Jumat, 16 Juni 2017

Sobat Aviasi ; Teman Mudik Agar Penerbangan Kita Aman, Nyaman Dan Selamat Sampai Tujuan

source : pixabay

Terserah mau dibilang norak atau apa. Jujur, saya baru naik pesawat terbang pertama kali tahun 2012 lalu. Dalam agenda jalan-jalan keluarga ke Yogya saat itu, beruntung sekali saya bisa membeli tiket penerbangan yang wow murah sekali. Kalau dingat-ingat, memang sih, era tersebut sedang marak  tariff penerbangan murah dari salah satu maskapai penerbangan. Jadi, siapa juga yang tidak tertarik bisa beli tiket murah ya?

Saking senangnya bisa jalan-jalan dengan harga tiket murah sampai-sampai saya tidak mempersiapkan diri sebelumnya. Saya berpikir naif saja seperti halnya naik moda transportasi lain. Yang penting bawa koper isi baju, selesai. Tentu saja setiba di bandara kami kebingungan-don’t know what to do. Seperti anak ayam yang mengekori induknya, begitulah saya ke Mba Wati kakak saya. Dia yang kebetulan ikut jalan-jalan bareng saya dan keluarga ini memang sudah biasa bepergian naik pesawat. Dari mulai cek in, boarding pass sampai menuju kursi pesawat saya ditemaninya. Alhamdulillah, waktu itu saya tidak terlalu malu-maluin yang ujungnya memalukan deh, hihihih…


pengalaman pertama numpak motor mabur kata orang jawa hehehe

Namanya pengalaman pertama naik pesawat, sudah tentu kepanikan saya saat itu jadi candaan di lain waktu. Lucunya, bukan saya saja yang pernah mengalami kepanikan seperti itu tapi banyak sekali orang-orang yang mengalaminya. Sebagai contoh ; Jemaah haji yang akan diberangkatkan menuju Mekkah. Melalui siaran televisi yang saya tonton, saya sampai ngikik sendiri ketika ada Jemaah yang membawa batu ulekan dan cobeknya untuk menggiling bumbu sesampainya ia nanti di Mekkah. Tentu saja, perabotan rumah tangga tersebut dilarang terbang oleh pihak bandara. Alhasil, Jemaah Haji tersebut harus merelakan batu ulekan dan cobek kesayangannya ditinggalkan begitu saja di bandara. Udah berat-berat dibawa dari kampung, eh berujung tragis begitu ya hahaha…

Ada lagi kejadian yang membekas di hati saya mengenai dunia penerbangan. Saya pernah menonton film Hollywood yang diperankan Tom Hanks entah apa judulnya. Saya lupa. Diceritakan, sesampainya di bandara kota tujuan, Tom Hanks harus menjadi tahanan bandara selama berbulan-bulan disebabkan oleh suatu kejadian. Seperti rumahnya sendiri, ia pun menghabiskan waktu sehari-hari di Bandara sehingga membuatnya jadi mengenal banyak pekerja di sana dari mulai Security, Office Boy, pelayan toko bahkan kepala Bandara.

Saya ingat ada sebuah scene di film tersebut manakala aktor ini terpaksa menjadi translater dadakan. Melalui bahasa dan sedikit ilmu membaca ekspresi wajah yang dimilikinya, Tom Hanks tahu cairan dalam botol yang dibawa seorang penumpang berkebangsaan timur tengah merupakan obat yang sangat sulit diperoleh di negaranya untuk mengobati ayahnya yang sedang sakit keras. Singkat kata, ketatnya pemeriksaan di bandara jadi mengingatkan saya pada film tersebut.

source : Koran Sindo edisi 13 Juni 2017

By the way anyway busway, ngomongin soal dunia penerbangan memang tidak ada habisnya ya. Angka kecelakaan dan kriminalitas semakin menyeramkan saja. Untuk meminimalisasinya, saat nonton televisi kemarin, berbagai moda transportasi jalur darat, laut dan udara sedang bersibuk ria membenahi sarana dan prasananya. Terlebih sebentar lagi kan sudah mau lebaran. Arus mudik dan balik bakal menjadi PR luar biasa untuk seluruh moda transportasi, jalur darat, laut dan udara.

