Jumat, 18 Desember 2015

Perawatan Kulit Wajah Secara Alami Untuk Remaja Putri

Peringatan Hari Kartini, dandan sendiri :)

Si sulung mba Nala bulan Oktober kemarin genap berusia 14 tahun. Duduk di bangku kelas IX SMP 1 Cileungsi, selain harus mempersiapkan diri untuk UN dia pun masih harus melatih Paskibra adik-adik kelasnya. Syukurlah, prestasi mba Nala memang jempol, nilai prestasi akademiknya dari SD selalu menggembirakan. Kekuatiran saya jika nilainya anjlok sama sekali ngga terbukti dengan kegiatan Paskibranya itu. Selain itu, ekskul Paskibra SMP 1 Cileungsi yang sempat melempem, selama dipimpin olehnya justru melesat tajam dengan kemenangannya di berbagai kejuaraan LKBB (Lomba Keterampilan Baris Berbaris). Good girl J


Juara 2 Lomba LKBB Bogor Kota di SMANSA Bogor, Mei 2015

Tapi begitulah namanya remaja, situasi hati mba Nala mudah sekali berubah-ubah. Semenit terlihat gembira, beberapa saat kemudian berubah jadi jutek. Urusan kulit wajah pun jadi masalah yang besaaaaar sekali buatnya. Dunia seolah mau kiamat kayanya, jika jerawat nempel di wajahnya. Atau bisa jadi, sering berpanas-panasan di bawah terik matahari untuk latihan Paskibra membuatnya jadi galau, takut kulitnya bakal kusam dan menghitam. Begitu mungkin ya polah tingkah semua anak remaja? Hehehee…

Atas saran temannya, pernah suatu kali dia membeli produk yang katanya bisa memutihkan kulit. Belum lagi dipakainya, saya langsung ngoceh-ngoceh. Terus terang saya ngga mau kulitnya malah jadi rusak akibat pemakaian kosmetik yang ngga sesuai dengan kebutuhannya. Terus terang saya buta informasi juga sih mengenai indikasi produk yang dibelinya itu ; cocok atau ngga untuk kulit remajanya. Duuh, untung saja ngga jadi kecolongan, huhuhuh… *nyesek

Belajar dari Ibu
Sebagai wanita Jawa, ibu saya selalu menggunakan bahan-bahan alami untuk perawatan kulit wajah dan tubuhnya. Misalnya aja minum kunyit asam saat haid. Begitupun saat saya melahirkan dulu, ibu saya membuat tapel untuk perut, pilis di pelipis dan ramu-ramuan jamu godok untuk saya minum, agar tubuh saya segera pulih dan singset langsing kembali. Untuk bedak dingin, ibu saya membuatnya dari rendaman beras yang ditumbuk lalu dioleskan di kulit wajah. Konon katanya bedak dingin berguna untuk memutihkan kulit secara alami.

Tanpa disadari rupanya saya meniru kebiasaaan ibu pada remaja putri saya, karena saya mengetahui bagaimana manfaat bahan-bahan alami tersebut pada tubuh saya selama ini. Dalam beberapa hal mba Nala juga saya bebaskan untuk mengatur dirinya sendiri, tapi mengenai personal care tetap saya harus ikut terlibat. Sayalah yang memutuskan untuk membeli atau tidak suatu produk untuknya.

Gizi Super Cream
Nah, senangnya hati saya ketika mengetahui dari http://www.giziindonesia.co.id, Gizi Super Cream yang dulu pernah populer hadir kembali. Ketika saya masih remaja, saya masih ingat saat Ibu memberikan kemasan bulat putih dengan tutup hijau yang sering dipakainya yaitu Gizi Super Cream untuk saya pakai sehari-hari.

Kini dengan kemasan tube yang praktis, Gizi Super Cream yang telah ada sejak tahun 1972 hadir dalam tiga varian. Berikut ini variannya :  

1.       Daily Nutrition Cream. Digunakan sehari-hari untuk membantu menutrisi kulit wajah, menjaga kelembaban kulit secara optimal, membantu mencerahkan wajah, serta membantu mencegah penuaan dini.

