Sabtu, 30 Desember 2017

Hari Gembira Anak Lapas Bersama Prudential





Jika mendengar kata penjara umumnya orang akan gentar membahasnya. Begitu juga saya. Padahal saya belum pernah menginjakkan kaki sekalipun di penjara. Entah ya, di kepala saya, penjara rasanya koq mengesankan sesuatu yang jahat, bengis, kejam, dingin, lapar dan takut.

Saya tidak pernah membayangkan bagaimana rasanya jika seorang anak yang harusnya berada di tengah hangatnya keluarga tetiba ada di penjara. Hidupnya mungkin bak tercerabut, berpindah seketika ke dunia kegelapan dan kesuraman. Mungkin ya? entahlah. Sesak hati saya membayangkannya.


anak ibarat kertas putih, yang belum dicoret-coret. hitam putihnya anak tergantung apa dan siapa yang mencoretkannya :(

Akan tetapi saya harus mempercayai fakta, bahwa di luar lingkungan keluarga saya, ada anak-anak yang memiliki latar belakang kehidupan dan kondisi yang jauh berbeda. Entah bagaimana ceritanya, banyak anak-anak yang terjebak dalam kondisi memprihatinkan. Mereka tinggal dalam penjara misalnya saja karena mencuri. Siapa sih yang bisa menebak atas alasan apa dan kenapa anak bisa mencuri? Apakah pernah ada yang mengajari, bahwa mengambil milik orang adalah salah?

Benar sekali jika dibilang oleh Psikolog bahwa masa anak-anak menjelang remaja adalah masa pencarian jati dirinya. Dalam situasi pencarian jati dirinya ini sejatinya tidaklah terlepas dari lingkungan sosial yang membentuk anak bakal jadi hitam atau putih. Untuk itu mereka membutuhkan sosok role model yang bisa dijadikan contoh untuk membentuk karakter mereka. Sosok panutan yang mampu membimbing agar bisa memperbaki kekeliruan yang membuat mereka terdampar di Lapas Anak. Sekaligus membangun rasa percaya diri dan menumbuhkan semangat untuk mempersiapkan diri jika sudah tiba waktunya kembali di tengah masyarakat.

Tidak ada kata terlambat

Atas landasan tersebut, Prudential Indonesia berinisiatif untuk melakukan dukungan terhadap anak-anak di Lapas Anak Tangerang dengan memberikan pelatihan keterampilan. Diantaranya adalah pelatihan kelas bahasa Inggris yang dimulai sejak tahun 2012 dan berakhir di bulan Juli 2017 kemarin.


Prudential  Indonesia percaya, anak dan remaja merupakan aset berharga penerus masa depan yang akan menentukan kemajuan bangsa negara kita. Untuk itu, sesuai dengan 3 aspek tanggung jawab yang diembannya yaitu kesehatan, pendidikan dan kesiapan penanggulangan terhadap bencana, PT Prudential Life Insurance (Prudential Indonesia) sebagai salah satu jasa penyedia asuransi terdepan di Indonesia, ingin agar anak-anak di Lapas tetap semangat dan dapat berbaur dengan baik saat nanti kembali di tengah masyarakat. Tentunya, diharapkan anak dapat mencapai identitas diri yang sehat dan berguna bagi masyarakat di sekitarnya kelak.

Nah, yuk kita ulas 3 aspek tanggung jawab Prudential yang diembannya.

Kesehatan.
Prudential Indonesia bertanggung jawab terhadap kesehatan masayarakat Indonesia dengan diluncurkannya produk asuransi kesehatan (Health Insurance). Asuransi kesehatan dapat digunakan menjadi dana kesehatan untuk masa depan karena bisa jadi sekarang ini kita sehat wal afiat namun siapa yang bisa menjamin bagaimana kelak, apa yang bakal terjadi?

Pendidikan.
Selain berfokus pada kesehatan, perusahaan asuransi ini juga bertanggung jawab terhadap pendidikan dengan menghadirkan produk asuransi pendidikan (Edu Protection). Asuransi pendidikan ini dirancang untuk melindungi keceriaan anak hari ini dan pendidikannya nanti.

Penanggulangan bencana.
Tanggung jawab sosial yang terakhir adalah Disaster Preparedness and Relief dimana perusahaan yang berdiri sejak tahun 1995 ini mengajak stafnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan CSR perusahaan sebagai relawan. Aktivitas yang digiatkan para relawan ini seperti menjadi trainer literasi keuangan, trainer untuk anak-anak, relawan tanggap bencana seperti ketika musibah gempa bumi di Padang lalu, kontribusi yang dilakukan tim relawan Prudential adalah bantuan pada masyarakat sekitar dan turut membangun mesjid yang rusak akibat gempa.

Gembira Bersama Prudential


Dengan tagline yang diusungnya yaitu “Always Listening. Always Understanding”, Prudential selalu mendengar dan mengerti setiap kondisi di masyarakat. Dalam rangka ulang tahunnya yang ke 22 pada tanggal 2 November kemarin kembali Prudential mengadakan syukuran bersama anak didik lapas anak pria tangerang untuk berbagi keberkahan sekaligus ucapan syukur atas pencapaian kinerjanya. Yup, jadi peringatan syukuran hari jadi ini bukanlah baru yang pertama kalinya akan tetapi sudah menginjak yang ke 11 kalinya. Wooww, speechess saya.

Sebagai informasi saja, sejak tahun 2006 Prudential Indonesia dengan dibantu oleh tim sukarelawan yang berasal dari karyawan Prudential itu sendiri telah melakukan kegiatan kunjungan ke Lapas anak secara periodik.



Dimeriahkan oleh performance Band Kotak dan pertunjukan spesial rebana dari Andik atau Anak Didik Lapas, acara syukuran ini juga dihadiri oleh Presdir Prudential Bapak Jeins Reisch, Country CEO & Chief Executive Agency Bapak Rinaldi Mudahar, Corporate Marketing & Communication & Sharia Director Ibu Nini Sumohandoyo, Chief Financial Officer Bapak Aaron Fryer, Chief Learning & Development Officer Bapak Wahyu Wibowo dan Managing Director Agency Operation & Finance Ibu Kamariah Chan.



