Jumat, 29 September 2017

Tips Mengolah Masakan Tanpa Merusak Gizi Dengan Healsio



Siapa sih yang ngga mau hidup sehat. Saya juga mau. Tapi kebanyakan orang maunya hidup sehat terus. Tidak ada perjuangan, tidak ada konsistensi. Biar tetap sehat paling banter minum vitamin aja. Olahraga? Mau sih besok, kalau sempat. Hhmmm, alesyann.


Dari berbagai sumber, rupanya untuk menjalani hidup sehat caranya sederhana aja. Kita hanya perlu mengatur gaya hidup misalnya dengan tidak merokok dan begadang. Kita juga perlu mengatur pola makan salah satunya dengan menghindari junk food dan soft drink. Selain itu sebaiknya kita juga memperbanyak konsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur juga sereal. Simple ya tapi prakteknya susah euuy. 


Terus terang pola makan saya masih sembarangan. Yang penting kepingin dan bisa kenyang aja. Padahal, saya masih ingat istilah Piring Makanan. Di mana dalam satu piring harus tersedia ¼ karbohidrat, ¼ lauk, ¼ sayur dan ¼ buah. Tapi kenyataannya, dalam satu piring jumlah karbohidratnya justru ¾ dan lauknya hanya ¼ aja. Sedangkan sayur dan buah kadang-kadang saja. Kalau begini, mana bisa dikatakan pengen  hidup sehat coba deh?





MAKANAN SEHAT ADALAH MAKANAN YANG DIMASAK SENDIRI

Selain mengatur pola makan untuk hidup sehat saya baru tau lho bahwa cara memasak makanan juga memegang andil dalam menghadirkan makanan sehat. Dalam acara talkshow ringan di Sumarecon Serpong Jumat 24 September 2017 lalu bertema Healthy Cooking Healthy Lifestyle menghadirkan ahli gizi Dokter Monica Joice Viona Parasvita, SpGk.


“Dengan memasak sendiri masakan yang diolah kita bisa mengatur sendiri kadar garam dan gulanya. Hak otoriter kita juga untuk memilih menggunakan vetsin atau tidak. Jadi, bahan apapun yang kita masukkan kita sendiri yang tahu komposisinya,” jelasnya.


Menurutnya, sebaiknya sebisa mungkin mengkonsumsi sayuran mentah agar kandungan gizinya tidak terbuang. Tapi, mengukus dan merebus dengan air yang tidak terlalu banyak dan tidak terlalu lama waktunya (overcooked) juga merupakan cara untuk mendapatkan makanan sehat. Nah, ada solusi lain yang disarankannya yaitu menggunakan alat masak Healsio dari Sharp.
Wah, seperti apa kelebihannya ya?


KELEBIHAN HEALSIO AUTOMATIC COOKWARE


Bapak Yudha Eka Putra, Product Strategy Group Assistant Manager SEID mengatakan, “Healsio Automatic Cookware adalah alat masak praktis yang diperuntukkan bagi orang-orang yang memiliki kesibukan tinggi sehingga tidak sempat memasak yang ribet-ribet.”


Menurutnya, bagi pemula di dapur alat masak Healsio membantu sekali memasak dengan fitur-fitur di dalamnya. Yang mampu mengatur tingkatan panas dalam memasak yaitu tinggi, sedang dan rendah. Pengaturan ini berkat sensor suhu dan temperatur sehingga bisa mencegah masakan supaya tidak gosong.


Kelebihan lainnya adalah adanya 330 pola mode pengadukan otomatis. Jadi kita bisa memasak rendang tanpa harus menimba-nimba santan terus menerus di depan kompor. Praktis banget memang ya.


Yang paling asyik adalah fitur pre-set timer cooking. Fitur ini memungkinkan kita mengatur sendiri waktu penyajian sesuai waktu yang diinginkan. Cocok sekali buat orang yang sibuk. Jadi pagi-pagi kita tinggal masukkan semua bahan, setel waktu (o iya, waktunya bisa disetel sampai 12 jam lho!) dan pas pulang sudah siap makan hangat-hangat deh.


Healsio Automatic Cookware adalah alat masak canggih sahabat penggiat pola hidup sehat. Fitur waterless yang ada di alat masak ini mampu memasak tanpa air sehingga kandungan air dan nutrisi dalam sayuran dan masakan tetap terjaga. Kebayang kan, jika kita merebus sayuran, konon sebagian gizi dan nutrisi hilang. Ditambah lagi jika merebusnya kelamaan maka kandungan gizi dan nutrisinya malah rusak. Sia-sia deh.


Untuk membuktikan kecanggihan Healsio Automatic Cookware giliran Cheff Denny Gumilang jebolan Mastercheff session 4 unjuk kebolehannya. Kali ini Cheff Deni memasak Garang Asam Daging. setelah matang, saya dan teman-teman mencicipinya. Potongan dagingnya empuk banget. Kata Cheff Denny, dengan alat masak Healsio ini maka sari makanan yang jatuh akan tetap menempel dan meresap kembali pada makanan tanpa terbuang sia-sia.


Dokter Monica menambahkan, saat memasak dengan Healsio Automatic Cookware, otomatis kita tidak perlu buka tutup lagi. Karena untuk mengaktifkan alat ini harus distel dari awal pemasakan sampai matang. Dengan tidak dibuka tutup terus maka penyebaran bakteri dan kuman bisa dihindari dari udara yang kita hirup. Waah, iya juga ya.



BLOG COMPETITION

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan ikut ambil bagian menganut gaya hidup sehat Sharp menggelar lomba menulis blog mengenai produk Healsio Automatic Cookware. Lomba yang telah digelar selama sebulan ini berlangsung sampai akhir November 2017.


Dalam lomba ini akan dipilih 3 pemenang utama yang akan mendapat produk Sharp plus merchandise dan 10 pemenang hiburan yang mendapat voucher senilai @ Rp. 250.000,-


IKUTAN YUKK...!!!

1 komentar:

  1. kemarin sempat nyoba masakan dari healsio, rasanya enak dan sayuran tetap fresh jadi nutrisi ga banyak terbuang

    BalasHapus