2.       Daily Nutrition Cream dengan SPF 18. Diperuntukkan bagi orang yang aktif di luar ruangan pada siang hari untuk melindungi dan merawat kulit wajah dari sinar UV dengan SPF 18.

3.       Daily Natural Lightening Foam. Sabun pembersih wajah untuk membantu membersihkan kotoran serta sisa kosmetik, mebantu mengangkat sel kulit mati, membantu mencerahkan kulit kusam, mengurangi kadar minyak berlebih sekaligus menjaga kelembaban kulit lebih lama.  


Tujuh bahan alami tradisional yang dikandung Gizi Super Cream sudah ngga diragukan lagi manfaatnya dalam kehidupan saya sehari-hari. Berikut ketujuh bahan alami tersebut :  

Rumput laut yang kaya akan vitamin dan mineral berguna untuk membantu menutrisi dan melembabkan kulit lebih lama, membantu meremajakan kulit secara alami.

Beras berguna untuk membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UV sejak dulu.

Bligo memiliki kandungan yang dapat membantu mencegah timbulnya jerawat dan mengurangi peradangan akibat jerawat.

Kedelai membantu mencegah dan mengurangi efek penuaan dini seperti flek hitam di wajah.

Lidah buaya membantu melembabkan kulit lebih lama, menyejukkan kulit da membantu mencerahkan wajah.

Jeruk nipis yang mengandung flavanoid dan vitamin C berfungsi sebagai antioksidant alami yang membantu mencegah penuaan dini.
Papaya membantu mengangkat sel kulit mati dan meremajakan sel kulit juga bisa melembutkan dan mencerahkan kulit.



Selain manfaat bahan alami tersebut, inovasi Gizi super Cream juga disempurnakan dengan teknologi nano yang mampu meresap ke dalam kulit dan menutrisi kulit dengan lebih efektif. Sertifikat HALAL dari MUI dan NO ANIMAL TESTING menguatkan saya memilih Gizi Super Cream untuk digunakan remaja putri saya.



Semalam, saya katakan pada mba Nala. “Kecantikan bukan berasal dari kulit wajah yang putih, namun kecantikan sesungguhnya berasal dari kulit yang sehat dan dirawat dengan produk alami asli Indonesia.”

Sambil memandang saya, mba Nala tersenyum dan berkata, “kecantikan sesungguhnya juga berasal dari ini ya, Bu” Tangannya menunjuk kepala dan dadanya.

“Yes, it's named inner beauty, dear.” Saya tersenyum lega.

















14 komentar:

  1. kalo dilihat dari bahannya, keknya aman ya bu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, makin praktis juga ga usah ribet bikin sendiri kaya jaman dulu :)

      Hapus
  2. perawatan kulit dengan produk berbahan alami memang sangat banyak diminati, namun semua produk tak 100% alami karena tentunya sebuah produk juga mengandung sedikit kimia dalam pembuatannya, tapi hanya sedikit dan aman. Produknya cukup rekomended ya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali, produk ini rekomended juga buat yang kulit remaja yg belum terkontaminasi kosmetik lain2 hehe

      Hapus
  3. Berarti bisa juga dipakai buat kulit aku yang masih remaja ini. :D

    BalasHapus
  4. Wah mba Diah pny anak gadis ya.. Sy inget mba wkt gadis sk termakan iklan dan suka coba2 produk kcantikan tnp setau ibu jadi kulit sy rusak. Smpe sekrg bekaa jerawt ga ilang2. Pengen jg nti Raissa klo dah bsr jgn neko2 pake yg aman2 aja dan sesuai kulit:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, alamiah sih namanya juga pengen kulit cantik ya, ssst aku juga gitu koq, duluuuuuu.. hihihi..

      Hapus
  5. wwaahh Mba Nala hampr pantaran Olive niy beda setahun..

    cieehh kite punya anak abegeh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah, iya ya, olive seingetku masih SD aja mak.. hihihi..

      Hapus