Semoga ke depannya, apa yang telah diupayakan Prudential selama ini terus berjalan dan semakin meluas target bantuannya di masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan menyeluruh dan merata di masyarakat yang membutuhkan.


Selamat ulang tahun Prudential, be always listening and understanding us J


Banana Cheese Cake, Oleh-oleh Khas Bogor Untuk Ibu




Semenjak ibu saya terkena stroke tahun 2015 lalu, yang namanya perasan haru biru terus menerus datang melingkupi hati saya. Entah apa namanya ya, koq saya sering berharap tubuh saya bisa membelah diri seperti amoeba. Mungkin asik sekali.

Yup, keterbatasan waktu untuk mondar mandir Jakarta Cileungsi ditambah dengan kesibukan sehari-hari membuat acara ‘nengokin’ ibu jadi susah sekali direalisasikan. Urusan sekolah anak-anak, urusan kerjaan, urusan RT RW atau family time alias di rumah aja ga ngapa-ngapain membuat ibu lagi-lagi tersingkir dari jadwal. Duuh, maaf ya bu.

Alhamdulillah sejak beberapa bulan terakhir ini saya seperti dimudahkan untuk rajin sowan nengok ibu. Bahkan yang tadinya punya waktu aja susah sekali untuk menginap sekarang justru bisa. Dan dengan menginap, yang tadinya saya ngga hapal kebiasaan dan kesukaan ibu sekarang jadi gape. Jadwal rutinitas ibu juga sudah hapal, kapan jam makan, kapan jam cemilan, kapan waktu minum obat, mulus semua di otak saya.

bosan yang ini bosan yang itu, kembali ke ubi kukus aja deh buat cemilannya :)


Perkara snack, semakin uzur ibu jadi picky eater, lho. Hihihi, rupanya bukan cuma Mas Tsaka aja yang pemilih, Mbah putrinya juga sama. Roti-roti dan lemper ayam kesukaannya kalau bukan yang merk bakery ngga mau. Pizza dan pasta yang creamy full rasa keju juga doyan. Lah dulu jaman masih jadi strong woman alias masih sehat, mana ada menu keju-kejuan di rumah. Ibu saya itu adalah orang jaman old, dia ga terbiasa makan makanan ala wong londo seperti keju-kejuan. Jadi secara otomatis yang terhidang di meja ya makanan Jawa aja yang justru dominan manis, seperti kolak atau bubur kacang hijau. Muter terus gitu aja.

Meskipun ibu menyukai cemilan yang asin-asin berbahan dasar keju dan masih suka rasa manis-manis semu (ga terlalu manis) tapi tetap saja kami ga boleh sembarangan memberikannya. Takutnya, ada apa-apa karena ibu mengidap Diabet, darah tinggi dan Stroke. Ga boleh makan manis dan asin berlebihan. Jadi, akhirnya, muter-muter gitu terus juga deh, ini lagi itu lagi yang boleh dikonsumsi ibu.



Ketebak kan akhirnya gimana?  Ibu bosen, saya juga. Lalu kita semua sama-sama bingung. Sampai akhirnya di suatu pagi yang indah beberapa hari lalu, suara kurir JNE datang mengagetkan kami. Tangannya membawa kotak besar berisi New York Style Banana Cheese Cake dari Bika Bogor Talubi. Yeayyyyy... Makasih ya Selvi, makasih ya Bika Bogor Talubi atas kirimannya.

Psst, jadi ceritanya, dari grup WAG Asinan Blogger, Selvi ngasih info kalo Bika Bogor Talubi mau kirimin varian terbarunya nih yaitu New York Banana Cheese Cake yang berbahan dasar buah pisang. Nah, sudah kenal kan dengan Bika Bogor Talubi? Nama unik yang menggabungkan kata Talubi yaitu dari kata Talas dan Ubi, palawija yang hasil panennya melimpah ruah di Bogor dan dimanfaatkan untuk menjadi oleh-oleh khas Bogor yaitu Bika Bogor Talubi.

Lalu bedanya apa dengan Bika Ambon?

Jika Bika Ambon terbuat dari daun jeruk, sereh, serbuk kunyit dan full tepung yang menghasilkan aroma dan rasa yang khas. Lain lagi dengan Bika Talubi yang bahan dasarnya dari Talas dan Ubi sehingga tentu aja rasanya beda banget, Bika bogor Talubi lebih lembut teksturnya dan tidak enegh bila dimakan dalam jumlah banyak. Varian kuliner Bogor Bika Bogor Talubi ada empat yang bisa kita pilih yaitu Bika Bogor Talas, Bika Bogor Ubi Madu, Bika Bogor Cocopandan dan Bika Bogor Nangka.



Dipikir-pikir Bogor memang menarik ya, selain dikenal dengan kota sejuta angkot eh maksudnya kota hujan, Bogor juga dikenal dengan banyak tempat wisatanya yang menarik karena tidak berada jauh dari Jakarta dan tentu saja wisata khas Bogor yang paling asik ya apalagi kalau bukan kuliner Bogornya hehehe...

Belum lama ini saya diajak Mba Wati kakak saya mampir ke kebun raya Bogor dimana di dalamnya ada cafe Grand Garden yang booming sebagai tempat ngobrol pak Jokowi dan Obama beberapa waktu lalu. Waktu itu, ibu juga ikut, jadi ketika tau Banana Cheese Cake dari Bogor beliau langsung terkekeh senang. Masih kuat sekali ingatannya ya.

Kembali ke Banana Cheese Cake, setelah saya buka kotak besarnya rupanya di dalamnya ada tiga kotak. Tiap kotak berisi varian berbeda, yaitu Original, Strawberry dan Coklat.