Menurut data, angka kecelakaan setiap tahunnya terbilang sangat tinggi saat mudik. Sebagian besar penyebabnya adalah human error. Bagi yang mudik menggunakan jalur darat, jalanan berlubang ditambah si pengendara motor tidak mengenakan helm atau mengenakannya tapi tidak dipasang talinya menjadi salah satu penyebab kecelakaan. Duh, speechless kan kalau begini?


agenda pemeriksaan rutin, source : instagram @DJPU151
Kecelakaan yang disebabkan melalui moda transportasi udara juga ada. Itulah sebabnya, untuk meminimalisasi kecelakaan dan kriminalitas alangkah baiknya jika kita juga ikut bersinergi supaya penerbangan kita aman, nyaman dan selamat sampai tujuan. Caranya gimana?

Melalui Sobat Aviasi dong.

Apa itu?

Sobat Aviasi adalah sebuah media yang diluncurkan Dirjen Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan RI. Di sini kita dapat menemukan berbagai info menarik mengenai serba serbi di Bandara dan seputar dunia penerbangan. Istilah-istilah asing yang mungkin masih terasa asing buat kita pun diterjemahkan di komunitas Sobat Aviasi melalui gambar-gambar yang ringan didominasi warna kuning dan biru cerah.




Melalui media social Facebook, Twitter dan Instagramnya, Sobat Aviasi bisa menjadi sebuah edukasi penerbangan buat kita. Nah, apa saja tips yang saya intip dari Sobat Aviasi dan saya mix dengan tips ala saya ya.




Di rumah
Kita harus sortir lagi deh barang bebawaan kita sebelum berangkat. Pasalnya, di bandara ada biaya lebih yang harus kita bayarkan jika bagasi kita sudah melampaui batas. Meskipun setiap maskapai mempuyai kebijakan berbeda-beda dalam penghitungannya tapi tidak ada salahnya toh mengingat-ingat hal ini. Lagipula, yang namanya mudik kan sudah bisa diperhitungkan mau berapa hari.

Gulung kaus-kaus sehingga ruang koper bisa lebih maksimal digunakan. Untuk toiletriss seperti shampoo dan sabun saran saya, sih, sebaiknya pindahkan saja ke botol-botol kecil supaya praktis, hemat ruang dan hemat biaya (siapa tau kelebihan bagasi berasal dari sini, ya kan?)

Tips lainnya, gunakan koper warna mencolok untuk menghindari tertukar dengan penumpang lain. Di film-film juga sering kan kita nonton kejadian tertukar koper. Andai saja tertukar koper bisa menjadi happy ending story tapi andai jadi sad ending story ogah deh ya. So, lebih baik jaga keamanan dan keselamatan dari diri sendiri saja ya.

Siapkan juga dokumen dalam tas kecil sehingga tidak perlu lagi mengobrak abrik barang bawaan kita saat harus melewati pemeriksaan di bandara. Dan pastikan untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang terbang sesuai dengan peraturan Menteri Perhubungan RI PM 127 tahun 2015 tentang program keamanan penerbangan  nasional.





Di Bandara
Sobat Aviasi menyarankan kita untuk mengingat-ingat 3 2 1 sebelum terbang. Apa saja itu?

Pertama, tiga jam sebelum terbang pastikan kita sudah ada di bandara dan siap melakukan pemeriksaan barang bawaan.


Dua jam sebelum terbang pastikan kita sudah melewati proses check in melalui counter check in atau melalui check in online. Supaya tidak mengantri dan buang waktu lagi, saran saya siapkan dokumen yang diperlukan terlebih dulu untuk membantu efisiensi kerja di layanan check in tersebut.

Yang terakhir, satu jam sebelum terbang pastikan kita sudah berada di waiting room dan gate yang sesuai dengan penerbangan kita. Gimana taunya? Baca dong boarding pass-nya hehee…



Untuk menjaga keselamatan diri sendiri kita disarankan untuk selalu waspada. Selalu awasi tas dan barang bawaan kita. Alangkah baiknya, jika kita memberi tag atau label sendiri.

