Minggu, 29 Juli 2018

Nyatanya, Lapis Bogor Sangkuriang Tidak Pecahkan Rekor MURI



Semalam saya kurang tidur. Bolak balik aja badan di kasur, bolak balik aja liat jarum jam bergeser terus. Ini semua karena saya takut kesiangan sampe Stadion Pakansari Cibinong. FYI, dari pagi soalnya bakal ada keseruan yang lain daripada biasanya nih di stadion kebanggaan warga Bogor ini. Saya penasaran pengen tahu apakah target 500 cakes Lapis Bogor Sangkuriang yang dihias ala Bakery untuk mendapatkan rekor MURI bakal tercapai, ga ya?

Bicara soal MURI, tentu kita masih ingat dengan tokoh pemrakarsa Museum Rekor Indonesia yakni Jaya Supratna. Sebagai tonggak berdirinya lembaga pencatat rekor di negara-negara lain tujuan dibentuknya MURI tidak muluk-muluk. MURI ingin bangsa Indonesia mampu dan mau menghargai karsa dan karya bangsanya sendiri. Bukan karya bangsa asing, gitu lho.

Sudah banyak prestasi yang tercatat MURI mulai dari bidang kesehatan, ekonomi, ketrampilan, olahraga, kuliner dan masih banyak lagi. Untuk kuliner pun tercatat ada yang meraih rekor pempek terbesar, rekor membuat gunungan rempeyek tertinggi atau rekor penyajian makanan terbanyak. Nah, kali ini Lapis Bogor Sangkuriang mengadakan lomba menghias cakes Lapis Bogor Sangkuriang (food plating). Targetnya mampukah memecahkan rekor sebanyak 500 plate di waktu yang sudah ditentukan.

Selain mengadakan lomba menghias cakes untuk memecahkan rekor MURI, Lapis Bogor Sangkuriang dengan maskotnya seperti akang-akang Sunda yang mengenakan ikat di kepala ini juga mengajak warga Bogor untuk membeli varian terbarunya rasa kopi susu dengan harga spesial. Datang berdua cuma bayar satu boks Lapis Bogor Sangkuriang. Asyik kan?







Tapi kalau tidak mau ngantri yang panjang bisa koq membeli dengan cara lain. Di sebelah booth penjualan promo datang berdua bayar satu yakni di booth penjualan reguler juga bisa. Atau kalau mau melipir ke tempat pameran dan penjualan hasil bumi yang tempatnya ber-AC juga bisa. Atau kalau mau melipir ke stand di area festival kopi yang radiusnya semuanya berdekatan pun bisa. Tapiiiii, harganya normal Rp 29.000,- untuk satu boxnya. Sama dengan harga kalau kita mampir ke store resmi Lapis Bogor Sangkuriang yang tersebar di beberapa lokasi berikut :


  • LBS Padjajaran
  • LBS Sholeh Iskandar
  • LBS Puncak
  • LBS Cibinong
  • LBS Stasiun Kereta Bogor
  • LBS Dramaga
  • LBS Sudirman


Lapis Bogor Sangkuriang yang bergerak pada industri makanan Cakes and Pastry kelas dunia terus menerus berinovasi. Dari sejak berdiri tahun 2011 lalu cakes dengan taglinenya yaitu  Lapis Bogor pertama dan terbesar sebagai tempat penjualan oleh-oleh Bogor kekinian ini sudah memproduksi sebanyak 16 varian. Dan yang terbaru adalah varian kopi susu dilaunching bertepatan dengan peringatan Hari Krida Nasional ke 46 tingkat Provinsi Jawa Barat.

Hari Krida Nasional tingkat Provinsi Jawa Barat diperingati Pemkab Bogor melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikulura dan Perkebunan. Tujuannya, tak lain adalah sebagai bentuk ucapan syukur dari seluruh masyarakat atas majunya pertanian dan pangan daerah Jawa Barat serta memberikan apresiasi kepada segenap masyarakat yang sudah ikut serta dalam memajukan pertanian dan pangan Jawa Barat. 

