Minggu, 15 Juli 2018

Pelajaran Kecil Soal Kanker

Juli 15, 2018 2


Astagfirullah al adzim, sampai detik ini saya masih tidak percaya rasanya. Dalam 20 hari keluarga kami harus menerima kenyataan bahwa dua anggota keluarga kami telah meninggal dunia. Dan, penyebab kematian keduanya adalah sama, yaitu kanker.

Keponakan saya, mas Bembeng terlebih dulu berpulang di usianya yang 21 tahun tanggal 26 Juni kemarin. Dia yang lagi menikmati masa kuliahnya terpaksa cuti dulu untuk berjuang melawan kanker darah yang kita kenal dengan nama leukimia. Sayang, Allah berkata lain. Perjuangannya harus berakhir di bulan ke lima setelah terdeteksi Leukimia type ALL (Acute Leukimia Limfoblastic) yang menyerang darah dan tulangnya. Kemoterapi yang dijalani tidak membawa dampak apa-apa rupanya.



Berbeda dengan mas Bembeng, kakak ipar saya, Kak Amrul dirawat di rumah sakit tepat dua hari setelah hari raya Idul Fitri. Selama tiga minggu diopname diagnosanya bahwa ada jamur di paru-paru akibat nikotin dari rokok yang dihirupnya sejak lama. Saat itu kakak ipar saya ini sudah dinyatakan negatif terkena Kanker setelah menjalani biopsi. Syukur alhamdulillah.

Sayangnya, kebahagiaan kami tidak berlangsung lama. Bak disambar petir saya mendengar kabar bahwa kak Amrul akan dipindah ke RS. Dharmais. Rupanya, penyakit kanker kelenjar getah bening stadium empat yang menderanya baru saja ketahuan.

Duuh, kenapa ya bisa tidak terdeteksi sejak awal?

Memang, sih, setahu saya sekitar beberapa tahun terakhir kesehatannya semakin menurun saja. Saya mendengar beliau bolak balik terapi untuk meredakan pinggang kecetit yang dialaminya. Siapa sangka, pinggang kecetit yang dialaminya mungkin itulah pertanda sel kanker mulai menggerogoti kesehatannya. Dan sayangnya, kami semua terlambat menyadari. Seminggu setelah vonis dokter, kak Amrul meninggal dunia 14 Juli kemarin.



Bicara soal penyakit kanker bagi saya sama saja dengan mengingatkan akan kematian. Meskipun banyak kemajuan telah dicapai dalam mendiagnosa dan mengobati penyakit yang sering disebut dengan sillent killer ini tapi statistik berkata lain.

Kanker menjadi penyebab kematian di dunia, membunuh hampir sembilan juta orang dengan sekitar 14 juta diagnosa baru setiap tahunnya. 

Bahkan WHO pun telah memprediksi bahwa di tahun 2030 jumlah penderita kanker di Indonesia akan meningkat tujuh kali lipat. Yang mana kanker paru, hati, usus, kolorektal, payudara dan serviks paling banyak ditemukan di Indonesia.

Oleh sebab itu, dari berbagai sumber saya rangkum fakta mengenai kanker. Yah, semoga bisa menjadi sebuah cara untuk mencegah dan mengendalikan bahaya kanker atas diri kita dan keluarga. Berikut faktanya : 

  • Kenali karakter kanker. Kanker bisa tumbuh di semua jaringan tubuh. Karena itu, kita mengenal berbagai jenis kanker, mulai dari kanker kanker kulit sampai kanker otak. Kecepatan tumbuh sel kanker dan reaksinya terhadap pengobatan pun berbeda-beda. 
  • Sel kanker bisa terus tumbuh dan menyebar jika kita tidak segera ambil tindakan. Penyakit yang satu ini pun tak kenal jenis kelamin, ras atau golongan. Meski begitu, tetap saja terdapat beberapa kelompok tertentu yang punya resiko lebih besar untuk terkena kanker.
  • Ada beberapa jenis kanker yang punya sifat menurun dalam keluarga. Ada juga yang berhubungan dengan faktor genetik. Beberapa contohnya adalah kanker payudara, usus besar, lambung, kelenjar prostat, paru dan leukimia. 

Kematian adalah keniscayaan. Setiap orang akan menghadapinya cepat maupun lambat. Sebagaimana kata-kata kak Amrul sebelum wafat yang mengatakan bahwa setiap orang mempunyai qada dan qadarnya sendiri-sendiri. Dan bila umurnya tidak lama lagi ia sudah mengikhlaskan. Mungkin qada dan qadar yang sudah ditetapkan-Nya adalah seperti ini.

Akan tetapi, meskipun kematian adalah ketetapan, bukankah kita bisa mencegah kematian akibat kanker. Karena itu mari kita jalankan gaya hidup sehat dengan asupan makanan dan rutin olahraga. Dan lagi, salah satu penyebab kanker yang bisa dikontrol adalah lifestyle atau gaya hidup. Mari kita perbaiki segera sebelum terlambat.



Jumat, 13 Juli 2018

Sensasi Melintasi Jembatan Cirahong, Bukan Jembatan Biasa

Juli 13, 2018 6
source : www.reonkpost.com



Pernahkah teman-teman berada di jembatan yang di bawahnya membentang aliran sungai yang deras dan di atasnya dilintasi deru kereta sedang melaju?

Suatu hari, datang sebuah tawaran melalui inbox whatsapp saya. “Sudah pernah ngalamin naik motor yang jauh, belum?” Pesan itu dari teman kecil saya. Tanpa pikir panjang, mumpung masih dalam rangka liburan lebaran saya segera merespon ajakannya untuk mengeksplor Tasikmalaya dan Ciamis. Benak saya lalu dipenuhi rasa penasaran seperti apa, sih, menariknya daerah priangan timur ini.  

Di hari yang saya nantikan, sampailah saya di Tasikmalaya. Cukup lama juga perjalanannya. Total selama 12 jam diselingi istirahat untuk sholat dan makan. Meskipun masker, jaket tebal, sarung tangan, kaos kaki dan sneaker mampu menutup rapat tubuh saya dari dinginnya udara pegunungan tapi gejala flu mulai saya rasakan diantaranya sakit kepala, badan pegal-pegal, dan hidung mengeluarkan cairan. Kondisi fisik yang lemah karena kecapekan saya rasa adalah penyebabnya. Untung saya sudah mempersiapkan perbekalan obat, diantaranya adalah minyak kayu putih, plester luka dan Mixagrip.

Karena hari sudah malam kami memutuskan untuk bermalam di sini. Esoknya, alhamdulillah badan saya segar kembali. Sesuai rencana kami akan melanjutkan perjalanan ke Ciamis untuk silaturahim menemui seorang teman. Kata dia, waktu tempuhnya dekat, koq. Dari Tasikmalaya tidak lebih dari satu jam perjalanan untuk sampai di kecamatan Cisaga, kabupaten Ciamis, yang juga merupakan perbatasan Ciamis dengan Banjar. Yeayyy...

Dari pusat kota Tasik, motor kami melaju mengikuti jalan ke arah Jawa Tengah. Kemudian karena arus lalu lintas sempat tersendat oleh banyaknya bis-bis besar, teman saya kemudian memutuskan untuk belok kiri lewat Manonjaya, jalan alternatif menuju Ciamis. Saya sempat ragu, takut kesasar. Tapi dia menenangkan, “udah santai aja. Kalau nyasar, ntar nanya aja sama orang.”

Saya pun mengangguk sambil membatin, kalau ga ada orang yang bisa ditanya, gimana? Deg-degan saya.



Baru saja melaju, perjalanan kami tersendat lagi. Padahal jembatan Cirahong hanya berada tidak sampai 200 meter lagi di depan saya. Bukan motor jika tidak bisa selap selip, tau-tau saya sudah sampai di ujung jembatan baja dengan rangka baja ini. Oalaahh, jadi ini toh yang namanya jembatan Cirahong.

Saya kemudian menyadari. Macet barusan memang sengaja dibuat macet oleh pengatur jalan. Jembatan yang hanya muat seukuran lebar mobil tidak memungkinkan untuk dilewati menjadi dua jalur. Untuk itu, selama 24 jam penuh, pemuda di wilayah ini bergantian mengakomodir sirkulasi lalu lintas dengan cara tandem. Mereka bekerja sukarela saja, stand by di setiap ujung jembatan yang memisahkan bagian selatan yaitu Wanonjaya Tasikmalaya dengan bagian utara yaitu Panyingkiran Ciamis.

Setelah menunggu beberapa saat, penunjuk jalan memberi aba-aba mempersilakan giliran jalan. Saya lihat banyak pengendara yang memberikan uang. Buru-buru saya melepaskan ransel di pundak saya untuk mencari uang receh. Memberi uang seikhlasnya pada pengatur jalan ini.


Pelahan-lahan motor kami menggelinding di atas jembatan kayu yang tidak rata, diikuti kendaraan-kendaraan lain. Suara gelodakan kayu dilindas roda-roda kendaraan membuat saya makin deg-degan. Bagaimana tidak, dari ketinggian 66 meter di tempat saya berada, di bawahnya membentang sungai Citanduy mengalir begitu deras. Bagaimana ini kalau runtuh??? Ya Allah, saya takut sekali.

Perjalanan melintasi jembatan sepanjang 202 meter terasa tidak usai-usai. Tidak mau menyia-nyiakan momen indah seperti ini kemudian saya berusaha menikmati pemandangan di sisi kiri dan kanan jembatan. Masya Allah indahnya. Spontan saya membidik beberapa foto pemandangan dengan smartphone yang selalu saya genggam.



Tiba-tiba...
Motor terasa lebih bergetar. Mungkinkah karena rodanya bertumbukan dengan susunan papan kayu sebagai lintasannya? Ah, bukan. 

Mungkinkah karena ada gempa? Ah bukan juga. 

Mungkinkah jembatannya mau runtuh? 

Pertanyaan saya kemudian terjawab. Sesaat berikut, langit terlihat menggelap. Suara deru semakin kencang. Di atas saya, dalam sekejap rangkaian gerbong kereta sedang melaju kencang. Saya terpana sampai tidak keburu untuk mengabadikan momen istimewa tersebut. 