Nah, info ini perlu banget di-bold nih. Jangan pernah mau mendapat titipan bagasi dari orang lain. Niat kita pengen baik ya tapi bisa-bisa disalah gunakan orang. Andai barang titipan di bagasi kita adalah narkoba gimana? Seram iih.




Siap terbang
Saat panggilan terdengar mempersilakan penumpang untuk menuju pesawat, kita disarankan untuk tetap tertib. Penting nih, budaya tertib di mana saja memang masih menjadi pr ya, apalagi liat orang maunya buru-buru secara otomatis kita jadi ikut-ikutan gerah juga. Nah, semua harus dimulai dari diri sendiri. Insha allah perilaku kita yang tertib akan membuat penumpang lain malu dan mengikuti kita.

source : Instagram DJPU151

Setiba di dalam pesawat dan menempati nomor kursi yang sesuai kita tetap harus mematuhi instruksi yang diberikan pramugari sesaat setelah take off. Biasanya kita diminta untuk mengencangkan seat belt, mematikan handphone dan memperhatikan peragaan pemakaian jaket pelampung.


Itu saja tips yang saya share ulang dari komunitas Sobat Aviasi. Semoga perjalanan mudik kita aman, nyaman dan selamat sampai tujuan. Dan kita bisa terbang kembali, selamanya. Nah, kira-kira ada yang mau ditambahkan? Monggo, kita sharing lagi yuk.








Minggu, 11 Juni 2017

Belajar Arti Bersukur Melalui Buka Puasa Bersama 1000 anak Yatim dan Adaro Grup



… Alhamdulillah…
…Wasyukurilah…
…Bersyukur padamu ya Allah…
…Kau jadikan…
…kami saudaraaa…
…Indah dalam kebersamaan…

Sambil bersenandung tanpa sadar leher saya tercekik. Sebuah perasaan yang entah apa namanya mendadak menyelimuti rongga hati saat mengunyah pastel goreng, salah satu isian takjil untuk berbuka puasa saya. Air mata saya menitik tapi bukan disebabkan cabe rawit yang saya gigit barusan. Bukan itu penyebabnya.

Saya menoleh ke belakang dan mata saya tertumbuk pada sosok gadis kecil berusia sekitar 7 tahunan. Perawakannya kecil mungil. Bibirnya terlihat kering dan terkelupas mungkin karena puasa seharian. Dia tampak lahap menikmati snack box takjilnya sambil ngobrol dengan teman sebelahnya. Dia bilang, puasanya belum bolong sama sekali. Alhamdulillah.

senangnya yang dapet hadiah stelah bisa jawab pertanyaan kakak MC :)

Gadis kecil berpakaian putih-putih itu merupakan salah satu tamu undangan PT Adaro Energy Tbk dalam acara Buka Puasa Bersama 1000 Anak Yatim. Tahun ini, acara yang diselenggarakan tanggal 9 Juni 2017 lalu di Ballroom Kuningan City Jakarta Selatan mendatangkan 1000 anak yatim dari wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sekilas mengenai PT Adaro, saya intip dari Wikipedia bahwa PT Adaro Energy Tbk merupakan produsen tambang batubara terbesar ke di bumi selatan dan menempati posisi yang ke empat di dunia. Uwoow…

1000 anak yatim dari berbagai panti asuhan di Jakarta dan sekitarnya 

Mba Ira, perwakilan PT Adaro yang duduk menemani saya dan teman-teman mengatakan,”acara buka puasa bersama anak yatim ini sudah menjadi agenda tahunan kami.” Sambil senyum penuh rahasia Mba Ira mengatakan, “Alhamdulillah, setiap tahunnya selalu ada surprise buat mereka. Tahun lalu kami diam-diam mendatangkan CJR dan tahun ini adalah…”

courtessy : Simbok Venus :)

Saya pun penasaran. Surprise apa sih? *MendadakKepo

Kemudian saya jadi mengingat-ingat sejak saya datang tadi.