Bentuk syukur terhadap hasil bumi dari Bogor yakni talas, membuat Lapis Bogor Sangkuriang tidak mau ketinggalan dalam peringatan hari Krida tahun ini. Pasalnya, talas menjadi pilihan sebagai bahan dasar utama pembuatan Lapis Bogor Sangkuriang yang rasanya lembut dan beraroma khas sehingga disukai banyak orang. Store-nya selalu ramai dikunjungi orang untuk mencari oleh-oleh Bogor kekinian.





Sebagai tuan rumah, selama tiga hari, dari tanggal 27 - 29 Juli Stadion Pakansari Cibinong meriah dengan berbagai kegiatan yang dipusatkan di Tribun Barat. Ada lomba mewarnai untuk anak-anak dengan tema krida atau hasil bumi. Ada lomba paduan suara yang diikuti ibu-ibu PKK se-Jawa Barat. Ada pameran festival kopi yang diikuti UKM produsen kopi yang tumbuh di Jawa Barat. Dan yang paling spesial adalah tiga acara spesial dari Lapis Bogor Sangkuriang. Yaitu penjualan promosi datang berdua bayar satu, lomba plating food untuk memecahkan rekor MURI dan lomba video Instagram selama acara berlangsung dan diumumkan di hari yang sama dengan hadiah untuk 3 terbaik mendapat uang tunai Rp. 1.000.000,- Wuiiiihhh...










Akhirnya saat yang dinanti-nantikan tiba juga. PENGUMUMAN.

Tepat pukul tiga sore, pengumuman lomba plating food yang dibagi menjadi tiga kategori bikin saya ikut deg-degan.

Kategori umum,
Kategori ibu-ibu dharmawanita & PKK
Kategori akademi dan SMK





Dan masing-masing kategori diberi nilai oleh tim juri dari ICA (Ikatan Chief Indonesia) dengan hadiah berupa piala thropy dan uang tunai Rp 1.500.000 juta untuk juara satu, Rp 1.000.000 untuk juara dua dan Rp 750.000,- untuk juara tiga.

Kemudian tibalah acara yang ditunggu-tunggu. PENGUMUMAN Rekor MURI. "Sayang sekali atas dasar penilaian dari berbagai aspek,  kami dari MURI terpaksa tidak bisa memberikan gelar pemecahan rekor MURI terhadap kegiatan plating food yang diikuti 260 peserta ini dengan target 500 plating food."

"Tapi, karena dari penghitungan kami, total piring yang dihias ada 561 maka kami tetapkan Lapis Bogor Sangkuriang tidak memecahkan rekor MURI Indonesia, tapi, DUNIA!!"



Yeayyyyy...

Rekor Dunia dipersembahkan kepada Lapis Bogor Sangkuriang yang telah memecahkan plating food. Mengapa begitu? Talas hanya ada di Indonesia. Disamping itu dari target 500 plating food tapi justru menembus 561 piring. LUAR BIASA.

Selamat Lapis Bogor Sangkuriang. Semoga terus berinovasi menghadirkan cakes bercita rasa khas talas sebagai oleh-oleh pilihan dari Bogor.







10 komentar:

  1. Muatan lokal.... UKM berjaya. Btw kalau MURI itu singkatan dari Museum Rekor Indonesia... jadi engga usah di tambah kan lagi kata Indonesia dibelakang nya.... Hehehehe he... Protes aja yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya ya, kan singkatannya sudah mengandung kata Indonesia. Makasih ralatnya mas 😊😊

      Hapus
  2. Om jaya supratna emang suka bikin kejutan, bikin deg degan. Catat rekor dunia

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bikin ndredeg waktu pengumumannya mpo hehe

      Hapus
  3. Pengumuman si Bapak dari MURI itu emang beneran bikin baper awalnya, ya, Mba? Sedih... eh ternyata doi ngedrama, haha!

    Ah, ternyata bukan hanya memecahkan Rekor MURI, tapi rekor dunia. Kereen!

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahhahaa.. iya. Bisaan banget emang mendramatisir ya maak :D

      Hapus
  4. Panasnya luar biasa...nggak bikin kendor semangat kita utk ke LPS

    BalasHapus
    Balasan
    1. makin sore malah makin asik sebenernya ya mba een :)

      Hapus
  5. Aku mah suka rasa keju lapis bogor ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku udah nyobain rasa original, enak. rasa keju enak. aku menggalau vit hahaha

      Hapus