Sabtu, 29 Juli 2017

Cegah Bahaya Sinar UV Dengan Kaca Film V-KOOL




Jakarta dan kota-kota besar lainnya memang kota dengan tingkat stress yang amat tinggi. Sudah udaranya panas nyelekit, kemacetan di mana-mana dan polusi yang ditimbulkan memang bisa membuat otak mendidih. Untuk itu, rasa aman dan nyaman saat berkendara  mau tidak mau menjadi hal utama yang dipikirkan untuk mengurangi tingkat stress kita.

Dipasangnya kaca film di mobil menjadi alasan sebagian orang untuk menolak panas matahari yang masuk ke dalam kabin kendaraan sehingga terasa lebih adem saat berkendara. Selain itu, kaca film juga bermanfaat untuk mengurangi bahan bakar akibat penggunaan AC yang berlebihan, sebagaimana dikatakan bapak Indra Prabowo Managing Direktur Mobil123.com portal otomotif nomor 1.

Bertempat di  V-KOOL Flagship Outlet Kemayoran, Rabu, 26 Juli 2017 lalu saya dan teman-teman Blogger berkesempatan hadir dalam blogger gathering bertajuk “Tips Memilih Kaca Film Berkualitas” bersama V-KOOL. Dalam sambutannya, bapak Indra mengatakan, “kaca film juga memberi privacy di dalam mobil sehingga memberikan rasa keamanan. Orang tidak mudah begitu saja mengintip bagian dalam mobil kita.”


ibu Ela, Trainer Spesialist V-KOOL


Nah, sebelum membeli dan memasang kaca film di mobil kita ibu Ela Trainer Spesialist V-KOOL menerangkan bagaimana cara memilih kaca film yang baik :

Produsen berkelas internasional. Pilihlah produsen kaca film kenamaan karena memiliki standar kualitas yang lebih baik. V-KOOL adalah super premium brand internasional yang mempunyai cabang di lebih dari 28 negara dengan 500 outlet di seluruh dunia. V-KOOL adalah brand dari Eastman Chemical Company, perusahaan besar dari AS dan telah memenangkan berbagai penghargaan secara global.






Kualitas produk. Kaca film ada dua jenis, yang bisa menyerap panas (absorptance) dan bisa menolak panas (reflectance). Kaca film jenis absorptance diibaratkan seperti spons yang menyerap air sehingga bila sudah melebihi kapasitasnya kaca jenis absorptance akan menurun kemampuannya. Jadi pilihlah kaca film yang bisa menolak panas terbaik yaitu reflectance.




V-KOOL diproduksi Southwall Tecnologies yang berlokasi di Palo Alto, Amerika Serikat. Melalui proses complex sputter metalized dan multi layered dielectric coating sebanyak 7 – 10 lapisan, proses tersebut menggunakan mesin canggih. Mesin bernama Multi Chamber DC Magnetron Sputtering Machine hanya ada dua di seluruh dunia jadi tidak heran jika untuk memproduksi kaca film V-KOOL membutuhkan biaya investasi hingga 24 juta dollar US.  




Layanan Purna Jual meliputi tiga hal yaitu :

a.     Kartu Garansi. Pastikan mendapat kartu garansi ketika membeli kaca film. Kartu ini menjamin keaslian dan layanan purna jual kaca film.

Setiap pelanggan yang memasang kaca film V-KOOL akan mendapat kartu garansi digital V-KOOL. Garansi tersebut dijamin oleh pabrik pembuat bukan oleh perusahaan distributor atau permasang kaca film dengan jaminan meliputi delaminasi, demetalisasi, terkelupas, oksidasi dan pemudaran warna. Garansi berlaku 5 tahun sejak kaca film dipasang. Cara mengeceknya cukup mudah, kita hanya perlu memasukkan nomor rangka mesin yang ada di STNK ke dalam website V-KOOL selanjutnya datanya akan tampil.

b.     Jaringan Dealer merata di seluruh Indonesia. Hal ini bisa memudahkan pelanggan dalam pembelian, pemasangan serta pelayanan after sales produk kaca film yang sudah dibeli.

V-Kool sebagaimana kita tau telah berkiprah di Indonesia selama kurang lebih 20 tahun. 
Layanan purna jual dan penanganan klaim yang terstandarisasi mempermudah konsumen dengan didukung oleh 82 dealer yang tersebar di 40 kota tersebar dari Aceh sampai Papua. Jadi, misalnya saja ketika kita berada di luar kota terjadi hal yang digaransikan, maka kita hanya cukup datang ke dealer atau outlet V-KOOL terdekat saja.

c.      Teknisi yang trampil dan berpengalaman. Pastikan brand kaca film tersebut mempunyai tenaga installatur yang ahli dalam memasang kaca film berkualitas. Hindara sebisa mungkin installatur sewaan atau freelance yang hasil kerjanya tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Setiap pemasangan kaca film V-KOOL dilakukan oleh teknisi yang terlatih. Setiap teknisi telah melalui pelatihan selama 6 sampai 18 bulan sebelum menjadi full time installer yang menjamin mutu pemasangan.