“Rasanya gimana, bu? Enak, ngga?”

Ibu cuma angguk-angguk kepala. Bibirnya senyum-senyum sambil tangannya menunjuk-nunjuk ke kotak di pangkuannya.



“Coba, ya?” Saya pun penasaran lalu mencomot yang warna kuning. Hmmmm, gimana ya? campur aduk rasanya, antara enak dan enak banget hehehe...

Paduan kulit pastry yang kriuk-kriuk dan di tengahnya ada kue pisang (banana cake) yang lembut dengan toping keju dan coklat di atasnya langsung deh lumer di mulut saya. Rasa samar-samar antara manis yang pas dan asin gurih kulit pastry bertemu dengan legitnya kue pisang yang adonannya lembut dimulut wow, rasanya wooow juaraaaaaa....

Karena terbuat dari bahan asli yaitu buah pisang yang tumbuh melimpah di Bogor, seperti halnya Ubi dan Talas maka semua produk Bika Bogor Talubi tidak tahan lama lho. Untuk suhu ruang paling bertahan hanya 4 hari saja, sedangkan jika disimpan di kulkas dapat bertahan hingga seminggu. Untuk itu, saya diworo-woro, sebaiknya pesan dulu aja melalui online order Bika Bogor Talubi untuk menjamin fresh produk diterima di tangan kita.

Dengan range harga dimulai dari 25.000 – 35.000 rupiah buat yang penasaran dengan gimana rasa oleh-oleh khas Bogor yang satu ini bisa pesan online via JNE YES, GRAB, GOJEK di Telpon atau WA : 0888 – 4829 – 626 atau LINE @bikabogor.

Atau kalau mau yang lebih afdol lagi mau milih varian rasa Bika Bogor, bika Bogor Mini, varian rasa Lapis Kekinian Talubi, Brownies Kukus atau Banana Cheese Cake ini datang aja yuk ke storenya di :

Jl. Padjajaran 20M, Bogor
Jl. Sholeh Iskandar 18B, Bogor
Jl. Raya Gadog Sebelah Vimalla Hills, Puncak Bogor

Percayalah, satu gigitan Banana Cheese Cake aja ga akan pernah cukup hehehee...




Selasa, 26 Desember 2017

Indahnya Senyum Sehat Anak Indonesia Bersama IDGAI Dan LAZNAS




Ketika orang melihat kita tersenyum, apa sih hal pertama yang ia lihat dan ingat pertama kali? Gigi kita. Gigi yang susunannya berantakan dan tidak berwarna putih bersih cemerlang mengesankan kita adalah orang yang jorok. Tipe orang yang tidak menjaga dan merawat kesehatan diri sendiri. Huuh, tidak enak ya jika mendapat stempel seperti itu.

Sebenarnya, tidak bisa menyalahkan orang juga sih jika sampai memberi stempel seperti itu. Pasalnya, kebersihan gigi berkaitan dengan kesehatan gigi yang juga berhubungan erat dengan kebiasaan sehari-hari. Sebagai contoh saja, mungkin masih ada di antara kita yang menggosok gigi saat mandi pagi dan sore hari saja.  Atau adakah yang masih menggosok gigi dengan terburu-buru kurang dari satu menit saja?

Nah, cara-cara salah seperti itu bila dibiarkan terus menerus akan dapat merusak kesehatan gigi dan mulut, lho. Makanan yang terselip di gigi jika tidak dibersihkan sempurna menyebabkan timbulnya plak yang lama kelamaan akan menyebabkan gigi berlubang dan kerusakan pada email dan dentin. Itulah sebabnya mengapa jika gigi berlubang kita merasakan nyeri, senut-senut dan sakit kepala yang tidak tertahankan.



Sebagaimana kita tahu, peran gigi sangat vital sekali pada organ pencernaan. Apabila fungsi gigi tidak bekerja sebagaimana mestinya bisa dipastikan seseorang sering mengalami masalah dengan pencernaannya. Makanan yang tidak bisa dikunyah lembut terpaksa ditelan dalam keadaan kasar dan itu menyebabkan kerja berat pada usus pencernaan kita.

Jika hal tersebut terjadi pada anak, maka proses tumbuh dan kembangnya dapat terganggu. Mengingat nutrisi yang diasupnya jadi berkurang karena ketidakmampuannya untuk mengunyah dan menelan makanan dengan baik. Padahal, nutrisi merupakan hal penting untuk tumbuh kembangnya agar menjadi sosok yang sehat dan kuat. Asupan nutrisi yang baik memiliki peran penting dalam pembentukan karakternya sebagai generasi yang kelak memimpin negara kita.  



Begitu besarnya dampak yang ditimbulkan dari masalah kesehatan gigi, untuk itu pemerintah menargetkan agar anak Indonesia usia 12 tahun di tahun 2030 nanti bebas karies (gigi berlubang). Apalagi sekarang ini fakta bahwa penderita yang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut mengalami kenaikan persentase yang cukup siginifikan yaitu dari 23,2% menjadi 25,9%. Tingginya masalah kesehatan gigi disebabkan banyak faktor, beberapa diantaranya adalah faktor ekonomi dan tingkat pendidikan.

Bakti Sosial IDGAI dan LAZNAS BSM
Atas dasar tersebut dan untuk mendukung target pemerintah menuju Indonesia bebas karies di tahun 2030, pemerintah, swasta dan masyarakat saling bersinergi menggerakkan berbagai upaya. Salah satu gerakan yang dilakukan oleh Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia IDGAI dan Lembaga Amil Zakat Nasional LAZNAS BSM adalah mengadakan Bakti Sosial yang digelar pada 17 Desember 2017 lalu di TMII.