Astaga, jembatan ini difungsikan menjadi dua lintasan rupanya. Di bawahnya difungsikan jadi jalan kendaraan. Di atasnya difungsikan jadi lintasan rel kereta dengan tujuan ke Jawa Tengah. 



Jembatan Cirahong benar-benar membuat saya kagum, betapa jembatan ini adalah sebuah karya peninggalan sejarah yang sangat berarti. Ditilik dari teknologinya, jembatan yang dibangun pada jaman Belanda ini konstruksinya sangat kuat ; terbuat dari rangka baja. Dilihat dari sisi seninya, jembatan yang panjangnya 202 meter ini membelah alami dua wilayah yang dibatasi sungai Citanduy yang mengalir deras. Hulu sungai Citanduy tepat berada di antara gunung Sawal dan pegunungan Galunggung dan bermuara di Cilacap Jawa Tengah.

Beruntung sekali saya bisa melintas di atas jembatan Cirahong saat itu. Dari beberapa sumber saya merangkum bahwa jembatan ini dibangun berawal dari hasil loby bupati Galuh (kini Ciamis) Kusumadiningrat kepada pihak Belanda di tahun 1893. Kala itu Kanjeng Prabu Kusumadiningrat mendengar rencana bahwa Belanda akan membangun rel kereta dari Tasikmalaya ke Banjar, tapi tidak melewati Ciamis. Beliau kemudian meminta agar rel kereta melewati Ciamis untuk memudahkan distribusi hasil buminya ke daerah lain. Belanda pun akhirnya menyetujui meskipun saat itu biaya pembuatannya sangat besar. Dan kini, jembatan Cirahong masih tegak berdiri. Perjalanan saya sepanjang 300 kilometer naik motor dari Jakarta ke Ciamis pun sukses ditempuh. Dan record buat saya, karena saya pun batal terkena flu berkat Mixagrip. Alhamdulillah. 

Rabu, 11 Juli 2018

Lebih Dekat dengan MNC Vision, Bukan Yang Lain

Juli 11, 2018 9




Teman-teman tahu tidak, dibalik tayangan MNC Vision yang kita tonton di rumah, sesungguhnya semua kegiatannya dikelola dengan serius di gedung yang berlokasi di Green Garden Jakarta Barat ini. Mereka sebut saja adalah orang broadcast yang bekerja di dalam studio siaran, misalnya Presenter dan Cameraman. Sedangkan, di bagian luar, ada teknisi-teknisi yang bekerja di bagian Satelit Operation Engineering. Sementara di garda terdepan, mungkin kita sedikit lebih familiar dengan staf yang bekerja di bagian Customer Service dan Call Center. Dan asal teman-teman ketahui, mereka semua bekerja 24 jam sehari nonstop!



Mengisi hari minggu pagi yang cerah pada 5 Juli 2018 kemarin, saya dan teman-teman Blogger berkesempatan mengunjungi gedung MNC Vision untuk menelisik isi ‘dapur’nya sekaligus merasakan sensasi menonton dengan kualitas suara dolby sistem. Tentu saja saya yang pernah bekerja di sebelah gedung ini sekitar sepuluh tahun yang lalu sontak kegirangan. Semesta akhirnya menjawab keinginan saya sejak lama, kala makan siang di belakang kantor saya di deretan warung makan, yang temboknya persis bersebelahan dengan area parkir MNC Vision. Nah, inilah #CeritaDiMNCVision saya kemarin. 

Memasuki gerbang, kesan saya terhadap fasad luar gedung MNC Vision Tower  masih sama seperti ketika masih digunakan sebagai Wisma Indovision dulu. Tadinya saya kira, gedung ini telah ganti kepemilikan. Rupanya tidak. “MNC Vision hanya rebranding saja dari Indovision, Okevision dan Top TV sejak Desember 2017 lalu,” demikian kira-kira kutipan ibu Ramadhani dalam sambutannya.

Tanpa buang waktu,  sebanyak kurang lebih 50 Blogger dibagi menjadi tiga kloter yang akan berkunjung ke departemen operasional terlengkap dan berstandar tinggi yang mampu menyiarkan tayangan televisi berkualitas, yakni :

1.       Antenna Farm
2.  Network Monitoring Control
3.       Walk In Centre
4.       Customer Care
5.       Ruang nonton

ketika suara berkekuatan tinggi seolah bergerak mengitari saya...



Tentu teman-teman sepakat kalau nonton film enaknya tuh bila suaranya jelas terdengar, betul apa betul? Tapi tahukah teman-teman bahwa untuk menghadirkan efek suara yang realistis diperlukan proses yang tidak mudah.

Sebagai elemen pembangun yang membedakan sensasi menonton biasa dengan home theater, speaker fungsinya bukan sekedar alat pengeras suara saja. Masing-masing audio dapat menghantarkan tampilan suara yang berbeda-beda saat didengar.

Bahkan tadinya saya mengira perangkat audio yang ditata rapi di ruang ini diatur secara estetika saja. Supaya indah dilihat. Tapi saya salah besar! Masing-masing audio justru harus diatur penempatannya di sudut dan posisi tertentu agar terasa nyaman didengar.

Di bagian depan, posisi speaker utama diatur sedemikian rupa agar tepat berada di tengah posisi duduk penonton. Di sebelahnya, speaker kiri dan kanan penempatannya diatur membentuk sudut ke arah posisi penonton dengan jarak yang sama dari speaker utama.

Yang menarik, penempatan surround sound yang diletakkan di sudut 90 derajat atau sejajar dengan telinga saat posisi penonton duduk. Efek suaranya yang dihasilkannya seolah menggetarkan ruang nonton. Gilaaak. Keren banget.

TIPS : Terkait dengan penempatan audio home theater dalam ruang, sebelum membeli perangkat Home Theater yang banyak dijual di pasaran, kita disarankan untuk menghitung luas ruangnya terlebih dulu,  supaya efek suara yang dihasilkan jadi lebih terasa.

Untuk merasakan sensasi menonton yang berbeda, Cherryl dan Jery yang menjelaskan secara tecnical kegunaan masing-masing audio kemudian menyetel film. Film pertama audionya masih mono. Film kedua sudah menggunakan teknologi Dolby. 

Kesan saya terhadap teknologi Dolby :
·         Gambarnya lebih bersih dan jernih
·         Dialog actor dan actress-nya lebih jelas didengar
·         Suara dahsyat dan sehalus apapun terdengar jelas sehingga terasa lebih nyata
·         Bahkan ketika ada suara merambat dari belakang saya, seketika saya merinding. Sensasinya itu seperti menonton di cinema theater, deh. Sayang saat menonton, menurut saya, kekurangannya hanya satu. KURANG LAMA hehehe...

Tentu saja, pengalaman menonton yang saya dan teman-teman rasakan tidak bisa dilepaskan dari kesigapan orang-orang yang bekerja di bagian Network Control Room dan Antenna Farm. Apa itu ya?

ketika saya menyadari untuk bisa menonton tidak sesederhana yang saya kira...
Penasaran saya kemudian terjawab ketika memasuki area steril di belakang gedung MNC Vision Tower yakni Antenna Farm. Di sini saya dan teman-teman bertemu dengan mas Anggi yang menjelaskan mekanisme kerja pemancar satelit hingga dapat ditonton kita.

Dua Antena satelit ini mempunyai dua fungsi. Satu sebagai antena pengontrol satelit agar tetap pada orbitnya sedangkan yang satunya sebagai apling untuk menyebarkan sinyal ke pelanggan MNC Vision di seluruh Indonesia

Ini merupakan TVRO (Televisi Receive Only) milik MNC Vision, jumlahnya ada 34. TVRO berfungsi sebagai penerima sinyal tayangan dari 34 provider untuk kemudian dipilih yang mana saja channel yang akan ditayangkan di MNC Vision seperti HBO, Fox dan lain-lain. 


Menurut mas Anggi, MNC Vision memiliki stasiun satelit sendiri yang dikendalikan di sini ; di ruang Satelite Control Center. Sebagai stasiun televisi satelit berlangganan, sistem penyiaran dipancarkan melalui fiber optik (cahaya) dengan cara komunikasi satelit. Jadii, bukan dipancarkan melalui udara seperti TV di rumah selama ini yaaaa, yang untuk menangkap sinyal menggunakan antena tinggi. (Yang kalau ada benang layangan nyangkut di antena, seketika gambarnya berubah jadi semut semua itu lho, hihihi... )


Untuk membuktikan bagaimana sih kerjanya orang-orang di sini, saya dan teman-teman ketika sampai di ruang studio mini mencoba siaran langsung di studio yang kerap digunakan untuk acara sport dan talkshow ini. Saya mencoba jadi presenter lalu mencoba jadi cameraman juga. Wah, nyatanya ga gampang. Saya harus memahami fungsi setiap tuas camera dan memperhatikan dengan cermat setiap lampu yang menyala. 

studio mini ini kapasitasnya maksimal hanya untuk 20 orang saja. Di sini sering digunakan untuk siaran sport dan talkshow. 

Di depan camera utama ini saya harus memperhatikan lampu di atas screen (namanya tally) berwarna merah atau tidak? Kalau merah menandakan lagi take on air alias siaran langsung. Wuuiihh, tidak mudah ya rupanya menjadi orang di balik layar seperti ini. 


Di ruang control room atau disebut Network Monitoring Control  saya bisa melihat dalam satu layar besar setiap aktivitas yang menyorot dari semua camera yang menyala di ruang studio tadi. Di ruang ini juga terjadi proses pengolahan data mentah seperti yang dijelaskan mas Anggi di Antenna Farm tadi.