Cek spesifikasi di website resmi. Kaca film yang baik mampu menolak sinar infra merah dan sinar ultra violet lebih dari 90%. Khusus untuk kaca depan pilih kaca film yang mampu  menolak panasnya paling tinggi sekaligus daya penerusan cahaya tampak (VLT) paling tinggi.

Berhubungan dengan spesifikasi kaca film, masih banyak orang yang keliru membedakan tingkat kegelapan dengan angka presentasenya. Berikut adalah spesifikasi kaca film yang berperan penting dalam menolak panas :

VLT (Visible Light Transmittance), persentase cahaya matahari yang diteruskan oleh kaca film, semakin kecil angkanya berarti semakin redup suasana dalam kabin.

UVR (Ultra Violet Rejected), persentase sinar Ultra Violet yang ditolak oleh kaca film, semakin besar angkanya semakin baik.





IRR (Infra Red Rejected), persentase sinar Infra Red yang ditolak oleh kaca film, semakin besar angkanya semakin baik.

TSER (Total Solar Energi Rejected), persentase energi matahari secara keseluruhan yang ditolak kaca film, semakin besar angkanya semakin baik.

KEGELAPAN, Tingkat kegelapan kaca film untuk kaca depan maksimal pada angka 40%, lebih dari itu sangat tidak dianjurkan.

Kesimpulannya, paling bening itu persentasenya 60 sampai 70 persen artinya tingkat kegelapannya adalah 20 persen. Kaca film gelap dan bening tidak bisa disamakan TSER-nya. Jadi kalau mau dibandingin ya dari persentasenya, jelas ibu Ela.


Untuk merasakan keunggulan kaca film V-Kool dalam menolak panas, saya dan teman-teman diajak melihat demo produk didampingi ibu Monita Cherline Promotion & advertising Manager V-KOOL. Dengan dua lampu berdaya 500 watt yang ditembakkan langsung, hasilnya kaca film merk lain berlubang sementara kaca film V-KOOL tetap dalam keadaan semula, masih bagus. Masih belum cukup, kami pun lalu diajak ke ruang pamer. Ada dua mobil yang salah satunya sudah dipasang kaca film V-KOOL dan satunya lagi belum. Dengan tembakan dua buah lampu yang masing-masing bertenaga 250 watt, dalam sekejap saya dan teman-teman merasa gerah luar biasa ketika berada di mobil yang belum dipasangi kaca film V-KOOL.




Untuk yang masih kebingungan memilih kaca film, saat demo produk berlangsung ibu Monita mendeskripsikan idealnya kaca film yang digunakan pada bagian depan maksimal kegelapannya adalah 40%, idealnya 20%. Sedangkan untuk kaca belakang dan samping maksimal kegelapan hinggat 80%, tapi idealnya 60%.



Keunggulan kaca film V-KOOL dalam menolak panas matahari rupanya tidak hanya diaplikasikan untuk kaca film mobil saja namun sudah diterapkan pada banyak bangunan gedung. Tujuannya, Furniture di dalam gedung bisa terlindungi dari memudarnya warna akibat sinar UV sekaligus mendukung eco-green maka efiensi penggunaan AC bisa diminimalisir sedemikian rupa namun ruangan tetap sejuk.

Lantai dua gedung V-KOOL Flagship Outlet Kemayoran dipasangi kaca film V-KOOL. Beda deh rasanya. Adem

Sewaktu pulang, dalam perjalanan saya jadi berandai-andai. Jika mobil saya sudah dipasangi kaca film V-KOOL tentu kalau nyetir malam hari saya tidak ketakutan lagi mengingat mata saya yang sudah tebal minus plusnya ini. Andai terjebak hujan besar, pandangan saya tetap jernih meski kecepatan wiper mobil saat menyapu kaca bagian depan dalam posisi sedang. akhirnya, tingkat kecelakaan pun dapat dikurangi resikonya. Ya sudah, sekarang saya mau cek ke website www.v-kool.com dulu ya hehehe... 





