Selasa, 28 Juni 2016

Tiga Taktik Mudik Cerdas Bersama Mobil123.com





Mudik adalah ritual tahunan yang selalu menampilkan fenomena tersendiri. Perhatikan aja, sejak H-10 Lebaran siaran televisi sudah mulai menayangkan gelombang sporadis pemudik ke kampung halamannya. Dari Stasiun, Terminal, Bandara hingga Pelabuhan setiap hari menampilkan segala pernak pernik mudik. Mulai dari susahnya mencari tiket, besarnya ongkos yang harus dikeluarkan, macet berkilo-kilo meter hingga musibah yang tidak dapat dihindarkan seperti kecelakaan lalu lintas.

Mengingat begitu besarnya efforts bagi pemudik untuk bisa sampai ke kampung halamannya, tentu aja persiapan fisik dan mental dibutuhkan sebelum berangkat mudik. Baik Moda transportasi umum maupun menggunakan kendaraan sendiri mau ngga mau menjadi pilihan. Dengan resiko plus minusnya, masih banyak pemudik yang acuh pada keamanan, yang penting bisa sampai dengan selamat sampai tujuan.



ki- ka : Sony Susmana (Safety Devensive Consultant Indonesia) dan Indra Prabowo (Managing Editor Mobil123.com)

Menengarai fenomena yang terjadi hanya setahun sekali ini *tsaaah, pada tanggal 24 Juni 2016 lalu Mobil123.com sebuah aplikasi yang bergerak di bidang jasa jual beli kendaraan kembali mengadakan Event Talkshow di Aruba Caribbiean Café & Resto di bilangan Blok M Jakarta Selatan. Bertema Mudik Cerdas, event yang diadakan berbarengan dengan Buka Bersama Blogger ini menghadirkan pembicara utama Bapak Sony Susmana dari Safety Devensice Consultant Indonesia.

Mudik cerdas adalah bagaimana membawa kendaraan dengan selamat, aman dan nyaman dari satu titik ke titik lain. ~ Sony Susmana


Bagi yang ingin melakukan perjalanan mudik dengan kendaraan pribadi, Sony Susmana memberikan beberapa tips Mudik Cerdas yang wajib diketahui agar perjalanan mudik berjalan lancar, aman dan nyaman.

Jangan lupa istirahat
Dikatakannya, penyebab angka kecelakaan tertinggi di jalan raya adalah tertidur. Faktor jalanan yang lurus dan sepi seperti jalan tol sering menyebabkan kejenuhan sehingga pengemudi jadi mudah mengantuk. Sarannya, pengemudi cerdas sebaiknya paham berapa lama waktu yang diperlukan tubuhnya sendiri untuk menyetir. Kapan sebaiknya berhenti istirahat. Kapan kejenuhan mulai menghampiri.

Nah, peran serta orang yang duduk di samping pengemudi juga penting. Dia ikut bertanggung jawab pada pengemudi. Dia harus peka pada kebutuhan si pengemudi di sampingnya, jika sudah menguap terus tugasnya adalah mengarahkan pengemudi untuk berhenti dan beristirahat sejenak. Selain itu fungsi orang yang duduk di samping pengemudi adalah sebagai Navigator untuk mengarahkan rute. Itulah sebabnya, anak-anak sama sekali tidak boleh duduk di sebelah sopir.

Jangan lupa Cek Kondisi Kendaraan.
Menurut Sony, setiap orang perlu mengenal lebih dalam kendaraanya sendiri. Buatlah ceklist terlebih dulu apa aja yang perlu dikerjakan bengkel yang terpercaya. Selain mengecek kondisi mesin, onderdil, dan kabin, kondisi ban juga harus diperhatikan. Apakah sudah waktunya ganti ban? Jika iya, berapa jumlah ban yang diganti? Bagaimana kondisi ban serep lalu bagaimana tekanan anginnya.

Jangan lupa membatasi barang bawaan.
Pertimbangkan dengan bijak apa aja barang yang wajib dibawa. Beban berlebihan membuat perjalanan jadi kurang aman dan nyaman. Jika terpaksa membawa barang besar, menurut Sony sebaiknya barang-barang diatur secara efisien peletakannya sesuai kebutuhan dan prioritas. Misal barang yang paling besar ditaruh di bagian bawah sehingga tetap ada space bagi seluruh penumpang untuk bergerak. Jika memungkinkan, fungsikan roof rack (rak di bagian atas mobil) untuk membawa barang-barang besar, sementara barang utama yang diperlukan selama perjalanan ditaruh di dalam kendaraan.

Sebelum berangkat
Pastikan lagi untuk membawa surat kendaraan, obat-obatan pribadi, P3K dan cek sekali lagi keadaan rumah sebelum ditinggal. Jangan sampai musibah terjadi justru terjadi di rumah saat kita tinggalkan akibat kelalaian sepele. Jangan lupa berdoa. Persiapan matang menjadi hal yang wajib agar mudik lancar, aman, nyaman dan selamat sampai tujuan. Selamat Mudik. Maaf lahir bathin yaaa….


barang bukti kehadiran hehehe...

8 komentar:

  1. Sudah ada yang posting mudik, jadi pengin pulkam secepatnyaaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudiknya kemana mba? hati-hati di jalan ya mba, jangan lupa persiapannya yaa :)

      Hapus
  2. Bermanfaat banget nihh artikelnya.. Tapi sayangnya dulu pas di Indonesia saya bukan tipikal ahli mudik sihh... XD

    Semoga tahun ini angka kecelakaan saat mudik di Indonesia berkurang, minimal lahh.

    Ehh iya, kunjungan pertama nihh.. Salam kenal Mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah senangnya dapat teman baru, salam kenal kembali yaa :)

      semoga angka kecelakaan semakin terminimalisasi ya jika semua pemudik sama-sama santun di jalan dan mempersiapkan dengan matang kondisi kendaraannya.. :)

      Hapus
  3. Wah acaranya seru, tipsnya juga langsung dipraktekin Mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, harus dipraktekkan dan ditularkan juga ke orang-orang di sekeliling kita ya

      Hapus
  4. Wah kemarin aja aku baru balik dari mudik hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. iissshhh, nggga ngajak2 deeh hahaa

      Hapus