Network Monitoring Control (NMC) menjaga kontinuitas siaran tayangan MNC Vision selama 24 jam nonstop, memonitor keseluruhan layanan dan bertindak cepat mendeteksi serta menganalisa jika terjadi error. 

ketika komunikasi menjadi cara manis untuk berinteraksi...
Puas bermain profesi jadi broadcaster saya dan teman-teman diajak mengunjungi Walk In Center dan Customer Care. Walk In Center merupakan sebuah ruang dimana kita bisa bertanya secara direct mengenai apa saja layanan dan keunggulan MNC Vision. Di sini kita juga bisa meminta bukti fisik tagihan atau kwitansi pembayaran paket langganan kita dari Senin sampai Sabtu jam 9.00 – 18.00 WIB. Setiap complain yang masuk melalui pintu ini diharapkan akan selesai dan tuntas dalam satu hari karena ditangani langsung saat itu juga.

Perbedaan mencolok langsung terasa ketika saya dan teman-teman menginjakkan kaki di ruang Customer Care. Di ruang ini dari total sebanyak 153 karyawan yang bekerja, ada 110 orang yang bekerja setiap harinya selama 24 jam nonstop. Sepanjang mata memandang semuanya sibuk dengan headset di telinga menjawab panggilan yang masuk.  

Terbagi dalam 13 shif kerja dengan dibawahi 15 leader, setiap harinya rata-rata ada 6500 panggilan se-Indonesia raya yang menghubungi Call Center 21500900 yang bertugas. Menurut Mas Rifky yang menemani rombongon kami, “traffic tertingginya biasanya jatuh di hari Senin dan Sabtu.”

mengapa harus MNC Vision bukan yang lain?


Setelah office tour MNC Vision kembali saya dan teman-teman ke ruang semula. Ibu Ramadhani kembali menyambut dan menjelaskan mengapa harus MNC Vision bukan yang lain yang layak untuk ditonton. Sebagai pioner tayangan televisi berlangganan, MNC Vision yang dulu kita kenal dengan Indovision selalu menghadirkan ragam pilihan tontonan berkualitas favorit bagi 2,5 juta keluarga Indonesia.

Saya sendiri, terus terang sudah berkali-kali pindah ke lain hati karena tergiur harga yang lebih murah dan penawaran promosi yang tidak henti-henti. Tapi, hati memang ga bisa dibohongi. Akhirnya saya balik lagi deh ke MNC Vision. Soal ‘klik’ di hati, memang tetap MNC Vision bukan yang lain. Berikut alasannya... 



So, buat teman-teman bila melihat logo Dolby Stereo muncul sekilas dalam film yang kita tonton, itu bukan untuk gaya-gayaan, lho, ya. Apalagi kalau teman-teman menemukan perangkat yang ditempeli stiker Dolby. Stikernya ga asal beli itu.

Perlu teman-teman ketahui, saya pun baru tahu info tersebut di sesi akhir, bahwa teknologi Dolby lisensinya tidak mudah didapatkan. Jadi bila MNC Vision beberapa tayangannya sudah menghadirkan fitur Dolby, artinya MNC Vision telah memiliki hak yang sama dengan Sinema Theater. 

FYI, untuk menikmati tayangan dengan kualitas super jernih ini fitur dolby audio hadir di 3 saluran yakni RCTI, HBO dan Fox Movies.

Nah, dengan begitu banyak keunggulan yang ditawarkan, ditambah dengan kesigapan seluruh karyawan yang bertugas selama 24 jam nonstop untuk menghandle segala masalah operasional membuat saya jadi makin yakin nonton di MNC Vision bukan yang lain. Kalau teman-teman?

Untuk info lebih lanjut silakan kunjungi www.mncvision.id




Kamis, 14 Juni 2018

Minyak Telon Halal Dan Minyak Kayu Putih Halal Huki Sehangat Cinta Ibu

Juni 14, 2018 0
Yang jauh dideketin, yang deket dijauhin. Kamu mudik apa pedekate? Hayolohhh, siapa itu? Membaca spanduk-spanduk nyeleneh dari Kepolisian seperti itu di sepanjang jalan raya Rancaekek kemarin sore membuat saya tersipu sendiri. Iya juga sih, bikin dosanya di mana, maaf-maafaannya di mana? Eiitt, sampe lupa, buat yang katanya lagi mudik tapi jangan lupa siapkan minyak kayu putih dan minyak telon halal di dalam tas ya. 

Bicara soal mudik nyaman bersama anak yang bertepatan dengan libur lebaran tentu banyak kehebohan menyertainya. Yang pasti, di sepanjang jalan, saya menemukan beberapa titik spot kemacetan. Pertama di Ciawi Puncak Bogor. Kedua di daerah Padalarang. Yang paling panjang di Rancaekek terus ke arah Nagrek nembus ke Malangbong. Kemacetan yang melelahkan, sehingga membuat banyak pemotor yang memutuskan menepi untuk beristirahat sejenak, sesuai himbauan polisi untuk setiap empat jam sekali beristirahat di pos-pos yang disediakan. 

Terus terang saya tidak tahu harus bilang apa. Tapi sepanjang mata saya memandang, sebagian besar pemudik membonceng anak dan istrinya. Ada yang membawa bayi ada juga yang membawa dua anak. Satu anak didudukkan di depan di atas tas-tas besar, dan anak yang kecil digendong ibunya di boncengan belakang. Saya lihat setiap anak kecil sudah diberi pengamanan kepalanya dengan dipakaikan helm. Tapi yang bayi rata-rata cuma dipakaikan topi rajut saja. Bisa dipahami sih, karena memang tidak ada helm ukuran bayi sih, ya.  Duuh, semoga bayi dan anak-anak itu tidak masuk angin, deh. 

Beruntung, mudik saya dan keluarga tidak jauh. Hanya dari Cileungsi ke Rawa Belong saja. Jalurnya melawan arus, jadi tidak kena macet seperti yang orang-orang alami. Setengah jam juga sampai. Jadi saya tidak bisa menceritakan pada anak-anak bagaimana traumanya saya ketika masih kecil setiap mau mudik ke Wonogiri. Lamanya perjalanan, digoyang-goyang di dalam kendaraan dan bau aroma jeruk parfum mobil membuat saya sering muntah. Diakali dengan dikipasi jadi enegh. Tapi kalau dibuka jendelanya malah masuk angin. Menyusahkan sekali, deh. Untung ibu saya mengoleskan minyak kayu putih yang selalu ada di tasnya, sehingga saya aman tertidur setelah diolesi minyak kayu putih yang hangat dan menenangkan. 

Nah, dari ketiga anak saya, hanya Dega saja nih yang nuruni 'hobi' saya ini setiap melalukan perjalanan panjang. Kalau dia sudah pasang muka kecut, keluar keringat yang bila saya raba tengkuknya terasa dingin, langsung deh saya tembak, "De, kamu enegh, ya. Muka kamu udah aneh gitu?" 

Sebelum 'kejadian' buru-buru saya oleskan minyak kayu putih anak ke seluruh tubuhnya. Tidak lupa tengkuknya saya pijat-pijat lembut, maksudnya sih biar seperti yang dulu sering ibu saya lakukan, supaya anginnya keluar. Tapi Dega bukannya keenakan dipijat malah jerit-jerit ga jelas. Sambil ketawa sambil meringis sepertinya dia kegelian atau justru malah kesakitan. Yelaah, acting bukan sih? 

Teknik Memijat Bayi
Sabtu, 9 Juni 2018 lalu dalam acara Baby Huki Moms Blogger Gathering bersama Brawijaya Hospital Clinic saya dan teman-teman dari Blogger Crony Community diajari teknik memijat bayi oleh dr. Armendi, dokter spesialis Rehab Medik Brawijaya Hospital. FYI, rumah sakit yang berlokasi di bilangan Jakarta Selatan ini memiliki memiliki layanan unggulan baby massage atau pijat bayi yang didukung oleh dokter spesialis rehab medik dan terapis profesional yang terpercaya. 

Pijat bayi mempunyai banyak manfaat, diantaranya : 

  • mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil melalui stimulasi sentuhan yang dapat merangsang semua sistem sensorik dan motorik untuk pertumbuhan otak, membentuk kecerdasan dan perkembangan sesuai usia anak. 
  • membantu menjaga kesehatan saluran cerna, meredakan ketidaknyamanan saat kolik atau tumbuh gigi, membuat bayi tidur lebih lelap dan bermanfaat juga meredakan stress pada orang tua. 
  • Untuk memperkuat bonding antara orang tua dan anak, alangkah baiknya bila yang memijat bayi adalah orang tuanya sendiri, baik ayahnya ataupun ibunya. 
Adapun teknik pijat ini penting sekali diketahui kita nih wahai ibu-ibu. Supaya ga salah teknik seperti yang saya lakukan kala memijat Dega. Terlebih sosialiasi ini juga bertepatan dengan rangka Hari Pijat Internasional pada 7 Juni 2018 kemarin, jadi bisa segera kita praktekkan ke anak dan bayi kita nih. Apalagi momennya pas sekali. Buat yang ga ke mana-mana, memijat anak menjadi solusi untuk memperkuat bonding dengan anak di rumah selama liburan Hari Raya yang nyambung dengan Liburan Tahun Ajaran Baru sekarang. Sedangkan, buat yang mudik, tentu dengan memijat anak dan bayi setelah menempuh perjalanan jauh ke kota tujuan dapat mengatasi kerewelannya karena urat-urat di seluruh tubuhnya kaku. 

Mumpung ga kemana-mana, Dega pun kebetulan lagi mau disayang-sayang sama saya, tanpa perlawanan berarti dia menurut saja ketika disuruh tidur telentang. Saya mau pijat mempraktekkan sesi mba Arina, fisioterapis Brawijaya Hospital Antasari kala memijat bayi.  

Karena Dega agak sensitif ketika disentuh, saya meminta dia menarik nafas pelan-pelan dulu agar relax. Saya minta dia memejamkan mata dan kupingnya saya tambal dengan musik lembut. Tau ga lagu apa yang saya putar? Itu lho lagu di drama korea Kill Me Heal Me. Melo deh, hehehehe.... 

Kemudian saya mulai di bagian dada
Saya memuat gerakan love motion dengan cara membuat gambar imajiner hati yang dimulai dari ulu hati mengarah ke bahu atas lalu turun ke ulu hati lagi dengan tekanan konstan. Saya ulangi sebanyak 3 kali. 

