebo-ebo kaya saya yang senengnya alon-alon asal kelakon, biar lambat asal selamat. 

3. Disamping kapasitas cc-nya yang pas dilarikan dengan kecepatan sedang, dari segi hitungan bujet penggunaan bensinnya juga lebih ekonomis, membuat mesin semakin efisien dan bertenaga serta ramah lingkungan. 

Koq bisa gitu, penisirin kan? Menurut mas Giri, hal itu dikarenakan mesin Xpander menggunakan teknologi VVT (Variable Valve Timing). Teknologi ini mampu mengatur bukaan katup yang berfungsi untuk menyemburkan bahan bakar dan udara sesuai dengan kebutuhan. 

4. Btw, faktor kenyamanan sebenarnya menjadi urutan akhir prioritas saya dalam memilih mobil. Akan tetapi dengan range harga yang terjangkau kalau bisa dapet yang interiornya lebih nyaman plus kabinnya lebih senyap di kelasnya kaya gini, kenapa tidak?




Tapi hati saya ciut juga ketika dibisiki harga Mitsubishi Xpander. Lebih dari dua ratus jutaan euy. Etapi, kan ada fasilitas cicilan yang menggiurkan selama pameran IIMS. Dan andai deal beli Mitsubishi Xpander, rasanya kalau diberdayakan dengan disewakan harian lepas kunci atau dijadikan ojol mayan juga bisa nutup cicilan. 

Tips Keuangan : Pinter Bener Membeli Mobil Untuk Millenials 



Masih dalam kebimbangan dari panggung utama terdengar live music yang kemudian menggiring langkah saya menjauh dari mas Giri. "Oke mas makasih infonya ya, ntar saya nunggu acc dari bos dulu di rumah, ya." 

Pucuk dicinta ulam tiba. Sebentar lagi rupanya akan ada talkshow keuangan bertema Pinter Bener Beli Mobil Untuk Millenials. Hmmm, ini dia yang kucari.. 

Menghadirkan Farah Dini Novita, co founder Jouska yang bakal membagikan tips keuangan seputar beli mobil untuk millenials, tapi bagi saya juga penting nih meskipun saya dari kalangan kolonial. Karena perlu tidaknya membeli mobil juga harus dipertimbangkan dengan kemampuan keuangan. Setuju kan? 

Mba Farah mengatakan, beli mobil memang bisa dengan cara mencicil tapi pastikan dulu kalau seluruh hutang termasuk cicilan mobil tak lebih dari 30 persen penghasilan. Nah, setelah seattle pertimbangkan jangka waktu cicilan. Namanya juga kendaraan, artinya keproduktifannya akan menurun sejalan dengan waktu maka sebaiknya jangka waktu cicilan 4 tahun saja. 

Namun gimana kalau beli mobil seken? Mba Farah menyarankan sebaiknya sih membeli yang baru karena mesinnya masih gres sehingga ongkos perbaikan dan perawatan ga akan menelan biaya. 

Dari penjelasan yang disampaikan mba Farah maka buat teman-teman terutama dari kalangan millenials, daripada punya duit dipake buat travelling mending beli aja mobil Mitsubishi Expander aja. Kenapa saya sarankan? 

Campaign #PilihXpanderPinterBener
Melalui campaign #PilihXpanderPinterBener Mitsubishi memperkenalkan berbagai keunggulan Mitsubishi Xpander Limited Edition dan model lainnya selama pameran IIMS 2019 berlangsung atau promosi, yakni : 

1. Pinter Biaya Perawatannya
Kalau kita membeli Mitsubishi Xpander melalui smart package dengan cicilan bunga nol persen kita berhak mendapatkan penghematan biaya perawatan reguler higga 25%. 

2. Pinter Harga Spare Part-nya
Selain itu, kemudahan membeli spare part dan biaya nol rupiah atau gratis untuk biaya jasa bener-bener menggiurkan nih karena berlaku sampai dengan tiga tahun atau 50.000 km. 