Alhamdulillah saya berkesempatan menghadiri seluruh rangkaian kegiatan yang diikuti dengan semangat oleh 200 orang anak yang datang dari PA Yayasan Nurul Mutaqien, PA Anak Putra Utama dan juga anak Duafa binaan Laznas BSM Umat di Jakarta. Selain akan diperiksa giginya secara gratis, anak-anak yang sedang liburan sekolah semesteran ini juga mendapatkan edukasi untuk memelihara kesehatan gigi dan tindakan pencegahan gigi berlubang melalui dongeng boneka, sulap, mewarnai dan dance Baby Shark.



Dr. dr. Eva Fauziah selaku ketua IDGAI mengatakan, “orang tua seharusnya lebih memperhatikan kesehatan gigi dan gusi anak sejak dini. Jangan sampai terlambat!”

Sadar atau tidak, keterlambatan pasien memeriksakan kondisi kesehatan gigi dan mulutnya bila sudah parah menunjukkan bahwa rendahnya tingkat pendidikan dan faktor ekonomi mempunyai andil besar terhadap kerusakan gigi. Padahal, gigi adalah organ tubuh yang tidak dapat beregenerasi seperti rambut dan kuku. Bila sudah rusak tidak ada gantinya lagi. Untuk itu penting sekali menjaga dan merawatnya sejak dini, di masa kanak-kanak seperti ini.




Bapak Rudi Irawan selaku Direktur Philanthropy LAZNAS juga mengatakan hal yang sama. Katanya, “pernah ada penelitian yang mengatakan, bahwa sakit gigi dapat mempengaruhi kinerja seseorang dalam pekerjaannya. Melihat sekarang ini tingkat kesadaran masyarakat memelihara kesehatan giginya masih rendah sekali, kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yang melakukan pemeriksaan gigi.”



Apa itu LAZNAS BSM?
LAZNAS BSM adalah Lembaga Amil Zakat Nasional yang digerakkan oleh Bank Syariah Mandiri dimana donaturnya berasal dari Nasabah Bank Syariah Mandiri dan masyarakat umum yang ingin berbagi kepada sesama. Dengan tagline “Sahabat Berbagi Berkah” sudah banyak sekali program yang dilakukan LAZNAS BSM untuk mendistribusikan dana dari para donatur pada pihak yang pantas menerima bantuan dengan sistem yang dapat dipercaya.

LAZNAS BSM mengelompokkan jenis-jenis program berdasarkan manfaatnya. Untuk kesehatan, lembaga ini telah menggerakkan layanan klinik gigi dengan target kaum duafa atau masyarakat yang jauh dari fasilitas kesehatan umum, layanan ambulance, donor darah bekerja sama dengan PMI, khitan masal dan aksi peduli gizi sehat anak Indonesia.


Untuk pendidikan pun lembaga ini telah memberikan santunan tunggakan pendidikan dari tingkat SD – SMA, santunan pendidikan mahasiswa bagi para mahasiswa duafa dan aktif di kegiatan sosial masyarakat, dan santunan pendidikan untuk anak yatim dan duafa yang memiliki prestasi akademik.
Selain itu lembaga ini juga mempunyai program bantuan bernama SAHABAT BERBAGI dimana program penyaluran bantuan makanan dan minuman atau bahan makanan pokok bagi kelompok masyrakat yang memiliki keterbatasan finansial dan memberi bantuan sarana dan prasarana pendidikan bagi sekolah islam seperti Madrasah dan Pesantren yang memiliki kriteria untuk dibantu.
Nah, bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai lembaga ini silakan kunjungi :

Instagram : laznasbsmumat
Facebook : lasznasbsm
Twitter : laznas_bsm
Website : WWW.BSMU.OR.ID

Dan bagi yang berminat untuk menjadi donatur atau penerima bantuan silakan aja hubungi kantor pusat LAZNAS BSM di Ruko Mega Grosir Cempaka Mas Blok MI No. 56 Jakarta Pusat dengan nomor telepon 021 – 422 8999.
Semoga kita semua dimudahkan dalam rezeki dan menjadi promotor kebaikan di LAZNAS BSM untuk berbagi berkah. Aamiin aamiin ya rabbal al aamiin.





Rabu, 20 Desember 2017

Gegares Kulineran Betawi Di Event Umami Food Marathon Bareng Ajinomoto

Singkat cerita, setelah stuck terjebak banjir di Kahatex Rancaekek dari Jumat sore sampai jam 1 pagi akibat hujan sejak siang, alhamdulillah, pagi-pagi sekali saya sampai juga di kantor pusat PT Ajinomoto di bilangan Sunter Jakarta Utara. Kebetulan saya masih ada waktu untuk numpang cuci muka, gosok gigi, lipenan plus ganti baju dulu sebelum ketahuan teman-teman hihihih....

kantor pusat Ajinomoto 
Ah kalau diingat-ingat rasanya rempong banget ya? hahaha iya, rempong tapi seruuuuuu. Itulah kenapa saya happy banget, sampe lupa kalo sebenarnya saya lagi cape dan kurang tidur. Rasanya sudah ga sabar aja  bareng teman-teman Food Blogger dengan Ajinomoto dan Tabloid Bintang bakal seseruan seharian ngubek-ngubek Jakarta sekaligus gegares kulineran Betawi. Mantap jiwa.

Selama seharian penuh ada tiga destinasi yang akan kami tuju yaitu Warung makan Mak Dower di Rawamangun, Warung Makan Soto Betawi Bang Husein di Manggarai dan yang terakhir mengunjungi kampung budaya Betawi Setu Babakan di bilangan Jagakarsa. Selain gegares kulineran, ga sah kan kalo kita ga tau gimana resep dan cara masak kuliner Betawi? Nah, seperti mengerti keinginan saya, demo masak dan bincang-bincang ringan mengenai gizi bareng seorang Nutritionist dr. Diyah Eka Andayani Sp.GK, M.Gizi dan Chef Ari Galih yang ngetop di acara masak yang dipandunya di televisi yaitu “Rahasia Dapur Nenek” menyempurnakan hari saya deh. Huwaaa, jadi makin pinter kitaaahhh... :D

Yuk kita mulai kisahnya ya... (pa’an sikk! Hihihi)

Hot-nya Kuliner Betawi di Warung Mak Dower



Selepas doa dan sambutan singkat dari bapak Fahrurozi selaku Head of PR Ajinomoto berangkatlah rombongan kami dengan bus menuju warung makan Mak Dower untuk sarapan pagi. Waaakkk, cacing-cacing dan naga-naga saya mulai bangun melihat piring-piring lauk yang terhampar nyata di meja. Baru inget saya, dari malam cuma jajan batagor aja, pantes berontak semua. Duh, malu-maluin tau, sambil nyentil perut hahaha...

Yuk, yuk, yuk markima. Mari kita makan J

Ciri khas sajian di warung Mak Dower adalah rasa pedasnya yang ruar byasaa. Ga heran jika tagline ‘pedasnya nampol, sambelnya bikin sewot’ memang beneran bikin saya bolak-balik mengelap hidung saya dengan tissue. Konon, katanya bagus ya, kalau makan makanan pedas hidung kita jadi mengeluarkan air. Tandanya, sistem perlindungan tubuh kita masih bekerja. Yesss!!

Oiya sekedar info saja, orang Betawi kan suka banget makan olahan dari ikan asin. Untuk yang ga bisa memasaknya, biasanya rasanya jadi tabrakan antara rasa bumbu dan asinnya ikan itu sendiri. Di warung makan Mak Dower meskipun rasa pedasnya dominan tapi tetap balance menyatu dengan rasa bumbu lainnya seperti asin dan asam.

Berikut beberapa olahan ikan asin yang saya lahap.

Cue Ngacir

    Cue Ngacir. Ini adalah sajian ikan asin Cue yang digoreng kering dengan taburan bawang goreng yang banyak. Ga pelit deh. Maap ya kalo jari saya bolak balik nyemilin bawang gorengnya. Enak siih J


cumi lenong 

Cumi Lenong. Ini adalah sajian tumisan cumi asin dengan sedikit kuah yang diberi potongan daun bawang dan tomat.

tulang jambal asin sewot

Tulang Ikan Jambal Asin Sewot. Ini adalah sajian semacam Balado tapi diberi kuah. Menyek-menyek tapi juara banget rasanya pas banget ketika rasa asin bisa ketemu rasa pedas.

Selain ikan asin, ada ciri khas makanan Betawi lainnya yang memang sudah legend yaitu masakan dari ikan air tawar yaitu ikan gabus dan ikan bandeng.

gabus pucung

 Gabus pucung. Ini adalah sajian masakan yang berkuah hitam karena menggunakan kluwek sebagai bahan utamanya.

pecak bandeng 
Pecak bandeng. Ini adalah sajian ikan bandeng yang digoreng kering dan disiram dengan kuah asam pedas berbumbu tajam yang bikin saya meneguk ludah terus. Kebetulan, Chef Ari Galih nanti mau ngasih tau resepnya nih di sesi demo masak.

Di warung mak Dower, selain olahan ikan asin dan ikan air tawar juga ada menu lain sih yang bisa dipilih sesuai favorit kita. Ada ayam, lele, sepat asin, tahu, tempe dan lalapan segar dengan dua macam sambel yang bikin sewot yaitu sambel mentah dan sambel matang.



Untuk mendampingi lauknya, aneka sayuran juga ada. Kebetulan saya ngegares tumis genjer centil yang ada oncomnya dan sayur asem demplon yang saya ambil sendiri dari panci besar ala prasmanan gitu. Juga ada jengkol nampol yang bumbunya rupanya sama dengan tulang jambal asin sewot dan gorengan udang bawang petenya yang saya cemilin terus hihihihi....

udang lenjeh 

MSG is Safe

Selesai sarapan, giliran Chef Ari Galih dan dr. Diyah Eka sharing mengenai gizi bareng Pak Fahrurozi dari Ajinomoto. Semuanya setuju mengatakan bahwa masakan di warung makan Mak Dower memang enak-enak. Kenapa bisa enak, rahasianya, selain bumbu yang pekat juga karena pakai glutamat yang ada di dalam Ajinomoto di setiap masakannya.

ki - ka : Dr. Diyah Eka, Chef Ari Galih, Pak Fahrurozi 

What?? Bukankah mecin berbahaya bagi kesehatan?  

Sebentar, sebentar. Tarik napas dulu ya hehehe... Sebenarnya setiap hari kita sudah makan mecin lho. Bukan hanya dalam kecap dan saus yang ada mecinnya, di kerupuk yang kita makan juga ada mecinnya. Gimana, ga terasa kan? Nah, itu karena MSG yang kita konsumsi masih dalam batas aman yaitu 0,2 – 0,8% . Dan kalau dikonsumsi secara berlebihan, secara otomatis indera kita akan mengeluarkan sinyal yaitu rasa tidak enak yang muncul dengan sendirinya. Jadi jangan kuatir ya.

Di samping itu, Badan Kesehatan Dunia dan Depkes RI mengakui bahwa MSG adalah bumbu untuk menguatkan rasa makanan yang aman digunakan siapa saja. Baik untuk anak maupun ibu hamil. Jadi salah besar jika selama ini kita sering mendengar mecin bisa menyebabkan amandel, hipertensi, kanker, merusak perkembangan janin dan menyebabkan kebodohan pada anak.



Chef Ari Galih kemudian meluruskan, bahwa bukan mecinnya yang menjadi penyebab anak jadi bodoh, tapi karena ga makan ikan atau ga makan ayamlah sehingga otak anak jadi lamban mencerna. Begitupun soal rusaknya perkembangan janin. Bukan mecinlah yang jadi penyebabnya akan tetapi buat ibu hamil yang seringkali jadi tidak doyan makan akibat pengaruh hormon kehamilan, dengan mengkonsumsi makanan yang dibubuhi umami atau rasa gurih yang ada dalam mecin justru bisa membangkitkan selera makannya. Dampaknya, janin tercukupi gizinya dan perkembangannya pun baik sampai waktunya kelahiran. Jadi mecin sama sekali bukan penyebab kerusakan janin. Tuh catettt..