29 komentar:

  1. iya sih ya , untuk mencegah sinar matahri terlalu menyorot, hanya jangan terlalu gelap ya, krn aku suka bingung kalau di perumahan aku ada mobil yg lewat terus kasih kode dengan membunyikan klakson, pasti kenala ku tp aku gak bisa lihat siapa di dalamnya, jd suak bingung td siapa ya, dan kalau gak aksih kode dan aku gak tahu siapa di dlmnya takut dikira sombong nantinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saking gelapnya kaca film yg dipake tuh ya mba jd ga kliatan orangnya hehehe.. Standar dr pemerintah juga ada sih mba sebaiknya kegelapannya gimana tp kadang orang ya namanya ngerasa itu mobil mobil dia jd suka suka dia mau dipasangin kaca gelap.

      Hapus
  2. Seru acaranya, ilmunya dapat :)
    Gak sesederhana itu ternyata ya walau cuma kaca pelem hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru banget teh acaranya, kita jadi tau Manfaat kaca film yg ga kliatan itu ya bahaya radiasi buat kesehatan ya

      Hapus
  3. Di keluargaku kita cm percaya ama 2 merk kaca mobil mba.. Vkool ini dan 3M. Mobilku pakenya yg 3M, tp mobil papa dan mba pake yg vkool :).. Utk urusan kaca mobil mah kita ga mau cari asal murah. Ngapain kalo ntr dlm mobil jd berasa sauna :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu, kualitas emang ada harganya. kalo ditarik jangka panjang, meski trlihat mahal tp kalau awet ya tetep jatuhnya lebih murah kan hahaa

      Hapus
  4. Ternyata ada anjurannya ya untuk pemakaian kaca film. Tak sembarang dipakai. Kadang sering lihat gelap banget mobil yang seliweran di jalan hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sebenernya prosentase kegelapan kaca film yg dianjurkan pemerintah maksimal 40 persen aja. Ada UU nya koq tapi ya gitu deh kenyataannya hiihii

      Hapus
  5. FYI, nyambung dari paragraf terakhir tulisan ini, di V-Kool sudah ada teknologi glass coating yang melapisi kaca agar bila terkena tetesan air, kaca tetap jernih (enggak ada bercak air yang tertinggal di kaca). Jadi misalnya hujan, pandangan kita tidak terhalang derasnya hujan, cukup di wiper saja sudah jernih lagi kacanya... ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oiyaa, ngebantu penglihatan banget itu ya ki kalo wipernya ga burem lagi krn ada teknologi glass coating utk kaca film juga. Makasih tambahannya

      Hapus
  6. Sinar infra red dan ultra violet, bakal terpantulkan dg kaca film VKOOL, sehingga kulit tetap sehat berkendara menjadi nyaman

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga celekit celekiy lagi di kulit ga pusing juga mata akibat kena silau ya mas

      Hapus
  7. Teknisi pemasangan kaca film V-KOOL harus pelatihan selama 6-18 bulan sebelum full time ya ...

    BalasHapus
  8. Sekarang gak strees lagi ya mba, klo pasang kaca film v kool berkendara jadi lebih nyaman dan sejuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti, meminimalisir resiko penyakit kanker kulit juga kan klo terpapar matahari terus menerus akibat kaca filmnya ga dilindungi penolak panas

      Hapus
  9. kaca film nya bisa buat building... wahhhh perlu dipikirkan untuk nambah biaya bikin jendela kaca

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hitungannya kan per meter persegi mba. Jangan smua jendela kali hahaha.
      Pilih jendela yg menghadap matahari aja yg kudu dilindungi kaca film mba hehee

      Hapus
  10. Kalau untuk building pakai kaca v kool yang kegelapannya berapa ya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo utk building kan ga berpengaruh thd hak org lain di jalan sperti halnya kaca film utk mobil, jd menurut saya sih tingkat kegelapan berapa aja suka suka aja hehehe

      Hapus
  11. karena sinar matahari mengandung UV berbahaya, mk v-kool bisa mengamankannya hehee

    BalasHapus
  12. Pilih kaca film tak boleh sembarangan, harus yang berkualitas seperti V-Kool yang menolak panas. Apalagi layanan purna jualnya juga bagus.

    BalasHapus
  13. Tak hanya dari segi kaca filmnya saja yang berkualitas, tetapi pelayanan dan teknisi yang dimiliki oleh V-Kool juga terdepan ya Mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyapp, penting banget itu mengenai layanan purna jual dan teknisi berpengalaman. coba kalau ngga, nanti kalo kenapa napa mau claim kemana coba haha

      Hapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  15. Adem banget emang beda gedung yg pakai kaca film VKool dan ruangan yg lain ya. Kualitasnya oke banget bikin penumpang makin nyaman dalam kendaraan ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. adem buat mata adem buat kulit dan kesehatan juga terjaga selain nyaman aja :)

      Hapus