3. Bener Mudah Cari Dealer-nya
Dealer Mitsubihi tersebar di seluruh Indonesia yang jumlahnya ada 284 dealer bikin hati tenang deh kalau-kalau kita lagi berada di kota lain dan ga familiar dengan lingkungannya. Untuk kesiapan jangan kuatir, sebanyak 1886 service advisor dan mekanik selama 24 jam siap melayani kita. 





4. Bener Nyaman Mobilnya
Sudah ga diragukan lagi deh dengan kenyamanan Mitsubishi Xpander Limited Edition. Dengan 4 fitur keunggulan yang saya sebut di atas maka mesin yang mumpuni, suspensi yang stabil,, kenyaman interior dan kabin yang lebih senyap dikelasnya plus harga yang lebih terjangkau untuk spek seperti ini. Dan btw selama IIMS 2019 kalau deal beli ada lucky dip berupa emas, jam tangan atau assesories mobil Xpander. Dan katanya bakal dapet free premium seat cover nih. Waaaaaaa, mupeng hahahaha...

Jadi gimana nih, mau warna apa ya? 


Kamis, 09 Mei 2019

Seminar IDLC : Berbagai Problematika Seputar Peralihan Hak Atas Tanah Yang Harus Kita Tahu



Teman-teman, hari gini siapa, sih, yang ga ingin punya harta dan uang melimpah? Coba kita perhatikan, kalau ada topik pembahasan soal gimana cara menghimpun kekayaan tentu tak sedikit yang antusias nyamber, ye kan? 

Nah, sayangnya pembahasan soal uang juga sensitif karena kerap bersinggungan dengan hubungan baik. Sudah banyak ribut-ribut soal uang yang kita dengar. Kakak beradik rebutan rumah orang tuanya yang sudah meninggal, ribut harta gono gini akibat perceraian, pembagian saham dalam kerjasama bisnis yang berakhir ricuh ataupun jual beli aset yang berujung dengan pertikaian. 😔



Terkait dengan kemelut yang mungkin saja dapat kita alami, dalam seminar rutin yang diselenggarakan IDLC di Ibis Tamarin, Menteng, Jakarta pada 30 April 2019 silam beruntung saya bisa berkesempatan hadir lagi. Kali ini topik yang diangkat sangat lekat dengan kehidupan mengenai 'Berbagai Macam Proses Peralihan Hak Atas Tanah dan Potensi Permasalahan Yang Timbul'. Wah, berat nih kayanya.

Namun saya salah sangka. Seminar setengah hari rupanya berlangsung cukup 'panas'. Puluhan  peserta yang berprofesi sebagai Notaris dan PPAT, yang datang dari berbagai daerah di Indonesia tak henti bertanya dan langsung diulas dengan gamblang oleh keynote speaker Mba Irma Devita. 

Ga heran sih dengan jam terbang selama dua puluh tahunan, sebagai Notaris dan PPAT di Jakarta Utara ibu satu anak ini juga dikenal sebagai trainer dan speaker di berbagai forum, baik nasional maupun internasional. Pun sebagai founder lembaga pelatihan IDLC mba Irma termasuk aktif membagikan pengalamannya melalui blog dan buku-buku mengenai hukum yang ditulisnya. Yang terbaru yakni aplikasi irmadevita sebagai salah satu penunjang pembelajaran hukum secara berkesinambungan melalui smartphone. Dan ada lagi yang terbaru rupanya,  beliau juga nulis komik, lho. Waaah,produktif sekali ya 🙈






Sebelum mengulas habis seluruh materi mba Irma Devita mengatakan, "sejatinya berbagai problematika dapat diantisipasi sejak awal. Memang, sih, kelihatannya ribet dan makan waktu tapi percaya deh, potensi permasalahan yang timbul di masa datang dapat diminimalir kalau Notaris sudah bekerja sesuai SOP."

Tambahnya lagi, White colour crime itu banyak. Tak dapat dipungkiri Notaris kerap dihadapkan pada pihak-pihak yang sedemikian meyakinkannya sehingga kami kira benar. Pernah ada kejadian akte lahir saya pun sempat dipalsukan orang.