Hayooo, masih malu-malu maju ke depan ya :)

Seperti biasa datang ke sebuah acara saya pun langsung ke meja registrasi. Di beberapa titik disediakan spot untuk foto-foto. Sayangnya saya sama sekali ngga ‘ngeh’ bahwa ada sebuah spot yang bisa menjawab mengenai surprise yang mba Ira maksud. Aaah, syebel. 

semangat ya adik-adik, buka puasanya sebentar lagi koq :)

Setelah mengisi buku tamu saya dipersilakan untuk menitipkan alas kaki saya di sisi kiri pintu masuk. Sempat juga saya bingung, koq pake dititipin?

Mas Panitianya seperti bisa membaca pikiran saya, kemudian mengatakan, “nanti di dalam kan ada karpet, Bu. Jadi memang ngga pake sepatu, koq!”

Oooo, I see..

di acara puncak, anak-anak sebagai tamu istimewa Adaro dipersilakan maju ke barisan paling depan agar bisa berdekatan dengan JKT 48 :)

Memasuki Ballroom Kuningan City yang luar biasa besarnya, baju putih yang dikenakan anak-anak tampak mendominasi seluruh ruangan mencolok sekali dengan warna karpet merahnya. Semua orang mau anak-anak ataupun orang dewasa sama-sama bertelanjang kaki. Di sisi kiri dan kanan saya lihat panitia sibuk menata meja-meja. Meja-meja itu nantinya akan menjadi tempat snack box, air mineral botolan, teh dalam kemasan tetrapack dan nasi box untuk takjil dan makan malam seluruh tamu yang hadir.

Ayok tangan di atas, jempol digoyang :)

Dari tengah ruangan suara duo MC terdengar menghidupkan suasana. Saya senyum-senyum sendiri melihat anak-anak diminta joget-joget dengan iringan music dangdut biar tidak malu-malu lagi. Gelak tawa dan tepuk sorak menyemangati teman-temannya yang maju ke depan kocak sekali. Yang joget ada yang pasang muka lempeng, ada yang tengok kanan kiri malu-malu dan ada juga yang udah enjoy banget dengan joget-jogetnya. Senang sekali deh melihat kelucuan anak-anak ini.

rukun islam ada berapa? Kalau bisa jawab dapet hadiah lho :)

Selepas joget-joget dilanjutkan dengan kuis. Wuiih, kembali saya bertepuk tangan saat anak-anak yang maju ke depan dengan antusias menjawab satu demi satu pertanyaan dari MC. Mereka agaknya lupa kali ya kalau lagi puasa? Semangatnya itu lho :D

Ustad Meggy 

Setelah kuis, MC mengundang Ustad yang masih kanak-kanak juga yaitu Ustad Meggy untuk memberikan tausiyahnya. Ustad yang diledekin karena mengenakan jam tangan pokemon ini menuturkan, “jaman dulu orang belajar agama melalui nyanyian. Tapi sekarang ini fungsi nyanyian sudah berubah, bukan lagi menjadi media untuk syiar.” Katanya lagi, sekarang ini mah anak-anak hafalnya lagu *kemudian beliau dengan gaya kocak nggemesinnya menyanyikan lagu Anji Dia. *tepokjidat hahaha...

Jangan lupa baca doa berbuka puasa ya :)

Tausiyah singkat ringkas renyah ala Ustad Meggy pun ditutup dengan adzan Maghrib yang berkumandang. Tunai sudah puasa hari ini melalui tegukan air dan snack box takjil yang dibagikan panitia. Tidak ada keributan takut ga kebagian makanan. Subhanallah.

Selamat berbuka puasa :)

Bagi yang merasa kurang, MC tiada henti mengumumkan untuk mengambil sendiri makanan dan minuman di meja-meja sisi kanan kiri ruangan. Pokoknya bebas deh seperti di rumah sendiri. Tidak ada aturan protokoler layaknya sebuah acara. Semua membaur jadi satu. Makanan dan minuman yang dinikmati semuanya sama, tidak ada perbedaan layaknya sebuah keluarga.

duduk sesuai shaf ya, yang laki sama laki yang perempuan sama perempuan :)

Menariknya, ruangan ini dipisah shaf-nya. Untuk lelaki di bagian kiri dan untuk perempuan di bagian kanan. Jadi secara otomatis saya dan teman-teman menikmati takjil kami di tempat yang sesuai dengan muhrimnya. Semuanya perempuan hehehe… 

Selepas berbuka dilanjutkan dengan sholat Maghrib bersama. Yang sedang tidak sholat tanpa diberi diaba-aba langsung menepi ke pinggir karena area tersebut akan digunakan untuk sholat. Tanpa suara berlebihan, kekhusyukan sholat maghrib menjadi semakin menggigit. Subhanallah. Tertib sekali.


Selesai sholat maghrib dengan diiringi lagu-lagu religi kemudian kami menikmati makan malam kami. Sama seperti sebelumnya, MC mempersilakan untuk mengambil sendiri ke meja yang telah disiapkan atau menunggu distribusi dari panitia yang mengedarkan ke seluruh penjuru.

Akhirnya, acara yang ditunggu-tunggu tiba juga. Sempat beberapa kali MC menyinggung siapa sih bintang tamu kali ini yang membuat anak-anak semakin penasaran saja. Siapa sih? Siapa sih?

Bapak Giralbadi Thohir, Presdir Adaro Energy Tbk 

Bahkan saat Presdir Adaro Energy Tbk Bapak Giralbadi Thohir dan Direktur Bapak Sandiaga Uno  memberikan sambutan, suasana sudah semakin pecah dengan histerisnya anak-anak yang penasaran dengan penampilan JKT 48. Pak Boy bahkan sampai menawar waktu ; dari lima menit jadi dua menit saja deh untuk menyampaikan sambutannya. Tidak kebayang oleh saya lho seorang pejabat mau diatur anak-anak ya hahahaa…

Bapak Sandiaga Uno, Direktur Adaro 

Anak-anak yang berulang kali disebut-sebut sebagai tamu VVIP Adaro Energy Tbk dipersilakan maju mengisi barisan paling depan. Sebagai tamu istimewa mereka mendapat tempat kehormatan untuk bisa dekat dan bisa berinteraksi langsung dengan idola mereka JKT 48.

Performance JKT 48. Aitakata.. aitakata :)

Setelah membawakan beberapa lagu-lagunya yang terkenal, personel JKT48 pun memperkenalkan diri masing-masing dan berpesan supaya anak-anak bersyukur dan tetap tegar menghadapi apapun yang terjadi.

“Kakak pesan, kalian harus menghormati orang yang lebih tua dari kalian ya?”

“Iya Kakaaaaaak…”

“Puasanya harus lancar ya. Belajar yang rajin.”

“Iya kakaaaaaakk…”



Dalam perjalanan pulang saya saya termangu. Begitu banyak kenikmatan yang saya abaikan. Duh, kapan ya saya terakhir kali mengucap syukur alhamdulillah dengan apa yang saya miliki? Astagfirullah al adzim.


Di acara buka puasa bersama 1000 anak yatim saya belajar lagi mengenai kata bersyukur dan maknanya. Saya belajar juga arti tawaduk dalam artian sebenarnya di acara yang digelar di karpet merah dengan suasana kekeluargaan. Di moment ini saya juga belajar bahwa semua manusia sama di mata Allah tanpa ada pemisahan siapa si miskin dan siapa si kaya. Dan, bahagia itu sederhana sekali, melihat anak-anak yatim bisa bergembira adalah kebahagiaan luar biasa yang belum pernah saya temui sebelumnya.



Terimakasih banget sudah diajak ke acara ini ya Simbok Venus. Alhamdulillah, senang luar biasa saya. Bukan cuma seneng jadi kaya abege lagi yang norak nonton JKT48, tapi ada teman-teman baru lagi nih *dadah dadah ke Icit, Ippi, Linda, Dita. Dan tentunya ‘makanan untuk jiwa’ yang belum tentu saya dapatkan di acara lain.

Selamat untuk Adaro Energy Tbk semoga semakin sekseis ya, aamin aamiin ya rabbal al aamiin. 


Kamis, 08 Juni 2017

Sebarkan Inspirasi Resep Kraft Untuk Anak Panti Asuhan, Yuk!



With MC Mba Amy Zein and Mba Denisse. Yang hobi masak Telur Dadar pake Keju yang mana ya? hihihi

Saya doyan makanan yang serba asin-asin. Apalagi ada kejunya. Gurih deh rasanya. Apakah saya berbakat darah tinggi? Walaupun tanpa survey dan penelitian, yuk akui aja ya kalau ada yang merasa punya hobi makan asin-asin seperti saya hihihi…

Bukan cuma saya aja lho yang suka asin-asin, anak-anak juga suka. Tidak bisa dipungkiri, kehadiran keju sebagai pemberi rasa asin gurih pada sajian di meja makan rumah sudah jadi harga mati. Seperti ada yang kurang rasanya kalau makanan tidak ditambahkan keju. Untuk menggantikan rasa asinnya garam, keju KRAFT yang terbuat dari susu merupakan pelengkap gizi yang sehat karena tidak mengandung gula dan MSG. Hayoo, baru tau kan?


Baham-bahan untuk membuat Tahu Schotel ala saya. 
Biasanya saya memakai keju untuk taburan di atas pisang goreng tepung yang dikucuri susu kental manis dan meises. Seringkali juga saat membuat nasi goreng sesaat sebelum diangkat dari wajan saya masukkan seraup keju parut lalu aduk rata dengan cepat dan dalam kondisi masih hangat dimakan, hmmm maknyus deh. Waktu bikin ketimus singkong juga pernah saya campurkan dengan keju yang saya potong kecil-kecil. Enak lho perpaduan rasa asin gurih keju ketemu dengan manisnya gula aren dan singkong yang kenyel-kenyel. Tahu schotel macaroni juga saya tambahkan keju parut. Martabak mie juga saya tambahkan keju parut. Nastar buat Lebaran pasti enak kalau dikasih keju juga kaya Kastengels. Cheesestick juga. Wuiih, banyak juga ya kreasi kuliner berbahan keju ya yang saya olah selama ini? *Kibasjilbab
Taraaa, ini dia Tahu Schotel ala saya :)

Mengapa keju baik untuk kesehatan?
Dari beragam merk keju yang beredar, KRAFT menjadi pilihan saya. Saya percaya, tester sejati soal rasa adalah lidah anak-anak. Yup, anak-anak saya lebih menyukai kelezatan keju KRAFT dibanding merk lain. Mau diolah apa aja, pasti anak-anak suka. Ga mungkin tersisa deh, kan ada saya yang jadi dinas kebersihannya #lho? hahaha …

Selain kelezatan rasanya, kandungan protein, vitamin dan kalsiumnya yang tinggi membuat saya jatuh hati pada KRAFT. Saya pernah membaca mengenai kandungan nutrisi yang terdapat pada keju KRAFT sangat baik untuk kesehatan. Apa sajakah itu?




1.      Untuk ibu hamil khususnya di trimester ke dua kalsium tinggi dalam keju KRAFT dapat membantu proses pertumbuhan tulang janin. Untuk ibu menyusui, bayi mendapat tambahan asupan nutrisi seperti kalsium, protein, magnesium, fosfor dan vitamin B12 dari keju yang ibu konsumsi.


2.      Untuk menjaga kesehatan gigi, kandungan casein yang terdapat pada keju KRAFT diketahui dapat mencegah tumbuhnya plak pada gigi sehingga kerusakan dan kerapuhan gigi dapat dicegah.

3.      Keju yang mengandung kalsium tinggi sangat baik untuk anak perempuan dikonsumsi supaya densitas tulangnya padat.


4.      Selain beberapa manfaat di atas, keju juga diduga bisa menjadi salah satu cara melindungi diri dari kanker, terhindar dari obesitas jika yang dikonsumsi rendah lemak dan tidak berlebihan, serta merupakan salah satu cara mencegah penyakit jantung.