Jujur, jika dirunut ke belakang, dari bayi kita sudah mengkonsumsi asam glutamat (komponen utama penyusun MSG) lho. Ga percaya kan? Berdasarkan penelitian, kandungan protein dalam ASI 50%-nya rupanya adalah asam glutamat. Jadi, kalau dipikir-pikir, sebenarnya manusia memang sudah mengenal rasa umami pada makanan pertamanya yaitu ASI. Tapiii, karena rasanya yang terlalu halus dan mudah nge-blend dengan rasa lain seperti rasa asin, manis, asam dan pahit maka tidak mudah juga bagi kita mengidentifikasi rasanya selain ‘enak’.



Demo masak
Bicara soal enaknya kulineran di warung makan Mak Dower memang tidak terlepas dari rempah-rempah dan bumbu tradisional yang digunakan juga cara memasaknya. Bumbu-bumbu khas masakan betawi umumnya hanya diiris sederhana saja. Untuk bumbu halus pun tidak melalui bantuan mesin blender untuk menghaluskannya tapi hanya diuleg biasa seperti memasak di rumah-rumah. Orisinil deh rasanya saat menemukan di sendok kita, cacahan bawang yang belum halus. Hmmmm....


Untuk membuktikan kelezatan masakan yang diolah dengan cara tradisional Chef Ari Galih kemudian mempraktekkan demo masak mengolah Gabus Pucung dan Pecak Bandeng. Suami Jenahara ini mengatakan, kecintaannya tinggal di Indonesia adalah karena begitu kayanya negara kita akan bumbu dan rempah-rempah untuk menguatkan rasa masakan. Berbeda sekali dengan negara western yang bolak balik menggunakan butter dan menggunakan kaldu dari tulang untuk menguatkan rasa masakannya.

Chef mengatakan, untuk mendapatkan masakan yang sempurna kuncinya adalah bumbu dasar yang menjadi prioritas seperti bawang, cabe, rempah-rempah juga garam dan lada. MSG diberikan di akhir masakan hanya untuk final touch saja. Jadi jika diperlukan boleh dipakai tapi jika rasanya sudah fix, tidak usah. Pesannya, gunakan secukupnya saja  biar semua rasa nge-blend jadi satu. Balance.

bareng pak Wandi yang ga pelit bagi-bagi ilmu perjengkolan 

Di sela-sela demo masak sempat saya ngobrol sedikit dengan pak Wandi selaku owner Mak Dower. Pertanyaan saya cuma satu, soal jengkol hihihihi... Menurut pak Wandi, biar jengkol ga bau caranya gampang banget. Jengkol direbus biasa tidak usah pakai presto tapi airnya harus sering diganti. Perhatikan saat merebus jengkol jika airnya sudah keruh, ganti lagi airnya. Rebus lagi. Lihat lagi jika keruh ganti lagi. Begitu terus sampai jengkolnya empuk. Waah boleh dicoba nih pak sarannya, makasih ya pak J

Nikmatnya Rebutan Bangku Di Warung Makan Soto Betawi Bang Husein


Urusan makan memang tidak bisa dipisahkan dengan rasa enak. Di destinasi kedua yaitu warung makan Soto Betawi Bang Husein yang boleh dibilang tempatnya kecil, sumpek dan kudu rebutan bangku tapi karena rasanya memang juara sehingga orang nekat lho bela-belain ngantri. Padahal warungnya belum buka. Yang mengesankan saya selama makan di warung bang Husein selain sotonya yang memang ga ada tandingannya juga suara keras pelayannya yang bilang begini, “terimakasiiiiiih, selamat datang kembaliiiii.”

ciri khas soto betawi bang Husein warna kuah santannya kuning dan daging atau jerohannya ga bau prengus. mantabb :)
Saya dan teman-teman sesama emak-emak langsung deh mesem-mesem keingetan mba-mba di gerai Min sho kalau lagi halan-halan di Emol hahaha...

Belajar Bikin Kerak Telor dan Bir Pletok di Setu Babakan
Makan sudah, demo masak sudah, memahami kandungan MSG sudah, sekarang waktunya kita buang lemak di Setu Babakan. Yeayyy....



Sesampainya di lokasi, pak Syahroni atau pak Roni mengajak rombongan kami ke museum Betawi. Di museum ini, kita belajar sekilas mengenai kebudayaan Betawi yang mengadopsi dari Cina dan Arab. Contohnya saja dari baju pengantin, jika pengantin wanita mode bajunya diadaptasi dari Cina sementara untuk pengantin lelakinya diadaptasi dari Arab. Oiya, budaya pasang petasan untuk menyambut mempelai lelaki juga diadopsi dari Cina ya. Begitu juga dengan uang, istilah gope, goban, noceng, cetiau yang sering digunakan orang betawi persis sama digunakan oleh masyarakat Cina sampai sekarang.





Setelah itu, kami diajak menyusuri danau Setu Babakan sekitar 1 kilometer untuk bakar lemak  melihat workshop pembuatan batik Betawi.  Yup, jadi rupanya Betawi juga punya batik lho. Ciri-cirinya, warnanya gonjreng-gonjreng tidak seperti batik Jawa yang warnanya didominasi coklat tanah. Wayang Betawi juga ada tapi tokohnya bukan Pandawa Lima tapi Pitung, Ji’i, Kompeni dan lain-lain. Indahnya keragaman budaya negara kita ya J




Sepanjang jalan menyusuri danau Setu Babakan berderet kios-kios yang menjual aneka produk Betawi. Ada dodol, rengginang, kue satu, akar kelapa, bir pletok, juga hiasan meja berbentuk ondel-ondel. Di sini, akhirnya tangan saya ga kuasa juga untuk nenteng oleh-oleh yaitu Dorogdog atau kerupuk kulit dan rengginang. Lebih murah harganya sih, dibandingkan kemarin pas beli di Rancaekek.