Duh, ga kebayang, bagaimana dengan saya atau teman-teman yang buta sama sekali dengan kenakalan-nakalan oknum jahat. Bisa-bisa habis semua harta yang dikumpulkan pelan-pelan. Macam mba Irma aja masih ada yang niat memperdaya ya 😢




Kembali ke laptop. Dalam seminar yang dimoderasi mba Alya Rohali ada tiga pokok pembahasan mengenai proses peralihan hak atas tanah.  

1. Hak Atas Tanah dan Proses Peralihannya 
Dalam UUD 45 disebutkan pada dasarnya seluruh tanah yang berada di wilayah bumi Indonesia adalah milik negara. Landasan hukum ini sering menjadi acuan dalam keputusan-keputusan yang dibuat Notaris dan PPAT.

Terkait dengan kepemilikan hak atas tanah mba Irma mendefinisikan jenis hak atas tanah yang dibagi dua; primer dan sekunder. Kalau Hak Milik, Hak Guna Bangunan, Hak Guna Usah dan Hak Pengelolaan termasuk ke dalam jenis primer. 




Sedangkan hak atas tanah yang termasuk jenis sekunder (derivatif) yaitu : 
  • HGB/HGU/HP di atas tanah Hak Milik atau HPL,
  • Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (HMSRS) di atas HPL Atau hak primer lainnya,
  • Hak Pakai di atas tanah negara, 
  • Hak Sewa di atas tanah Hak Milik/HGB/HGU/Hak Pengelolaan atas tanah negara,
  • Hak untuk memungut hasil hutan.

Masing-masing hak atas tanah memiliki penguasaan yang berbeda-beda tapi dari nilai ekonomisnya hak jenis primer dapat diperjualbelikan dan dijadikan jaminan hutang. Dibuktikannya dengan surat kepemilikan hak. 

Mba Irma mengatakan, hak pakai di atas tanah negara yang masuk ke jenis sekunder tak bisa dipindah tangankan ya, karena masuknya ke dalam asset negara. Hak Pengelolaan merupakan hak menguasai tanah negara yang sifatnya khusus. Artinya kewenangan dilimpahkan langsung kepada pemegang HPL. Dalam hal ini pemegang HPL adalah intansi pemerintah, pemda, BUMN dll. Kalau kita nekat ya siap-siap aja masuk ranah hukum. Berani? hehehe

Contoh kasus lain yang diangkat yakni jual beli dengan asing. Di sini saya sempat teringat debat capres waktu itu yang mem-blow up hal begini. Menurut mba Irma, jual beli dengan orang asing itu sah-sah aja, syaratnya WNA tersebut harus berdomisili di Indonesia selama lebih dari satu tahun. Nantinya WNA bisa menggunakan hak pakai di atas hak milik atau hak pakai di atas tanah HGB yang dituangkan dalam perjanjian. Jadi WNA tetap tidak diperbolehkan 'memiliki' tanah di negara kita ya teman-teman, dia hanya bisa 'memakai' saja.




Begitupun dalam kawin campur. Kalau terjadi perceraian atau meninggal dunia dan meributkan harta gono gini, kembali lagi ke undang-undang bahwa WNA tidak dapat memiliki hak atas tanah ; baik penuh maupun separuh. Hak atas tanah sifatnya turun temurun jadi WNA otomatis  tidak bisa memiliki fisik rumah atau tanah. Namun tetap ada solusinya koq. WNA bisa menerima uang penjualan dari rumah atau tanah karena kembali lagi dia tak boleh memiliki fisiknya tapi dalam bentuk liquid saja. 

Dalam keterkaitannya dengan jual beli Mba Irma menyarankan, kalau mau beli tanah atau bangunan yang harganya murah hati-hati. Jangan tergiur. Siapa tau sertifikatnya sedang digadaikan lalu si oknum bikin sertifikat baru dengan alasan hilang. Kalau ini terjadi, sertifikat ada double bahkan triple karena semua pihak merasa punya hak atas tanah atau bangunan yang disengketakan tersebut. Bisa ditebak kelanjutannya gimana kan? Sereemmm 


2. APHB (Akta Pembuatan Hak Bersama)

Hak bersama merupakan sebuah kondisi dimana ada dua orang atau lebih yang sama-sama berhak atas tanah (HAT) atau hak milik atas rumah susun (HMRS). Biasanya hak bersama didapatkan dari garis vertikal yakni warisan dan garis horizontal yakni perkawinan.