Kalsium seenak keju KRAFT, siapa yang ga suka?
Mengingat begitu banyaknya manfaat keju bagi kesehatan, rupanya bukan saya dan keluarga aja yang suka keju. Dalam acara #BerbagiKreasiKRAFT di Veranda Hotel Jakarta Selatan 30 Mei 2017 lalu pun dipenuhi keju KRAFT mania. Didominasi emak-emak yang memenuhi ruangan Wyl’s Kitchen sosok beberapa kaum adam terlihat mencolok sekali. Haluu, mas Jun, Mas Ari, Mas Agung *sambil dadah-dadah dari jauh J


suasana Media Gathering Berbagi Kreasi KRAFT di Wyl's Kitchen Veranda Hotel Jakarta 

Dengan MC cantik yang jago banget menghidupkan kegaringan suasana akibat sudah mulai lemes jelang Maghrib yaitu mbak Amy Zein, talkshow santai yang dibarengi dengan buka puasa bersama menghadirkan presdir Mondelez Indonesia, Sachin Prasad. Mondelez Indonesia merupakan pemimpin global di industry coklat, biscuit, permen karet dan minuman bubuk seperti Oreo, Cadburry, Tobleron, Biskuat dan keju KRAFT.

Sachin Prasad, Presiden Direktur Mondelez Indonesia 

Dalam sambutannya, Sachin Prasad menjelaskan mengenai Kegiatan #BerbagiKreasiKRAFT yang diluncurkan bertepatan dengan momen bulan Ramadhan ini adalah salah satu bentuk komitmen Mondelez Indonesia untuk  berbagi manfaat baik bersama masyarakat Indonesia. Selama ini Mondelez Indonesia tidak henti berinvestasi pada pertanian berkelanjutan, pengurangan limbah dan promosi gaya hidup sehat khususnya di Indonesia. Kegiatan #BerbagiKreasiKRAFT merupakan salah satu cara menebar kebaikan dengan mengunggah satu inspirasi resep berbahan keju andalan kita sekaligus berbagi manfaat untuk anak panti asuhan.

Koq bisa begitu?
ki - ka : MC Mba Amy Zein, Mba Putri Happy, Mba Endang

Mba Putri Happy, Senior Brand Manager Meals, Mondelez Indonesia menegaskan, “Melalui kegiatan #BerbagiKreasiKRAFT ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk berbagi inspirasi dalam berkreasi resep berbahan keju. Kami juga ingin mengajak para bunda untuk berbagi kepada anak panti asuhan, agar pada bulan Ramadhan yang penuh kebaikan ini mereka bisa merayakan kebersamaan dengan hidangan special melalui bantuan bunda KRAFT.”


“Kegiatan ini juga kami gunakan untuk berbagi manfaat kepada semua orang mengenai manfaat baik keju dalam penggunaannya di olahan masakan sehari-hari. Kami ingin memberikan edukasi bahwa penggunaan keju variatif sekali digunakan dalam semua makanan. Bukan saja bisa diaplikasikan untuk topping atau taburan kue dan pada hidangan penutup saja melainkan juga bisa digunakan sebagai bahan dasar masakan sehari-hari,” pungkasnya. 

Kegiatan #BerbagiKreasiKRAFT berlangsung sejak awal Ramadhan hingga 12 Juni 2017. Selama masa kampanye tersebut, bagi kita yang demen olah raga goyang centong di dapur tentu saja dapat berbagi inspirasi makanan dengan mengirimkan kreasi resep andalan kita tentunya yang berbahan keju ke situs www.bundakraft.com. Nah, dari resep yang kita upload, keju KRAFT akan mengkonversikan setiap satu resep dengan sepuluh hidangan berbuka puasa ala keju KRAFT untuk 5000 anak dari 45 panti asuhan di wilayah JABOTABEK.

Total porsi makanan ketika saya update sudah mencapai 3020 porsi. Alhamdulillah, semoga targetnya tercapai ya:)


Dalam kegiatan ini selain bisa mengirimkan resep, kita juga diajak berpartisipasi untuk memilih satu dari tiga resep favorit partner utama keju KRAFT yang nantinya akan diberikan menjadi makanan berbuka puasa kepada anak panti asuhan. Sebagai apresiasi dari KRAFT, lima pemenang beruntung akan mendapat uang THR senilai 10 juta rupiah. Wowww…

Es Pelangi Keju, Siapa mau?
Di acara ini turut hadir juga seorang Food Blogger yang crunchy sekali suaranya yaitu mba Endang. Mba Endang yang punya blog kuliner dan jago banget mengolah makanan minuman yang simple-simple ini pun membagikan tipsnya. Menurutnya, keju merupakan produk yang sangat fleksibel. Rasanya yang asin dan gurih membuatnya mudah untuk dikolaborasikan dengan segala jenis kuliner. Mau makanan oke, mau minuman oke. Mau hidangan western oke mau kuliner lokal juga hayu. Mau makanan pembuka, penengah dan penutup semua pun mantap pake keju.