Kemudian saya berpindah ke gerakan Cross dengan cara membuat gerakan menyilang dari bagian bawah kiri ke atas bahu kanan lalu pindah dari bagian bawah kanan ke atas bahu kiri. Saya ulangi sebanyak 3 kali. Dega koq kamu senyum-senyum? hihih... 

Sekarang di bagian perut 
Saya membuat gerakan I LOVE YOU dengan cara membuat gambar imajiner berupa huruf I - L - U dari sebelah kiri sebanyak 3 kali. 

Kemudian gerakan Walking Finger dengan cara membuat tap dengan tiga jari searah dengan usus besar dari bagian kanan ke bagian kiri perut. 

Selanjutnya di bagian lengan tangan 
Saya membuat gerakan Milking atau memerah dengan cara membuat gerakan seperti memerah dari atas ke bawah lengan tangan sebanyak 3 kali. 

Selanjutnya membuat gerakan rolling atau memutar dengan menggunakan tangan kita dari pangkal lengan sampai ke pergelangan tangan. 

Dan terakhir membuat gerakan Finger Shake dengan cara membuat gerakan memijat setiap celah jari satu persatu. Buat gerakan memutar-mutar di setiap jari dari pangkal ke ujung jari. Dega mulai enjoy, nih. Assiiikkk. 

Setelah tangan lalu di bagian tungkai kaki
Saya membuat gerakan Milking atau memerah sama seperti membuat gerakan milking pada lengan tangan. Dimulai dari bagian bagaian atas ke pergelangan kaki, kemudian naik lagi ke pangkal paha. 

Setelah itu membuat gerakan squuezing atau memeras dengan cara membuat gerakan memutar dengan satu tangan dari pangkal paha ke arah pergelangan kaki yang diikuti dengan membuat gerakan Finger Shake dengan cara membuat gerakan memijat jari satu persatu dari pangkal jari ke ujung. 

Pelahan-pelahan Dega saya bangunkan lalu saya minta untuk telungkup. Kali ini bagian punggung yang akan saya pijat. 
Pertama saya membuat gerakan LOVE motion dengan cara membuat gambar imajiner hati dimulai dari bagian tengah punggung ke arah bahu kemudian kembali ke arah tengah punggung. 

Lalu membuat gerakan spiral dengan cara membuat gerakan memutar dari bawah leher di sepanjang tulang belakang sampai ke arah bokong. 

Dan yang terakhir membuat gerakan menggaruk dengan cara membuat gerakan menggaruk-garuk di lokasi yang sama ketika membuat gerakan spiral yaitu  dari bawah leher di sepanjang tulang belakanga sampai ke arah bokong. 

Oiya sampai lupa, sebelum memijat jangan lupa tuangkan dua atau tiga tetes minyak telon misalnya minyak telon hangat yang kadar minyak kelapanya lebih tinggi dari minyak kayu putih sehingga sering disebut dengan minyak pijat bayi. Nah, kadar minyak yang banyak membantu pelumasan gerakan saat memijat supaya terasa licin dan ga keset. Kalau keset dan kering, bayi dan anak-anak pasti merasa tidak nyaman karena rasanya seperti diamplas. Panas. Kasihan ah. 

Dokter Armendi menyarankan, saat memijat waktu yang paling pas adalah sekitar 15 menit saja supaya anak tidak merasa bosan. Dan waktu yang paling tepat untuk memijat yakni pagi hari sebelum mandi atau malam hari sebelum tidur. Dan pastikan, lakukan eye contact dengan anak dan terus berkomunikasi dengan suara lembut sehingga anak merasa nyaman. 

Minyak Kayu Putih dan Minyak Telon Halal Huki
Terkait dengan ibadah kita di bulan suci ini, menggunakan produk yang sudah terjamin kehalalannya membuat perasaan kita jadi lebih tenang, bukan? Minyak kayu putih dan minyak telon halal Huki contohnya. Dikatakan mba Risa Trisanti, Marketing Manager Baby Huki, "minyak telon dan minyak kayu putih HUKI sejak dulu sudah terjamin kehalalannya dari MUI sejak dari proses awal hingga akhir dan aman digunakan, lho!" 

Duh, saya baru tau lho, padahal produk HUKI selalu digunakan ketiga anak saya untuk dot botol susunya. Herannya, anak-anak saya lebih suka dot susu yang berwarna kuning bukan yang elastik berwarna transparan. Lebih boros sih memang karena anak-anak hobi menggigit-gigit jadi lubangnya gampang bolong. 

Menurut Mba Risa, kelebihan produk minyak telon dan minyak kayu putih halal HUKI dibandingkan produk merk sejenis adalah zat aktif yang terdapat di dalam kayu putih bernama sineol lebih tinggi dari merk lainnya. Zat ini mempunyai kandungan manfaat untuk menghangatkan badan, mengatasi kembung, mual, muntah dan mengobati bekas gigitan serangga. Nah, wanginya jadi bukan essence, lho. Catattt... 

Lalu apa bedanya antara minyak kayu putih halal dan minyak telon halal HUKI bila keduanya sama-sama memiliki kandungan sineol? 

Minyak Telon cocok untuk usia bayi hingga 3 tahun. Minyak kayu putih cocok untuk usia anak-anak hingga dewasa. 

Kadar hangatnya minyak lebih rendah dibandingkan minyak kayu putih. Minyak kayu putih kadar hangatnya lebih terasa dibandingkan minyak telon sebagai obat masuk angin dan obat kembung anak. 

Minyak telon memiliki kandungan minyak kelapa yang berfungsi sebagai pelicin dan melembabkan kulit bayi yang sensitif. Minyak kayu putih tidak memiliki kandungan minyak kelapa di dalamnya sehingga ketika digunakan akan cepat menguap. 

Disamping itu, kemasan minyak telon dan minyak kayu putih Halal HUKI sangat praktis digunakan karena terbuat dari plastik. Jadi cocok sekali untuk dibawa bepergian seperti mudik kali ini karena tidak mudah pecah kalau terjatuh. Tutupnya juga flip cover jadi kita tidak perlu membuka tutup dengan memutarnya. Tinggal klik buka, lalu klik tutup, deh. 

Ukurannya pun terdiri dari tiga macam, ukuran 30 ml, 60 ml dan 125 ml. Sehingga untuk bepergian saat mudik seperti ini kita bisa memperhitungkan dengan menyiapkan ukuran kecil khusus untuk travelling. Lebih hemat juga kan membeli sesuai kebutuhan. 

Minyak telon dan minyak kayu putih halal HUKI dengan mudah dapat dibeli di supermarket, hypermarket, baby shop dan apotek serta toko obat. 

So, buat yang mau mudik, jangan lupa siapkan minyak kayu putih dan minyak telon halal HUKI di dalam tas ya supaya perjalanan mudik jadi nyaman dan menyenangkan buat anak-anak. Karena minyak telon halal dan minyak kayu putih halal Huki hangatnya sehangat cinta ibu selalu. Selamat mudik :) 

Untuk info lebih lanjut hubungi : 
Facebook : @BabyHukiOfficial
Instagram : @BabyHukiOfficial






 





Selasa, 12 Juni 2018

Jangan Takut, Kamu Tidak Sendiri ; Life Changer Allianz Mengubah Hidupmu

Juni 12, 2018 0


Tangan saya gemetar. Dengan perasaan campur aduk akhirnya saya menanda tangani juga berkas persetujuan operasi rahang suami. Kala itu, dia baru saja mengalami kecelakaan motor yang parah. Saya cemas. Merasa tidak punya siapa-siapa. Takut. Semua campur aduk. Kalau-kalau keputusan saya salah, bagaimana? Apa yang harus saya lakukan?

Saya percaya, keadaan yang saya alami ketika itu adalah hal wajar. Semua orang pasti pernah merasakan berada dalam keadaan 'down'. Karena hidup itu ibarat jet coaster yang bisa jungkir balik dalam tempo singkat. Kemarin sehat wal afiat bisa jadi hari ini terkapar tak berdaya. Kemarin punya apa-apa bisa jadi hari ini jadi kaum papa.

Dalam keadaan 'down' seperti itu, perhatian sekecil apapun pasti berharga. Beruntung saya memiliki keluarga yang mensupport saya tiada henti. Mas Ato, kakak ipar saya, mengambil alih tugas saya untuk merawat suami dikarenakan kondisi fisik saya yang lemah karena sedang hamil. (Jadi waktu suami saya kecelakaan, saya sedang mengandung Nala, dan sering sekali bed rest dikarenakan bleeding terus menerus.)

Akan tetapi bagaimana dengan teman-teman di luar sana, siapa yang menemaninya melewati masa-masa sulit dalam hidupnya? Bagaimana ia mengatasi rasa takutnya kala tidak bisa bekerja lagi karena sakit berat yang membutuhkan pengobatan besar. Siapa yang merawat anak-anaknya? Bagaimana biaya pengobatannya? Atau mungkin ada yang mengalami hal yang sama seperti saya waktu itu. Kebingungan karena sang pencari nafkah harus invalid sementara mencari nafkah. Bagaimana saya melanjutkan hidup saat itu? Blank. Blank. Blank.

Dihadapkan pada kondisi terpuruk tentu dia butuh teman. Teman yang memahami kesulitannya. Teman yang bukan hanya menyediakan kuping mendengarkan segala keluh kesah atau curhatan uneg-uneg belaka. Dia tentu perlu teman yang menssuport penuh, mendampingi dan siap mengambil alih beberapa tugas yang mungkin terbengkalai seperti yang teman-teman Allianz lakukan, yang direkrut menjadi seorang Life Changer.

Apa itu Life Changer?


Tanggal 7 Juni 2018 kemarin saya dan teman-teman Blogger berkunjung ke kantor PT Buss Neo Soho Capital Office Tower, jalan S. Parman, Jakarta Barat. Dalam agenda berakrab ria sekaligus buka puasa bersama bareng Joos Louwerier, Country Manager and Presiden Direktur Allianz Life Indonesia berlangsung dengan penuh kehangatan bak keluarga. Tidak henti-henti Joos menanyakan dan berkeliling ke meja-meja menanyakan, bagaimana rasa makanannya, enak tidak? Duuh, melted deh diperhatikan seperti itu.