Dikarenakan salah satu pihak ingin mengakhiri hak bersama maka melalui pejabat PPAT pembagian hak bersama atau nama kerennya APHB menjadi solusinya. Mekanisme APHB sama seperti dalam jual beli aja namun penghitungan pajak yang menyertai sedikit ada perbedaan.

Berikut contoh kasus APHB yang berkaitan dengan jual beli dan hibah waris.

Dicontohkan Adi meninggal dunia dan meninggalkan istrinya Bella dan dua anak Citra dan Dana. Kedua anaknya sepakat untuk menyerahkan hak atau bagian tanah warisannya kepada ibu mereka, Bella.




Maka perhitungannya sebagai berikut :
Bella menerima 1/2 harta bersama + 1/2 x 1/3 = 4/6 bagian
Citra dan Dana masing-masing menerima 1/6 bagian

Perhitungan pajaknya sebagai berikut :

Jika Citra dan Dana yang melepaskan bagiannya untuk diberikan kepada ibunya maka proses yang ditempuh adalah APHB atau jual beli dengan perhitungan sebagai berikut :
Pph ----> 2/6 x (nilai transaksi x 2.5%
BPHTB ----> 2/6 x Nilai transaksi - NJOPTKP x 5%

Jika Bella yang melepaskan bagiannya untuk anaknya yakni ke Citra dan Dana maka proses yang ditempuh adalah HIBAH (bukan waris ya karena hukum waris dibagi begitu ada kematian) dengan perhitungan sebagai berikut :
PPh ---> dibebaskan dengan catatan jika SKB dikabulkan 
BPHTB ---> 2/6 x nilai transaksi - NJOPTKP x 5%

Tahapan prosesnya sebagai berikut :

1. yang pertama kali dilakukan adalah proses balik nama waris dan membayar BPHTB waris.

2. Setelah itu ditentukan apakah akan dibuatkan APHB atau akta Hibah atau APHB? 
  • Kalau Akta : jual beli prosesnya melalui jual beli biasa
  • Kalau Akta Hibah : jika mekanismenya hibah, bila SKB dikabulkan maka pengenaan pajaknya dibebaskan untuk hibah satu garis lurus baik ke atas maupun ke bawah
  • Kalau APHB atau Akta Pembagian Hak Bersama : jika mekanismenya melalui APHB

3. Nah step terakhir proses balik nama kepada pembeli atau penerima APHB. 

Daripada menggunakan metode waris sebaiknya pakai metode hibah asalkan disetujui dan ikhlas semuanya. Karena kalau menggunakan metode hibah penghitungan pajaknya lebih murah ~ Irma Devita 

2. Inbreng
Topik yang dibahas terakhir  mengenai inbreng. Ada yang tau? Inbreng adalah sebuah istilah dimana seseorang menyetorkan modal dalam bentuk asset pribadinya ke dalam harta kekayaan perusahaan. Jadi modal dalam perusahaan patungan ga cuma punya uang tunai aja teman-teman. Punya skill atau asset juga bisa dijadikan modal. 

Dengan memasukkan ke dalam harta kekayaan perusahaan maka setiap pemberi modal berhak mendapatkan saham. Namun yang harus diperhatikan, asset yang dijadikan modal tersebut berarti sertifikatnya harus dibalik nama menjadi atas nama PT bukan atas nama perseorangan lagi. Kesimpulannya,  peralihan hak atas tanah di sini artinya sama aja dengan mekanisme jual beli.




Mba Irma menyarankan, untuk kasus seperti ini sebaiknya sebelum nyetor aset kekayaan untuk dibuatkan akta inbreng cek dulu sahamnya dihargai berapa rupiah. Karena seluruh pemodal akan mendapat keuntungan saham, maka kewajiban bayar pajak juga akan menyertai. Selain itu perusahaan juga akan dikenakan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Kalau ga salah pajak penghasilan kena 5% dan BPHTB juga sama 5 %.

