Sabtu, 11 Juni 2016

Kehangatan Meja Makan Punya Cerita Berkat Pettitte Blossom Tupperware




mari makan bersama yuk, karena meja makan ini punya cerita :)

Tidak banyak kenangan masa kecil yang masih saya ingat mengenai moment Makan Bersama Keluarga. Bapak dan Ibu saat itu sibuk sekali ‘cari duit’ untuk anak-anaknya, jadi bisa dimengerti bila Ibu  jarang memasak makanan untuk keluarga. Lalu, makannya gimana? Pernahkah kami makan bersama?

Siapapun yang memasak yang penting bisa makan bersama

makan mie Goreng dengan piranti Petitte Blossom ini mah bakal cepet habis deh kalo di rumah :)

Nah, sehubungan dengan makan, ada beberapa peristiwa yang sampai sekarang masih sering jadi candaan saat saya dan kakak-kakak alias ke delapan anak Ibu Bapak berkumpul. Kami semua masih ingat saat kami dulu sering makan nasi goreng yang mangkal di depan rumah di bilangan Slipi Jakarta. Mas Slamet si penjual nasi goreng dengan suka cita menyambut uluran piring saya yang berisi nasi putih dan sebutir telur untuk dibuatkan nasi goreng. Padahal dia masih dikerumuni pelanggannya tapi dia masih mau-maunya memasakkan nasi goreng buat saya dan kakak-kakak. Sepertinya dia tau ibu saya sibuk. saat itu tradisi tolong menolong masih menjadi hal biasa di sebuah lingkungan.


Bakso kuah dengan piranti Petitte Blossom, hijaunya seger banget deh :)


Peristiwa lucu lainnya, masih dengan agenda masakan jadi. Ibu menggoreng beberapa telur lalu dia membeli beberapa bungkus nasi padang dengan lauk Rendang atau Ayam Gulai untuk makan kami sekeluarga. Sebungkus nasi untuk dimakan dua anak. Untuk mengakali jika anak-anaknya masih kurang, saya masih ingat ritual ibu bagaimana. Pertama beliau menyendokkan tambahan nasi ke bungkus nasi padang kami lalu meletakkan telur gorengnya untuk tambahan lauk kami. Maka, acara makan bersama dengan makanan jadi menjadi bagian hari-hari saya saat saya kecil. Ah Ibu, ada-ada aja sih.

Dulu Lesehan Sekarang Lesehan 

suasana meja makan punya cerita dalam gathering Blogger bersama Tupperware

Alhamdulillah, sekarang ini kebiasaan makan bersama masih saya lakukan bersama keluarga kecil saya setiap hari. Suami saya pulang kerja sebelum Adzan Maghrib menjelang. Kegiatan anak-anak dengan urusan sekolah, les atau aktivitas lainnya juga mentok maksimal sore. Terkadang saja apabila kondisi macet sehingga mereka pulang lebih lambat dan upacara makan malam bersama yang biasanya kami lakukan di jam 18.30 jadi ikut-ikutan molor. 

ini baru satu, masih banyak lagi foto banjir hadiah, sayangnya saya ngga kebagian :(


Sambil lesehan-rumah kami sempit untuk ditambah meja makan-keluarga kami asyik-asyik aja menikmati makanan masakan saya. Syukurlah, mau enak atau ngga enak, tidak ada keluhan sama sekali. Justru pas kebetulan jika saya lelah sekali dan saya tidak sempat masak, anak-anak dan suami malah mengangkat bahu jika ditanya, “mau beli apa nih buat makan?” Nah lhooo…

Meja makan punya cerita

Terdiri dari wadah nasi, mangkup sup, wadah lauk, wadah tumisan lengkap dengan tutup dan sendoknya



Dalam gathering Blogger bersama Tupperware di Head Office Tupperware Cilandak Jakarta Selatan 20 Mei 2016 lalu, banyak dari teman-teman Blogger yang hadir terhenyak ketika mendengar pertanyaan dari Nurlaila Hidayaty, Marketing Director Tupperware Indonesia, “Kapan terakhir kali kita makan bersama keluarga, apakah baru semalam, seminggu yang lalu atau setahun yang lalu?

meriah banget kan :)
Kembali mata saya berkaca-kaca ketika video diputar mengenai kebersamaan keluarga yang hilang. Kehangatan keluarga di keluarga yang digambarkan dalam video tersebut mencerminkan gambaran keluarga sekarang yang masing-masing melakukan apa-apa serba sendiri-sendiri. Bahkan, makan bersama pun sudah tidak sempat lagi.

video yang diputar yang sempet bikin saya terkaca-kaca :(
Ditelisik lebih ke dalam, memang sekarang ini bukan heran lagi jika waktu menjadi raja. Banyak orang terjebak dalam kesibukan sehingga lupa waktu. Orang lebih memikirkan bagaimana mencari uang-uang-uang sehingga melupakan kebersamaan keluarga.

nyobain cara kerja Mini Chopper, alat cincang manual :)

taraaaa, ini dia bumbu rujak bikinan saya :)
Untuk menebus kebersamaan yang semakin singkat, banyak orang yang mengakalinya dengan makan bersama di restaurant. Padahal, esensi makan bersama keluarga bukan seperti itu. Di restaurant kita harus menjaga sikap agar tidak mengganggu pengunjung lain. Belum lagi, seberapa lama sih waktu yang bisa didapat dengan makan di restaurant? Tentu berbeda rasanya dengan suasana makan di rumah.

ki -ka : Ajeng Raviando, Nurlaila Hidayaty
Menengarai trend seperti ini, Mba Ajeng Raviando, psikolog, mengatakan “jika tradisi keluarga menghilang, maka orang tua dan pasangan tidak punya kesempatan menanamkan nilai-nilai yang akan diangkat dalam sebuah keluarga. Sehingga yang terjadi seperti sekarang, yakni generasi yang acuh.”

Senada dengan ucapan mba Ajeng, Nurlaila Hidayaty juga mengatakan, “Tupperware ingin mengajak para keluarga untuk kembali makan bersama di rumah melalui program Meja Makan Punya Cerita dimana diharapkan dengan program ini banyak keluarga terinspirasi untuk menumbuhkan kembali kebiasaan makan bersama dan mendapatkan manfaat positif terutama semakin kuatnya rasa saling menyayangi dan mendukung antar anggota keluarga,”

Petitte Blossom


Nah, di bulan Ramadhan ini tentu agenda buka bersama banyak menghampiri catatan kita. Tupperware seperti mengerti akan hilangnya moment bersama maka Tupperware menghadirkan varian terbarunya yaitu Petitte Blossom. Rangkaian produk terbaru ini cocok digunakan untuk sajian harian masakan yang berwarna hijau segar menggugah selera. Ada wadah untuk nasi, sup, saus, lauk tanpa kuah yang dilengkapi penutup berikut sendoknya. Penataan meja makan jadi terlihat seragam warnanya dengan Petitte Blossom lengkap. Yuk segera kita bangkitkan lagi moment kebersamaan keluarga dengan meja makan punya cerita bersama Petitte Blossom.



2 komentar: