Sabtu, 27 Januari 2018

Solusi Protein Dari SO GOOD Bantu Cukupi Kebutuhan Protein Hewani Anak Seharian




Sejak kelas 4, Dega sekolahnya masuk shif siang. Kebayang kan, gimana capenya dia selama dua tahun ini. Pagi jam 8  sampai jam 10 ngaji di Mesjid Ar Rahmah, setelah itu dia harus buru-buru berganti seragam untuk menunggu om jemputan sekolahnya datang. Dega baru sampai rumah lagi di atas jam 5 sore. Mas Tsaka dan Mba Nala yang sekolahnya dari pagi juga sama. Kegiatan akademik anak SMP dan SMA itu baru berakhir di atas jam 3 sore. Jadi sampai rumah ya tetap sore-sore juga.

Untuk menyambut anak-anak pulang sekolah yang pasti lagi laper-lapernya, biasanya kalau lagi ga ada job keluar rumah saya suka iseng bikin cemilan yang digoreng. Entah bikin bakwan goreng, pisang goreng, martabak mie, French fries yang ditemani cocolan saus sambal atau bikin nugget goreng saja. Yang praktis aja, yang penting anak-anak suka, yekan 😊



Seperti ibu-ibu jaman naw, makanan olahan seperti sosis dan Nugget memang selalu ada di kulkas.  Untuk jaga-jaga aja, sih, kalau kepepet lagi lapar siapapun bisa memasaknya sendiri di kompor. Ga usah nunggu dimasakin. Seperti akhir-akhir ini, ketika badan saya drop ga bisa ngapa-ngapain, anak-anak bisa masak sendiri.



Sebelum membeli, cermati keamanannya
Nah, dari sekian banyak merk yang beredar di pasaran, sebelum membeli makanan olahan dan makanan beku alangkah baiknya jika kita mewaspadai keamanannya. Maraknya penggunaan bahan berbahaya pada makanan seperti formalin, boraks dan pewarna sintetik betul-betul harus dicermati. Itulah sebabnya, dengan membaca seksama kemasan produk dan berhati-hati dengan harga jual yang sangat murah bisa membantu kita memberi asupan makanan yang aman, bermutu dan bergizi untuk keluarga.




Selain itu, untuk menghindari cemaran biologi yang dapat menyebabkan keracunan atau penyakit maka sebelum membeli kita pun sebaiknya memperhatikan kemasannya masih tertutup rapat atau tidak. Cek juga tanggal kadaluarsanya dan pastikan merk produk yang dibeli sudah akrab di telinga kita misalnya SO GOOD.

Kenapa SO GOOD?
SO GOOD merupakan merk tenar dari Japfa yang bergerak di bidang industri pengolahan makanan yang berdiri sejak tahun 1999. Seluruh produk berkualitas yang diproduksi SO GOOD dibuat dari daging pilihan terbaik dan diolah secara higinis melalui pengawasan mutu yang ketat. Untuk menjamin kesegaran, kelezatan dan nutrisi kandungan daging olahannya seluruh produk dimasak pada suhu 170 derajat celcius dengan waktu tidak kurang dari 3 menit lalu langsung dibekukan dengan cepat. Teknologi tinggi pemasakan ini menjamin higinitas produk dan meminimalisir kontaminasi hingga sampai ke tangan ke konsumen.




Varian produk SO GOOD pilihannya banyak sekali yang terbagi menjadi produk siap olah yang siap masak dan produk siap olah yang siap santap.

Produk siap olah yang bisa kita pilih :
Ayam potong paha dan dada
Ayam utuh potong 10
Ayam potong daging sup ayam
Ayam potong paha dan dada ukuran 450 gram
Ayam potong paha dada bumbu kuning
Ayam potong paha dada pedas manis



Sedangkan untuk produk siap masak yang bisa kita pilih, ada :
Nugget
Sosis
Bakso
Seafood

Logo Baru SO GOOD Social Circle



Baru-baru ini, saat membeli produk olahan SO GOOD untuk stok kulkas, saya baru ngeh saat memperhatikan kemasannya. Rupanya, logonya sudah berubah, ya. Jika dulu logonya berbentuk kotak dengan tulisan SO berwarna biru dan tulisan GOOD dibawahnya yang berwarna hijau, untuk logo baru masih dengan tulisan dan warna yang sama akan tetapi ditempatkan di tengah lingkaran berwarna hijau yang dipenuhi dengan gambar makanan dan perlengkapan masak. Ceria deh.