Demikianlah pemirsaaah, ilmu agraria jadi makin bertambah nih. Rupanya berbagai problematika seputar peralihan hak atas tanah yang harus kita tahu dapat mencegah potensi terjadinya masalah di kemudian hari. Andai masih belum tercerahkan  teman-teman bisa donlod aplikasi irmadevita ya di playstore dari gadeget teman-teman, atau silakan kunjungi : 




Youtube : https://www.youtube.com/channel/UC7whoBnXTxlEgky9W5ZmgGA

Website : https://irmadevita.com/

Instagram : https://www.instagram.com/irmadevitacom/?hl=id

Dan bagi teman-teman yang ingin ikutan seminar yang digelar IDLC silakan pantau aja di : 

Instagram : https://www.instagram.com/eventidlc/?hl=id















Senin, 06 Mei 2019

Tak Perlu Risi Kala Menstruasi, Kan Ada Betadine Feminine Hygiene



Teman-teman, kalau bicara soal menstruasi ada yang masih ingatkah kala pertama kedatangan tamu bulanan ini? Saya sendiri masih ingat banget. Kala itu saya masih duduk di bangku SMP kelas satu (sekarang kelas 7). Beruntung saya mempunyai tiga kakak perempuan yang umurnya berjarak selang dua tahunan. Makanya saya tak kikuk lagi ketika akhirnya si merah ini datang.

Namun lain lagi dengan Rini teman saya. Waktu itu saya sampai ketawa ngakak ketika Rini menceritakan gimana kelirunya dia saat pakai pembalut. Bagian perekat bukannya ditempelkan di celana tapi justru diletakkan ke arah atas. Taukah apa yang selanjutnya terjadi? Dia kesakitan ketika waktunya ganti pembalut karena rambut kemaluannya menempel di perekat 😂

Waktu terus berlalu. Ga terasa anak perempuan saya, Nala, kini sudah SMA. Masih segar dalam ingatan kala putri saya ini pertama kala kedatangan menstruasi. Waktu itu dia baru kelas enam SD. Setahun lebih cepat dari tamu saya. Namun itu adalah hal wajar. Anak jaman now memang pubertasnya lebih cepat, koq. Sudah bukan hal yang aneh kalau di usia 9 tahunan sudah ada yang mengalaminya.

Remaja sekarang juga jauh lebih kritis dibandingkan jaman old. Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kerap bikin orang tua terkejut. Begitupun Nala. Namun kalau pertanyaannya seperti begini misalnya, "kalau lagi menstruasi katanya kalau ML sama pacar ga bisa hamil. Bener ga sih, dok?"

Ngookkk...Saya bakal kejang-kejang deh... 😱


Ada Rasa Tabu Membahas Menstruasi
Pertanyaan kritis dari pelajar SMA yang cukup bikin saya meringis ini sungguh nyata teman-teman. Saya menyadari, sampai saat ini masih banyak yang belum memahami informasi mengenai menstruasi dengan benar. Terlebih masih beredar mitos di masyarakat mengenai menstruasi sehingga rasanya tabu membicarakannya dengan lugas.

Saya sendiri pernah mendengar mitos-mitor seperti soal larangan makan daging saat menstruasi, larangan berenang saat menstruasi, atau larangan keramas saat menstruasi. Padahal itu salah besar. Makan daging justru baik untuk kesehatan karena saat menstruasi tubuh kita lagi butuh-butuhnya zat besi yang berasal dari daging yang dimakan, kan? Berenang saat menstruasi juga ga dilarang. tapi yang ditakutkan biasanya saat menstruasi kontraksi otot-otot perut dapat menyebabkan kram. Kram otot itulah yang dikuatirkan dapat membahayakan keselamatan kita. Begitupun keramas. Mosok menjaga kebersihan diri aja ga mau. Hayo kalau ga mau mandi dan keramas bukan hanya bau tapi kuman dan bakteri jadi seneng nempel lho 😌

