Rabu, 07 Maret 2018

Atasi Anyang-anyangan Sang Traveller Dengan Prive Uri-Cran





Apa hubungannya Prive Uri-Cran Plus dengan travelling, hayoo? Travelling merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi saya akhir-akhir ini. Merawat kesehatan kewanitaan pun bukan hal remeh, ini adalah salah satu kunci penting kesehatan reproduksi perempuan. Perawatan organ intim menjadi penting karena travelling selalu berhubungan dengan toilet umum. Toilet umum? Haah, apa hubungannya lagi?

Begini. Beberapa bulan ini saya sedang menjalani masa kontemplasi diri. Kontemplasi ini bukan berarti saya duduk berdiam diri untuk bermeditasi. Tapi saya memilih travelling sebagai cara saya untuk bersilaturahim. Saya kunjungi orang-orang yang ada di lingkaran persahabatan dan keluarga yang sempat putus komunikasi beberapa waktu karena terkendala jarak.

Setiap perjalanan banyak mengajarkan saya berbagai kebaikan. Banyak hikmah yang saya dapatkan dari travelling. Saya belajar tentang makna kehidupan dari orang-orang yang saya temui di jalan. Saya pun belajar arti kehangatan dalam kesederhanaan di sana. Alhamdulillah, perjalanan saya tidak sia-sia.

Satu hal yang menjadi kendala saya saat travelling adalah toilet umum. Setiap kali bis berhenti di pos pemeriksaan itulah waktunya bagi penumpang untuk mampir cari jajanan atau untuk mampir ke toilet umum. Nah, tau sendiri kan bagaimana kebersihan di toilet umum? Iihhh...

Sebagai perempuan yang termasuk tipe cuek, tapi begitu melihat kondisi toilet umum yang tidak memadai memaksa saya seringkali menahan pipis. Nanti sajalah di tempat tujuan, toh sebentar lagi sampai, hibur hati saya.

Tapi jadi lain lagi ceritanya ketika perjalanan diwarnai hujan dan banjir. AC di bis jadi terasa semakin dingin sekali. Yang tadinya celana dalam terasa lembab karena keringat kena terpaan panas, debu dan angin sekarang jadi lembab karena harus bolak balik ke toilet umum. Uuh, tidak nyaman sekali rasanya.
Puncaknya, saya mengalami buang air kecil tidak lancar. Rasanya, tuh, seperti mau buang air kecil terus, tapi yang keluar volumenya cuma sedikit. Sudah begitu, rasanya nyeri dan panas pula. Pinggang belakang saya jadi ikut-ikutan nyeri. Saya menyadari ada yang tidak beres di area kewanitaan saya.

Infeksi Saluran Kemih
Saya bertanya-tanya terus. Tapi yang ada di kepala saya adalah urusan buang air kecil itu berhubungan erat dengan minum. Bisa jadi saya kurang minum air selama ini. Apalagi, saya memang sengaja jarang minum demi menghindari supaya tidak pipis di toilet umum.


Kemudian saya pun baca-baca dan mencari tahu penyebab sakit saat buang air kecil. Ternyata, salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya rasa sakit seperti yang saya rasakan adalah gejala infeksi saluran kemih. Orang-orang sering bilang namanya anyang-anyangan. Fix, saya kena anyang-anyangan.

Penyebab anyang-anyangan banyak sekali. Mulai dari kebiasaan menahan buang air kecil didukung toilet yang tidak bersih, air untuk cebok tidak bersih dan cara cebok yang tidak benar menyebabkan infeksi yang disebabkan oleh bakteri e-coli.

Faktor dari diri sendiri juga ada andilnya nih, rupanya kurang asupan serat dan kurang minum air putih juga dapat menyebabkan anyang-anyangan, lho. Wah kelihatannya sepele, ya, tapi kalau sudah sampai terkena infeksi saluran kemih jangan ditanya rasanya, deh. Menyiksa sekali. Siapa coba yang betah bolak balik ke kamar mandi? Huhuhu...

Kemudian saya ingat kalau saya sempat ada kiriman sampel Prive Uri-Cran Plus. Kebetulan dua sachet sampel Prive Uri-Cran Plus selama ini saya bawa-bawa terus dalam tas. Dipikir-pikir, semua memang ada jalannya, ya. Kenapa juga selama ini sampe lupa menyimpannya di lemari obat.



Tapi, sebelum saya coba, sempat ada keraguan juga, sih. Lebih baik ke dokter atau coba Prive Uri-Cran Plus dulu aja? Kemudian saya browsing-browsing mengenai Prive Uri-Cran Plus dan manfaat buah Cranberry yang terkandung di dalamnya, barulah saya mulai mencobanya.