Mba Endang 


Mba Endang berpesan, “kalau pake keju ‘mbok ya jangan pelit-pelit. Keju itu bagus buat kesehatan karena mengandung kalsium tinggi.” Jadi, kalau boleh saya simpulkan nih, makan keju sama artinya dengan berinvestasi buat kesehatan di masa depan ya. Catettt…

Keju merupakan produk makanan yang mudah rusak. Seringkali kita menjumpai sisa keju yang kita pakai terlihat seperti jamuran. Ada putih-putihnya di sekeliling keju dan ketika dicium keju sudah berbau tengik asam. Memahami hal tersebut, saran dari Mba Putri Happy adalah beli dan gunakan keju sesuai keperluan aja. Mba cantik ini menunjukkan kemasan keju KRAFT tersedia dari yang terkecil berukuran mini sampai untuk partner usaha KRAFT yang berukuran 2 kilogram.


Mba Endang pun menambahkan, “Sebelum digunakan lihat masa ekspirednya ya. Keju yang sudah dibuka dari kemasan bisa kita gunakan maksimal tiga hari aja. Untuk itu, cara penyimpanan yang beliau lakukan setelah digunakan bungkus kembali dalam aluminium foil dan masukkan kembali ke kardus kemasannya. Atau bisa juga dimasukkan ke wadah plastic merk *Tuuttt-sensor lalu disimpan ke kulkas. Pastikan, kulkasnya dalam kondisi nyala, ya, Bu. Hahahaha…


Dalam kesempatan ini, Mba Endang mendemokan cara membuat Es Pelangi Keju andalannya kemudian menantang dua kubu komunitas untuk membuat Es Pelangi Keju. Target rasa yang diharapkan harus mempunyai kemiripan dengan Es Pelangi Keju buatan Mba Endang. Alhamdulillah, kubu Blogger yang diwakili Mas Arie dan Mba Zata menjadi pemenangnya. Yeayyy…

Nah, buat yang penasaran dengan resep Es Keju Pelangi berikut saya salin sontekannya ya.



Punya resep andalan untuk #BerbagiKreasiKRAFT?
Alhamdulillah beruntung sekali saya bisa hadir di acara #BerbagiKreasiKRAFT ini setelah beberapa hari sebelumnya mampir ke situs www.bundaKRAFT.com lalu ikut mengupload resep andalan saya yaitu Pukis Keju.

Sebenarnya resep Pukis Keju ala saya adalah resep kue Dorayaki-kue favorit tokoh kartun Jepang Doraemon itu. Waktu itu, karena selai kacang merahnya tidak ada maka batal deh bikin Dorayaki yang ditumpuk seperti Sandwich dengan olesan selai kacang merah ditengahnya. Tidak kurang akal, sebelum dipanggang di cetakan kue lumpur (info: cetakan dorayaki-nya pun belum terbeli. #sigh) saya tambahkan parutan keju dulu lalu aduk rata. Wuih, pas sudah matang, pukis keju ala saya melted euuy. Yummy!








Di situs ini ada ribuan inspirasi resep lagi yang bisa kita praktekkan di rumah untuk anak-anak. Dan tentunya, kita pun bisa berbagi inspirasi resep andalan yang dapat dijadikan inspirasi para Bunda di seluruh antero Indonesia sekaligus berbagi kepada anak panti asuhan. Saling berbagi kreasi deh. 



Ingat ya bu, memberi makanan sehat untuk anak-anak di rumah sama artinya menginvestasikan kesehatan untuk masa depannya. Jadi, mulai sekarang jangan pelit-pelit kalau pake keju lagi ya. 

Dan jangan lupa kirimkan resep andalan berbahan keju melalui program #BerbagiKreasiKRAFT untuk anak panti asuhan yuk!