toples tester kerupuk kulitnya kocak ih. cobain aje, gak beli gak pape :)

Meski cuaca hari itu agak dingin karena hujan terus, tapi syukur alhamdulillah, kami ga ngerasa dingin sama sekali karena kipas bambu dari anglo panasnya pak Udin sang pembuat kerak telur sudah menghangatkan kita, hahahaha... *Becanda ya pak

Sambil nongkrong nungguin pak Udin mendemokan cara membuat kerak telur, pak Udin juga menawari kami untuk membuat sendiri kerak telur kuliner khas Betawi yang penyajiannya mirip-mirip kebab gitu. Kata Pak Udin, “kalau mau makan kerak telor ga usah nunggu PRJ buka, neng. Kelamaan. Di sini juga ada.”



Lalu pak Udin memberitahukan step-stepnya. Pertama, masukkan beras ketan yang sudah direndam di wajan. Ratakan. “Habis itu masukkan ini, masukkin ini, masukkin ini,” sambil tangannya memasukkan garam dan Ajinomoto. Katanya, pak Udin sudah lama menggunakan Ajinomoto dibandingkan merk lain. Beda aja rasanya, katanya. Siip deh pak, emang bener koq. Enak saat saya disodori sebungkus kerak telur oleh pak Udin. “Boleh dibungkusin buat oleh-oleh ga ya pak? Enak sih.” Hihihihi....

Dan yang terakhir, ketika hujan masih mengguyur Setu Babakan, perut saya kembali dihangatkan oleh bir Pletok yang baru matang. Alhamdulillah, jadi ga masuk angin deh. Bir pletok adalah minuman penyegar yang terbuat dari beberapa campuran rempah dimana salah duanya yaitu jahe dan merica dan bisa diminum dalam berbagai suasana. Mau hangat atau dingin juga sama enaknya.


Meskipun namanya Bir tapi minuman ini sama sekali tidak bikin mabuk. Justru manfaatnya baik sekali untuk kesehatan karena di dalam ramuan ini mampu mencegah masuk angin, meningkatkan nafsu makan, melindungi sistem pencernaan, memperlancar aliran darah dan juga ampuh untuk mencegah kanker.

demo membuat bir pletok oleh duo Ichi yaitu ibu Ika dan Ibu Achi

Bir Pletok merupakan minumas khas Betawi yang keberadaannya hampir punah.  Untuk itu sudah sepatutnya kita menjaganya agar lestari. Nah, ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga kelestarian kebudayaan lokal kita salah satunya adalah dengan mencintai kuliner lokal khas Indonesia. Misalnya saja, dengan memasak sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan alami dan penguat rasa Ajinomoto yang enak dan gurih sehingga anak-anak kita pasti lebih menyukai kerak telor dibandingkan pizza. Percaya deh 

Wah, seharian dalam event “UmamiFoodMarathon bareng teman-teman food Blogger dan Ajinomoto dan tabloid Bintang jadi mengubah mindset saya mengenai MSG. Dan saya sudah buktikan, seharian kulineran di tiga tempat, ga bikin kepala saya pusing karena kelebihan mecin. Paling efeknya hanya ngantuk karena kekenyangan saja hahahhaaa...


rombongan food blogger bareng Ajinomoto dan Tabloid Bintang. 

 



Sabtu, 16 Desember 2017

Year End Menu Di Pizza Marzano Dan Krispy Kreme Doughnuts



Membayangkan bulan Desember bagi saya sama artinya seperti menengok kembali ke sebelas bulan yang telah dilalui. Apa saja ya yang telah saya jalani. Apa saja ya anugerah dan bencana yang menghampiri. Soal resolusi, hmmmm, sepertinya dari tahun ke tahun koq hanya sebatas jadi wacana saja. Realisasinya entahlah nyangkut di mana? :(

Jujur, bagi saya Desember adalah bulan istimewa. Karena si bontot lahir di mana umat Kristiani merayakan hari raya Natal di bulan ini. Dan kalau ingat Natal kenapa ya koq saya jadi ingat a really cute film Home Alone yang diperankan Macaulay Culkin.  Dengan syal tebal melilit lehernya karena kedinginan oleh salju tebal, saya masih ketawa kalau ingat cara-cara Kevin yang dengan akalnya berhasil menggagalkan niat penjahat untuk mencelakai dirinya.

Yup, di negara empat musim, turunnya salju menjadi salah satu moment yang ditunggu-tunggu karena anak-anak bisa bebas bermain dengan salju seperti main Ski atau membuat boneka Salju. Di bulan ini juga bertepatan dengan waktunya libur panjang anak sekolah di seluruh dunia. Biasanya, kalau di Indonesia, setelah menerima raport UAS, murid-murid sekolah liburnya bablas sampai lembaran tahun baru datang. Asik kaan J

Mengingat begitu banyaknya kesan mengenai bulan ini, jadi ga salah kan jika saya bilang Desember itu memang spesial. Desember itu memang bulan penuh harapan dan doa. Desember itu memang full of joy and happines seperti halnya nuansa holiday dan salju yang dapat kita rasakan kalau kita berkunjung ke gerai Pizza Marsano dan Krispy Kreme Doughnuts. Wah-wah-wah, apa itu?

Dalam rangka jelang Natal dan tahun baru seperti sekarang ini, Pizza Marsano dan Krispy Kreme sama-sama meluncurkan tema occasion yang bernuansa kebahagiaan yaitu holiday dan salju. Dalam peluncuran menu sets “Holiday Moments” di gerai Pizza Marsano Senayan City 12 Desember 2017 kemarin, warna-warna khas Natal seperti merah, putih dan hijau dengan ornament-ornamentnya dominan sekali sepanjang mata saya memandang. Beruntung saya dan teman-teman sesama Food Blogger berkesempatan hadir untuk icip-icip sekaligus seseruan ikutan games menghias topping pizza dan doughnut heheee...