Terkait dengan mitos dan adanya rasa tabu membahas menstruasi di kalangan masyarakat peringatan Hari Menstruasi 2019 menjadi sebuah momentum untuk mengedukasi perempuan mengenai menstruasi hygiene management. Tak dapat dimungkiri masih banyak perempuan yang belum mendapat informasi yang cukup mengenai menstruasi mengingat remaja putri yang tidak sekolah pun masih banyak. Padahal manajemen kebersihan menstruasi juga punya kontribusi pada kesejahteraan ekonomi juga pada pendidikan kesehatan anak-anaknya di masa mendatang.

Ga kepikir kan?



Sebab itu dalam kampanye #KarenaKitaPerempuan #SalingMenjaga yang dihelat di Beka Resto, Balai Kartini, Jakarta pada 30 April 2019 silam ajakan untuk para Blogger dan Influencer yang hadir dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan dan kesehatan area kewanitaan.

Ya memang, alangkah baiknya sedari dini setiap perempuan sudah diajarkan pengetahuan mendasar untuk menjaga kebersihan dirinya sendiri. Dan diperlukan sinergi semua pihak baik dari si perempuan itu sendiri, pemerintah, swasta dan organisasi seperti yang telah dijalankan Kemenkes RI dan PT. Mundipharma Healthcare Indonesia.

Kemenkes RI selama ini tak henti mensosialisasikan pentingnya program edukasi di tengah masyarakat melalui UKS dan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Kemenkes RI juga terus mensosialisasikan ajakan agar perempuan aktif bertanya pada tenaga kesehatan terdekat terlebih bila ditemukan gejala menstruasi yang tidak biasanya.



Dalam pemaparannya drg. Wara Pertiwi O, MA - Kasubdit Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja, Dit Kesga - Kemenkes RI mengatakan,"kami sangat mengapresiasi dukungan PT. Mundipharma Healthcare Indonesia sejak tahun 2017 lalu. Edukasi yang sudah berhasil kami laksanakan adalah kunjungan ke sekolah-sekolah lanjutan atas dan peluncuran buku saku 'Sehat dan Bersih Saat Menstruasi' yang telah didistribusikan ke lebih dari 1000 sekolah dan para ibu."

Sisi-sisi Menstruasi
Menstruasi merupakan proses biologis yang normal dialami setiap perempuan. Ditandai dengan keluarnya darah dari dalam rahim, luruhnya lapisan dinding bagian dalam yang banyak mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi akan berlangsung selama 3 - 5 hari dengan siklus normalnya setiap 28 hari sekali.

Dipaparkan dr. Merry Sulastri - Educator & Trainer Mundipharma, "menjaga kebersihan area kewanitaan saat menstruasi merupakan hal yang penting dilakukan."



Alasannya jelas, saat menstruasi resiko infeksi semakin meningkat akibat pH area kewanitaan yang berubah. Normalnya pH area kewanitaan adalah 3,5 - 4,5 dan dapat meningkat hingga 7,4. Kondisi tersebut alih-alih menurunkan jumlah bakteri baik tapi malah meningkatkan jumlah bakteri jahat. Dengan begitu bakteri baik tak mampu lagi melindungi dari serangan bakteri jahat yang mungkin masuk ke dalam vagina.

Selain faktor meningkatnya pH, pada saat menstruasi kondisi lembab di area kewanitaan membuat kehadiran kuman baik bakteri ataupun jamur pun semakin berkembang. Kondisi tersebut semakin diperparah lagi dengan kebiasaan  jarang mengganti pembalut atau pakaian dalam.

INFO : Jarang mengganti pembalut bisa menyebabkan gatal-gatal dan iritasi pada alat reproduksi saat menstruasi dan meningkatkan resiko terkena infeksi saluran kencing atau infeksi saluran reproduksi. 

Tips Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan 
Rumus sederhana yang perlu diperhatikan dalam menjaga kebersihan area kewanitaan mudah saja dilakukan. Sebaiknya setiap perempuan sudah diberikan pengetahuan ini sejak sebelum menstruasi untuk pertama kalinya. Nah, tugas kita sebagai ibulah yang pertama mengedukasi anak-anak kita.