Khasiat buah Cranberry
Buah Cranberry termasuk ke dalam keluarga berry yang memiliki cita rasa asam segar. Di Indonesia, buah-buahan jenis berry-selain Strawberry-tidak dapat tumbuh dengan baik karena sifatnya yang menyukai iklim dingin. Oleh sebab itu buah Cranberry yang tergolong dalam tumbuhan semak-semakan pendek ini banyak tumbuh di bagian utara Amerika dan Kanada.

Buah ini rasanya seperti lemon, tidak heran jika buah ini populer digunakan sebagai sumber vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah sariawan.



Buah berwarna merah dengan bentuk kecil-kecil ini diketahui memiliki kadar vitamin C yang cukup tinggi. Cranberry juga kaya akan serat makanan, mineral dan flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, dan quercetin dan memiliki senyawa fitokimia yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan dapat mencegah penyakit berbahaya seperti kanker.  

Diketahui, antioksidan yang terkandung dalam buah ini juga berperan untuk mencegah bakteri menempel di saluran kemih sehingga mencegah bakteri menularkan infeksi berulang.

Jadi, minum air putih yang banyak ya pantas saja tidak bisa mengatasi sakit saat buang air kecil. Pasalnya, bakteri e-coli si penyebab anyang-anyangan harus diatasi terlebih dulu supaya anyang-anyangan tuntas.

Prive Uri-Cran Plus memiliki kandungan ekstrak buah Cranbbery yang ditambahkan dengan vitamin C dan probiotik. Manfaat probiotik di dalam suplemen makanan buatan Combiphar ini berguna untuk melancarkan pencernaan dengan menjaga keseimbangan bakteri, menjaga perut dan mengatasi gangguan yang dialami tubuh.


Komposisi kemasan sachet :
·         Cranberry Extract 375 mg
·         Vitamin C 60 mg
·         Bifisobacterium bifidum 0,1 mg
·         Lactobacillus Acidophillus 0,1 mg
·         Fructo Olico Saccharides 0,1 mg
·         Calcium Lactate Glukonate 1 mg

Isi 1 box Prive Uri-Cran Plus ada 15 sachet dan aturan minumnya 1 – 2 sachet per hari. Caranya gampang sekali, siapkan air kurang lebih sebanyak ¾ gelas lalu tuangkan serbuk Prive Uri-Cran Plus, aduk rata. Siap untuk diminum deh.

Kiat aman Travelling Tanpa Takut anyang-anyangan
Anyang-anyangan adalah sebuah indikasi penyakit infeksi saluran kemih yang tidak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan infeksi saluran kemih akan berpindah ke infeksi kandung kemih bahkan bisa menyebabkan batu ginjal.

Meskipun penyakit ini bisa menimpa siapa saja, akan tetapi kenyataan yang ada penyakit anyang-anyangan ini lebih banyak diderita oleh perempuan. Secara anatomi, jarak antara saluran kemih ke saluran anus cukup dekat. Jadi wajar jika perempuan lebih rentan terkena gangguan di saluran kemihnya.

Nah, dikarenakan anyang-anyangan mudah sekali dialami oleh perempuan, jadi apa dong kiatnya untuk perempuan yang suka travelling agar anyang-anyangan bukanlah ancaman bagi kesehatan kita?

Berikut ini tipsnya :
Pilih celana dalam yang tepat.
Daripada berbahan satin alangkah baiknya jika celana dalam yang kita kenakan saat travelling berbahan katun saja. Biasanya celana dalam jenis ini mempunyai warna-warna yang soft dan polos tanpa motif juga tidak ada renda-renda di sekelilingnya. Pilih juga celana dalam yang tidak terlalu ketat, agar miss V tidak mudah berkeringat dan lembab. Kelembaban bisa mengundang bakteri dan jamur yang menyebabkan gatal-gatal, bau tidak sedap dan anyang-anyangan.

Sering ganti celana dalam atau panty liner.
Jika memungkinkan, gantilah celana dalam sehari dua kali di perjalanan. Jika tidak memungkinkan, kenakan panty liner yang setiap 3 jam sekali harus diganti atau setiap mampir ke toilet. Sesuaikan saja dengan aktivitas kita. Hal ini penting supaya keringat di celana tidak berkembang menjadi media tumbuhnya jamur dan bakteri.

Berkemih Dengan Cara Jongkok
Usahakan berkemih dengan cara berjongkok saat berada di toilet yang tidak terjamin kebersihannya. Dengan cara ini, kandung kemih kita akan tertekan sehingga dapat menguras habis air seni yang ada di dalam kandung kemih. Kalau air seni terbuang dalam keadaan tuntas, tidak ada lagi yang tersimpan, ini bisa menghindarkan kita dari penyakit kencing batu.