Bentuk perhatian yang terlihat sepele seperti yang ditunjukkan Joos kemarin adalah satu dari sekian banyak bentuk perhatian para generasi milenial yang direkrut perusahaan asuransi jiwa terbaik Allianz untuk menjadi Life Changer. Dalam agenda buka bersama sekaligus seminar "Life Changer : Capturing The Future Customer" program ini bertujuan ingin membangun kemampuan wirausaha dalam bidang jasa keuangan asuransi pada generasi milenal dan mengembangkan model bisnis yang berbeda dengan yang lainnya yang bisa diwariskan ke generasi berikutnya yaitu anak-anaknya.

ki - ka : Ginawati Djuandi, Joos Louwerier, Christian Sontani

Selama ini kita tahu agent marketing asuransi dikenal pantang menyerah berusaha untuk menjaring nasabah sebanyak-banyaknya. Berbagai cara dilakukan untuk memprospek calonnya. Mungkin kita pernah mengalami menerima telpon dari nomor yang tidak kita kenal setelah diangkat ga taunya agen asuransi. Entahlah dari mana data kita didapat. Atau mungkin pernah kita mengalami dicegat saat jalan-jalan di mal-mal lalu dibagikan brosur dan meminta dengan setengah memaksa beberapa menit untuk menjelaskan produk. Kejadian-kejadian yang membuat kita tidak nyaman tentu saja membekas sekali dalam ingatan dan membuat horor atau trauma setiap mendengar kata 'asuransi'.

Paradigma bahwa asuransi hobinya memprospek orang membuat Allianz berpikir ulang untuk mengedukasi masyarakat mengenai asuransi. Sebagaimana dikatakan Christian Sontani, Business Partner di Allianz Star Network (ASN), jaringan distributor resmi Allianz Life, "sebagai seorang milenial saya menemukan bahwa model bisnis ASN mampu membuat saya menjadi seorang wirausahawan sepenuhnya. Sebagai masa depan industri asuransi, kami memiliki tanggung jawab untuk membuat asuransi selalu RELEVAN bagi masyarakat. Hal ini bukan berarti hanya menyediakan produk dan layanan terbaik namun juga mentranformasi cara kita berinteraksi dan bertransaksi dengan nasabah. Mobilitas, fleksibilitas dan efisiensi akan tetap menjadi pendorong utama untuk evolusi bisnis."

Sebagai seorang Life Changer, agent marketing di Allianz seperti Christian tidak membabi buta membandingkan bahwa asuransi kesehatan yang bagus adalah Allianz daripada asuransi lain kepada orang yang temui secara random. Lah, logikanya begini, misalnya saja saat di jalan tau-tau kita harus mendengarkan orang yang kita tidak kenal nyerocos jelasin asuransi ini bagus bla-bla-bla, siapa juga yang mudah percaya?

Nah, berbasiskan kepercayaan antar teman, user experience yang tidak mengada-ngada dan pemahaman asuransi yang mumpuni, strategi mengedukasi orang-orang di sekelilingnya misalnya di lingkungan teman-temannya sendiri menjadi cara terbaik seorang Life Changer untuk mengubah paradigma yang sudah terlanjur melekat di otak masyarakat. Tentu saja mengedukasinya pun tidak dengan menggurui. Melalui acara santai seperti hang out bareng komunitas, atau main-main di kantor Buss, Neo Soho Capital yang cozzy dan nyaman banget seperti cafe dan difasilitasi dengan berbagai spot seru, buat yang suka olahraga, main game atau karaokean melalui obrolan-obrolan seru khas generasi milenial seorang Life Changer tanpa disadari telah mengubah mind set temannya mengenai meaning of insurance selama ini bahwa asuransi bukanlah investasi melainkan proteksi.

Fakta Asuransi Di Mata Generasi Millenial
Terkait dengan proteksi, boleh percaya boleh tidak, faktanya jumlah orang yang divonis terkena penyakit tidak menular namun mematikan semakin meningkat. Bahkan, penyakit-penyakit berat seperti Stroke, gagal ginjal, jantung, kanker kini menyasar ke usia muda.

Karin Zulkarnaen 

Akan tetapi kenyatannya, "kelompok usia muda yang dikenal dengan generasi milenial sedikit sekali yang memiliki perencanaan keuangan cukup matang. Padahal di kelompok ini mereka memiliki range pendapatan di angka 45 - 600 juta pertahunnya dan statusnya masih single, masih tinggal di rumah orang tua, memiliki satu saudara kandung dan hobinya travelling," tutur Karin Zulkarnaen, Head of Market Management  Allianz Indonesia.

Fakta : 

13 % dari millenials bahkan tidak punya perencanaan keuangan sama sekali. 

Hanya 31 % milennials yang memiliki perencanaan keuangan cukup matang

Dimana hanya 2% dari milennials yang memiliki perencanaan keuangan yang baik memilih asuransi sebagai instrumen

Sedangkan sebagian besarnya lagi memilih untuk menabung dan berinvestasi pada usaha dikarenakan berbagai alasan berikut : 



Oleh sebab itu, proteksi di usia muda seharusnya sudah menjadi bagian dari lifestyle yang harus dijalankan. Selain preminya bisa lebih murah jika ikut asuransi sejak dini, proteksi diri terhadap kesehatan terkait banyak penyakit berat yang menimpa usia muda menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan. 

Sebagai Generasi Millenial, Apa pilihanmu, Menjadi Pembeli Atau Seorang Life Changer?
Sejalan dengan temuan penting dari riset Accenture mengenai "Segmentasi Nasabah di Pasar Penting Asia" yang menjelaskan bahwa generasi milenial secara umum memiliki aspirasi karir di masa depan untuk mendirikan bisnis sendiri. "Segmentasi milenial sangat menarik karena memiliki potensi besar sebagai kontributor untuk meningkatkan premi pendapatan bruto di masa depan. Sebagai wirausahawan, seorang Life Changer harus benar-benar menjadi mitra dan menyediakan layanan terbaik bagi nasabah dengan menggunakan beragam sarana dan infrastruktur khususnya yang berbasis digital," jelas Ginawati Djuandi, Chief Agency Officer Allianz Indonesia di kesempatan tatap muka secara terpisah dengan beberapa Blogger.

Ditambahkan oleh Joos Louwerier, "Allianz menyadari bahwa perlindungan asuransi maupun perencanaan keuangan yang lebih baik merupakan bagian penting dalam upaya mengubah diri sendiri maupun orang lain secara finansial."


Dengan karakteristiknya yang kreatif, tidak menyukai hal-hal yang bersifat baku dan akrab dengan gadget maka seorang Life Changer telah diantisipasi dalam pekerjaannya berupa proposi produk yang tepat dan layanan berbasis digital. Saat ini, sudah banyak proses transaksi mulai dari pengajuan asuransi, pelayanan polis dan klaim yang dapat dilakukan melalui platform digital. Semua inisiatif ini diharapkan dapt menarik lebih banyak generasi milenial untuk menjadi wirausahawan dimana kini 50% total agen Allianz Life adalah generasi milenial untuk menjadi bagian dari jaringan distribusi perusahaan.

Nah, sebagai generasi milenial, di manakah posisi kamu sekarang? Pilihan ada di tangan kamu, mau menjadi pembeli asuransi saja atau bersiap menjadi seorang Life Changer? "BERANI?" tantang Joos.






























Jumat, 08 Juni 2018

Hormati Perbedaan Karena Keragaman Adalah Anugerah



Bulan Ramadhan sudah menginjak hari ke 23. Tidak terasa sebentar lagi kita umat muslim di seluruh dunia akan merayakan hari kemenangan kita. Setelah berpuasa selama sebulan penuh, bulan yang sangat mulia-yang didalamnya penuh keberkahan-tidak terasa usai sudah. Akankah kita masih diberi umur panjang untuk menyambut kedatangan bulan suci ini di tahun depan? Wallahu alam.

Berpuasa sejatinya bukanlah sekedar menahan lapar dan haus belaka. Dalam agenda Silaturahmi Kapolda dan Wartawan dengan Netizen di Gedung Promoter Kapolda Metro Jaya, Jakarta, 6 Juni 2018 kemarin, dalam tauziahnya, Ustad H. Muhammad Ali mengatakan, "orang yang berpuasa hendaknya menjaga pandangannya, lisannya, pendengarannya dan seluruh anggota badannya dari hal yang dilarang Allah SWT."




Hal ini mengindikasikan bahwa Allah tidak menerima puasa seseorang yang masih selalu berkata dusta, senang mengadu domba, memfitnah, menyakiti hati orang dengan kata-kata buruk dan tidak meninggalkan perbuatan maksiat. Terlebih di tahun ini, dimana suhu politik semakin memanas, membuat perpecahan semakin santer saja. Antar suku, agama dan ras saling bersiteru. Seolah ada rasa tidak puas bila pembalasan belum dilakukan. Ibaratnya, mata ganti mata, gigi ganti gigi. Rantai kebencian berbalut identitas agama dan golongan untuk kepentingan perebutan kekuasaan dan kemakmuran bangsa kita begitu mengkhawatirkan kondisinya.

Menyikapi fenomena yang dapat memecah belah kebhinekaan di negara kita ini, hadir tamu-tamu istimewa yaitu 50 anak yatim piatu dari komunitas masyarakat cinta POLRI untuk menerima santunan dan tokoh-tokoh lintas agama dalam Silaturahmi Kapolda Metro Jaya dan Wartawan dengan Netizen yang dibarengi dengan buka puasa bersama. Sayang sekali, bapak Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Idham Aziz batal hadir dikarenakan ada hal mendesak sehingga diwakilkan oleh Wakapolda Brigjen Pol Purwadi Arianto.