Lingkaran hijau yang ada di logo baru kemasan SO GOOD ada maksudnya lho. Sesuai dengan namanya yaitu social circle, SO GOOD ingin semangat kebersamaan di dalam keluarga dan persahabatan yang menjadi nilai sentral dalam kekayaan budaya social bangsa kita dapat terus terpelihara. Terlebih di jaman now ini, makan bersama keluarga agar interaksi hangat tercipta hampir sulit sekali dilakukan.

Oleh sebab itu,  SO GOOD terus mengambil peran untuk  memperkaya kehidupan masyarakat Indonesia melalui inovasi-inovasi produknya dengan menjadi perusahaan yang peduli untuk membantu memenuhi gizi kuliner seimbang bagi kita.

Solusi Protein SO GOOD
Nah, bila bicara soal gizi seimbang sepertinya pas ya dengan Hari Gizi Nasional yang jatuh tanggal 25 Januari ini. Terlebih, baru-baru ini kita dikejutkan dengan pemberitaan mengenai gizi buruk yang terjadi di Papua sehingga menyebabkan kematian 25 balita. Duuh, memprihatinkan sekali, ya.


Mal nutrisi yang terjadi disebabkan ketidakpahaman kita sebagai ibu untuk memberikan asupan gizi yang seimbang  untuk anak-anak. Nah, bagi yang belum tau, asupan atau makanan untuk anak harus mengandung 3 makro nutrient nih yaitu karbohidrat, lemak dan protein. Untuk itu, pastikan ya di dalam piring makanan anak-anak setidaknya mengkonsumsi makanan berprotein 2 – 4 porsi perhari dimana setiap kali makan harus ada 15% makanan berprotein di piringnya.

Karena protein bermanfaat untuk :
Membuat pertumbuhan sel-sel organ tubuh dengan baik sekaligus memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak
Meningkatkan daya tahan tubuh
Membantu pertumbuhan
Protein hewani juga membentuk otak manusia dan sel darah tidak mudah pecah. Sehingga secara langsung meningkatkan fungsi otak yang dapat membantu meningkatkan prestasi dan produktivitas.

Disamping itu, dalam pedoman gizi seimbang, ada empat kelompok yang dijadikan 4 pilar gizi seimbang yaitu :
1.      Makan makanan beraneka ragam
2.      Membiasakan pola hidup bersih dan sehat, misalnya mencuci tangan sebelum makan.
3.      Aktifitas fisik yang cukup
4.      Memantau tinggi dan berat badan serta minum air putih

Nah, yuk ah mulai sekarang kita bangun gizi anak-anak kita dengan menghadirkan makanan berprotein dengan kualitas baik seperti produk SO GOOD. Karena, di tangan anak-anak kitalah nanti yang akan memimpin bangsa kita akan menjadi apa.













4 komentar:

  1. Galfok itu sama tusukan yg dipegang Si Kakak huahaha. Mau dong. Anakku juga suka bgt So Good apalagi yg rasa pizza bentuk hewan. Wah doyan bgt.

    BalasHapus
  2. Kalau anakku ketagihan yang chicken nugget, belum ada seminggu sudah minta lagi

    BalasHapus
  3. Hahaha toss mas Dega. Di sini juga pada doyan sama nugget, gak ada bosen2nya..

    BalasHapus
  4. So Good kesukaan anakku juga. Tinggal diganti-ganti aja variannya. Btw, Diah kreatif banget ya, dijadiin sate gitu. Aku kok gak kepikiran.. hahaha

    BalasHapus