Pizza Marsano

Terus terang mendengar nama Pizza Marsano ingatan saya langsung tertuju pada ciri khas toppingnya yang tipis tapi tidak keras saat digigit. Krispi gitu rasanya. Rupanya, jenis topping tipis dan krispy ini namanya Romana, dimana jenis ini rasa dan bentuknya persis sama seperti kalau kita makan pizza di kota Roma Italia.



Sesuai dengan temanya yaitu “Holiday Moments” maka Pizza Marsano meluncurkan 4 sajian makanan dan 2 minuman di bulan spesial ini yaitu :

·         Smoked Turkey Salad


Ini adalah Salad sayuran yang berisi irisan ayam kalkun yang diasapkan, daun lettuce, telur rebus, tomat cherry yang dipanggang dengan dressing saus Caesar yang ditaburi keju Grana Padano (semacam keju Parmesan) dan minyak zaitun. Cocok sekali untuk dikonsumsi bagi yang sedang jalanin diet nih.

·         Smoked Turkey And Beef Romana Pizza


Ini adalah Pizza dengan dough tipis berisi irisan dada ayam kalkun yang diasapkan, daging sapi asap, saus tomat yang dinamakan Passata tomatto, bawang bombay kecil, cabe merah panggang, mozarella dan daun rosemary dan diberi sentuhan kacang pinus dan cacahan parsley atau seledri.

·         Pollo Milanese


Ini adalah semacam gorengan bagian dada ayam yang dilapisi dengan tepung roti (breaded) yang saat disuguhkan dilengkapi dengan campuran sayuran, taburan keju Grana Padano dan tomat yang dipanggang.

·         Warm Berry Crumble


Ini adalah dessert atau makanan penutup yang rasanya hangat dan dingin campur jadi satu. Isinya, campuran buah berry yang dipanggang dengan Custard vanilla dan Crumbled yang saat akan disajikan ditambahkan dengan vanilla ice cream.

·         Berry Citrus Lemonade


Ini adalah minuman dingin yang disajikan dalam gelas berisikan buah-buahan segar seperti Strawberry, Lychee dan jeruk kupas dengan sirup merah dan lemonade.

·         Tiramissu Late
Sudah tau kan kalau yang ini? J

Untuk mendapatkan menu tersebut, ada dua pilihan paket yang bisa dipilih. Set for two dengan harga Rp. 220 ribu mendapat 1 Starter, 1 Main, 1 Desserts dan 2 Drinks. Set for four dengan harga Rp. 380 ribu mendapat 2 Starter, 2 Mains, 2 Desserts dan 4 Drinks. Ga bikin jebol kantong ya J

Nah, rupanya kita juga masih boleh pilih, nih. Untuk Starter-nya, mau Smoked Turkey Salad atau Baked Mushrooms Pesto and Mozzarella tinggal pilih aja. Main-nya mau Smoked Turkey And Beef Romana Pizza atau Polo Milanese tinggal pilih aja. 

Dessert-nya juga ada dua pilihan, mau Warm Berry Crumble atau Chunky Brownies dan yang terakhir minumannya, mau iced lemon tea, iced lemonade atau iced blackcurrant, yukkk pilih deh.

Asiknya lagi, di seluruh gerai Pizza Marsano ada kesamaan yang bisa kita perhatikan deh. Bentuk open kitchen membuat kita yakin terhadap kesegaran pizza-nya karena kita bisa menyaksikan sendiri bagaimana Pizzaiolos (Cheff Pizza) membuatnya. Yup, di Pizza Marsano, pizza memang dibuat langsung saat kita memesan. Tidak ada adonan yang dibuat setengah jadi atau sudah disiapkan sebelumnya.

Pizza Marsano merupakan merk pizza dari London Inggris yang berdiri sejak tahun 1965 oleh Peter Boizot. Berkat kesungguhan tim yang melayani dengan sepenuh hati dan memiliki penguasaan knowledge di bidangnya, tidak heran jika Pizza Marsano mampu merambah ke seluruh dunia, salah satunya adalah Indonesia.

Di Indonesia sendiri ada 17 gerai Pizza Marsano dan 1 PizzaExpress yang desain interiornya tidak sama di setiap lokasinya. Hal tersebut membuktikan bahwa Pizza Marsano ingin menghadirkan suasana keakraban dengan menghadirkan ‘local touch’ yang berbeda-beda di setiap gerainya.

Krispy Kreme


Oke, setelah bahas yang asin-asin kini kita bahas yang manis-manis yaitu doughnuts, ya. Krispy Kreme meluncurkan doghnut dengan tema “Let It Snow” yang menjelma dalam topping doughnut  berikut :



·         Melted Snowman
Adalah Doughnut lucu berbentuk Snowman yang badannya seperti sedang ‘meleleh’. Berisi premium dark chocolate filling dan topping white chocolate dan marshmallow.

·         Sparkling Holiday
Adalah doughnut berbentuk kotak yang menyerupai kado berisi Strawberry jam dan topping starwberry glamor glaze.

·         Sparkling Joy
Adalah doughnut berbentuk kotak yang menyerupai kado berisi bluberry jam dan topping blueberry glamour glaze.

·         Hello Snow
Adalah doughnut ring dengan topping white chocolate dan sprinkles mint dengan sensasi dingin yang identik sekali dengan tema ‘let it snow’ kali ini.



Edisi doughnut spesial ini pas sekali jika dijadikan hantaran keluarga atau hadiah Natal karena packagingnya juga dibuat senada dengan nuansa Natal. Terlihat dari warna biru untuk dasarnya dan karakter Snowman dan Reindeer yang lucu banget dan dapat kita beli di seluruh gerai Krispy Kreme sampai tanggal 31 Desember 2017 saja. Nah, yuk kunjungi 21 store yang terdekat sebelum kehabisan holiday moments-nya.