Adapun, perwakilan dari tokoh agama yakni bapak pendeta Datulon Sembiring, Biksu Syailendra Virya, Romo Rd Aloysius Tri Harjono, Pedande Gede Nyeneng dan Ustadz H. Muhammad Ali yang hadir serempak memberikan pernyataan bahwa melalui tokoh agama mereka berkomitmen untuk sama-sama menjaga, mempertahankan dan terus memperkokoh Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kata Bhinneka Tunggal Ika 'mungkin' telah akrab di telinga kita sejak kecil dalam pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila) yang kini telah berganti nama menjadi pelajaran PKN (Pendidikan Kewarganegaraan Nasional). Bermakna 'berbeda-beda tetapi satu jua' mengingatkan bahwa Indonesia memiliki belasan ribu pulau, ribuan suku bangsa, beragam agama, kepercayaan, ideologi politik dan ratusan bahasa dan budaya yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Hal tersebut menunjukkan bahwa keragaman yang ada justru seharusnya mempersatukan kita semua dalam naungan negara.

Ironisnya, permainan politik yang kita rasakan sekarang nyatanya semakin membuat kita tersesat. Nuansa kebencial kultural semakin berjarak lebar dengan tujuan utama negeri ini dibangun. Tidak mudah memang bertoleransi terhadap tabiat maupun karakter orang yang berbeda suku, agama, golongan dan budaya yang majemuk. Apalagi dengan adanya teknologi sosial media, membuat orang dengan mudah menumpulkan rasa, logika dan komitmen kebangsaan apalagi pertemanan bila 'tidak sama'. Padahal, perbedaan yang ada sejatinya tidak menghalangi adanya persatuan. Semestinya bisa memperkaya jiwa kebangsaan kita dan menjadikan bangsa ini berjiwa besar, tidak mudah diadu domba.

Bertepatan dengan bulan Ramadhan, moment untuk mengukuhkan sikap saling menghormati perbedaan menjadi sebuah cara manis yang diambil Kapolda Metro Jaya untuk mengakhiri Ramadhan yang sebentar lagi berlalu. Dengan hati yang bersih, di hari yang fitri yang tinggal menuju hari lagi kita semua diharapkan untuk tidak mudah terprovokasi dan malah ikut menebarkan kebencian.



Sebagaimana disampaikan Bapak Wakapolda Brigjen Pol Purwadi Arianto,"bulan Ramadhan menjadi momen menguatkan sikap saling menghormati dan bertoleransi. Diharapkan media massa dan media sosial ikut menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan berita yang menyejukkan dan berita positif di masyarakat. Begitu juga dengan para netizen yang aktif di media sosial mari #sebarkanberitabaik."

Mari berdamai dengan luka politik yang telah terjadi. Jangan mau diadu domba. Mari sebarkan berita baik agar suasana kondusif, aman dan tentram dapat membawa Indonesia selamat dari tekanan politik globalisasi yang membelah dan para pemain politik yang berpikir dangkal. Karena sejatinya perbedaan di antara kita seharusnya menyatukan kita. 

Nasionalisme itu ialah suatu itikad; suatu keinsyafan rakyat bahwa rakyat itu ada satu golingan, satu 'bangsa'! ~ Ir. Soekarno. 




Rabu, 06 Juni 2018

Kiat Sukses Usaha Kulineran Raup Laba Bisnis di Bulan Baik

suasana diskusi interaktif dengan pebisnis kuliner untuk mengembangkan omzet dan kemajuan usahanya 

Kiat sukses Usaha Kulineran raup laba bisnis di bulan baik  ini membuat saya terkesima. Sekelompok dara dan bujang dengan wajah khas Timur Tengah tak henti menebar senyumnya. Penampilan mereka terlihat mencolok di sepanjang jalan Panjang Kelapa Dua Jakarta Barat sore itu. Yang lelaki mengenakan baju gamis putih dengan syimagh (penutup kepala dari kain persegi seperti yang sering digunakan presiden Yasser Arafat itu lho). Sedangkan yang perempuan dengan rambut ikal panjang tergerai mengenakan gamis oranye dengan selendang diselempangkan di bahunya. Entahlah apa yang mereka jual, saya tidak bisa memperhatikan dengan seksama. Tertutupi kerumunan orang-orang yang membeli takjil sekaligus swafoto dengan si ganteng dan si cantik berhidung mancung tersebut.

Jalan Panjang Kelapa Dua sejak beberapa belas tahun terakhir ini semakin tenar saja dikenal sebagai sentra penjaja takjil musiman di bulan Ramadhan yang wajib dikunjungi. Berbagai kulineran Betawi mulai dari asinan, lontong isi, bihun goreng, aneka gorengan, kolak, putu mayang, bubur sumsum, dan lainnya dijamin bakal membuat ngiler, deh. Tidak heran, alm Bondan Winarno pun diketahui beberapa kali meliput area ini untuk tayangan televisi kulinernya.

Begitu menggiurkannya keuntungan yang diraup pengusaha takjil musiman setiap tahunnya membuat banyak orang menunggu bulan istimewa yang tidak dimiliki bulan-bulan lainnya ini. Segenap umat Islam berbondong-bondong mengumpulkan pahala dengan berpuasa untuk menyucikan jiwanya. Bulan penuh ampunan ini juga menjadi saat yang tepat untuk merintis usaha sampingan seperti penjual takjil dan membuat aneka kue lebaran yang wajib ada di setiap meja yakni nastar, kastengels, putri salju dan lainnya.

Akan tetapi, bila bulan Ramadhan selalu ditunggu-tunggu penjual musiman lain lagi ceritanya dengan pengusaha kuliner sesungguhnya. Banyak yang kebingungan, lho, gimana mengatasi penurunan volume penjualan yang disebabkan sebagian besar pelanggan tidak lagi membeli makanan di jam makan siang tapi beralih ke sore hari.

Kunci utama keberhasilan bisnis kuliner 


Nathanael Winata, pemilik usaha Banana Nugget

Seperti yang dialami Nathanael Winata sosok sukses dibalik bisnis franchise Banana Nugget yang digelutinya sejak tahun 2015 lalu. Lelaki berumur 21 tahun ini diketahui sedikitnya telah memiliki sekitar 36 cabang outlet yang tersebar di Jabodetabek dan beberapa daerah lain di pulau Jawa yang dibangun hanya dalam kurun waktu satu tahun saja. Jadi, kira-kira dalam sebulan ia membuka 3 sampai 4 outlet makanan kekinian yang disukai banyak pelanggannya. Ckckckck...

Lelaki muda yang memulai bisnisnya sewaktu duduk di bangku kuliah semester tiga ini mencoba peruntungan di kuliner martabak bersama seniornya yang duduk di semester lima. Sayang, usahanya ini tidak berjalan lancar maka ia pun banting setir di usaha Banana Nugget yang saat itu menjadi cemilan kekinian favorit banyak penggemarnya.

Ia mengakui, meskipun bukan yang menjadi pelopor dalam inovasi nugget berbahan baku pisang tapi ia melihat celah untuk meraup keuntungan di bisnis kuliner ini. Menurutnya, bila di tempat lain umumnya menggunakan bahan pengawet untuk menyiasati bahan baku pisang yang cepat busuk ia memilih membuang pisang busuk daripada menggunakan pengawet. Dengan begitu, ia tidak membohongi hati nuraninya sendiri membiarkan pelanggannya memakan makanan yang berbahaya bagi kesehatan karena mengandung pengawet.

Anthony Lukmajaya, pemilik Nutrify Catering

Begitupun dengan Anthony Lukmajaya pemilik Nutrify Catering yang membidani usaha kuliner catering sehat dan enak. Menurutnya, usaha catering ada banyak tetapi yang berfokus di makanan sehat sedikit sekali. Ia tidak salah pilih celah, usahanya ini mendapat respon luar biasa dari pecinta makanan sehat dan bagi dieters.

Demi mensiasati kebutuhan protein setiap orang tidaklah sama maka ia pun membuat ragam menu berdasarkan harga. Misalnya begini, kita ketahui sumber protein ada banyak sekali, dan masih memecah lagi menjadi sumber protein hewani dan sumber protein nabati. Untuk itu ia membagi menunya berdasarkan harga. Untuk menu premium ia menggunakan protein dari Salmon misalnya. Sementara untuk menu middle ia memilih menggunakan gabungan protein hewani dan nabati misalnya ayam dengan tahu. Dengan begitu, pelanggan dapat makan menu makanan sehat sesuai dengan kantongnya.

Tips memaksimalkan bisnis di bulan Ramadhan 



Nah, kembali lagi ke bulan Ramadhan. Baik Anthony maupun Natanael mereka berdua mengakui volume penjualannya menurun drastis di bulan ini. Padahal mereka harus mengeluarkan biaya banyak untuk membayar THR karyawannya. Oleh sebab itu mereka menyusun strategi agar tetap mendapatkan pemasukan untuk menambal cost THR karyawan.

Fakta Ramadhan :
Peak hour pemesanan makanan minuman beralih dari siang ke sore hari. 

Terkait dengan buka puasa, penjualan air mineral meningkat sebanyak 47 persen dari biasanya. Selain itu, es teh manis juga meningkat penjualannya sampai dengan 70 persen. 

Berdasarkan data, orang yang buka puasa bersama teman, relasi dan keluarga meningkat di minggu kedua khususnya di hari weekend. 

Volume penjualan kopi menurun di pagi hari selama bulan Ramadhan, tapi kembali meningkat pada pukul 20.00 sampai tengah malam.


Berdasarkan data akurat di atas, yang disusun Moka dari ribuan merchant-nya di Indonesia mengenai tren bisnis kuliner di bulan Ramadhan, oleh sebab itu keduanya memutuskan untuk memberikan diskon. Natanel memilih memberikan diskon di jam-jam sepi yakni siang hari selama bulan Ramadhan ini. Sedangkan Anthony menawarkan menu buka puasa dan sahur untuk mengganti kekosongan order di jam makan siang. Ia juga memberikan diskon pada pelanggannya yang membayar di muka untuk biaya berlangganan setelah libur panjang usai untuk menutupi cost THR bagi karyawannya.