Bagi yang belum mengalami menstruasi sebaiknya  :

1. Cebok atau membersihkan organ intim dari arah depan ke belakang supaya kumannya tak loncat berpindah dan masuk ke dalam vagina.

2. Setiap habis dari toilet biasakan untuk selalu mengeringkan permukaan area kewanitaan karena kuman menyukai kelembaban.

3. Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang area kewanitaan.


Sedangkan bagi yang sudah mengalami menstruasi sebaiknya dibiasakan untuk :

1. Ganti pembalut setiap 4 - 6 jam sekali.

2. Rajin mengganti pakaian dalam setiap terasa lembab. Untuk praktisnya orang kerap mengganti pembalut sekaligus mengganti pakaian dalamnya.

3. Untuk mengurangi kelembaban yang mungkin disebabkan bahannya disarankan untuk memilih pakaian dalam berbahan katun yang dapat menyerap keringat.

4. Jangan tukar pakai pakaian dalam dengan orang lain.

5. Setiap beli pakaian sebaiknya sih dicuci dulu sebelum dipakai.

6. Tidak dianjurkan menaburkan bedak atau minyak kayu putih  di sekitar area kewanitaan

7. Bagi yang aktif secara sexual juga dihimbau untuk menggunakan alat kontrasepsi yang cocok dan aman.

Betadine Feminine Hygiene
Yang perlu kita pahami, rajin membersihkan area kewanitaan jangan cuma dilakukan pas menstruasi aja. Sehari-harinya pun area kewanitaan juga harus mendapat perhatian khusus. Kalau perlu gunakan sabun pembersih area kewanitaan khusus.




Betadine diproduksi PT. Mundipharma Healtchare. Menyediakan rangkaian produk pembersih area kewanitaan yang terlengkap di dunia. Mulai dari pembersih kewanitaan sehari-hari yang mengandung prebiotik, pembersih kewanitaan yang mengandung daun sirih dan prebiotik, pembersih kewanitaan khusus untuk menstruasi dan untuk mengatasi infeksi area kewanitaan yang dilengkapi dengan aplikator.

Salah satu solusi yang terbukti secara medis dalam menjaga kebersihan kewanitaan saat resiko infeksi meningkat termasuk selama periode menstruasi adalah Betadine Feminine Hygiene. Kegunaannya untuk membunuh bakteri di area kewanitaan. Bedanya dengan sabun pembersih lain karena Betadine Feminine Hygiene tak mengandung sabun yang dapat merusak flora alami kewanitaan. Kandungan pH di dalamnya balance sama dengan pH normal area kewanitaan kita.

Keunggulan lain Betadine Feminine Hygiene adalah komposisinya yang mengandung povidone - iodine 10% yang terbukti mampu membunuh kuman (bakteri, jamur, virus) penyebab keputihan, gatal, iritasi dan bau tak sedap yang dapat mengganggu kenyamanan beraktivitas.


Salah satu ancaman pada area kewanitaan yang perlu diwaspadai adalah kanker serviks. Kanker yang menyerang serviks atau leher rahim perempuan Indonesia masih menempati peringkat terbesar sebagai pembunuh selain kanker payudara. Nah, salah satu gejalanya adalah gangguan pada siklus menstruasi tanpa diketahui penyebabnya. Untuk itu, tak ada salahnya bila pengetahuan perempuan mengenai ancaman penyakit ini dan pemahaman akan siklus menstruasi perlu ditingkatkan agar lebih waspada dalam menjaga area kewanitaan.

Menutup sesi talkhsow Adi Prabowo - Head of Brand Strategy & Category Development Mundipharma Indonesia mengatakan, "sejatinya masa menstruasi tak boleh menjadi halangan bagi perempuan untuk tetap melakukan aktivitas rutinnya. Kami berharap melalui kampanye ini penyebarluasan informasi melalui media sosial dan buku saku "Sehat Bersih Saat Menstruasi" dapat menjadi panduan di tengah masyarakat."