Gunakan air bersih
Siapkan air mineral dalam botol untuk membasuh miss V setelah berkemih. Sebaiknya kita jangan gunakan air di dalam bak atau ember yang disediakan di toilet untuk membasuh. Mungkin saja airnya bersih dengan menggunakan air yang mengucur dari keran, tapi kondisi ember dan gayungnya bagaimana? Nah, jangan ambil resiko, deh.



Jangan lupa minum  
Minum sehari delapan gelas adalah anjuran baku yang jadi pedoman agar pilar keseimbangan hidup dapat terjaga. Sebaiknya pilih air putih daripada cairan lain yang mengandung pewarna dan perasa. Kopi dan teh pun sebaiknya dihindari karena mempunyai efek diuretik. Paling aman, konsumsi buah yang berair banyak seperti pepaya, semangka dan melon untuk mendapatkan serat yang cukup sekaligus rasa manisnya buah. Ini lebih alami dan menyehatkan.

Jika terkena anyang-anyangan, Prive Uri-Cran Plus dalam bentuk serbuk bisa diminum layaknya penghilang dahaga. Rasa manisnya pas dan enak, apalagi kalau dicampur dengan air dingin. Segarrrr....

jadi, mau travelling kemana, nih, kita?  :)


15 komentar:

  1. iya ya mba, saat travelling tuh keinginan buang air kecil suka terganggu karena malas ke toilet yg mana toilet umum tuh ya... gitu deh. Jadinya malah kena anyang2an, malah jadi tambah serem deh...

    BalasHapus
  2. Iya lah Mbak, traveling menyenangkan banget. Namun selama di jalan Ada saja berbagai penyakit yang mengintai. Jadi kita harus pandai-pandai menjaga kesehatan yang berjarha itu ya

    BalasHapus
  3. Klo buat cowok kesiksa banget haha... Biasanya klo ortu jaman dulu kasih tips iket karet di jari kaki.

    BalasHapus
  4. Bicara soal Cranberry, saya malah jadi kangen sama Dolores O'Riordan ��

    BalasHapus
  5. Waah iya klo lg travelling kudu siapin uricran ya mbak. Aku sering anyang2an soalnya.

    BalasHapus
  6. Jadi perempuan emang lebih ribet ya? :D

    Bicara anyang-anyangan untung ada Prive Uri-can yang mengandung ekstrak cranberry ya?

    Rasanya juga enak :)

    BalasHapus
  7. Aku kalo lagi traveling juga suka males BAK, jadinya ditahan-tahan karena kadang toiletnya nggak bersih huhu, jadi aja langganan kena anyang-anyangan nih mba, semenjak tau ada Uri Cran ya jadinya dibawa kemana-mana :D

    BalasHapus
  8. Saya juga bawa uricran mba kalo traveling ke luar. Tapi yang berbentuk powder. Selalu waspada anyang-anyangan.

    BalasHapus
  9. Gara-gara suka nahan pipis pas traveling, aku juga kena anyang-anyangan mbak. rasanya nggak enak banget. Sekarang kapok nahan2 pipis

    BalasHapus
  10. Meskipun gak lagi anyang-anyangan, saya suka minum Prive Uricran, Mbak. Rasanya lo enaak banget. Saya sukanya pke air biasa, seger, gak kalah dengan air es

    BalasHapus
  11. hampir 2 tahun nih gak anyang-anyangan pas aktif2nya kegiatan aku konsumsi uricran ini juga

    BalasHapus
  12. Aku juga lbh suka berkemih pakai cara jongkok, sayangnya toilet zaman now jarang yg jongkok huhuhu.
    Dulu pernah anyang2an juga tapi alhamdulilah sembuh dengan minum uricran juga mbak :) TFS

    BalasHapus
  13. kalau traveling aku banyak2 bawa pantyliners jd kl ada toilet kering & jorok, sekalian ganti aja biar lebih nyaman, plus bawa uricran kemana2 tentunya biar bebas dari anyang2an :D

    BalasHapus
  14. Perempuan lebih rentan terkena anyang-anyangan itu emang bener banget mbak. Aku juga suka minum air putih 2 liter sehari tapi kadang-kadang lupa. Aku juga suka makan buah melon, semangka dan pepaya. Nice sharing dan salam kenal ya mbak.

    BalasHapus
  15. Untungnya sekarang udah ada Uricran yang praktis ya Mbak. Emang PR banget kalo lagi di perjalanan tuh mau ke toilet. Kadang bela-belain ditahan aja gitu sampai tiba di lokasi. :D

    BalasHapus