Berkenalan dengan Moka POS


buat yang belum tahu apa itu cloud system, berikut uraiannya

Moka adalah startup penyedia layanan point of sale (POS) berbasis cloud untuk memudahkan pelaku bisnis dalam meningkatkan penjualan dan meningkatkan skala bisnisnya. Start up lokal yang diaebut sebagai aplikasi kasir online ini menyediakan sistem pembayaran lengkap dan mudah bagi merchant dalam satu platform, bekerja sama dengan penyedia layanan epayment misalnya T-Cash, Ovo dan Dana. Ke depannya, Gopay juga akan bergabung menjadi mitra Moka.

Saat ini, aplikasi kasir Moka telah menjangkau lebih dari 10 ribu users berbayar di lebih dari 200 kota dan kabupaten, serta berhasil memproses lebih dari 50 juta transaksi yang setara dengan 600 juta US Dollar pertahunnya.

Banyak hal yang telah dilakukan Moka misalnya dengan meriset tren bisnis di bulan baik yakni bulan Ramadan ini yaitu :

Tiga bisnis yang melesat di bulan Ramadhan dimana penjualan dan pendapatannya naik secara signifikan adalah bisnis food and beverage (naik 43,1% per outlet), salon kecantikan (naik 30,3%) dan assories serta fashion (naik 9,5%). 

Ketertarikan orang di bulan Ramadhan yang mencari informasi melalui search engine mengalami peningkatan malah sebelum bulan suci ini datang. 

Waktu yang baik untuk promosi di sore hari, di saat jelang buka puasa. Sehingga the power of ngabuburit menjadi cara orang untuk menunggu jam berbuka dengan jalan-jalan sambil melihat promosi di toko offline. Sedangkan, bagi toko online waktu terbaik untuk promosi di jam makan siang dan sahur. 

saya dan teman-teman Blogger, Maya dan Novita. Sayang Devi sudah pulang :(

Dengan tagline 'SELLING MADE EASY' Moka sering mengadakan diskusi interaktif, seperti yang saya hadiri kali ini bersama teman-teman Blogger, kemarin sore 5 Juni 2018 di Connext, Gedung Cyber 2, Kuningan, Jakarta. Kali ini materinya membahas mengenai tantangan bisnis kuliner dan cara menghadapinya serta memaksimalkan bisnis di bulan Ramadhan ini.

Demo Moka

Saya sendiri baru tau persisnya bagaimana mekanisme aplikasi Moka ini berjalan setelah demo langsung dari mas Rahmat. Ceritanya, saya datang ke Blablabla restoran memesan sejumlah menu di meja nomor 57. Pelayan yang biasanya membawa buku menu, di resto yang telah menggunakan aplikasi Moka ini justru membawa tablet berisi menu masakan yang kita dapat pilih lengkap dengan harga perporsinya. Untuk demo ini ceritanya waiter yang melayani saya bernama Garry Quek. Perhatikan gambar di atas deh. 

Setelah memesan menu untuk dine in, makan, kemudian saya ingin memesan lagi untuk take away. Maka aplikasi kasir ini akan menghitung bill pembelian kita. Setelah selesai closing order, total harga yang saya bayar Rp 247.940. 

Banyak pilihan cara pembayaran melalui aplikasi Moka ini, bisa dengan cash, debet, T-cash, Ovo dan ke depannya Gopay pun akan bergabung. Oke, ceritanya saya membayar dengan uang cash saja Rp 300.000,-. Selanjutnya kassir bernama Oki Hilman akan memberikan uang kembaliannya dan triiinnnggg... ada sms masuk ke hape saya dari Moka. Isinya : thanks for shopping at Blablabla Resto with amount Rp 247.940,-



Keunggulan Aplikasi Moka POS
Nah, gimana, asik ya? Sebagai pengusaha, tentu dengan menggunakan aplikasi ini akan terbantu sekali menghitung omzet dan menghindari orderan nakal pembelinya yang mungkin memesan 3 gelas es teh manis ngakunya satu, atau mengambil kerupuk tapi ga dibayar karena lupa atau sengaja.



Aplikasi ini nyatanya juga bisa digunakan untuk pelaku bisnis lainnya. Misalnya pengusaha service seperti pemilik salon atau pemilik toko buku, toko baju dan penyelenggara bazzar pun bisa menggunakan aplikasi Moka Pos ini, lho. Pasalnya, dengan cara yang mudah kita tinggal memasukkan item barang yang dijual dengan jumlahnya, sehingga kita tidak perlu stock opname setiap saat karena aplikasi ini akan mengingatkan bila stok barang kita sudah menipis. Nah, kemudian saya jadi teringat dengan biaya tak terduga lain di bisnis kuliner misalnya tissue, tusuk gigi, sabun cuci tangan atau justru gula pasir bisa jadi semua item tersebut yang selama ini hanya pakai teknik kira kira bisa diperhitungkan dengan aplikasi kasir ini juga ya hehee




Layaknya toko online yang kita kenal selama ini seperti Tokopedia atau Lazada maka bila kita punya toko online yang bergerak di bisnis retail pun tentu saja bisa menjadi seperti pelaku bisnis online tersebut dalam menjalankan bisnisnya. Kita bisa menggelar seluruh dagangan kita dengan foto-foto menarik sebagai captionnya dan memberi kemudahan pembayaran bagi customer kita.  Jadi, kata siapa, berbisnis dari rumah tidak bisa sukses? 

Nah, buat yang penasaran dan ingin didemokan mengenai aplikasi Moka Pos silakan menghubungi 021 - 1500970 yes. Mari kita cari tau kiat sukses usaha kulineran raup laba bisnis di bulan baik dan segera memulainya. Siippp.














Rabu, 30 Mei 2018

Kenali Anyang-anyangan, Waspadai Bahayanya




Kenali anyang-anyangan, waspadai bahayanya selalu, karena siapapun kita, baik lelaki, perempuan ataupun anak-anak bisa mengalaminya. Jadi, janganlah mengerutkan kening atau justru tersenyum usil membayangkan bentuk organ vital terkait dengan penyakit ini, seperti sewaktu saya memposting di status Facebook mendeskripsikan rasa sakit ini kemarin. Jangan ya, karena siapapun tanpa terkecuali bisa terkena resiko mengalami anyang-anyangan.

Mungkin teman-teman belum tahu bahayanya meskipun sering mendengar penyakit yang dikenal di masyarakat Jawa dengan nama anyang-anyangan ini? Rasa susah buang air kecil, atau keluar air seninya sedikit-sedikit diiringi rasa nyeri dan panas akrab menyergap kita dari semua kalangan usia. Meskipun dikatakan bahwa lima dari sepuluh perempuan lebih sering terkena penyakit ini akan tetapi lelaki dan kalangan anak-anak juga bisa mengalami infeksi saluran kemih ini.

Apa itu anyang-anyangan?
Beruntung saya diundang dalam acara Blogger Gathering di Hotel Harris, Kelapa Gading, Jakarta, 26 Mei 2018 kemarin. Saya dapat info lebih banyak tentang anyang-anyangan setelah selama ini hanya mencari referensi mengenai penyakit ini di google. Karena beberapa waktu lalu berdasarkan pemeriksaan dalam diketahui ada radang yang harus diobati.

dr. Boy Abidin, SpOG
By the way anyway busway, acara ini diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Combhipar dengan mengundang 50 Blogger Jabodetabek dan menghadirkan Dr. Oz Indonesia yakni dr. Boy Abidin, SpOG. Senang sekali bisa ketemu teman-teman sekaligus mendapat ilmu baru karena kita bisa menjadi pelopor hidup sehat sebagaimana tagline Combiphar di lingkaran kita, nih. Ngabuburit berfaedah namanya, hihihihi...

dress code kita merah tua :)
Kembali ke anyang-anyangan. Anyang-anyangan adalah kondisi dimana terjadi infeksi di saluran kemih akibat koloni bakteri E-coli yang masuk secara hematogen (aliran darah) dan ascending (menjalar ke atas). Proses penyebarannya bisa dari tidak mencuci tangan dengan bersih sebelum dan sesudah berkemih, juga mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri ini.

Jika dirunut dari salah satu kerja sistem eksresi kita, rongga ginjal berfungsi untuk menampung urine sementara sebelum dikeluarkan melalui uretra. Akibat tidak dibuang maka urine yang menumpuk di dalamnya menjadi media yang mudah dihampiri bakteri ini sehingga menyebabkan infeksi.

Bakteri E-coli hidup di tinja manusia dan menyebabkan masalah kesehatan mulai dari diare, muntaber dan infeksi saluran kemih karena sifatnya yang hobi loncat-loncat menyeberang dari rectum (anus) ke saluran uretra (saluran kencing)

Ketika seseorang mengalami infeksi saluran kemih ia akan mengalami rasa ingin buang air kecil terus menerus tapi air seni yang keluar hanya sedikit-sedikit yang diikuti rasa terbakar, nyeri dan sakit luar biasa. Semua gejala tersebut bikin kita ngga nyaman, kan? Bisa dibayangkan deh apa rasanya jika harus bolak balik terus ke toilet di malam hari atau di tempat umum. Mengganggu sekali. Lebih jauh, bila dibiarkan, infeksi saluran kemih dapat naik ke atas- ke kandung kemih- sehingga penderita akan mengalami panas dingin, demam, mual, muntah dan nyeri pinggang. Itu artinya, guess what ... gangguan ginjal akut! Maka, jangan sepelekan anyang-anyangan.


Penyebab anyang-anyangan pada perempuan


tanda yang dilingkari menunjukkan saluran uretra perempuan lebih pendek dari lelaki

Anyang-anyangan bisa menyerang siapa saja. Baik lelaki, perempuan ataupun anak-anak; semua bisa terkena infeksi saluran kemih ini.Penyebabnya adalah kuman bakteri E-coli yang berasal dari kulit atau rectum (anus) dan bakteri yang hobi travelling ke saluran ini.  Berdasarkan data, dibandingkan pria perempuan lebih rentan terkena gangguan ini. Hal tersebut dikarenakan saluran uretra perempuan lebih pendek dari pria. Padahal, saluran uretra -yang merupakan lubang untuk membuang sisa metabolisme dalam tubuh yakni urine, sebagai organ seksual dan untuk mengeluarkan darah menstruasi- adalah media yang disukai kuman untuk menyebabkan infeksi saluran kemih.

