Sabtu, 12 September 2015

Percaya Diri Dengan Wangi yang Tepat

Siapa yang suka kepoin wangi parfum orang lain, hayo? Hhmm, baiklah saya ngaku. Pas tetiba senggolan sama orang, dan mencium wangi parfumnya rasanya kaya 'terbius' deh. Enak. Adem. Lembut. Kadang wanginya itu mengingatkan saya akan sesuatu, tapi apa ya. Lupa.

Anehnya meski senang wangi tapi saya ngga suka (lagi) pake parfum. Lah?? Hihihii.. iya bener. Kalo ngga ada acara undangan komunitas, sehari-hari saya hanya pake deodorant aja. Wangi-wangian baru saya pake jika ada hari spesial atau jika mood saya kebeneran lagi baik aja.

Zaman kerja baheula, indera penciuman saya hampir mati rasa gegara wewangian. Dengan merk dan wangi favorit, awalnya hanya dua kali semprot saya sudah merasa wangi. Lambat laun saya merasa ngga cukup jika hanya dua kali semprot aja. Berkali-kali semprot saya baru merasa pede, baru berasa wanginya. Padahal, kata orang-orang di sekeliling saya, wangi saya tajam sekali. Parah banget. Sudah kebal benar rupanya hidung saya. :(

Solusinya agar penciuman saya normal kembali mau ngga mau saya harus menyetop penggunaan parfum yang sama untuk beberapa waktu. Itulah kenapa saya sekarang jarang pake parfum lagi sehari-hari. Biar irit Boook... lha wong kerjanya cuma masak sama nyuci aja koq masa pake parfum segala? Yaelah, serius ameutt... Hahahaa..

Sesuai dengan Mood
Tapi saya tetap pake wewangian juga koq di saat-saat tertentu. Di saat mood saya lagi ngga enak, aroma wewangian tertentu ampuh sekali menjadi moodbuster saya. 
Kebayang kan, jika berhadapan dengan orang yang aromanya ngga bersahabat. Betah? Ngga bakalan. Saya juga ngga betah. Bahaya memang kalau sudah ngga betah. Yang bereaksi negatif bukan cuma gestur tubuh kita aja, tapi komunikasi kedua belah pihak juga jadi ngga nggereget. Rasanya kepengen nyemprotin parfum yang dibawa di tas deh ke arah orang itu. 

Ada lagi contoh lain, saat ini kita sering menjumpai aroma yang suka menyemprot otomatis di Bank, Salon dan pusat-pusat keramaian. Katanya sih, fungsinya untuk menenangkan pengunjung agar betah ngantri dengan menghirup aroma refreshing tersebut.

Penjelasan ilmiahnya, reseptor penciuman kita terhubung langsung dengan sistim limbik, yaitu bagian otak paling primitif yang mengontrol mood. Sensasi bau-bauan selanjutnya dikirim ke lapisan otak luar dimana terjadi pengenalan kognitif bau. Jadi begitulah prosesnya mengapa aroma sangat mempengaruhi suasana hati. 

Sesuai dengan karakter kepribadian
Sudah tau kan jika wangi-wangian itu diformulasi dengan mencampurkan beberapa jenis aroma untuk menghasilkan aroma spesial yang sesuai dengan karakter seseorang. Pernah dengar rumor, Lady Gaga tertarik membuat parfum yang wanginya berasal dari aroma darah dan hormon seperti keringat? Iiihhh... etapi, tenang dulu ya, saya ngga tau juga sih jadi atau ngga sang Lady mewujudkan idenya itu. 

Nah, sekarang karakter kita seperti apa sih agar bisa menentukan aroma wewangian yang pas? Biar apa? Biar makin pede dong. Oke...

~ Segar. Jika kita tipe orang yang berjiwa muda, penuh semangat, suka beraktifitas di luar ruangan maka pilih wewangian yang bernuansa jeruk-jerukan, anggur, cytrus dan marine.

~ Kayu. Jika kita orang dewasa yang ingin tampil segar, tapi memiliki keunikan maka pilih wewangian yang bernuansa kayu, tanah dan lumut.

~ Bunga. Jika kita tipe feminin, romantis dan penuh gairah maka pilihan wewangian yang pas adalah mawar, melati, lavender dan lili.

~ Oriental. Jika kita tipe yang suka selalu jadi pusat perhatian maka pilihan bernuansa keras dan tajam seperti rempah-rempah, vanilla, cendana dan musk yang paling pas. 

Seiring dengan perkembangan jaman, wewangian pun juga menyesuaikan dengan kekinian. Jika dulu trendnya berat dan menyengat, kini cenderung segar dan ringan. Kombinasi dari buah-buahan dan bunga-bungaan diciptakan untuk karakter pribadi yang unik menarik. 
Vitalis Eau De Cologne mengeluarkan varian aroma terbaru yang terinspirasi dari aura glamour dan kemewahan ala Hollywood dan Canes.

~ Celebrite. Jika kita orang yang ekspresif, kreatif, inspiratif, penuh semangat dan stimulasi maka pilihan pasnya adalah Celebrite Eau De Cologne. Gabungan tiga aroma Cytrus bergamout yang segar, Mawar yang elegan dan Goutmand Note yang mewah membuat pemakainya jadi pusat perhatian seperti selebriti dunia.
~Glam Star. Jika kita orang yang glamour, anggun, artistik dan berselera tinggi maka pilihan pasnya adalag Glam Star Eau de Cologne. Gabungan tiga aroma Cytrus Mandarin yang memberi energi, menenangkan dan memulihkan, White Floral yang mewah dan extravagant dan Woody dan Musk yang caring dan elegant membuat makin lebih percaya diri seperti kepercayaan diri yang dimiliki selebriti dunia.

Jadi, udah ngga labil kepribadian lagi kan setelah baca ini? Yugh semprot-semprot, biar wangi. Kalau wangi kan jadi makin pede. Kalau pede, aura atraktif akan timbul dengan sendirinya dan meninggalkan kesan yang ngga akan terlupakan saat berinteraksi dengan orang lain. Kalau sudah begitu, hhmmm... tunggu aja satu peluang kesuksesan bekerja untuk kita. Yakiiiinnn... :D

4 komentar:

  1. Terima kasih infonya gan.
    Lumayan buat nambah elmu.

    Gema Parfum
    Harga parfum.

    ----------

    BalasHapus
  2. Cuma vitalis yg ini ga tahan baux, cepat ilang..😊😊

    BalasHapus
  3. Cuma vitalis yg ini ga tahan baux, cepat ilang..😊😊

    BalasHapus