Angka kejadian Infeksi Saluran Kemih : 

Berdasarkan data, 80% penyebab anyang-anyangan karena adanya bakteri E-coli yang menempel di dinding saluran kemih atau kandung kencing kita.

50 - 60% terjadi pada wanita

25% wanita mengalami infeksi saluran kemih berulang

Nah, karena potensi resiko terkena anyang-anyangan lebih sering terjadi pada perempuan, dan bisa terjadi berulang maka saya dan teman-teman dari Blogger Perempuan yang semuanya perempuan *yaiyalah* perlu sekali tahu mengenai penyakit ini.

Berikut penyebab anyang-anyangan :
1. Kurang minum
Selama ini kita sering mengira bila sering sakit pinggang tandanya kurang minum, kan? Jujur, belakangan ini saya merasa sering nyeri pinggang kalau duduk lama di depan laptop. Seperti yang sudah saya katakan tadi, siapapun memiliki resiko terkena anyang-anyangan. Duduk lama di depan laptop yang menyebabkan nyeri pinggang saya kira karena kerap lupa minum air putih. Lalu, ketika ingat, saya buru-buru minum air putih. Tapi, apakah minum air putih saja membantu? (pasrah deh kalau begini)

Dokter Boy menggelengkan kepala. "Minum air putih banyak mungkin membantu menghilangkan nyeri tapi tidak menyelesaikan anyang-anyangan. Apalagi yang sudah berulang."

With Waya dan Mba Tanti. Jangan lupa minum dan jangan lupa bahagia, ocee :)

Jadi kita harus gimana? Sebentar, dokter akan jelaskan dulu mengenai pola hidup sehat yang satu ini yaitu minum. Dalam sehari seharusnya kita wajib minum air putih 8 - 10 gelas. Waktunya ketika bangun tidur segelas, sebelum makan segelas, setelah makan segelas dan sebelum tidur segelas. Tapi masalahnya, kita baru minum setelah tubuh mulai mengeluarkan tanda kehausan. Itu tidak benar ya teman-teman. Yang tepat minumlah sebelum haus. Kalau sudah haus artinya sebenarnya kita sudah kekurangan cairan. Coba kita lihat saat buang air kecil, perhatikan warna urinenya. Semakin pekat warnanya semakin kuat pertanda kita kurang cairan.

2. Perjalanan jauh.
Seringkali saat pergi jauh kita kesulitan menemukan toilet umum. Seandainya ada pun kerap menyurutkan niat kita untuk menunaikan hajat mulia ini lantaran tempatnya jorok. Betul apa bener?

3. Honeymoon sisytis
Pada saat bulan madu perempuan yang baru menikah sering mengalami anyang-anyangan. Begitupun dengan ibu yang jarang melakukan aktivitas seksual karena suaminya pergi keluar kota atau luar negeri. Aktivitas seks yang frekwensinya sering karena belum pernah atau jarang melakukannya menyebabkan peradangan di kantong kecing yang kita kenal dengan anyang-anyangan.

4. Menopouse
Kondisi menopouse menyebabkan hormon estrogen wanita menurun.  akibatnya bagian dalam dinding vagina menjadi kering. Gesekan yang ditimbulkan akibat aktivitas seksual menjadi media yang disukai kuman sehingga menyebabkan radang penyebab anyang-anyangan.

5. Pasien Diabetes
Seseorang yang mengalami diabetes kerap terkena anyang-anyangan juga. Pasalnya, penderita diabet ketika insulinnya naik menyebabkannya lebih sering buang air kecil. Bila ditahan-tahan karena malas mondar-mandir ke toilet terus resikonya ya anyang-anyangan.

6. Kehamilan
Ketika kehamilan semakin besar, janin akan menekan kandung kemih sehingga ibu hamil akan sering ingin buang air kecil yang bila ditahan menyebabkan anyang-anyangan. Disamping itu, saat hamil keputihan pun kerap mengganggu yang dipicu oleh bakteri ini, dan itu bisa menyebabkan radang.

"Hati-hati, adanya radang dapat memicu zat oksitosin yang hanya muncul saat kehamilan sehingga menyebabkan bayi lahir prematur atau berat badan lahir rendah.Sedangkan ibu dapat mengalami preeklamasia (tekanan darah yang menyebabkan kejang), hipertensi, gagal ginjal dan yang ditakutkan terjadinya kematian pada janin karena infeksi saluran kemih yang sudah naik ke atas, ke kandung kemih." Astaga, terlihat hanya soal sepele ya, tapi bahayanya bisa seperti itu?!

Pencegahan Anyang-anyangan
Menurut dr. Boy karena ujung pangkal penyakit infeksi saluran kemih adalah saluran kemih itu sendiri maka kita harus menjaga kebersihannya. Saat buang air khususnya di toilet umum yang dirasa jorok, kita bisa koq mengantisipasinya daripada ditahan-tahan dengan cara :
a. Menggunakan air mineral untuk cebok. Jangan lupa perhatikan arahnya yakni dari depan ke belakang ke arah anus. Pasalnya, kuman ini lincah juga sih, dia melompat dari saluran anus ke saluran kemih yang jaraknya memang berdekatan.
b. Setelah cebok bersihkan permukaannya sampai kering. Dokter Boy menyarankan menggunakan bahan berbahan katun atau tissue berkualitas baik. Tissue yang kualitasnya rendah saat digunakan kerap gampang hancur sehingga remah-remahnya masih menempel di bibir vagina. Jika diabaikan, remahan tissue yang menempel justru bisa menyebabkan gangguan lain yakni keputihan. Nah lho!

c. Menggunakan pampers penting sekali untuk seseorang yang sudah susah menahan buang air kecil karena faktor usia ataupun penderita Diabetes. Daripada mengompol, ya kan? Bila sudah menopouse, dinding saluran kemih akan lebih kering karena hormon estrogennya sudah menurun. Dengan begitu, saat terjadi gesekan (kaya keparut kali rasanya, ya?) kuman-kuman lebih mudah menempel sehingga orang di usia ini rentan terkena infeksi saluran kemih.

d. Bila diperlukan, boleh koq menggunakan panty liners atas dasar kenyamanan supaya ngga becek. Tapi tidak boleh seharian nonstop, pakai beberapa jam saja misalnya saat sedang pergi ke pesta karena takut nembus di baju.

Nah, ada yang perlu ketahui, nih. Lipatan-lipatan di bibir vagina sejatinya merupakan ciptaan Allah yang berfungsi sebagai katup untuk melindungi bagian dalam organ intim kita ini dari penyebaran bakteri. Bila ditutupi dengan panty liners terus menerus kondisi vagina justru bisa lembab karena pengap. Tau sendiri kan, bakteri itu sukanya sama yang lembab-lembab. Jadi saran dokter, boleh kalau mau memakai panty liner, tapi sekitar 3 - 4 jam saja. Oke dok :)

e. Memakai CD berbahan katun yang tidak ketat. Jika celana dalam sudah lembab segera ganti. Normalnya, sih, pagi dan sore setiap habis mandi ya ganti celana dalam. Jadi jangan pernah memakai CD side A side B, lho! Iyeuuuuhhh ....

f. Minum air putih. Coba diamati, sudah rutin minum air putih dalam sehari belum? Dengan banyak minum air maka nyeri pinggang dapat dihindari. Itu artinya, kita telah menghambat infeksi saluran kemih naik ke kandung kemih yang dapat membuat kita akhirnya gagal ginjal. Mau? Ngga-laah.

g. Hindari menahan buang air kecil.

h. Mengkonsumsi buah Cranberry, karena buah ini mengandung 80% air, 10% karbo dan 10% zat penghambat pertumbuhan bakteri sehingga dapat mencegah perlengketan saluran kemih.

Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus
Buah Cranberry telah lama diteliti dan digunakan di Amerika, efektif mencegah saluran kemih wanita. Buah berair banyak dan bercitarasa agak pahit dan asam ini kaya akan Proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah perlengketan bakteri E-coli pada dinding saluran kemih, dan membuangnya bersama air kencing. Caranya, buah Cranberry dibuat jus dan diminum sehari dua gelas selama 10 hari berturut-turut untuk hasil yang maksimal.

Terkait dengan kegunaan buah Cranberry untuk mencegah dan mengatasi anyang-anyangan, di negara kita ini sulit sekali mencari buah ini, kan? Karena Cranberry hanya tumbuh di negara empat musim saja. Seandainya tersedia di Supermarket yang menyediakan buah import tentu harganya mahal sekali. Akan tetapi kita tidak perlu kecewa karena sekarang kita sudah dapat mengkonsumsi Cranberry dalam bentuk kapsul yaitu Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran Plus.

Prive Uri-cran kapsul biasanya diberikan dokter terhadap pasiennya yang mengalami ISK


Tapi, bila kondisi infeksi saluran kemih sudah berulang, Prive Uri-cran Plus dalam bentuk serbuk dan dijadikan minuman dingin merupakan solusi mengobati anyang-anyangan secara alami, tanpa harus minum Antibiotik.Tau kan bahayanya minum antibiotik tanpa dosis yang tepat bisa menyebabkan resistensi obat lho (tidak mempan) lagi. 

Ketika waktu buka puasa tiba, saya segera minum air putih yang disediakan di meja sampai tandas. Mba Tanti sampai heran, "kamu haus, Di?"

"Harus, Mba. Bukan haus," saya tertawa. "Yuk, minum Uri-cran, ah. Kayanya segar." seraya menunjuk ke ujung meja sana, ke arah sediaan Prive Uri-cran serbuk yang sudah dijadikan minuman segar dingin.



"Ayokkk... ."

Kesimpulannya, infeksi saluran kemih dapat berulang. Itulah sebabnya kita harus mencegahnya dengan pola hidup sehat yakni budayakan minum air putih sebelum haus. Dan sebaiknya kita harus menjaga kebersihan saluran kencing wanita kita ini dengan  kenali anyang-anyangan, waspadai bahayanya terlebih bagi yang beresiko tinggi yakni ibu hamil.

dr. Boy Abidin, SpOK bareng perwakilan Combhipar diantaranya ibu Dyah dan Ferina